Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN STYRENE BUTADIENE RUBBER LATEX TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON POROUS DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR DAUR ULANG Prihanto, Aris Dwi; Arifi, Eva; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan letak geografis Indonesia memiliki curah hujan yang tinggi yang berdampakadanya jumlah air yang berlimpah. Menyusutnya daerah resapan air karena infrastruktur yangdibangun menggunakan bahan material yang kedap air menyebabkan permasalahan sepertilimpasan permukaan yang tinggi dan turunnya muka air tanah. Limbah beton daripembangunan infrastruktur sangat banyak jumlahnya diperkirakan sebesar 31,5 juta ton setiaptahun. Menggunakan kembali limbah beton yang telah diolah akan menjadi solusi untukmengurangi penggunaan bahan-bahan alami. Sehingga, salah satu solusi yang dapat mengatasipermasalahan tersebut adalah beton porous dengan menggunakan agregat kasar daur ulang.Kekurangan beton porous yaitu ikatan antar agregat yang lemah karena menggunakan sedikitatau tanpa aregat halus. Oleh karena itu, penelitian ini akan menyelidiki pengaruh penambahanstyrene butadiene rubber latex sebesar 0%, 5% dan 10% terhadap kuat tarik belah beton porousdengan menggunakan agreget kasar daur ulang sebagai solusi dari masalah-masalah di atas.Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah penggunaan agregat kasar daur ulangmengurangi kuat tarik belah beton porous dibandingkan dengan penggunaan agregat kasaralami. Penambahan styrene butadiene rubber latex dengan persentase yang optimal dapatmeningkatkan kuat tarik belah beton porous. Dari hasil uji penambahan SBR latex sebesar 5%dan 10% dapat meningkatkan kuat tarik belah beton porous. Selain itu, dari pengujian voidratio didapatkan kesimpulan semakin besar void ratio beton porous maka semakin rendah kuattarik belahnya.Kata kunci : Beton porous, agregat kasar daur ulang, styrene butadiene rubber latex, kuat tarikbelah, void ratio.
PENGARUH PENGGUNAAN STYRENE BUTADIENE RUBBER LATEX TERHADAP KUAT LENTUR BETON POROUS DENGAN AGREGAT KASAR DAUR ULANG Pawitrama, Nyoman Iswarya; Arifi, Eva; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang saat ini dihadapi oleh kota-kota besar adalah menyempitnya daerahresapan. Daerah resapan yang sudah banyak tertutup oleh infrastruktur membuat air hujan tidakdapat terserap oleh tanah dan menyebabkan genangan pada setiap sudut kota. salah satu solusiuntuk menyelesaikan permasalahan ini adalah Beton Porous. Beton porous merupakan materialyang termasuk dalam kategori berkelanjutan dikarenakan tingkat porositas beton porous yangtinggi dapat mengurangi tingkat limpasan air hujan yang menggenangi permukaan jalan danmembantu air terserap kembali menuju tanah. Dalam meningkatkan efektivitas beton poroussebagai material berkelanjutan, maka digunakan agregat kasar hasil daur ulang limbah beton.Pada penelitian ini beton porous yang digunakan tersusun atas gradasi agregat kasar ukuranseragam, yaitu 5 mm – 10 mm dan menggunakan dua jenis agregat kasar, yaitu agregat kasaralami dan agregat kasar daur ulang dengan Styrene Butadiene Rubber Latex sebagai bahantambah (admixture). SBR Latex ditambahkan untuk meningkatkan daya ikat antar agregat betonsehingga dihasilkan beton dengan performa yang lebih baik. Pada penelitian ini difokuskanpada performa kekuatan lentur yang menggunakan persentase campuran SBR Latex, yaitu: 0%,5% dan 10%, rasio semen dan agregat kasar yang digunakan adalah 1:4 dengan nilai faktor airsemen (FAS) sebesar 0,27 pada setiap campurannya Dari penelitian ini diketahui bahwapeningkatan kuat lentur sebanding dengan penambahan persentase penggunaan SBR Latexpada setiap variabelnya.Kata kunci : beton porous, agregat kasar daur ulang, styrene butadiene rubber latex (SBRLatex), kuat lentur.
