Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penambahan Fly Ash terhadap Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas Beton dengan Campuran Semen Slag Anggara, Rizal Tri; Dewi, Sri Murni; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastuktur merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan suatu negara. Dunia konstruksi bangunan di Indonesia modern ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun. Hal tersebut dibuktikan dengan bertambah banyaknya bangunan yang didirikan, berbagai bentuk dan jenis bangunan dan berbagai teknologi baru yang telah ditemukan. Pada penelitian ini akan dianalisis pengaruh penambahan fly ash terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas beton yang telah menggunakan campuran semen slag dan semen portland. Komposisi semen slag yang akan digunakanan adalah 40% dan semen portland 60%, sedangkan komposisi penambahan fly ash yang akan digunakan adalah 10% dan 20% dari berat jumlah semen portland dan semen slag. Serta memvariasikan umur beton yaitu 7 hari, 28 hari, dan 56 hari, dengan perlakuan curing yang sama. Dalam penelitian ini dibuat satu jenis benda uji yaitu benda uji silinder untuk diuji modulus elastisitas dan kuat tekan. Benda uji silinder memiliki ukuran diameter 15 cm tinggi 30 cm. Masing-masing benda uji diberikan variasi komposisi semen portland, semen slag, fly ash, dan agregat. Jumlah benda uji kubus adalah 60 buah dengan jumlah tiap variasi adalah 5 buah Pengaruh Fly Ash terhadap kuat tekan beton dengan campuran semen portlan 60% dan semen slag 40%, penambahan Fly Ash 20% lebih tinggi kuat tekanya daripada penambahan Fly Ash 10%. Pada pengujian kuat tekan  dihasilkan kuat tekan yang paling besar terdapat pada mutu benton K-350 dengan penambahan Fly Ash 20% pada umur 56 hari dengan nilai 42,14 Mpa. Sedangkan pengaruh penambahan Fly Ash terhadap modulus elastisitas beton dengan campuran semen portland 60% dan semen slag 40% adalah penambahan Fly Ash memberikan pengarh yang berbeda-beda pada setiap umur yang di rencanakan terhadap nilai modulus elastisitas beton. Kata Kunci : modulus elastisitas, kuat tekan, semen slag.
STUDI EKSPERIMENTAL PERILAKU ABUTMENT TERHADAP POLA RETAK DAN DAKTILITAS PADA JEMBATAN DALAM MENAHAN BEBAN TUMBUKAN (COLLISION) AKIBAT GEMPA Andhareshi, Farly; Setyowulan, Desy; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abutment merupakan bagian dari struktur bangunan bawah jembatan yang mempengaruhi struktur dari jembatan, dari segi kemampuan penyaluran beban vertikal dan horizontal dari struktur bangunan atas maupun kekuatan jembatan. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan perencanaan abutment yang baik karena kegagalan pada abutment akan mempengaruhi kegagalan pada semua sistem struktur di atasnya. Penelitian ini dibuat benda uji abutment tanpa wing wall sebanyak 3 benda uji, dengan perencanaan mutu beton K-225 (19,3 Mpa) dengan menggunakan tulangan baja polos ukuran Ø8 untuk tulangan utama dan ukuran Ø6 untuk tulangan sengkang. Dimensi benda uji abutment mempunyai ukuran parapet wall 600 x 700 x 540 mm. Benda uji abutment diuji dengan pembebanan secara horizontal dengan beban merata pada parapet wall dengan menggunakan hydraulic jack, load cell 10 ton, dan LVDT untuk memperoleh deformasi yang terjadi dan melihat pola retak pada benda uji abutment Hasil penelitian menunjukkan bahwa benda uji abutment dengan jarak tulangan yang lebih rapatmempunyai nilai daktilitas lebih kecil dibandingkan dengan benda uji abutment yang  memiliki jarak tulangan yang lebih renggang, dan kedua benda uji termasuk ke dalam daktilitas parsial. Kata Kunci: Abutment, Beban Lateral, Daktilitas, Pola Retak, Jarak Tulangan.
