Desy Setyowulan
Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 77 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI EKSPERIMENTAL PERILAKU ABUTMENT TERHADAP MOMEN LENTUR PADA JEMBATAN DALAM MENAHAN BEBAN TUMBUKAN (COLLISION) AKIBAT GEMPA Bria Seran, Rey David; Setyowulan, Desy; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan intensitas gempa tinggi. Berdasarkan Badan NasionalPenanggulangan Bencana (BNPB) pada 2017 tercatat terjadi sebanyak 8.693 kali terjadi gempa diIndonesia. Dengan adanya gempa, kerusakan dapat terjadi pada bangunan termasuk abutment darijembatan. Akibat terjadinya gempa banyak jembatan yang rusak dan ambruk, salah satu penyebabnyaadalah abutment jembatan tidak mampu menahan beban gempa yang terjadi. Salah satu metode pengujianyang dilakukan dapat berupa pengujian benda uji abutment. Variabel yang digunakan pada penelitian iniyaitu tipe abutment tanpa wing wall, retak struktur dan diaktilitas pada benda uji abutment. Bahan danperalatan yang digunakan pada penelitian ini adalah bahan semen, agregat, air, tulangan baja, sertaperalatan seperti saringan, timbangan, vibrator, cetakan benda uji, alat uji tekan, alat uji tarik, satu set alatuji lentur dan alat bantu lainnya. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa pada ketiga benda uji abutmentmengalami keruntuhan atau beban yang tidak dapat naik lagi, hal ini dibuktikan dengan beban yang terusmenurun saat dicoba untuk dinaikkan lagi. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian defleksidan beban diketahui bahwa momen lentur yang terjadi pada abutment tidak sesuai dengan hipotesadikarenakan kurangnya alat yang memadai pada saat pengujian sehingga hasil yang di dapat tidakmaksimal juga pembuatan benda uji yang mempengaruhi dimensi asli.Kata Kunci: Jembatan, Pengujian benda uji Abutment, Abudment tanpa wing wall, Retak struktur, Defleksi
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU TEGANGAN DAN REGANGAN PADA PORTAL DENGAN BRACING DIAGONAL EKSENTRIS SATU ARAH Saulina Situmorang, Gracesella Novita; Susanti, Lilya; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berada di daerah cincin api, Indonesia memiliki bahaya relatif tinggi terhadap gempayang menyebabkan kerusakan pada ribuan unit rumah hingga menelan korban jiwa. Strukturrangka dengan bracing eksentris (EBF) adalah sistem rangka portal yang merupakan sebuahpengembangan dari struktur rangka dengan bracing konsentris (CBF) dengan kekakuan sertakapasitas daktilitas yang signifikan. Pada struktur EBF, link-beam merupakan komponenterpenting struktur yang berfungsi untuk disipasi energi secara stabil. Penelitian dilakukanguna mengetahui pengaruh tegangan dan regangan eksentrisitas pada portal baja denganbresing diagonal eksentrisitas satu arah sebagai upaya mitigasi risiko yang terfokus padastruktur bangunan sederhana terutama di Indonesia dan dilakukan dengan tiga variasipanjang link. Hasil menunjukan bahwa komponen bracing pada pemodelan CBF yangbefungsi sebagai sekring dapat mendisipasi sebagian besar energi yang diterima oleh strukturdengan baik dan menjadi penentu perilaku keruntuhan dari pemodelan portal. Pada sisi lain,komponen link-beam pada pemodelan EBF mengalami kelelehan terlebih dahuludibandingkan dengan komponen lainnya.Kata kunci: EBF, CBF, link-beam, portal bresing
ANALISIS PERKUATAN BRESING BAJA MENGGUNAKAN METODE DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN (DDBD) PADA GEDUNG RUMAH SAKIT BHAYANGKARA NGANJUK Pradana, Egi; Wibowo, Ari; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi bencana alam gempa bumi yangtinggi. Hal ini disebabkan karena negara Indonesia berada di zona ring of fire Faktor lain yangmenyebabkan potensi yang tinggi ini ialah karena negara Indonesia merupakan wilayahpertemuan dari 3 lempeng besar, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia danLempeng pasifik. Akibatnya, aktivitas gempa di Indonesia sangat tinggi dan menimbulkankerugian yang besar juga. Untuk