Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penyebab Ketidaklengkapan Resume Medis Rawat Inap di RSU DR. H. Koesnadi Bondowoso Ida Ayu Kurnia Dewi; Sabran; Atma Deharja; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v1i2.6011

Abstract

Total of 33% of 194 medical resume files experienced incomplete filling in the first quarter and second quarter of 2022. The purpose of this study was to analyze the factors causing incompleteness in inpatient medical resumes at Dr. H. Koesnadi Bondowoso Hospital. The research method applied was qualitative using data collection techniques through documentation, observation, and interviews. The research subjects consisted of the head of medical records, 3 doctors, 3 nurses, 3 admins, and 1 assembling medical recorder. The results of the study namely the lack of discipline of doctors in filling out medical resumes, the lack of knowledge of officers regarding filling completeness, there are doctors who have multiple job descriptions, there is no SOP for the completeness of filling out medical resumes, and there are still officers who do not follow the socialization of the SOP for the completeness of filling. The improvement efforts obtained are conducting socialization related to filling, cooperation between nurses and admins to remind doctors, doctors immediately fill out resumes after outpatient clinics, conducting training on filling completeness, limiting working hours and the number of patients handled by doctors, making SOPs for the completeness of medical resumes, and re-socializing SOPs.
Redesain Tata Letak Ruang Filing Rekam Medis di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo Ika Hestiana Edy; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Gamasiano Alfiansyah; Gandu Eko Julianto Suyoso
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i3.6099

Abstract

Ruang filing di Rumah Sakit Mitra Sehat Situbondo masih tidak ergonomis. Ukuran rak penyimpanan rekam medis, kursi dan meja kerja yang tidak sesuai antropometri tubuh petugas menjadikan petugas mengalami keluhan sakit pinggang dan membuat penurunan produktivitas. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendesain ulang ruang filing, mendesain rak, kursi meja kerja, dan menghitung kebutuhan rak 5 tahun mendatang. Sumber data digunnakan yaitu data sekunder dan primer. Pengumpulan data yang digunakan oleh peniliti yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian adalah kebutuhan luas ruang filing yang baru seluas 72 m2 dengan total rak untuk 5 tahun mendatang sebanyak 28 rak. Perancangan desain rak filing memiliki tinggi 180,38 cm dan jarak antar rak 50 cm sesuai antropometri jangkauan tangan keatas dan lebar bahu petugas. Serta merancang meja dan kursi kerja untuk meningkatkan produktivitas kerja petugas dan mengurangi risiko penyakit akibat kerja. Saran dari peneliti perlu adanya penambahan rak untuk 5 tahun ke depan guna untuk menyimpan rekam medis seluruhnya di dalam rak, penambahan luas ruang dan penyesuaian ukuran rak, kursi dan meja kerja sesuai antropometri
Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengajuan Klaim BPJS Kesehatan Di RSUD S.K.Lerik Kota Kupang Akulina Wilanti; Maya Weka Santi; Novita Nuraini; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono
Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/mpk.v2i4.6104

Abstract

RSUD S.K. Lerik di Kota Kupang, sebagai rumah sakit rujukan utama, mengalami keterlambatan dalam pengajuan klaim BPJS Kesehatan, terutama pada bulan Maret dengan 277 berkas terlambat selama 23 hari. Keterlambatan ini berdampak pada pencairan dana operasional rumah sakit. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor keterlambatan pengajuan klaim menggunakan metode 7M (Man, Material, Machine, Method, Money, Market, Minute). Penelitian kualitatif ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 7 informan yaitu 1 kepala rekam medis, 2 petugas koding, 2 petugas entri klaim, dan 2 petugas admin ruangan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor utama keterlambatan faktor manusia (ketidaksesuaian pendidikan dan kekurangan sumber daya manusia), faktor material (ketidaklengkapan resume medis dan informed consent), faktor mesin (kekurangan komputer dan masalah jaringan internet), faktor metode (ketiadaan SOP), serta faktor waktu (keterlambatan pengembalian berkas rekam medis). Peneliti merekomendasikan pembuatan SOP, penambahan sumber daya manusia, pemeliharaan jaringan internet secara berkala, rapat koordinasi, integrasi sistem INA-CBGs dan SIMRS, dan koordinasi dengan komite medis terkait kelengkapan berkas rekam medis.
Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di RSUD Genteng Novita Indriyani; Indah Muflihatin; Novita Nuraini; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono
Health & Medical Sciences Vol. 1 No. 3 (2024): Mei
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i3.701