PENGARUH VARIASI JENIS ALAT SAMBUNG TERHADAP ENERGI DISIPASI AKIBAT BEBAN SIKLIK (QUASI-STATIS) PADA PORTAL BAJA CANAI DINGIN 2D Timur, Shella Kartika; Firdausy, Ananda Insan; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja canai dingin memiliki material yang ringan dan relatif tipis, hal ini mengakibatkan rentan terjadi kegagalan pada proses penyatuan elemen-elemennya yaitu sambungannya. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis alat sambung yaitu sekrup (self-drilling screw) dan mur baut terhadap energi disipasi.  Dengan dilakukan pengujian portal baja canai dingin dua dimensi dengan pembebanan siklik sebagai representasi gaya gempa menggunakan metode displacement control sesuai drift ratio yaitu 2%, 4%, 6%, dan 8%. Hasil pengujian menunjukkan sambungan mur baut memiliki energi disipasi lebih besar 19,01% daripada sambungan sekrup. Benda uji sambungan mur baut memiliki energi disipasi kumulatif lebih besar dari portal dengan sambungan sekrup. Hal ini karena sambungan mur baut memiliki dua bidang kontak yang memberikan pengekangan sehingga energi disipasi lebih besar daripada sambungan sekrup.
PENGARUH VARIASI BUKAAN PANEL DINDING (SHEATHED WALL) BERBAHAN MULTIPLEK TERHADAP KEKAKUAN AKIBAT BEBAN MONOTONIK PADA PORTAL BAJA CANAI DINGIN 2D Revani, Winona Putri; Firdausy, Ananda Insan; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja canai dingin merupakan jenis baja ringan yang dibentuk tanpa peleburan material, tetapi dengan penggabungan atau penekanan lembaran baja. Pada penelitian ini dilakukan pembebanan monotonik terhadap portal baja canai dingin yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi bukaan panel dinding terhadap kekakuan. Dimensi baja canai dingin yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja profil hollow dengan ukuran 40.40.0,4 mm untuk kolom dan 20.40.0,4 mm untuk balok. Portal dibuat dua lantai satu bentang dengan tinggi keseluruhan 106 cm, lebar 50 cm, dan jarak antar lantai sebesar 50 cm. Panel dinding yang digunakan adalah multiplek dengan tebal 4mm dengan variasi bukaan 0% (M-T-0), 25% (M-T-25), 50% (M-T-50), dan satu variasi benda uji tanpa panel dinding (M-100). Hasil pengujian pembebanan monotonik menunjukkan nilai kekakuan rata-rata metode tangent dan metode secant yang paling besar dimiliki benda uji M-T-0 dengan nilai kekakuan berturut-turut sebesar 3,281 kg/mm dan 1,584 kg/mm. Keberadaan panel dinding mampu meningkatkan kekakuan struktur portal secara keseluruhan. Selain itu nilai kekakuan yang dimiliki benda uji M-T-25 lebih besar dari M-T-50.  Benda uji M-T-25 memiliki nilai kekakuan rata-rata sebesar 1,149 kg/mm untuk metode tangent dan 0,524 kg/mm untuk metode secant, sedangkan benda uji M-T-50 memiliki nilai kekakuan rata-rata sebesar 1,083  kg/mm untuk metode tangent dan 0,457 kg/mm untuk metode secant. Semakin kecil bukaan pada panel dinding, maka semakin besar kapasitas beban maksimum dan nilai kekakuannya. Kata Kunci: Portal Canai Dingin, Panel Dinding, Pembebanan Monotonik, Kekakuan.  
