Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Literature Review : Peran Kader Posyandu Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Cendani Kusuma; Elsa Fatmasari; Jahwa Wulandari; Paramita Dewi; Reza Pahlevi; Sharina Djiara; Septa Katmawati
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mewujudkan visi “Indonesia Sehat” guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sangat diperlukan dukungan, kerjasama, dan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, salah satunya dengan upaya memberdayakan masyarakat melalui kader Posyandu. Penelitian berupa literatur review terhadap 13 penelitian yang dilakukan pada kurun waktu tahun 2017–2020 dengan tujuan untuk mengetahui peran Kader Posyandu terhadap pemberdayaan masyarakat. Kader berperan untuk mendorong masyarakat dalam hal peningkatan kualitas hidup sehat dengan cara memberikan motivasi, menjadi contoh, hingga sebagai pelaksana program. Perlu adanya pembinaan, fasilitas, dan evaluasi guna meningkatkan kinerja kader. Selain berperan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan, pembinaan rutin dan dukungan fasilitas terbukti membuat kader merasa bangga dan dihargai, serta mendorong peningkatan kinerja kader. Evaluasi berperan untuk mengetahui faktor-faktor pendorong dan penghambat kinerja kader yang sekaligus diperlukan untuk merancang program dan melakukan perbaikan.
Pembelajaran Bernyanyi Solo Di Kelas 7A SMP Negeri 30 Padang Reza Pahlevi; Harisnal Hadi
EDUMUSIKA Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/em.v1i1.25

Abstract

The purpose of this study is to be able to identify and describe the implementation of learning arts and culture with Solo Singing material in class 7A SMP Negeri 30 Padang. The type of research used by researchers is qualitative with a descriptive method approach. The research instrument was the researcher himself using tools such as handphones and stationery. Data collection techniques include observation, literature study, interviews, and documentation studies. Data analysis techniques namely classifying data, clarifying data, analyzing data, describing data and concluding. This study found the final result that the lesson plan made by the arts and culture teacher was in accordance with the curriculum used by the school. However, there are still students who do not take part in learning properly because students do not yet have an interest in studying arts and culture subjects, the teaching and learning process is disrupted because there are still students who are noisy in class during learning and there are students who are doing other things outside the context of cultural arts subjects.
Effectiveness of Massage Gun and Foam Roller Methods on Fatigue Recovery in Football Athletes Reza Pahlevi; Rusdiana , Agus; Haryono, Tono; Ikhwan Hidayat, Iwa; Kurniawan, Tian
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 7 No. 2 (2024): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v7i2.16339

Abstract

An athlete's performance in a match can be influenced by various factors, including physical condition and fatigue. Studies indicate that fatigue leads to decreased physical and technical performance in soccer players. This study aimed to compare the efficacy of using a massage gun versus a foam roller for fatigue recovery in football athletes. Employing an experimental pretest-posttest design, the study assessed the impact of massage guns (MG) and foam rollers (FR) on 8 football athletes. The research utilized a lactic acid level test with Accutrend Lactate. Results revealed a t value of 0.982 with a significance level (2-tailed) of 0.364, indicating no significant difference between the two recovery methods in reducing fatigue levels among football athletes. Furthermore, the paired sample test showed a significance level (2-tailed) of 0.004 for the foam roller group and 0.006 for the massage gun group, both below 0.05. Consequently, the study concludes that foam rollers are more effective than massage guns in alleviating fatigue in football athletes.  
PERAN BADAN PERWAKILAN DESA DALAM MEMBANGUN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN DESA Faradila Arrahma; Reza Pahlevi; Muhammad Yusuf Faraby; Bambang Setiawan; Moch. Gufron Latif
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 2 No. 6 (2024): Desember : Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v2i6.2943