itu ,diperlukan konsep perencanaan untuk merancang strukturbangunan tahan terhadap gempa yang tepat. Konsep perencanaan bangunan tahan gempa yangsekarang ini banyak digunakan yaitu Performance Based Seismic Design (PBSD) denganmetode Direct Displacement Based Design (DDBD). Direct Displacement Based Design(DDBD) lebih mengutamakan perpindahan atau displacement daripada kekuatan ataustrength. Pada analisis ini membahas terkait perencanaan sistem perkuatan bresing bajamenggunakan metode Direct Displacement Based Design (DDBD) yang merujuk pada SNI1726:2019 yang membahas tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk gedung dannon gedung dan SNI 1727:2013 yang membahas pembebanan gedung. Dalam kajian inimenggunakan baja yang digunakan sebagai perkuatan bresing baja yaitu baja profil WF400.300.10.16 dengan mutu BJ-41. Dimana terdapat 3 tipe perkuatan dengan lokasi perletakanyang berbeda-beda.Kata Kunci: Direct Displacement Based Design (DDBD), Bresing Baja, Displacement
STUDI LITERATUR KAJIAN PENGGUNAAN AGREGAT DAUR ULANG TERHADAP DIFUSI KLORIDA PADA BETON Devarian, M Fajar; Eva Arifi, Devi Nuralinah,; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agregat daur ulang merupakan material yang berasal dari hasil daur ulang limbahbeton yang bisa dipergunakan kembali didalam konstruksi bangunan dan memiliki nilaiekonomis. Jika diolah dengan benar, limbah konstruksi dapat menghasilkan beton bermututinggi dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh agregatdaur ulang terhadap difusi klorida dengan faktor air semen dan penambahan campuranadmixture terhadap difusi klorida. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen denganbeberapa sumber–sumber literatur. Pada penelitian ini sampel yang digunakan memilikiperbandingan agregat daur ulang dan agregat alami yang digunakan dengan f.a.s 0,4–0,6.Pemanfaatan recycled coarse aggregate (RCA) diharapkan menjadi alternatif untukmengurangi penggunaan agregat alami. Variasi admixture yang digunakan adalah FA,Waterproofing, shrinkage Reducing Admixture (SRA). Hasil penelitian yang didapatkanadalah agregat kasar daur ulang dengan agregat alami menunjukkan ketahanan yang samaterhadap penetrasi ion klorida serta difusi klorida relatif meningkat dengan meningkatnyaf.a.s dan dengan adanya campuran admixture dapat mencegah penetrasi klorida yang tinggi. Kata Kunci : Agregat Kasar Daur Ulang, FAS, Admixture
Pengaruh Penggunaan Bottom Ash Sebagai Pengganti Tanah Liat Pada Campuran Bata Terhadap Kuat Tekan Bata Hendro Suseno; Prastumi Prastumi; Lilya Susanti; Desy Setyowulan
Rekayasa Sipil Vol 6, No 3 (2012)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.545 KB)

Abstract

Bottom ash merupakan residu pembakaran batu bara yang selama ini digunakan sebagai sumber energi Melalui Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). PLTU adalah salah satu sumber energi utama di Indonesia, oleh sebab itu volume bottom ash terus bertambah. Keberadaan bottom ash selama ini dianggap sebagai limbah yang dapat mencemari lingkungan dan mengganggu masyarakat sekitar.Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan pengkajian untuk memanfaatkan material sisa tersebut.Bata merupakan bahan bangunan yang sering digunakan dkonstruksi.Bata terbuat dari tanah liat dimana kandungan utamanya adalah silika dan alumina, sedangkan pada bottom ash juga terkandung silika.Maka dari itu, perlu dilakukan pengujian tentang pengaruh bottom ash sebagai pengganti tanah liat terhadap kuat tekan bata.Pengujian dilakukan dengan membuat benda uji bata dengan variasi prosentase tanah liat dan bottom ash.Kemudian dilakukan uji tekan untuk mengetahui kekuatan tekan bata serta pengaruh dari pemakaian bottom ash. Dari pengujian, diketahui bahwa penggunaan bottom ash sebagai pengganti tanah liat dengan prosentase maksimum 45% dapat menghasilkan batu bata yang memiliki kuat tekan yang sama dengan atau lebih dari batu bata yang menggunakan tanah liat 100%. 