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU TEGANGAN DAN REGANGAN PADA PORTAL DENGAN BRACING TIPE DIAGONAL EKSENTRIS DUA ARAH Wicaksono, Armanda Wisnu; Susanti, Lilya; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulnya korban jiwa akibat gempa bumi banyak disebabkan oleh ambruknya bangunan terutamaoleh bangunan sederhana yang tidak dapat secara baik menahan beban gempa. Studi ini ditujukan untuk mengetahui perilaku eccentrically braced frame akibat pengaruheksentrisitas, perilaku yang dipelajari adalah perilaku tegangan dan regangan yang dapatmenggambarkan perilaku keruntuhan struktur. Analisis dilakukan dengan pemodelan strukturmenggunakan bantuan software Abaqus Student Edition. Pemodelan struktur menggunakan portal 2dimensi dengan dibebani beban lateral untuk mewakili beban gempa, komponen portal dimodelkanmelalui wire/line element dengan analisis bertipe analisis statis. Terdapat tiga model untuk kemudiandibandingkan dan diselidiki perilakunya yaitu model portal tanpa eksentrisitas (portalkonsentris/concentrically braced frame), portal dengan eksentrisitas kecil, dan portal denganeksentrisitas besar. Output yang dihasilkan dalam analisis ini berupa besarnya nilai tegangan danregangan struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa akibat beban, struktur portal tanpa eksentrisitas(konsentris) memiliki kapasitas tahanan beban terbaik, diikuti dengan struktur dengan eksentrisitaskecil dan terakhir disusul oleh struktur dengan eksentrisitas besar. Adanya eksentrisitas pada struktur menyebabkan perbedaan komponen penentu keruntuhan danmekanisme keruntuhan. Pada portal tanpa eksentrisitas, penentu keruntuhan ada pada komponenbracing dengan tidak terjadi regangan yang besar sebelum portal benar-benar runtuh, sedangkan padaportal dengan eksentrisitas (baik eksentrisitas besar maupun kecil), penentu keruntuhan ada padakomponen link beam dan terjadi regangan yang besar sebelum portal benar-benar runtuh. Lebih jauhlagi, membandingkan portal dengan eksentrisitas kecil dan eksentrisitas besar, tegangan danregangan yang lebih besar terjadi pada portal dengan eksentisitas yang lebih besar.Kata kunci: tegangan, regangan, eksentrisitas portal dengan bracing, portal dengan bracingeksentris, ABAQUS.
STUDI ANALISIS PEMODELAN PERILAKU TARIK DAN SAMBUNGAN PADA BAJA COLD-FORMED DALAM MENAHAN BEBAN Putri, Herawati Dewi; Setyowulan, Desy; Susanti, Lilya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja cold-formed mulai digunakan di Indonesia, khususnya sebagai rangka atap seperti gordingdan reng pada rumah dan bangunan gedung lainnya. Bentuk geometri profil baja cold-formed yangdimana rasio dimensi lebar setiap elemen profil dengan ketebalannya sangat besar akanmempengaruhi perilaku dan kekuatannya dalam menahan beban. Pada penelitian ini, dilakukan pemodelan profil material baja cold-formed yang diberibeban tarik dan sambungan baut. Profil yang digunakan yaitu menggunakan bentuk uji tarik sesuaiASTM E-8 Sheet Type dan kanal 80.30.9.1 dengan ketebalan 0,75 mm serta mutu profil G550.Kapasitas profil dihitung sesuai dengan SNI 7971:2013. Pemodelan dilakukan menggunakansoftwareiABAQUSiStudentiEditioniuntuk mendapatkan outputiberupaitegangan, regangan dankeruntuhan. