Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI BISOZYME DAN PENGGUNAAN RANSUM BERBASIS PELLET INDIGOFERA PADA KELOMPOK TERNAK BULUK SIBAU DAN HARAPAN JAYA DI KEPULAUAN MENTAWAI Tri Astuti; Evitayani Evitayani; Syahro A. Akbar; Fajri Basyirun; Yulhan Yulhan; Yetty Marlida; Elita Amrina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21913

Abstract

Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan bagian dari wilayah propinsi Sumatera Barat yang dikelilingi oleh Samudera Hindia. Saat ini sebagian besar kebutuhan masyarakat Mentawai masih dipasok dari wilayah lain disekitarnya. Desa Goiso Oinan dan Sido Makmur yang berada di Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai merupakan salah satu Desa Tertinggal, Terbelakang dan Termiskin (3T), yang merupakan salah satu program pemerintah dalam pengembangan wilayah perdesaan dan tujuan utamanya adalah peningkatan status desa tertinggal menjadi desa berkembang, dan mandiri. Pemberdayaan ekonomi Masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan menjadikan sebagai percontohan dan untuk di replikasi ke daerah lain. Komoditi peternakan yang diusahakan oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai cukup beragam, seperti ternak sapi potong, kerbau, kambing, babi dan ternak unggas. Kenyataan yang terlihat dari data statistik, ternak terbanyak di daerah ini adalah ternak babi dengan populasi Secara umum, pada kelompok ternak “Buluk Sibau dan harapan Jaya ” baik usaha pertanian maupun peternakan masih dilaksanakan secara tradisional, sehingga tidak mengherankan apabila hasil yang diperolehpun relatif belum optimal. Ternak sapi hanya dikandangkan atau ditambatkan pada malam hari, sedangkan siang harinya dilepas untuk mencari makanan dipadang. Belum ada upaya untuk memelihara ternak secara intensif denganmengandangkan dan memberikan makanan secara cukup dan teratur. Rendahnya produksi ternak selain disebabkan oleh kurangnya pengetahuan peternak dalam cara pemeliharaan ternak yang benar, juga karena kurangnya pakan baik hijauan. Pemberian Bisozyme dan Fungi mikoriza arbuskula (FMA) untuk penanaman Indigofera zollingeriana yang akan dibuat pellet. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Program KOSABANGSA kolaborasi Dosen- dosen dari Universitas Mahaputra Muhammad Yamin, Solok sebagai Tim Pelaksana dengan Dosen-dosen Universitas Andalas.
ANALISA KONDISI JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) PADA RUAS JALAN APAR-JATI HILIR KOTA PARIAMAN Maha Putri Handayani AS; Evitayani, Evitayani; Ridho Ari Putra
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.789

Abstract

Ruas jalan Apar-Jati Hilir Kota Pariaman menggunakan sistem perkerasan lentur (Flexible Pavement). Saat ini kondisi jalan tampak ada yang berlubang, mengalami keretakan dan bekas tambalan. Hal ini dapat menghambat laju dan kenyamanan pengguna jalan jika tidak segera ditangani. Oleh sebab itu peineilitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan apa saja yang terjadi serta berapa besar nilai kondisi perkerasan jalan pada ruas jalan Apar-Jati Hilir. Metode yang digunakan dalam menganalisa kondisi jalan ini adalah dengan metode Pavement Condition Index (PCI) yaitu sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan luas kerusakan yang terjadi. Untuk itu data primer yang diperoleh diantaranya jenis-jenis kerusakan jalan yang terjadi beserta berapa luas kerusakananya. Berdasarkan hasil analisa menjelaskan bahwa jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Apar-Jati Hilir Kota Pariaman adalah kerusakan retak kulit buaya (Aligator Cracking), kegemukan (Bleeding), cekungan, amblas (Depression), retak sambung dan tambalan dengan nilai kondisi jalan yang diperoleh sebesar 66,95, yang berarti kondisi jalan masih di kategorikan Baik (Good).
SIDO MAKMUR MENUJU DESA MAJU, SEJAHTERA DAN MANDIRI SIDO MAKMUR Evitayani Evitayani; Ferry Lismanto Syaiful
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 1 No. 4 (2018)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/buletin ilmiah nagari membangun.v1i4.55