Respon Portal 3D Dengan Variasi Konfigurasi Struktur Terhadap Beban Gempa Siti Nurlina; Desy Setyowulan; Devi Nuralinah; Ahmad Badiuzzamani
Rekayasa Sipil Vol 10, No 3 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.064 KB) | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2016.010.02.07

Abstract

Penelitian tentang respon portal 3D dengan variasi konfigurasi struktur ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari variasi konfigurasi struktur portal 3D terhadap mode shape akibat beban gempa yang terjadi, mengetahui tipe kerusakan yang terjadi pada setiap bentuk konfigurasi dan mengetahui perbedaan antara analisis dan pembuatan modelisasi struktur bangunan di laboratorium. Pada penelitian ini digunakan analisis dinamis dengan menggunakan program SAP2000 serta dilakukan percobaan untuk tiga benda uji yang telah dipilih dari beberapa variasi yang telah dilakukan analisanya. Model struktur yang digunakan dalam proses analisis sebanyak 3 model, dengan variasi konfigurasi denah struktur berbentuk persegi, persegi panjang, dan segi delapan. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, terdapat perbedaan bentuk mode shape dari setiap konfigurasi. Selain itu, kerusakan struktur secara umum terjadi pada kolom. 
Dynamic Analysis Of Ultimate State For Bridges With Multiple Restrainers Desy Setyowulan
Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.232 KB)

Abstract

This paper presents the dynamic analysis of ultimate state for simply-supported bridges with multiple restrainers. Two types of restrainers were installed in bridge, including of restrainer Type 1 and Type 2 which were assembled between adjacent decks and between decks to column, respectively. The effectiveness of multiple unseating prevention devices in simply supported bridges were examined in numerically by using the Vector Form Intrinsic Finite Element (VFIFE). Ground motion recorded during 1999 Taiwan Chi-Chi Earthquake was selected in order to investigate the seismic behavior of the target bridges. According to the numerical results, it was found that installation of restrainer type 1 independently has a better result in protecting the deck of bridges from unseating and column failure. 
Pengaruh Penambahan Rasio Tulangan Terhadap Daktilitas Kurvatur Kolom Bertulang Dengan Baja Tulangan Berdasarkan SNI 2847:2019 (Studi Kasus Kampus Vokasi Universitas Brawijaya) MUHAMMAD RIZKY; Retno Anggraini; Desy Setyowulan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar wilayah di Indonesia merupakan wilayah rawan gempa. Hal ini dikarenakan secarageografis Indonesia terletak pada jalur cincin api Pasifik yaitu jalur zona aktif dengan deretan gunung vulkanisaktif di Kawasan Pasifik. Kepulauan Indonesia secara geologis terletak pada per temuan dua jalur utama gempa,yaitu jalur gempa Sirkum Pasifik dan Alpine TransasiaticKolom merupakan suatu bagian yang sangat krusial yang wajib untuk diperhatikan dalam setiappembangunan struktur. Adalah sebuah struktur utama yang berguna untuk meneruskan berat dari suatu bangunandan beban lain dari suatu struktur. Kegagalan fungsi pada suatu kolom dapat menyebabkan keruntuhan seluruhstruktur.Pada penelitian ini, gedung yang menjadi objek penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah gedungVokasi Universitas Brawijaya. Kemudian, peneliti akan menggunakan Software SAP2000 v.22 untuk melakukanpemodelan agar mendapatkan reaksi dan juga gaya-gaya dalam yang terjadi di bangunan tersebut, data yangdigunakan adalah data yang didapatkan dari metode studi dokumen. Setelah peneliti melakukan analisis data,data tersebut akan digunakan untuk menghitung rasio tulangan kolom berdasarkan peraturan yang berlaku.Selanjutnya, rasio penulangan akan dilakukan variasi guna mengetahui perbandingan dari daktilitas kurvaturyang terjadi di kolom.Permodelan struktur Gedung Kampus Vokasi Universitas Brawijaya dilakukan menggunakan programbantu SAP 2000. Pada program SAP 2000, struktur ini akan dimodelkan sesuai dengan kondisi yang nyata.Program ini akan membantu dalam beberapa perhitungan yang akan digunakan untuk mengecek apakah struktursudah memenuhi persyaratan yang ada di SNI 1726:2019Kata Kunci : Daktilitas Kurvatur, Rasio Tulangan, Kolom Bertulang