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh variasi beban terhadapkekuatan tarik dan sambungan pada profil baja cold-formed serta perbandingan kekuatan tarik dansambungan yang didapat menggunakan software ABAQUS Student Edition dan hasil analisisberdasarkan SNI 7971:2013. Hasil analisis menunjukkan bahwa semakin bertambahnya bebanhingga maksimum, maka semakin besar nilai tegangan, regangan dan keruntuhan yang terjadi.Pada pemodelan benda uji tarik dan benda uji tarik dengan sambungan, saat beban 75% masihberada di daerah elastis. Keruntuhan yang dialami oleh benda uji tarik yaitu putus dan untuk profildengan sambungan baut yaitu kegagalan tipe bearing mode atau kegagalan geser pada pelat tumpu.Perbandingan kapasitas yang didapat menggunakan software ABAQUS StudentEdition dan hasil analisis berdasarkan SNI 7971:2013 yaitu benda uji tarik sebesar 0,2958% danbenda uji tarik dengan sambungan baut yaitu 9,8765%.Kata Kunci: Baja Canai Dingin, Tarik, Sambungan, ABAQUS Student Edition, SNI 7971:2013
STUDI EKSPERIMENTAL PERILAKU BAJA COLD-FORMED DALAM MENAHAN BEBAN AKSIAL TARIK DAN BEBAN LENTUR Fadly, Hendra; Setyowulan, Desy; Simatupang, Roland Martin
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi sudah sangat berkembang dewasa ini, pengguaan material pun sangatdiperhatikan, untuk menunjang efektifitas pembangunan baik dari segi waktu maupun biaya. Bajacold-formed saat ini sudah banyak digunakan untuk keperluan konstruksi seperti pengganti kayumaupun pengisi tulangan beton. Pada kesempatan kali ini, penelitian akan dilakukan untukmengetahui ketahanan baja cold-formed. Penelitian yang dilakukan terbagi menjadi 2 jenis yaitupengujian tarik, dan pengujian lentur, dan untuk benda uji yang digunakan pada uji tarik adalahplat baja cold-formed berbentuk dogbone. Sedangkan untuk pengujian lentur dipakai dua jenisbenda uji yaitu baja cold-formed profil C dan profil hollow (box). Untuk keseluruhan benda ujiakan diperlakukan sama, namun yang membedakan adalah ukuran dari masing-masing benda uji.Untuk pengujian tarik akan diperhatikan perbandingan antara tegangan dan regangan yang terjadipada interval beban yang sudah ditentukan. Sedangkan untuk pengujian lentur akan dilihat dariperbandingan beban dengan lendutan yang terjadi. Nantinya akan didapatkan data hasil pengujiandan untuk selanjutnya dibandingkan dari masing-masing benda uji apakah ukuran berpengaruhpada ketahanan baja atau.Kata kunci : uji tarik, uji lentur, baja cold-formed
STUDI ANALISIS PEMODELAN PERILAKU LENTUR PADA BAJA COLD-FORMED DALAM MENAHAN BEBAN Sucipto, Nugroho Adi; Setyowulan, Desy; Arifi, Eva
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan jumlah penduduk di Indonesia semakin meningkat. Hal ini disertai denganbertambahnya kebutuhan infrastruktur. Dibutuhkan berbagai macam ilmu dalam pembuataninfrastruktur. Dalam analisis ini dilakukan dengan perhitungan manual yangberdasarkan SNI 7971:2013 tentang Struktur Baja Cold-Formed dan menggunakan bantuan softwareABAQUS student edition. Profil yang digunakan pada analisis yaitu profil C80.30.9 dengan tebal 0,75mm, profil Square Hollow 41x41 dengan tebal 1,31 mm, dan profil Double Canal yang terbuat dariprofil kanal yang disusun I. Profil yang digunakan memiliki mutu G550 dengan nilai fy dan fu nyasebesar 550 MPa. Pembebanan ABAQUS student edition di lakukan pada tengah bentang dengan bebanyang naik secara bertahap hingga analisis berhenti atau aborted. Hasil dari analisis ini yaitu, kapasitasProfil Kanal adalah 13534,386 N (berdasarkan SNI) dan 13558,7832 N (berdasarkan ABAQUS).Kapasitas Profil Square Hollow adalah 52570,0575 N (berdasarkan SNI) dan 54263,6914 N(berdasarkan ABAQUS). Tegangan puncak Profil Kanal sebesar 514,311 MPa dengan regangan 0,008yang terletak pada lip nya. Profil Square Hollow memiliki tegangan puncak sebesar 484,468 MPadengan regangan 0,0038 yang terletak pada web bagian bawah. Tekuk yang terjadi pada profil kanaldan square hollow merupakan tekuk lokal karena terjadi tekuk pada flens. Secara teoritis momenyang dapat di tahan oleh profil square hollow hampir dua kali dari profil kanal, tetapi rotasiyang terjadi pada profil square hollow lebih besar dua kali profil kanal. Nilai rotasi berdasarkanhasil analisis ABAQUS pada profil kanal dan square hollow terjadi kenaikan dan penurunan.Hal ini disebabkan terjadinya tekuk lokal di daerah tumpuan.Kata Kunci : Cold-Formed, kapasitas, tegangan dan regangan, tekuk, momen dan rotasi