Abstract

Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah salah satu dari sekian banyak kabupaten di Indonesia yang bisa dikatakan masih tertinggal. Konsep daerah tertinggal kontras dengan konsep nagari madani. Universitas Andalas untuk tahun 2018 mengangkat tema KKN PPM untuk KKN Tematik NDC. Salah satunya di desa Sido Makmur, kecamatan Sipora Utara, kabupaten Kepulauan Mentawai. Sesuai dengan ketetapan pemerintah tentang otonomi daerah bahwa desa harus bisa mengolah dan mengatur sendiri pemerintahannya. Hal ini juga harus sejalan dengan pelaksaaannya bahwa harus dilaksanakan pemberdyaaan masyarakat yang ada di desa agar bisa mewujudkan program Desa Mandiri. Mahasiswa Universitas Andalas dalam pelaksanaan KKN (Kuliah Kerja Nyata) membantu mewujudkan pelaksanaan program tersebut dengan bentuk pengabdian kepada masyarakat berbekal ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah. Bekerja sama dengan berbagai lapisan elemen di masyarakat desa, seperti pemerintah desa, masyarakat, lembaga adat, kelompok pemuda, karang taruna, lemabaga pemberdayaan masyarakat (LPM), kelompok PKK dan lain sebagainya. Beberapa program kerja yang telah direncanakan berjalan baik dan lancar karena kerja sama yang terjalin. Diantaranya survei penduduk, pelatihan Microsoft Office kepada perangkat desa, penyuluhan kesehatan kepada masyarakat, sosialiasasi kepada siswa-siswi SMA tentang jurusan dan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Agronomi, Produksi, Dan Nilai Kecernaan Leguminosa Indigofera zollingeriana Yang Diberi Pemupukan N, P, dan K Dan Inokulasi Fungi Mikoriza Arbuskula cv. Glomus manihottis Di Lahan Ultisol Kepulauan Mentawai Zakirman, Zakirman; Evitayani, Evitayani; Jamarun, Novirman
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan FMA dan pupuk N, P, dan K terhadap agronomi, produksi dan Analisa  kandungan dan kecernaan Bahan Organik, Bahan Kering, Protein Kasar, Indigofera zollingeriana sp. yang ditanam di lahan ultisol. Perlakuan yang diberikan terdiri dari perlakuan P0 (100% pupuk N,P,dan K+Pupuk kandang tanpa FMA), perlakuan P1 (100% pupuk N,P,dan K+Pupuk kandang+10 g FMA), perlakuan P2 (75% pupuk N,P,dan K+Pupuk kandang+10 g FMA), perlakuan P3 (50% pupuk N,P, dan K+Pupuk kandang+10 g FMA), dan perlakuan P4 (25% pupuk N,P,dan K+Pupuk kandang+10 g FMA). Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, batang, jumlah daun, produksi segar, produksi kering, dan kecernaan zat-zat makanan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan hasil berbeda tidak nyata (P0,05) terhadap agronomi, produksi dan analisa kandungan dan kecernaan zat makanan. Hasil yang terbaik terdapat P1 tinggi tanaman 71,05 cm, panjang daun 6,07 cm, lebar daun 2,48 cm, diameter batang 0,69 cm, namun pada jumlah daun perlakuan P2 terbanyak 356,12 helai, produksi segar 8,96 ton/ha/panen, produksi bahan kering 2,18 ton/ha/panen, KcBK 64,06%, KcBO 69,82%, dan KcPK 70%. Kesimpulan bahwa pemberian dosis pupuk N, P, dan K sebanyak 25 % yang diinokulasi dengan 10 g FMA mampu mempertahankan produktivitas Indigofera zollingeriana sp. di lahan ultisol.
PROGRAM BERKELANJUTAN MEMBANTU MITRA KELOMPOK TERNAK KUBU SEPAKAT UNTUK TUMBUH KEMBANG USAHA PETERNAKAN KAMBING KACANG Evitayani, Evitayani; Warly, Lili; Syukur, Sumaryati; Azheri, Busra; Nofita, Rahmi; Budiman, Cipta; Astuti, Tri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.50713