PENGARUH VARIASI JENIS MATERIAL PANEL DINDING (SHEATHED WALL) TERHADAP KEKAKUAN AKIBAT BEBAN MONOTONIK PADA PORTAL BAJA CANAI DINGIN 2D Abdillah, Hilmi; Waluyohadi, Indra; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja canai dingin merupakan jenis baja yang dibentuk pada suhu ruangan dengan cara penggabungan atau penekanan lembaran baja tipis menjadi penampang yang diinginkan. Pada penelitian ini dilakukan pembebanan monotonik terhadap portal baja canai dingin yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis material panel dinding terhadap kekakuan. Dimensi baja canai dingin yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja profil hollow dengan ukuran 40.40.0,4 mm untuk kolom dan 20.40.0,4 mm untuk balok. Portal dibuat dua lantai satu bentang dengan tinggi keseluruhan 106 cm, lebar 50 cm, dan jarak antar lantai sebesar 50 cm. Jenis material panel dinding yang digunakan yaitu multiplek (M-T-0) dan fiber cement board (M-F-0) dengan ketebalan 4mm, masing-masing variasi tersebut dibuat sebanyak 2 benda uji. Hasil penelitian yang didapat dari pengujian pembebanan monotonik menunjukkan berdasarkan perhitungan kekakuan dengan metode tangent dan secant, benda uji M-F-0 memiliki rata-rata kekakuan tangent sebesar 3,827 kg/mm dan rata-rata kekakuan secant sebesar 2,009 kg/mm, sedangkan benda uji M-T-0 memiliki rata-rata kekakuan tangent sebesar 3,243 kg/mm dan rata-rata kekakuan secant sebesar 1,560 kg/mm. Dari hasil perhitungan kekakuan tersebut menunjukkan bahwa benda uji M-F-0 memiliki kekakuan yang lebih besar dari benda uji M-T-0. Perbedaan nilai kekakuan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan nilai modulus elastisitas dari kedua jenis material. Semakin besar nilai modulus elastisitas suatu bahan maka semakin besar kekakuannya, sehingga semakin besar pula beban yang diperlukan sampai bahan tersebut mengalami deformasi.   Kata Kunci: Portal Canai Dingin, Jenis Material Panel Dinding, Pembebanan Monotonik, Kekakuan.
STUDI LITERATUR KUAT TEKAN BETON POROUS DENGAN MENGGUNAKAN SBR LATEX SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN Al Raes, Sulaiman; Setyowulan, Desy; Arifi, Eva
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton porous adalah salah satu material yang menggunakan campuran beton dengan jumlah agregat halus yang minimal agar menghasilkan rongga-rongga. Rongga-rongga inilah yang dapat mengalirkan air dengan mudah sehingga dapat mengurangi permasalahan genangan khususnya di daerah perkotaan. Meski memberikan solusi untuk permasalahan genangan, namun beton porous memiliki kekurangan yaitu lemahnya ikatan antar agregat karena hanya direkatkan dengan pasta beton. Penambahan SBR Latex ke dalam campuran beton porous diharapkan dapat memperbaiki ikatan antar agregat sehingga meningkatkan performa kekuatannya. Pada studi literasi ini didapatkan data dari sejumlah jurnal penelitian yang menyelidiki tentang pengaruh SBR Latex terhadap kekuatan tekan beton porous. Selain itu, pengaruh SBR juga ditinjau terhadap kuat lentur, permeabilitas, void ratio, serta abrasi beton porous. Kadar SBR yang digunakan bervariasi, mulai dari 0% hingga 30% terhadap berat semen, dengan proporsi volume campuran semen dengan agregat yang beragam hingga memperoleh campuran yang menghasilkan performa kekuatan yang optimal. Hasil perbandingan dari berbagai penelitian didapatkan campuran yang optimal dengan proporsi volume campuran semen agregat 1:4,5 serta menggunakan FAS 0,35 dengan penambahan SBR Latex sebanyak 5% dari berat semen, menghasilkan nilai kuat tekan sebesar 28,2 MPa yang menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap benda uji kontrol. Lebih jauh, penambahan kadar SBR Latex yang terlalu banyak mengakibatkan menurunnya performa dari beton porous. Kata kunci : Beton porous, SBR Latex, kuat tekan, void rasio, permeabilitas, kuat lentur