STUDI ANALISIS PEMODELAN PERILAKU TEKAN PADA BAJA COLD-FORMED DALAM MENAHAN BEBAN Jiwanggono, Nicolas Aldo; Setyowulan, Desy; Nuralinah, Devi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini dengan perkembangan zaman, manusia tidak terpaku pada beton dan kayu sebagai material pembangunan suatu konstruksi. Indonesia saat ini mulai banyak menggunakan baja cold-formed sebagai material bahan konstruksi. Profil baja cold-formed memiliki dimensi ketebalan yang relatif kecil dengan rasio dimensi lebar setiap elemen profil terhadap tebalnya sangat besar. Untuk dapat mengetahui perilaku dari baja cold-formed ketika diberi suatu perlakuan dapat dilakukan dengan melalui perhitungan manual. Selain melalui perhitungan secara manual, dapat pula menggunakan pemodelan benda uji melalui software. Salah satu software yang dapat digunakan pada teknik sipil yaitu ABAQUS Student Edition. Pada penelitian ini dilakukan pengujian tekan terhadap beberapa profil baja cold-formed yaitu profil C80x30x9x0,75, square hollow 41x41x1,31 dan kanal ganda-I. Karena belum adanya data stress-strain dari penelitian sebelumnya, pada penelitian ini dilakukan pendefinisian nilai stress-strain menurut literatur yang ada. Kapasitas beban dicari menggunakan analisis perhitungan dengan SNI, kemudian besaran beban dimasukkan ke dalam ABAQUS Student Edition untuk dibandingkan dan diketahui bagaimana perilaku baja cold-formed setelah diberi beban. Beban yang diberikan pada baja cold-formed sebesar 75% dan 100% beban maksimum. Hasil akhir dari penelitian ini yaitu pengaruh variasi beban terhadap kekuatan tekan profil, nilai tegangan-regangan, dan pola keruntuhan profil. Berdasarkan hasil analisis perbandingan kapasitas menggunakan SNI dan ABAQUS Student Edition, kapasitas dari semua profil memiliki nilai kapasitas yang sama. Dapat disimpulkan juga bahwa semakin bertambah beban hingga mencapai maksimum, semakin besar pula tegangan dan regangan profil tersebut dan beban yang lebih besar juga membuat profil baja cold-formed semakin mendekati keruntuhannya. Kata Kunci: Baja Cold-Formed­, Variasi Beban, Kapasitas Tekan, Software ABAQUS Student Edition
ANALISIS PEMODELAN PERILAKU TEGANGAN DAN REGANGAN PADA PORTAL 2 (DUA) LANTAI DENGAN BRACING EKSENTRIS TIPE V Melindasari, Elfira; Wijaya, Ming Narto; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resiko gempa bumi di Indonesia sangat tinggi karena terletak pada tiga lempeng tektonik.Sehingga dapat dilakukan dengan penambahan bracing sebagai penahan gaya gempa denganmelakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi eksentrisitas terhadap tegangan danregangan pada struktur portal 2 lantai dengan bracing eksentris tipe V menggunakan softwareABAQUS 6.14-1 student version. Variasi eksentrisitas yang digunakan yaitu 0 cm, 60 cm,dan 120 cm, serta menggunakan meshing rapat dan meshing renggang, dimana semakin rapatmeshing maka hasilnya akan semakin akurat. Dari hasil analisis didapatkan bahwa nilaieksentrisitas akan mempengaruhi nilai tegangan dan regangan yang didapatkan. Strukturpaling kuat yaitu ada pada portal konsenstris dengan elemen kritis bracing, sedangkan untukportal eksentris elemen kritisnya terjadi pada link beam. Semakin panjang link beam makanilai tegangan dan regangan juga semakin besar.Kata Kunci: Portal, Eksentris, Konsentris, Abaqus, Tegangan, Regangan