STUDI ANALISIS PERILAKU LENTUR BAJA CANAI DINGIN PADA STRUKTUR BALOK C DOUBLE (BERHADAPAN) TEHADAP PENGARUH JARAK SEKRUP Muhammad Rizky Ananda; Desy Setyowulan; Eva Arifi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan infrastruktur pada masa kini sangatlah besar dikarenakan perkembangan jumlah penduduk di Indonesia semakin meningkat. Diantara kemajuan tersebut baja canai dingin menjadi bahan bangunan alternatif, beratnya yang ringan, dan mudah diperoleh dipasaran menjadikan material baja ringan ini unggul. Tetapi, kelemahan struktur baja canai dingin adalah tekuk lokal yang disebabkan tipisnya elemen penampang. Salah satu cara mengurangi tekuk lokal adalah menggabungkan dua profil menjadi satu menggunakan sambungan sekrup. Pada penelitian ini dilakukan pengujian lentur terhadap beberapa pemodelan profil tipe C double (berhadapan) menggunakan sambungan sekrup dengan berbagai variasi jarak dan ketebalan jarak. Variasi jarak yang digunakan diantara lain yaitu, 150, 200, 250, 300, dan 350 mm. Sedangkan variasi ketebalan yang digunakan yaitu, 0,75, dan 1,00 mm dengan mutu G550. Pembebanan di lakukan pada tengah bentang dengan beban yang naik secara bertahap hingga analisis berhenti atau aborted. Analisis ini dilakukan dengan perhitungan manual yang berdasarkan SNI 7971:2013 tentang Struktur Baja Canai Dingin dan menggunakan bantuan software ABAQUS. Hasil pada analisis ini berdasarkan ABAQUS didapat rata-rata kapasitas beban untuk tebal profil 1,00 dan 0,75 mm berturut-turut sebesar 12255,72 N dan 9700.99 N. Dari hasil kapasitas beban rata-rata antara profil dengan ketebalan 0,75 mm dan 1,00 mm memiliki perbedaan kapasitas beban dimana, pada ketebalan 1,00 mm memiliki kapasitas beban lebih besar 26,335% dari pada profil dengan ketebalan 0,75 mm. Begitupun dengan lendutan dimana, lendutan rata-rata pada profil dengan ketebalan 0,75 dan 1,00 mm berturut-turut adalah 17,781 dan 9,479 mm. Semakin dekat jarak sambungan yang ada akan memiliki kapasitas beban yang semakin besar. Juga didapat jarak efisien ada pada jarak sambungan 200 mm. Pola-pola keruntuhan yang terjadi adalah tekuk lokal. Hal ini diakibatkan beban yang bekerja merupakan beban terpusat pada tengah bentang.
Studi Analisis Perilaku Sambungan Balok Kolom Baja Canai Dingin (Cold Formed Steel) C Double Berkebalikan terhadap Variasi Jumlah Sambungan Sekrup Putri Patricia; Desy Setyowulan; Eva Arifi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu inovasi material bangunan yang saat ini banyak berkembang adalah penggunaan material baja cold-formed sebagai pengganti material baja konvensional dengan efektivitas tinggi, ekonomis, pelaksanaanya mudah, ringan, dan ramah lingkungan. Selain itu, material tersebut merupakan material ramah lingkungan yang dapat mendukung realisasi sustainable development goals. Salah satu implementasi baja cold formed yang sedang berkembang adalah penggunaan baja cold formed sebagai material struktur balok kolom. Sebagai struktur balok kolom, sambungan memiliki peran penting yang berlaku sebagai faktor kritis suatu struktur secara keseluruhan. Ketebalan penampang baja cold-formed yang tipis (0,378 mm – 6,35 mm) berdampak pada adanya potensi tekuk pada baja cold-formed. Pada penelitian ini dilakukan pengujian struktur balok kolom dengan pemberian beban lentur pada ujung balok dengan tumpuan jepit bebas, sedangkan kolom didesain dengan tumpuan jepit-jepit. Benda uji pada penelitian ini adalah profil balok kolom baja cold-formed C 80.30.9 dengan tebal 0,75 mm dipasang ganda berkebalikan (back to back) dengan sambungan sekrup SDS 12x20 diameter 4 mm dengan dua variasi jumlah sekrup pada benda uji yaitu variasi jumlah 8 sekrup pada setiap pelat siku (top angle/ seat angle), dan variasi jumlah 4 sekrup pada setiap pelat siku (top angle/ seat angle). Analisis dilakukan dengan dua cara yaitu disesuaikan perhitungan tahanan sambungan sekrup pada SNI 7971:2013 dan anlisis menggunakan software ABAQUS. Hasil pada analisis penelitian ini, didapatkan adanya perbedaan analisis perhitungan SNI 7971:2013 dan software ABAQUS, untuk variasi 8 sekrup memiliki perbedaan hasil nilai beban maksimum sebesar 15,75%, sedangkan untuk variasi 4 sekrup memiliki perbedaan hasil nilai beban maksimum sebesar 47,86%. Untuk hasil analisis lendutan dan momen didapatkan bahwa semakin besar beban maka semakin besar lendutan dan momen yang terjadi, dan semakin banyak sambungan sekrup maka semakin kuat benda uji, begitu pula adanya penambahan pelat dalam yang dapat memperkuat benda uji. Kata kunci : Baja Cold Formed, Beban, Jumlah Sekrup, Lendutan, ABAQUS.