STUDI LITERATUR KAJIAN PERILAKU BAJA COLD-FORMED TERHADAP BEBAN AKSIAL UNTUK BANGUNAN TAHAN GEMPA Fanani, Yafriel Izza; Setyowulan, Desy; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja cold-formed adalah baja yang dibentuk tanpa peleburan, disebut cold-formed karena merupakan komponen yang berkualitas struktural yang terbentuk dari logam campuran yang terdiri atas beberapa unsur metal, dibentuk menjadi suatu model atau profil tertentu dengan proses press-braking atau roll forming. Baja cold-formed ialah komponen yang tipis, ringan, mudah untuk diproduksi, dan murah bila dibandingkan baja hot-rolled, sehingga menjadi baja yang lebih ringan dan mudah dibentuk atau fleksibel. Pada studi literasi ini didapatkan data dari sejumlah jurnal penelitian yang menganalisis tentang perilaku-perilaku atau karakteristik dari bermacam-macam profil baja ­cold-formed dengan pengujian dan spesimen benda uji yang berbeda-beda, penelitian ini berfokus pada gaya aksial yang berupa pengujian kuat tarik dan kuat tekan. Hasil perbandingan dari berbagai penelitian didapatkan nilai Beban tekuk kritis, Beban Ultimit untuk pengujian kuat tekan, pada pengujian ini diharapkan setiap profil mengalami tekuk lokal yang tidak terlalu tinggi. Untuk pengujian kuat tarik didapatkan nilai perbandingan antara Kuat Tarik dan Tegangan Leleh yang terjadi pada setiap jenis sample benda uji. Kata kunci: Baja cold-formed, kuat tarik, kuat tekan, beban ultimit, pola kegagalan.
PREDIKSI KONSENTRASI KLORIDA JANGKA PANJANG DALAM BETON DENGAN METODE FUNGSI ERROR Ihza Mahendra, Mochamad Gusti; Nuralinah, Devi; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton digunakan dalam kehidupan sehari hari, beton sendiri memiliki sifat sifanya. Tidak sedikit bangunan beton yang terletak didaerah laut, adanya pertemeuan atau pendekatan antara beton dengan air laut menimbulkan suatu difusi kadar klorida yang terkandung dalam air laut terhadap beton. Difusi Klorida sendiri adalah terjadinya masuknya air yang mengandung klorida ke dalam beton. denagan proses inilah  kekuatan beton akan terpengaruh karena partikel dari kandungn air laut yaitu NaCl akan mendesak pori pori beton sehingga bisa membuad rongga pada beton. Proses difusi klorida merupakan proses yang kompleks, dikarenakan mempengaruhi semua bahan yang ada pada dalam beton secara menyeluruh. Banayak bangunan yang berada atau terpapar oleh air laut biasanya didaerah pantai, dengan itu beton yang terlalau sering terpapar oleh air laut akan mudah rusak. Maka karena itu diperlukan penelitian lebih lanjut.  Difusi klorida dapaat dianalisis dengan metode error funcition, diamana menggunakan data dari penelitian yang memnentukan kadar klorida dengan kondisi batas waktu dan kedalaman, sehingga dapat dianalisi Kembali perhitungan dari hasil penelitian langsung tersebut. Pada proses analisis ini memakai kajian data diambil dari  jurnal penelitian tentang nilai kadar klorida ke dalam beton dengan waktu yang ditentukam. Analisi ini diharapkan dapat membantu menunjukkan cara perhitungan menggunakan metode error function dengan 4 metode batasan. Metode error function untuk memperhitungkan ulang atau mengetahui perbandinganya. Hasil dari  analisis dengan menggunakan metode error function untuk mengetahui kandungan klorida didalam beton dan percepatan masuk difusi klorida pada beton, menunjukkan bahwa percepatan difusi pada beton mengalami penurunan seiring dengan semakin besarnya penurunan kedalaman dari permukaan yang terpapar. Maka dari itu hasil difusi yang didapatkan dari keempat metode memiliki nilai C(x,t) yang berbeda-beda. Namun macam metode dengan batasan D(t) dan Co(t) mendapatkan hasil nilai C(x,t) yang paling mendekati Nilai C(x,t) dari data jurnal. Kata kunci : : difusi klorida, kadar klorida, error function, paparan klorida..