PERILAKU SAMBUNGAN SEKRUP PADA BAJA CANAI DINGIN (COLD-FORMED) DI BALOK LENTUR (GANDA) Satria Nugraha, Cosmas Yudha; Setyowulan, Desy; Nuralinah, Devi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin canggihnya teknologi dan ilmu pengetahuan memunculkan desain jembatan sederhana yanglebih murah dan mudah, tanpa meninggalkan unsur kekuatan dan daya tahannya. Material baja canai dingin,menjadi pilihan dalam desain jembatan karena kelebihan-kelebihannya. Maka dilakukan penelitian ini untukmenganalisis perilaku sambungan baut dalam kondisi lentur.Dalam penelitian ini menggunakan material utama baja canai dingin kanal C ganda seperti WF dan boxyang dihubungkan dengan berbagai konfigurasi sekrup. Kemudian dilakukan pengujian lentur dimana bendauji diletakkan pada loading frame dan permodelan tumpuan dipasang pada setiap ujung spesimen, sehinggaspesimen tidak bergerak dan tidak mengalami puntir. Pengujian dilakukan hingga benda uji gagal/berubahbentuk. Hasil akhir pengujian didapatkan nilai beban ultimit pada benda uji yang memakai jumlah sekrup yanglebih banyak akan lebih kuat, jika dibandingkan dengan benda uji yang memakai jumlah sekrup lebih sedikit.Selain itu nilai lendutan yang terjadi pada profil C ganda tebal 0,75 mm lebih kecil daripada profil C gandatebal 0,6 mm untuk pembebanan yang sama. Meskipun pemasangan pemodelan tumpuan bertujuan agar bendauji tidak mengalami puntir, namun dalam pengujian masih terjadi sedikit puntir. Kerusakan pada profil C gandadengan tebal berbeda masih tergolong sama, yakni terjadi tekuk lokal yang langsung mengenai flange danlendutan permanen yang berada tegak lurus dan tengah benda uji disertai dengan sedikit torsi. Namun, untukketebalan profil 0,6 mm memiliki tekuk yang lebih besar daripada ketebalan 0,75 mm.Kata Kunci: Baja Canai Dingin, Profil Kanal C Ganda, Sekrup, Uji Lentur.
PERILAKU SAMBUNGAN SEKRUP PADA BAJA CANAI DINGIN (COLD-FORMED) DI BATANG TARIK DAN BALOK LENTUR (SINGLE) Anugerah Nurtjahja, Edwardo Pradana; Setyowulan, Desy; Arifi, Eva
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, penggunaan bahan baja padakonstruksi sudah banyak berkembang. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah baja ringan, danpenggunaannya sudah lazim ditemukan dimana-mana. Baja cold-formed atau baja canai dingin atau bajaringan memiliki dimensi yang relatif kecil dan tipis. Untuk mengetahu perilaku dari sambungan baja canaidingin maka diperlukan pengujian langsung terhadap baja canai dingin. Pengujian dilakukan diLaboratorium Struktur dan Bahan Konstruksi Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya, Malang.Pengujian yang dilakukan antara lain uji tarik dan uji lentur (single), penelitian ini menggunakandua profil baja yaitu profil C80x30x9x0,75 dan C80x30x9x0,60. Pada penelitian uji tarik penelitimenentukan benda uji dengan beberapa konfigurasi sambungan yaitu tanpa sambungan, satu sambungan,tiga sambungan dan sambungan zig-zag. Sambungan yang peneliti gunakan antara lain sekrup SDS 12x20dan baut baja diameter 6 mm dengan mur. Pada pengujian lentur terdapat dua jenis benda uji lentur yaitubenda uji C80x30x9x0,75 dan benda uji C80x30x9x0,60. Masing-masing benda uji memiliki bentang kotorsekitar 1400 mm. Peneliti melakukan pengujian menggunakan loading frame dan pada tengah bentangbenda uji diberikan beban melalui hydraulic jack. Benda uji lentur juga menggunakan pemodelan tumpuanagar meminimalisir terjadinya torsi atau puntir.Kata Kunci: Baja Canai Dingin, Baja Cold-formed, Profil Kanal C, Uji Tarik, Uji Lentur, Sekrup, Bautdan Mur, Konfigurasi Sambungan, Sambungan Zig-zag, Pola Keruntuhan.