Abstract

Klaim BPJS adalah laporan kepada BPJS Kesehatan atas biaya pengobatan pasien BPJS, dilakukan secara kolektif dan ditagihkan kepada pihak BPJS Kesehatan setiap bulan. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di RSUD Genteng ditemukan bahwa jumlah pending klaim rawat inap pada triwulan keempat tahun 2023 yaitu 262 klaim (11,33%) dari 2313 berkas yang diajukan. Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis faktor penyebab pending klaim BPJS rawat inap berdasaran teori kinerja Gibson yang dipengaruhi oleh variabel individu. Jenis penelitian merupakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, observasi, dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah 6 informan yang berhubungan dengan pelaksanaan klaim BPJS rawat inap RSUD Genteng. Hasil penelitian penyebab pending klaim yaitu kemampuan dan keterampilan petugas koding dalam menentukan kode belum tepat. Upaya penyelesaian masalah dengan meningkatkan pemahaman dan ketelitian petugas dalam menentukan kode agar kode dapat merepresentasikan kondisi klinis pasien.
Analisis Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Kaliwates Aprillia Maya Puspitasari; Rossalina Adi Wijayanti; Maya Weka Santi; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono
Health & Medical Sciences Vol. 1 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i4.707

Abstract

Rumah Sakit Umum Kaliwates akan melakukan pengajuan klaim setiap tanggal 10 bulan berikutnya, akan tetapi pada caturwulan 1 tahun 2022 terjadi pending klaim sebesar 6,57% dengan risiko berdampak pada arus kas rumah sakit. Penelitian memiliki tujuan untuk mengentahui penyebab terjadinya pending klaim di Rumah Sakit Umum Kaliwates dengan menggunakan teori Harrington Emerson (man, method, machine dan money). Unsur man pada penelitian ini membahas mengenai pengetahuan petugas. Unsur method tentang mengenenai ketesedian Standar Prosedur Operasional dan Berita Acara. Unsur machine mengenai penggunaan komputer. Terakhir unsur money, tentang dana yang ada di rumah sakit. Metode penelitian berupa penelitian kualitatif. Wawancara, observasi, serta dokumentasi dipilih untuk pengumpulan data. Hasil yang diperoleh mengenai penyebab terjadinya pending klaim, yaitu kurangnya sosialisasi Standar Prosedur Operasional dan kurangnya sosialisasi mengenai perubahan berita acara kesepakatan koding oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti pemberitahuan secara lisan ketika ada pertemuan rutin dan koordinasi jika terjadi perubahan berita acara kesepakatan koding.
Pembuatan Sistem Ketidaklengkapan Pengisian Catatan Medis (KLPCM) di Unit Rawat Inap Berbasis Web Dita Destya Pitaloka; Niyalatul Muna; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Bakhtiyar Hadi Prakoso
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.730

Abstract

Pelaksanaan analisis data KLPCM di salah satu unit rawat inap masih dilaksanakan tanpa menggunakan sebuah sistem. Dampak dalam penerapan analisis data KLPCM yang masih manual bisa berpengaruh dalam proses rincian informasi rekam medis pasien saat melakukan perawatan di Rumah Sakit sehingga pelaporan dapat terhambat. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat sistem KLPCM rawat inap berbasis web. Metode yang digunakan adalah metode prototype dengan tahapan mengidentifikasi kebutuhan user, membangun prototype, menyesuaikan prototype, mengkodekan prototype, menguji sistem dengan menggunakan metode Black box, dan menyesuaikan sistem. Hasil uji dengan menggunakan metode black box ini menunjukan bahwa fitur telah berhasil diuji sesuai dengan fitur yang dibutuhkan pengguna. Bahasa pemrograman web yang digunakan adalah framework CI 3, database Mysql dan template Bootstrap. Hasil penelitian ini berupa sistem informasi yang dapat membantu dan mempermudah petugas dalam pelaksanaan pengolahan laporan KLPCM sehingga hasil pengolahan data dapat berpengaruh baik terhadap perencanaan mutu rumah sakit kedepannya. Kelebihan sistem menghasilkan laporan KLPCM yang dapat menunjukan yang dianalisis pada setiap ruangan serta dapat ditampilkannya diagram KLPCM, notifikasi email ketidaklengkapan kepada kepala ruangan, dan pop up notifikasi ketidaklengkapan pada sistem.
Analisis Pending Klaim Rawat Inap di Rumah Sakit X Tahun 2025 Vivi Sumarliyanti Ekowati Sugiyanto; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Novita Nuraini; Dony Setiawan Hendyca Putra
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 3 (2025): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i3.747

