Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Yuridis Perlindungan Hukum bagi Korban Cyber Crime Rizal Pambudi; Muchamad Iksan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.689 KB)

Abstract

Perkembangan dalam bidang teknologi saat ini sangatlah mengalami kemajuan pesat. Salah satu bidang teknologi yang sangat berkembang ialah internet. Perkembangan internet yang semakin meningkat membawa banyak dampak baik positif seperti halnya dalam menjalani komunikasi jarak jauh dan dalam menunjang kehidupan sehari-hari seperti kegiatan bisnis, namun di balik banyaknya manfaat yang di dapat, perkembangan internet juga dapat memberikan dampak negatif. Sifat internet yang tanpa adanya batasan ruang dan waktu dapat memantik untuk munculnya suatu kejahatan yang dikenal dengan istilah cyber crime. Perlindungan hukum terhadap korban cyber crime tentunya sangat diperlukan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pustaka yang menekankan sumber informasi dari buku-buku hukum, jurnal, makalah, surat kabar dan berbagai macam literature-literatur. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan, berupa dokumen-dokumen resmi, buku-buku, hasil-hasil penelitian yang berwujud laporan buku harian, ataupun bahan-bahan pustaka lainnya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Selanjutnya data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Study of Judge's Decisions in Upholding Restorative Justice Law for Defendants and Victims of Underage Children Nurul Fatimah Az Zahro; Muchamad Iksan; Natangsa Surbakti; Peggy Dian Septi Nur Angraini
LEGAL BRIEF Vol. 11 No. 5 (2022): Desember: Law Science and Field
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The criminal act of intercourse committed by the accused and the victim under the age of the need to apply restorative justice where the child is a form of hope to continue the hopes of the nation and state. This research method is normative juridical with statutory and case approaches and comparisons. The aim of the research is to find out and analyze the law enforcement of restorative justice for defendants under the age of study, Decision Number: 1/Pid.Sus-Anak/2021/Pn, Decision Number: 7/Pid.Sus-Anak/2021/Pn.Skt , and Decision Number 9/Pid.Sus-Children/2021/Pn.Skh. The results of the research show that Decision Number: 1/Pid.Sus-Anak/2021/Pn and Decision Number: 7/Pid.Sus-Anak/2021/Pn.Skt do not apply restorative justice where the judge prefers to impose prison sentences on children. Meanwhile, Decision Number 9/Pid.Sus-Anak/2021/Pn.Skh. has implemented restorative justice in the form of more action being imposed than to carry out imprisonment for children. Indeed, the crime of intercourse is not included as a crime that is resolved by restorative justice, but it needs to be seen as more in order to give the child offender the opportunity to understand the consequences of his actions and take responsibility and the community can understand the causes of crime for the sake of welfare and crime prevention. Keywords: Law Enforcement; Restorative Justice; Minors; Tindak pidana persetubuhan yang dilakukan oleh terdakwa dan korban di dibawah umur perlu menerapkan keadilan restoratif dimana anak adalah wujud harapan penerus harapan cita-cita bangsa dan negara. Metode penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus serta perbandingan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis penegakan hukum keadilan restoratif justice terhadap terdakwa anak di bawah umur studi Putusan Nomor : 1/Pid.Sus-Anak/2021/Pn, Putusan Nomor : 7/Pid.Sus-Anak/2021/Pn.Skt, dan Putusan Nomor 9/Pid.Sus-Anak/2021/Pn.Skh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan Nomor : 1/Pid.Sus-Anak/2021/Pn dan Putusan Nomor : 7/Pid.Sus-Anak/2021/Pn.Skt tidak menerapkan keadilan restoratif dimana hakim lebih memberikan penjatuhan hukuman pidana penjara terhadap anak. Sedangkan Putusan Nomor 9/Pid.Sus-Anak/2021/Pn.Skh. telah menerapkan keadilan restoratif berupa lebih dijatuhkan tindakan dibandingkan untuk melakukan penghukuman pidana penjara terhadap anak. Memang dalam tindak pidana persetubuhan tidak termasuk tindak pidana yang diselesaikan dengan keadilan restoratif tapi perlu dipandang lebih guna memberi kesempatan pelaku anak untuk memahami akibat tindakan dan bertanggungjawab serta masyarakat dapat memahami sebab kejahatan demi kesejahteraan dan pencegahan kejahatan. Kata kunci : Penegakan Hukum; Restoratif Justice; Anak dibawah umur;
Training of Paralegal Communication Technique at PDNA Ngawi Marisa Kunianingsih; Muchamad Iksan; Syaifuddin Zuhdi; Gilang Rahmat Allam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari Vol. 2 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmb.v2i4.3691

