Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENDAMPINGAN KEPEMIMPINAN SEKOLAH DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERDAMPAK PADA TK ABA DAN TK CALIO DI KABUPATEN SOPPENG Ashar, Ashar; Idamayanti, Reski; Wilda, Wilda; Syukriady , Dwi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i8.2627

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah PAUD berperan penting dalam mutu layanan pendidikan, namun sering terkendala pengambilan keputusan yang kurang terstruktur, kolaboratif, dan reflektif. Kondisi ini berdampak pada rendahnya keterlibatan guru dan orang tua. Melalui Model 5T, kegiatan pengabdian ini memperkuat kapasitas kepala sekolah dalam merancang keputusan partisipatif berbasis konteks, membangun rencana aksi, serta membentuk budaya kepemimpinan kolaboratif yang berdampak nyata di lingkungan PAUD. Kepemimpinan kepala sekolah dalam pengambilan keputusan yang berdampak di dua satuan PAUD. Permasalahan yang dihadapi adalah lemahnya praktik pengambilan keputusan yang terstruktur, kolaboratif, dan berbasis refleksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas Pengabdian dilakukan melalui serangkaian kegiatan lokakarya, simulasi, dan pendampingan intensif dengan menggunakan pendekatan Model 5T (Telusuri, Tentukan, Tetapkan, Terapkan, Temukan) sebagai kerangka sistemik pengambilan keputusan. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi lokakarya interaktif untuk penguatan konsep, simulasi pengambilan keputusan berbasis Model 5T, serta pendampingan intensif di sekolah. Proses dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, sehingga tercipta praktik kepemimpinan reflektif yang relevan dengan konteks masing-masing satuan PAUD. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman kepala sekolah terhadap proses pengambilan keputusan yang partisipatif, terstruktur, dan berbasis konteks nyata di satuan PAUD. Selain itu, kemampuan kepala sekolah dalam merancang rencana aksi yang terukur serta membangun mekanisme umpan balik efektif bersama guru dan orang tua juga mengalami perkembangan. Pendekatan pendampingan berbasis praktik reflektif dan kolaboratif ini terbukti mampu mendorong perubahan positif dalam tata kelola sekolah, memperkuat komunikasi antar pemangku kepentingan, serta membentuk budaya kepemimpinan yang berorientasi pada dampak nyata bagi mutu layanan pendidikan anak usia dini.
ANALISIS HUBUNGAN KEDISIPLINAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MAN PINRANG Idamayanti, Reski; Nirmala, Sri; Afdalia, Afdalia; Muhardi, Muhardi
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 2 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.3 KB) | DOI: 10.58917/ijpe.v2i1.55

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kedisiplinan belajar, gambaran hasil belajar fisika dan untuk mengetahui hubungan antara kedisiplinan belajar dengan hasil belajar fisika Siswa kelas XI MAN Pinrang. Teknik dalam pengambilan sampel yaitu menggunakan proporsional random sampling dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Yamanen dari populasi yang ada, dari populasi yang ada, sehingga sampel penelitian ini ditentukan sebanyak 34 siswa dari 131 siswa sebagai populasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode asosiatif korelasional dengan pendekatan expost facto dan survey. Analisis yang digunakan adalah analisi deskriptif dan analisi korelasi sederhana untuk mengetahui hubungan antara dua variabel dan mengetahui arah hubungan yang terjadi. Hasil variabel kedisiplinan pada 40 item soal angket berkategori valid, nilai cronbach’s Alpha X sebesar 0,946 yang berarti bahwa pada instrumen adalah reliabel. Deskripsi analisis deskriptif secara numerik pada nilai Mean sebesar 60,06, Median sebesar 63,50, Mode sebesar 74, Std. Deviation sebesar 11,58, Variance 134,06, Range sebesar 44, Minimum sebesar 30, dan nilai Maximum sebesar 74. Tingkat keeratan hubungan kedisiplinan terhadap hasil belajar sebesar 0,929 maka dapat dikatakan kedisiplinan memiliki tingkat hubungan berada pada kategori berkorelasi sempurna terhadap hasil belajar siswa kelas XI MAN Pinrang.
Challenges in secondary school education: profile of physics students' critical thinking skills Marisda, Dewi Hikmah; Nurlina, Nurlina; Maruf, Maruf; Rahmawati, Rahmawati; Idamayanti, Reski; Akbar, Muhammad
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 3: August 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i3.21666

Abstract

For students to be able to compete and overcome challenges in the future, critical thinking is essential. The study’s descriptive methodology aims to describe the students’ critical thinking abilities. Every high school in a South Sulawesi district made up the research population. Based on school accreditation, with the use of a proportionate stratified random sampling technique, 150 students were chosen to comprise the research sample. The test instrument used is an essay distributed online. The indicators for the description questions are interpretation, analysis, and interpretation thinking skills. According to the study’s findings, students’ critical thinking abilities in static fluid material have an average score in the medium category of 73.09. In terms of school accreditation, students' physics critical thinking abilities average 73.87 for schools with A accreditation, 72.43 for schools with B accreditation, and 68.47 for schools with C accreditation. The percentage of each indicator of critical thinking skills is 34.58 in inference, 33.70 in analysis, and 31.71 in interpretation. It is anticipated that this study will give a broad picture of students’ critical thinking competencies for teachers to choose and implement the most suitable stimulus to aid students in developing their critical thinking abilities.
IMPLEMENTASI PROGRAM KLINIK MAPEL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Yusdarina Yusdarina; Napsawati Napsawati; Reski Idamayanti
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jpf.v10i2.31754

Abstract

This study aims to describe the implementation of clinical courses in improving learning outcomes at SMA IT Shohwatul Is'ad. simple statistical calculations. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results of the study indicate that the implementation of the subject clinical program in physics learning begins with the process of analyzing the items of the Mid-Semester Assessment in which the results of the analysis are used as a reference for implementing the subject clinic. In addition, the implementation of the maple clinic is carried out on a scheduled basis following the schedule determined by the school outside of effective learning hours and the procedure when the maple clinic takes place is completely left to the subject teacher in which the teacher applies fun methods and strategies so that students learn optimally. The results of the evaluation after the implementation of the clinical mapel showed an increase in student learning outcomes.