Abstract

Pemeliharaan ternak kambing terutama kambing kacang masih dilaksanakan secara semi tradisional. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan peternak dan rendahnya motivasi untuk meningkatkan usaha serta kurangnya pakan pada leguminosa. Teknologi pemberian Pupuk Organik Sarana Tani Utama (STU) untuk penanaman leguminosa Indigofera zollingeriana merupakan aternatif pembuatan pakan konsentrat berupa tepung dan pellet. Melalui metode STU untuk pembuatan pellet indigofera diharapkan peternak cepat memahami dan melaksanakan bagaimana menyusun ransum agar performan bobot Kambing kacang meningkat produksinya. Pemanfaatan Teknologi STU bertujuan untuk melihat kemampuan STU untuk meningkatkan solubilitas mineral dan memperbaiki absorbsi nutrisi tanaman (terutama fosfat) melalui perpanjangan hypa akar untuk lebih memanfaatkan pupuk. Kondisi ini diharapkan dapat dijadikan sebagai lahan yang cocok untuk penanaman Indigofera sehingga dapat menopang peningkatan produktivitas ternak sapi. Hasil pengabdian program berkelanjutan usaaha berkembang ini telah memberikann sumbangan ilmu pengetahuan di bidang Pakan Hijauan. Kelompok ternak Kubu Sepakat sudah mengenal penanaman Indigofera melalui pemanfaatn STU, dan mengetahui cara membuat pellet Indigofera sebagai pengganti pakan konsetrat yang relatif lebih mahal. Melalui aplikasi di lapangan dan metode Discussion group telah membuat hampir 70 persen kelompok ternak memahami bagaimana penyusunan ransum, istilah-istilah peternakan dan membuat tepung dan pellet Indigofera. Sehingga hasil pengabdian ini memperoleh metode terbaik untuk meningkatkan pendapatan peternak dan usaha berkembang yang berkelanjutan.
SILASE RUMPUT GAJAH DAN AMONIASI JERAMI SEBAGAI PAKAN TERNAK SAPI POTONG UNTUK MENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KELOMPOK TANI BANDA GADANG , PADANG PARIAMAN Evitayani, Evitayani; Jamarun, Novirman; Amir, Arni; Ningrat, Rusmana Setia; Lismanto, Ferry; Kumagai, Hajime; Astuti, Tri; Putra, Bela
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42017

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan perekonomian peternak di Kelompok Tani Banda Gadang, Padang Pariaman, melalui inovasi pakan ternak berbasis silase rumput gajah dengan teknologi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan amoniasi jerami padi. Teknologi ini mampu menyediakan pakan berkualitas tinggi secara berkelanjutan dengan memanfaatkan bahan lokal yang mudah dijangkau oleh peternak. Melalui program ini, dilakukan berbagai kegiatan mulai dari sosialisasi teknologi, pelatihan pembuatan silase dan amoniasi, hingga implementasi teknologi secara langsung pada sapi potong. Evaluasi program menunjukkan peningkatan performa ternak, terutama dalam penambahan bobot badan harian yang signifikan. Program ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi potong, sekaligus berkontribusi pada pencapaian program swasembada daging nasional pada tahun 2034. Selain itu, program ini juga memberikan manfaat tambahan berupa peningkatan pengetahuan peternak dalam manajemen pakan ternak secara efisien.