Abstract

Pending klaim di Rumah Sakit X sering terjadi akibat ketidaklengkapan atau kesalahan administrasi, medis, dan koding. Pada tahun 2024, tercatat 5,74% klaim rawat inap dan 5% klaim rawat jalan mengalami pending, yang berdampak pada gangguan arus kas, keterlambatan pembayaran, dan penurunan mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab pending klaim rawat inap tahun 2025 berdasarkan variabel kinerja Robbins motivation, opportunity, dan ability. Hasil penelitian menunjukkan dari variabel motivasi, subvariabel reward menjadi penyebab karena penghargaan seperti pujian belum diberikan secara merata kepada seluruh staf, serta belum adanya insentif bagi petugas yang berhasil menyelesaikan klaim tepat waktu. Dari variabel opportunity, kendala ditemukan pada subvariabel job description yang masih kurang lengkap dan tidak terperinci dalam SK. Selain itu, fasilitas kerja bagi koder belum memadai, seperti ketersediaan buku ICD-10 dan ICD-9-CM, komputer, pemindai dokumen, dan printer. Sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang belum terintegrasi dengan V-Claim dan E-Claim juga menjadi hambatan, ditambah ketiadaan SOP yang mengatur alur verifikasi, dan perbaikan klaim BPJS. Sementara itu, pada variabel ability terdapat petugas yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan yang sesuai, serta kurangnya pemahaman mengenai prosedur klaim. Tidak tersedianya pelatihan dan transfer knowledge juga memperkuat kendala dalam pengelolaan klaim pending.
Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Berbasis e-Health untuk Skrining Risiko Diabetes Tipe 2 Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Mudafiq Riyan Pratama; Gamasiano Alfiansyah; Selvia Juwita Swari
BIOS : Jurnal Teknologi Informasi dan Rekayasa Komputer Vol 7 No 1 (2026): March
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/bios.v7i1.193

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is a growing global health problem that requires effective early screening strategies. This study aimed to develop an e-Health-based Clinical Decision Support System (CDSS) for assessing type 2 diabetes risk using a rule-based scoring method. The system was developed using a prototype-based system development approach, involving requirement analysis, system design, prototype development, and system evaluation. Risk determination was performed using six major factors including age, sex, body mass index, family history of diabetes, hypertension, and history of gestational diabetes based on ADA and PERKENI guidelines. System evaluation was conducted using black box testing to assess functional performance and usability evaluation using System Usability Scale (SUS) involving end users. The developed system successfully generated risk scores, categorized risk levels, and provided follow-up recommendations aligned with clinical guidelines. Evaluation results indicated that the system functions properly and demonstrates good usability performance. Therefore, the proposed CDSS shows potential as a practical e-Health screening tool to support early diabetes detection in primary healthcare settings.
Usability Evaluation of a Web-Based e-KMS for Toddler Nutritional Status Monitoring Using the System Usability Scale (SUS) Niyalatul Muna; Indah Muflihatin; Ida Nurmawati; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Andri Permana Wicaksono
International Journal of Healthcare and Information Technology Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/ijhitech.v3i2.6846

Abstract

A nutritional status assessment system is an electronic health information system that records toddler growth based on age-specific weight and height measurements. Parents may not always maintain appropriate scheduling or regular visits for periodic monitoring at healthcare facilities. This study presents a usability evaluation of a web-based nutritional monitoring system that implements an Electronic Growth Monitoring Card (e-KMS). Users interact with the system through a user interface (UI) and user experience (UX) designed to support effective interaction. The main contribution of this study is the empirical validation of the usability level of a web-based e-KMS in a healthcare context using the System Usability Scale (SUS). The evaluation involved 20 respondents, consisting of parent representatives and daycare teachers or administrators as e-KMS users, and employed 10 SUS statements measured on a five-point Likert scale. The SUS analysis yielded a score of 77.78, indicating a good and acceptable level of usability. These findings demonstrate that the developed e-KMS is suitable for supporting digital-based monitoring of toddler nutritional status in healthcare services.
Web Portal Development for V-KES Teaching Factory at Politeknik Negeri Jember Mudafiq Riyan Pratama; Gamasiano Alfiansyah; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Selvia Juwita Swari
International Journal of Healthcare and Information Technology Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/ijhitech.v4i1.6897

Abstract

V-Kes serves as a Teaching Factory (TeFa) for the Health Information Management Study Program within the Department of Health. Based on a preliminary study, it was found that V-Kes does not yet have a web portal specifically designed for early detection and integrated information services related to Diabetes Mellitus (DM). This study aims to develop a novel web-based portal that integrates early DM detection features with an educational and service information platform for the V-Kes TeFa, distinguishing it from existing general health web portals. The study focuses on the system outcomes and its impact on users rather than detailed development processes. The system was implemented as a web portal, with the frontend developed using React and Vite, and the backend utilizing Laravel. The study involved five V-Kes TeFa managers as informants for user identification and system evaluation. User satisfaction evaluation was conducted using qualitative methods supported by structured feedback indicators, including usability, information quality, and system responsiveness. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study resulted in the development of a web-based portal at the V-Kes TeFa that enables early DM risk screening through user input data and provides real-time health information access. Evaluation results indicate that most users found the system easy to use, informative, and relevant to their needs, although specific issues were identified in system response time. However, improvements are still required in the timeliness dimension to provide faster response times according to user needs, as well as the addition of a user manual. Therefore, future development will focus on enhancing system access speed and incorporating a manual book.