Abstract

Communication is the most important thing in everyday life. Paralegals need skills in communication to optimize the services they provide. So, this activity aims to equip paralegals with good and correct communication techniques, which are a basic requirement, so that they can optimize their abilities. The method applied in this training activity was socialization, which was organized by the UMS Master of Law program in collaboration with PDNA Ngawi. Each paralegal in this training receives an explanation of the theory and practices communication techniques. This training has a positive impact on paralegals, who will be in charge of carrying out their main duties and functions in providing legal aid services to the wider community.
Urgensi Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Dalam Pemenuhan Hak Terdakwa Di Rutan Boyolali Marisa Kurnianingsih; Muchamad Iksan; Cahyo Kuntoro; Alfath Sartanto
Jurnal Risalah Hukum Vol 19 No 1 (2023): Volume 19, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is a state of law, but many people do not comply with the law. In 2018–2020, the number of crimes in various regions of Indonesia continues to increase, and Boyolali Regency is no exception. This means that many people who act as perpetrators of criminal acts have to deal with the legal process. With so many people becoming defendants, the state has an obligation to ensure that the rights of the accused are fulfilled, one of which is the right to get free legal assistance through the presence of Posbakum both at detention centers and at the District Court. However, many defendants did not know or use their rights. This study used a qualitative, non-doctrinal approach by seeking informants to find out about the role of Posbakum and efforts to optimize Posbakum in the Boyolali detention center. From this research, it will be known that Posbakum has a role in fulfilling the rights of the accused during the process of dealing with the law and the efforts made by the Boyolali detention center in realizing the rights of the accused who are undergoing detention there.
Legal protection of patients in traditional medicine in the city of surakarta according to act no. 8 of 1999 Gunarto Nanang Prabowo; Rizka Rizka; Muchammad Iksan
LEGAL BRIEF Vol. 12 No. 6 (2024): February: Law Science and Field
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/legal.v12i6.908