Co-Authors Abdillah, Hilmi Achfas Zacoeb Adi Julianto Adikasih, Prima Agoes Soehardjono M. D. Ahmad Badiuzzamani Al Raes, Sulaiman Andhareshi, Farly Andrew Laurence Andrina Prafika Ariani Anggara, Rizal Tri Anugerah Nurtjahja, Edwardo Pradana Aprillinda, Sylvia Ardiansyah, Jery Ari Wibowo Ari Wibowo Arwani, M Hamizan Najib Astuti, Kamiliyana Puteri Badiuzzamani, Ahmad Beto Edward Sufian Bria Seran, Rey David Chiquita, Theadeira Coritsa, Agatha Leonie Daniel Dandi Wicaksono Devarian, M Fajar Devi Nuralinah Devi Nuralinah Devi Nuralinah Dhiya Ulhaq Al Hanif Muhsin Eva Arifi Eva Arifi, Devi Nuralinah, Fadhila Nur Azizah Fadly, Hendra Fanani, Yafriel Izza Farid, Muhammad Fathurrohman, Muhammad Fernando Julian Firdausy, Ananda Insan Gabrielle Pramesti Cahyaning Ramadhani Giovanni, Christoper Houston Hidayatullah, Billy Wijaya Ibady, Azka Fardany Ichlas Yusamal Septiawan Ihza Mahendra, Mochamad Gusti Ikhsan, Erika Ainun Zakinah Indra Waluyohadi Indra Waluyohadi Indra Waluyohadi, Indra Insani, Muhammad Hanif Iqbal, Faishal Iqbal, Muhammad Jiwanggono, Nicolas Aldo Juniarty, Elliana K, N V Karina Cahyaning Cahyaning Rosita Kartika Puspa Negara Kridaningrat, Bhondana Bayu Brahmana Krisnawan, Bagus Kristopher, Fredo Lilya Susanti Lilya Susanti M. Taufik Hidayat Melindasari, Elfira Ming Narto Wijaya Mohamed, Saker MUHAMMAD RIZKY Muhammad Rizky Ananda Mulifandi, Alfian Wildan Nur Rizqi, Mohammad Radja Nurfintasari, Ayu Febrianti Pahlawan, Darni Mulia Paramita, Riezka Prilly Pawitrama, Nyoman Iswarya Pradana, Egi Prasetyo, Faishal Dwi Prastumi Prastumi Prihanto, Aris Dwi Puspitasari, Isnana Putri Patricia Putri, Herawati Dewi Putri, Nanda Kartika Rahmayani, Indah Putri Ramadhania, Indah Zakia Retno Anggraini Retno Anggraini Revani, Winona Putri Ristinah Ristinah Rizky Pradita Sutrisno Roland Martin Simatupang Salsabila, Arna Satria Nugraha, Cosmas Yudha Saulina Situmorang, Gracesella Novita Sephanie, Dendi Shella Amalia Ramadhani Siti Nurlina Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi, Hendro Suseno, Tatang Fendy Harianto, Sucipto, Nugroho Adi Syafii, Yusuf Achmad Timur, Shella Kartika Toruan, Andre Wirakusuma Tyarpratama, Marsa Achadian Wicaksono, Armanda Wisnu Wisnumurti .