Abstract

The purpose of this study is to analyze the role of the Village Representative Council in building community participation towards village development. Community participation is an essential element of sustainable development, and as the BPD is a representative institution at the village level, it has a strategic responsibility to facilitate citizen participation. The research methodology used in this study is a qualitative approach with data collection methods used, namely in-depth interviews and participatory observation in several villages. The result of the research is that the BPD functions as a bridge between the village government and the community, educates the community on the importance of participation, and organizes networking forums that allow the aspirations of the community to be included. In addition, the BPD also plays a role in designing development programs that are responsive to the needs of the community. However, the challenge is low community awareness and the lack of capacity of the Village Representative Council to facilitate participation. The conclusion of this study is that by improving the role of the Village Representative Council and the capacity of its members, community participation will become more active in village development.
Peran Pancasila Dalam Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Candra, Rafi; Winda Fahira; Haris Hardi Halim; Reza Pahlevi; Najhan Anugrah; Andhika Ramadhan; Jenny Fadila Nawawi
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 5 No 1 (2025): Journal Governance and Politics (JGP)
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memuat nilai-nilai luhur yang menjadi pedomandalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Artikel ini mengkaji peranPancasila dalam membangun masyarakat yang adil melalui analisis nilai-nilai Pancasila,tantangan penerapannya, serta sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Kajiandilakukan dengan metode studi literatur dari berbagai sumber akademik, seperti GoogleScholar, ResearchGate, dan Semantic Scholar. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima, menuntut pemerataan keadilan dalam berbagaiaspek kehidupan, termasuk ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan. Namun,penerapannya masih menghadapi tantangan, seperti kesenjangan sosial, polarisasimasyarakat, dan kebijakan yang kurang konsisten. Untuk mengatasi hal ini, diperlukankolaborasi erat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, didukung olehpendidikan yang berkesinambungan dan penguatan komitmen bersama terhadap nilai-nilai Pancasila. Sinergi ini penting untuk memastikan bahwa prinsip keadilan sosial tidakhanya menjadi slogan, tetapi terwujud dalam kebijakan nyata dan perilaku sehari-hari.
Manajemen Kawasan Kumuh: Studi Kasus Produksi Bersama Rumah Harapan untuk Pengendalian Tuberkulosis dan Pembangunan Berkelanjutan di Jakarta Pusat Galuh Anissa Sekar Ayu; Arvhi Mega Utami; Nazwa Andhin Kirani; Reza Pahlevi
Journal of Social Development Studies Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Department of Social Development and Welfare, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsds.15205

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kawasan kumuh sebagai proses teknis dan politis melalui aktivitas produksi bersama (co-production) dan bagaimana aktivitas tersebut berkontribusi dalam agenda eliminasi tuberkulosis (TB) menurut pilar Sustainable development goals (SDGs) dan strategi global END TB. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan konsep co-production dan SDGs No.3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Peneliti menggunakan contoh program Rumah Harapan yang telah terselenggara di Gang Buaya, Jakarta Pusat pada tahun 2023. Data yang diperoleh adalah penggabungan sumber data primer dan sekunder terbaru dari tahun 2022-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses teknis produksi bersama Rumah Harapan digambarkan dengan kerja sama antar aktor yang multi level dan multi disiplin sehingga menunjukkan sifat saling komplementer. Hal ini kembali menegaskan perluasan definisi produksi bersama yang tidak hanya mengindikasikan interaksi negara dengan masyarakat. Dalam proses politis, Rumah Harapan dinilai sebagai sebuah alat aktor-aktor dalam memperjuangkan kepentingan dan menegosiasikan hak mereka. Penulis juga menyimpulkan bahwa pelaksanaan program Rumah Harapan sejalan dengan empat prinsip dan tiga pilar utama strategi END TB dan dapat menjadi model slum-upgrading yang ramah bagi pasien tuberkulosis. Kata kunci: Produksi bersama, Sustainable development goals (SDGs), Rumah Harapan, Tuberkulosis Abstract The aim of this study is to analyze slum management as a technical and political process through joint production activities (co-production) and how these activities contribute to the tuberculosis (TB) elimination agenda according to the Sustainable Development Goals (SDGs) pillar and the global END TB strategy. This is a qualitative descriptive study that utilizes the concept of co-production and SDG No.3, Good Health and Well-being. The researcher uses the example of the Rumah Harapan program, which was conducted in Gang Buaya, Central Jakarta in 2023. The data obtained is a combination of the latest primary and secondary data sources from 2022 to 2024. The findings indicate that the technical process of co-production at Rumah Harapan is characterized by multi-level and multi-disciplinary cooperation among actors, thus demonstrating a complementary nature. This reaffirms the expanded definition of co-production that goes beyond merely indicating interaction between the state and society. In the political process, Rumah Harapan is considered a tool for actors to advocate for their interests and negotiate their rights. The author also concludes that the implementation of the Rumah Harapan program aligns with the four principles and three main pillars of the END TB strategy and can serve as a TB-friendly slum-upgrading model. Keywords: Co-production, Sustainable development goals (SDGs), Rumah Harapan, Tuberculosis
Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Jasa Perbankan Ditinjau dari Perspektif Undang Undang Perlindungan Konsumen Reza Pahlevi; Kurniawan, Andre; Yusuf Faraby, Muhammad; Hernawan, Ahmad; Djulaeka, Djulaeka
Indonesian Journal of Law and Justice Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijlj.v3i1.4672