STUDI LITERATUR KAJIAN PERILAKU BAJA COLD-FORMED TERHADAP GAYA LENTUR UNTUK BANGUNAN TAHAN GEMPA Farid, Muhammad; Setyowulan, Desy; Arifi, Eva
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja cold-formed merupakan baja yang tersusun dari lembaran-lembaran tipis yang terbuat dari baja murni. Baja jenis ini mudah dibentuk karena memiliki ketebalan yang relatif tipis dan juga ringan. Material ini disebut baja cold-formed karena prosesnya yang tidak membutuhkan suhu tinggi. Sedangkan baja jenis lain yang umum dipakai dikerjakan dalam kondisi panas (hot-rolled steel). Pada studi literasi ini didapatkan data dari sejumlah jurnal penelitian yang menyelidiki tentang perilaku atau karakteristik dari beberapa profil baja cold-formed setelah diberikan gaya lentur. Perilaku yang dianalisis dari penelitian ini adalah kekuatan dan pola kegagalan atau keruntuhan baja cold-formed. Hasil perbandingan dari berbagai penelitian didapatkan nilai kuat lentur yang bervariasi. Semakin besar dimensi profil maka semakin besar pula nilai beban maksimum yang dapat diterima. Sedangkan pada tegangan lentur yang terjadi tidak sama, karena ada faktor momen penahan penampang yang mempengaruhi. Sementara pola kegagalan yang dialami tiga jenis profil cenderung sama, yaitu terjadinya tekuk lokal yang diakibatkan dimensi material baja cold-formed yang sangat tipis. Kata kunci: Baja cold-formed, gaya lentur, kuat lentur, pola kegagalan.
PENGARUH VARIASI BUKAAN PANEL DINDING FIBER CEMENT BOARD TERHADAP KEKAKUAN AKIBAT BEBAN SIKLIK (QUASISTATIS) Ramadhania, Indah Zakia; Waluyohadi, Indra; Setyowulan, Desy
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi merupakan getaran yang berasal dari bumi yang terjadi akibat rekahan bumi pecah ataubergeser dengan keras. Sehingga dibutuhkan konstruksi bangunan yang memiliki ketahanan paling baikterhadap gempa. Pada era konstruksi masa kini, stuktur baja mulai digunakan karena memiliki kekakuan,kekuatan dan daktilitas yang baik. Penelitian ini menggunakan portal baja canai dingin dengan lebar 58 cm dantinggi 106 cm yang terdiri dari balok dan kolom dengan profil hollow square berdimensi 40.40.0,3 dan20.20.0,3. Pelat sambung menggunakan profil yang sama dengan balok kolom dan panel dinding menggunakanmaterialfiber cement board tebal 4 mm. Percobaan ini menggunakan 12 buah benda uji dengan 4 variasi jenisportaldengan perbedaan pada bukaan panel dinding sebesar 0%, 25%, 50% dan 100%. Pembebanan dilakukandengan pembebanan siklik (quasi-statis) dengan drift ratio 1% hingga 13%. Beban lateral dan perpindahandicatat dan kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa benda uji yang tidak memiliki bukaan(S-F-0) memiliki nilai beban lateral serta kekakuan yang besar dibandingkan dengan benda uji lainnya.Sedangkan pada benda uji yang tidak memiliki panel dinding (S-100) memiliki nilai beban lateral dan kekakuanpaling kecil, untuk benda uji yang memiliki panel dinding dengan bukaan 25% (S-F-25) mempunyai nilaibeban lateral serta kekakuan yang lebih besar dibandingkan dengan benda uji yang memiliki bukaan 50% (SF-50). Kegagalan struktur pada benda uji diamati secara visual, kegagalan yang terjadi adalah kegagalan padasambungan panel dinding, sobek pada panel dinding dan fraktur pada panel dinding.Kata Kunci: Baja Canai Dingin, Portal, Panel Dinding, Bukaan, Beban Siklik, Beban Lateral, Kekakuan.
