Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Literature Review

Wanita di Tengah Arus Kemodernan dalam Perspektif Feminis Sakiko Murata Ismiati Asfufah; Yuyun Mujidah; Ifa Nurhayati
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/08hzpt62

Abstract

feminisme jepang kontemporer, khususnya perspektif sakiko murota. Dalam dunia modern yang ditandai oleh percepatan teknologi, globalisasi dan perubahan struktur sosial, perempuan menghadapi berbagai tantangan yang bersifat ambivalen. Di satu sisi lain muncul tekanan structural baru yang membentuk Kembali ketimpangan gender. Sakiko murota sebagai tokoh feminis jepang menyoroti bagaimana kapitalisme modern dan budaya patriarki masih terus mereproduksi ketidak adilan terhadap perempuan, terutama dalam ranah kerja, keluarga, dan representasi sosial. Makalah ini mengkaji pemikiran murota tentang pentingnya kesadaran kolektif perempuan untuk membentuk solidaritas transnasional yang melampaui batas-batas budaya dan negara. Disamping itu dibahas pula bagaimana pendekatan feminisme murota berupaya menggabungkan nilai-nilai tradisional asia dengan semangat kesetaraan modern, menciptakan kerangka pemikiran yang relevan dengan dinamika perempuan di asia, termasuk Indonesia.Perkembangan zaman yang ditandai dengan arus globalisasi dan kemodernan telah membawa perubahan signifikan dalam struktur sosial, budaya, dan peran gender dalam masyarakat. Dalam konteks ini, perempuan kerap mengalami ambivalensi antara tuntutan tradisi dan dorongan modernitas. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji posisi perempuan dalam arus kemodernan melalui perspektif feminisme Islam yang ditawarkan oleh pemikir Jepang, Sakiko Murata. Pendekatan Murata yang menekankan pada kesetaraan spiritual dan keseimbangan antara aspek maskulin-feminin dalam ajaran Islam menawarkan wacana alternatif terhadap narasi feminisme Barat yang dominan. Melalui metode kualitatif-deskriptif dan studi pustaka, penelitian ini membahas bagaimana pemikiran Murata dapat digunakan untuk merefleksikan eksistensi perempuan Muslim di era modern, khususnya di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep "androgini spiritual" Murata membuka ruang bagi perempuan untuk berdaya tanpa harus kehilangan identitas spiritual dan kulturalnya. Jurnal ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi pengembangan diskursus feminisme Islam yang lebih kontekstual dan inklusif.  
Analisis Teori Maslahat Najmuddin Al-Thufi sebagai Landasan Hukum  Progresif dalam Fiqih Kontemporer Siti Rohmah Muyassaroh; Bawon; Ifa Nurhayati
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/86hxty74

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis teori maslahat Najmuddin Al-Thufi sebagai landasan hukum progresif dalam fikih kontemporer. Maslahat, yang berarti kemaslahatan atau kebaikan, diposisikan Al-Thufi sebagai dalil syar’i mandiri yang dapat mendahului nash dan ijma’ dalam ranah mu’amalah dan adat istiadat. Dengan metode kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah karya-karya Al-Thufi dan literatur terkait untuk memahami konsep, prinsip, serta penerapan teori maslahat dalam hukum Islam modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Thufi memberikan ruang bagi akal untuk menentukan maslahat secara independen, sehingga hukum Islam menjadi lebih fleksibel dan adaptif terhadap persoalan kontemporer yang tidak diatur secara eksplisit dalam nash klasik. Teori ini juga menegaskan supremasi maslahat atas nash dan ijma’ dengan metode takhsis dan bayan, tanpa membatalkan keduanya. Meskipun mendapat kritik dari kalangan konservatif, teori maslahat Al-Thufi terbukti memperkaya metodologi istinbath hukum Islam dan sangat relevan sebagai landasan hukum progresif yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariat dan kemaslahatan umat.