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, penelitian ini mencoba mengkaji perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen bank. Penelitian menggunakan metode pendekatan doktrinal dengan menelaah ketentuan peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasabah bank sebagai konsumen memiliki hak atas keamanan, kenyamanan, informasi yang benar, serta hak atas pengaduan dan kompensasi atas kerugian yang diderita. Bank memiliki kewajiban hukum untuk menjaga keamanan dana dan data nasabah serta memberikan ganti rugi atas kerugian akibat pembobolan rekening, kecuali terbukti kelalaian dari pihak nasabah. Hasil kajian tersebut menegaskan bahwa Undang-Undang Perlindungan Konsumen memberikan landasan hukum yang kokoh dalam menjaga hak-hak pengguna jasa perbankan dan membuat bank bertanggung jawab penuh dalam menjaga keamanan jasa keuangan.
Analisis Concentrated Winding Menggunakan Metode Clockwise dan Kombinasi pada PMSG 12S8P Reza Pahlevi
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n2.2297

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kemajuan teknologi, meningkatnya kebutuhan energi listrik harus diiringi dengan meningkatnya teknologi yang digunakan untuk mengkonversi energi primer menjadi energi sekunder. Salah satu alat yang digunakan untuk mengkonversi energi primer menjadi energi sekunder listrik adalah generator. Generator merupakan mesin listrik utama yang gunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu, dan Pembangkit Listrik Tenaga Disel. Ada berbagai macam komponen di dalam generator sehingga dapat menghasilkan listrik, salah satu komponen yang sangat penting adalah lilitan tembaga (winding) karena komponen ini akan menerima fluks elektromagnetik yang dihasilkan oleh putaran rotor sehingga menjadi tegangan listrik. Banyak sekali metode winding yang bisa diaplikasikan pada generator salah satunya adalah metode concentrated winding dengan dua variasi arah putar yaitu clockwise dan kombinasi. Untuk pengujian yang dilakukan, digunakan spesifikasi generator berjenis Permanent Magnet Synchronous Generator dengan 18 slot dan 8 pole yang di desain pada software Finite Element Method. Hasil yang didapatkan dari pengujian concentrated winding pada generator permanen magnet 18S8P dengan arah putar clockwise mendapatkan tegangan sebesar 184.80 volt, sedangkan pada arah putar kombinasi mendapatkan tegangan sebesar 206.05 volt. Maka dapat disimpulkan ketika melakukan winding tidak ada metode yang salah karena winding adalah mencari metode terbaik untuk mendapatkan tegangan yang maksimal, pada pengujian generator permanen magnet 18S8P skema terbaiknya adalah menggunakan metode kombinasi.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KONFLIK ANTAR SISWA Reza Pahlevi; Yuberti; Meriyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.27278

Abstract

The limitations of conventional PAI material learning used by most educators are the dominance of the one- way lecture method, the lack of space for discussion and real problem solving, and the lack of development of critical thinking skills and collaboration. The PBL model can be used as a breakthrough for PAI educators, especially to link lessons and daily life related to norms or values that need to be developed, made explicit and connected to the context of daily life. This study aims to determine the implementation of the PBL model in PAI in overcoming conflicts between students. This type of research is field research, in the field qualitatively through scientific methods with data collection techniques and techniques in analyzing data that are done clearly. While the research approach used is a case study approach where this research is exploratory case study research. The data collection technique in this research is through in-depth interviews. The results of this study show that the steps in the implementation of PBL in PAI lessons at SM IT IMBOS are planning and problem identification, problem recognition and discussion, information gathering and research, and presentation and evaluation. While the implications of PBL learning itself are for the development of critical thinking skills, improving collaborative skills, deep understanding of the problem, and developing and implementing plans. Furthermore, the supporting factors faced by PAI teachers in implementing PBL are institutional support, training and professional development, adequate facilities and infrastructure, collaboration between teachers, and student enthusiasm. The inhibiting factors are low motivation of some students, limited resources, lack of understanding and skills of teachers. The application of PBL in PAI subjects at SMIT IMBOS Pringsewu has the potential to provide positive implications for conflict management among students. Through PBL, students develop the ability to identify, analyze, and formulate solutions to complex problems in religious and moral contexts. They learn to link theory with practice in everyday life.