Co-Authors Abdillah, Hilmi Achfas Zacoeb Adi Julianto Adikasih, Prima Agoes Soehardjono M. D. Ahmad Badiuzzamani Al Raes, Sulaiman Andhareshi, Farly Andrew Laurence Andrina Prafika Ariani Anggara, Rizal Tri Anugerah Nurtjahja, Edwardo Pradana Aprillinda, Sylvia Ardiansyah, Jery Ari Wibowo Ari Wibowo Arwani, M Hamizan Najib Astuti, Kamiliyana Puteri Badiuzzamani, Ahmad Beto Edward Sufian Bria Seran, Rey David Chiquita, Theadeira Coritsa, Agatha Leonie Daniel Dandi Wicaksono Devarian, M Fajar Devi Nuralinah Devi Nuralinah Devi Nuralinah Dhiya Ulhaq Al Hanif Muhsin Eva Arifi Eva Arifi, Devi Nuralinah, Fadhila Nur Azizah Fadly, Hendra Fanani, Yafriel Izza Farid, Muhammad Fathurrohman, Muhammad Fernando Julian Firdausy, Ananda Insan Gabrielle Pramesti Cahyaning Ramadhani Giovanni, Christoper Houston Hidayatullah, Billy Wijaya Ibady, Azka Fardany Ichlas Yusamal Septiawan Ihza Mahendra, Mochamad Gusti Ikhsan, Erika Ainun Zakinah Indra Waluyohadi Indra Waluyohadi Indra Waluyohadi, Indra Insani, Muhammad Hanif Iqbal, Faishal Iqbal, Muhammad Jiwanggono, Nicolas Aldo Juniarty, Elliana K, N V Karina Cahyaning Cahyaning Rosita Kartika Puspa Negara Kridaningrat, Bhondana Bayu Brahmana Krisnawan, Bagus Kristopher, Fredo Lilya Susanti Lilya Susanti M. Taufik Hidayat Melindasari, Elfira Ming Narto Wijaya Mohamed, Saker MUHAMMAD RIZKY Muhammad Rizky Ananda Mulifandi, Alfian Wildan Nur Rizqi, Mohammad Radja Nurfintasari, Ayu Febrianti Pahlawan, Darni Mulia Paramita, Riezka Prilly Pawitrama, Nyoman Iswarya Pradana, Egi Prasetyo, Faishal Dwi Prastumi Prastumi Prihanto, Aris Dwi Puspitasari, Isnana Putri Patricia Putri, Herawati Dewi Putri, Nanda Kartika Rahmayani, Indah Putri Ramadhania, Indah Zakia Retno Anggraini Retno Anggraini Revani, Winona Putri Ristinah Ristinah Rizky Pradita Sutrisno Roland Martin Simatupang Salsabila, Arna Satria Nugraha, Cosmas Yudha Saulina Situmorang, Gracesella Novita Sephanie, Dendi Shella Amalia Ramadhani Siti Nurlina Sri Murni Dewi Sri Murni Dewi, Hendro Suseno, Tatang Fendy Harianto, Sucipto, Nugroho Adi Syafii, Yusuf Achmad Timur, Shella Kartika Toruan, Andre Wirakusuma Tyarpratama, Marsa Achadian Wicaksono, Armanda Wisnu Wisnumurti .