Co-Authors Abdillah, Hilmi Achfas Zacoeb Adi Julianto Adikasih, Prima Agoes Soehardjono M. D. Ahmad Badiuzzamani Al Raes, Sulaiman Andhareshi, Farly Andrew Laurence Andrina Prafika Ariani Anggara, Rizal Tri Anugerah Nurtjahja, Edwardo Pradana Aprillinda, Sylvia Ardiansyah, Jery Ari Wibowo Ari Wibowo Arwani, M Hamizan Najib Astuti, Kamiliyana Puteri Badiuzzamani, Ahmad Beto Edward Sufian Bria Seran, Rey David Chiquita, Theadeira Coritsa, Agatha Leonie Daniel Dandi Wicaksono Devarian, M Fajar Devi Nuralinah Devi Nuralinah Devi Nuralinah Dhiya Ulhaq Al Hanif Muhsin Eva Arifi Eva Arifi, Devi Nuralinah, Fadhila Nur Azizah Fadly, Hendra Fanani, Yafriel Izza Farid, Muhammad Fathurrohman, Muhammad Fernando Julian Firdausy, Ananda Insan Gabrielle Pramesti Cahyaning Ramadhani Giovanni, Christoper Houston Hidayatullah, Billy Wijaya Ibady, Azka Fardany Ichlas Yusamal Septiawan Ihza Mahendra, Mochamad Gusti Ikhsan, Erika Ainun Zakinah Indra Waluyohadi Indra Waluyohadi Indra Waluyohadi, Indra Insani, Muhammad Hanif Iqbal, Faishal Iqbal, Muhammad Jiwanggono, Nicolas Aldo Juniarty, Elliana K, N V Karina Cahyaning Cahyaning Rosita Kartika Puspa Negara Kridaningrat, Bhondana Bayu Brahmana Krisnawan, Bagus Kristopher, Fredo Lilya Susanti Lilya Susanti M. Taufik Hidayat Melindasari, Elfira Ming Narto Wijaya Mohamed, Saker MUHAMMAD RIZKY Muhammad Rizky Ananda Mulifandi, Alfian Wildan Nur Rizqi, Mohammad Radja Nurfintasari, Ayu Febrianti Pahlawan, Darni Mulia Paramita, Riezka Prilly Pawitrama, Nyoman Iswarya Pradana, Egi Prasetyo, Faishal Dwi Prastumi Prastumi Prihanto, Aris Dwi Puspitasari, Isnana Putri Patricia Putri, Herawati Dewi Putri, Nanda Kartika Rahmayani, Indah Putri Ramadhania, Indah Zakia Retno Anggraini Revani, Winona Putri Ristinah Ristinah Rizky Pradita Sutrisno Roland Martin Simatupang Salsabila, Arna Satria Nugraha, Cosmas Yudha Saulina Situmorang, Gracesella Novita Shella Amalia Ramadhani Siti Nurlina Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi, Hendro Suseno, Tatang Fendy Harianto, Sucipto, Nugroho Adi Syafii, Yusuf Achmad Timur, Shella Kartika Toruan, Andre Wirakusuma Tyarpratama, Marsa Achadian Wicaksono, Armanda Wisnu Wisnumurti .