Abstract

Traditional medicine is a method of treatment or care using traditional procedures. Both rely on knowledge, experience and skills passed down from generation to generation based on local community traditions (custom). The aim of this research is to analyze consumer protection towards traditional medical practices in the city of Surakarta. This research employs empirical legal research method. The results of this research explain consumer protection in the Consumer Protection Act lies in consumer rights which must be fulfilled in the practice of traditional medicine. Apart from that, a clinical practice permit and drug distribution permit from BPOM must be in place. If there is negligence in the implementation of traditional medicine, civil legal action is taken through a lawsuit for unlawful acts or a lawsuit for default and penal legal action through a police report for alleged malpractice. Actions in the form of health services for traditional medicine must prioritize consumer protection in terms of the competence of therapists or doctors, practice permits, production permits and product distribution issued by BPOM and the Indonesian Health Service which aims to maintain patient security and safety.
PERAN MEDIA MASSA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER Iksan, Muhammad
Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek pendidikan adalah aspek terpenting dalam membentuk karakter bangsa. Dengan mengukur kualitas pendidikan, maka kita dapat melihat potret bangsa yang sebenarnya, karena aspek pendidikanlah yang menentukan masa depan seseorang, apakah dia dapat memberikan suatu yang membanggakan bagi bangsa dan dapat mengembalikan jati diri bangsa atau sebaliknya. Pendidikan karakter adalah merupakan suatu proses yang membantu menumbuhkan, mengembangkan, mendewasakan, membentuk kepribadian seseorang yang merupakan karakter atau ciri khas dari orang tersebut. Proses tersebut dilakukan secara sadar dan sistematis, sehingga terbentuk kepribadian yang digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. Media massa sangat berperan dalam perkembangan atau bahkan perubahan pola tingkah laku dari suatu masyarakat, oleh karena itu kedudukan media massa dalam masyarakat sangatlah penting. Dengan adanya media massa, masyarakat yang tadinya dapat dikatakan tidak beradab dapat menjadi masyarakat yang beradab. Hal itu disebabkan, oleh karena media massa mempunyai jaringan yang luas dan bersifat massal sehingga masyarakat yang membaca tidak hanya orang- perorang tapi sudah mencakup jumlah puluhan, ratusan, bahkan ribuan pembaca, sehingga pengaruh media massa akan sangat terlihat di permukaan masyarakat. Peran media massa televisi dalam pembangunan karakter bangsa, haruslah berlandas pada perspektif budaya Indonesia yang meletakkan landasannya dalam kerangka negara kesatuan, dengan keaneragaman budaya yang memiliki nilai-nilai luhur, kebijaksanaan dan pengetahuan lokal yang arif dan bijaksana (local wisdom and lokal knowledge). Media televisi di Indonesia harus mampu menggali dan menjadikannya sebagai norma acuan atau tolak ukur di dalam melakukan penyiarannya.
STUDI TENTANG ASPIRASI MAHASISWA TERHADAP KINERJA PEMBELAJARAN DOSEN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNIVERSITAS SAMAWA Iksan, Muhammad
Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang aspirasi mahasiswa terhadap kinerja pembelajaran dosen di kelas pada program studi pendidikan ekonomi FKIP Universitas Samawa. Penelitian ini dilaksanakan pada akhir semester ganjil dan merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester I tahun akademik 2023/2024. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi teknik. Analisis data menggunakan beberapa tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dan pembahasan aspirasi mahasiswa terhadap kinerja pembelajaran dosen di program studi pendidikan ekonomi FKIP Universitas Samawa menunjukkan bahwa terdapat aspirasi positif dan negatif. Aspirasi postif tersebut berupa keinginan atau harapan mahasiswa terhadap kinerja beberapa dosen untuk tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tegas sehingga dapat memberikan pemahaman mahasiswa terhadap materi perkuliahan. Kemudian aspirasi negatif berupa keinginan mahasiswa terhadap beberapa dosen agar dapat melaksanakan proses perkuliahan secara lebih disiplin sesuai jadwal yang sudah ditetapkan oleh pihak fakultas terutama intensitas tatap muka.
PENGEMBANGAN EXPERIENTIAL LEARNING MODEL BERBASIS COLABORATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN BUDAYA SISWA Suharli, Suharli; Iksan, Muhammad
Jurnal Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pengembangan model pembelajaran experiental berbasis kolaboratif problem solving untuk meningkatkan kecerdasan budaya siswa di sekolah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Rancangan penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah research and development. Pada penelitian ini peneliti hanya melaksanakannya sampai pada tahap kedua yaitu proses pengembangan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan angket. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, hasil uji pakar, dan uji coba terbatas terhadap desain awal Model Pembelajaran Eksperiental Learning Berbasis Colaborative Problem Solving (ELCOPS) yang dirancang, dapat memfasilitasi siswa menguasai materi pelajaran sebagai upaya meningkatkan kecerdasan budaya.
Peningkatan Pemahaman Peran Perguruan Tinggi Terhadap Layanan dan Pendampingan Hukum Bagi Usaha Kecil Mikro Kurnianingsih, Marisa; Kuswardani, Kuswardani; Prakoso, Andria Luhur; Iksan, Muchamad
Abdimas Indonesian Journal Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.v4i2.402

Abstract

The Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945 mandates the government to strive for a national education system that emphasizes faith, piety and humanity based on the one and only god. Higher education carries the mandate of the 1945 Constitution, which is one of educating the nation's life, this mandate must be implemented by the government as a policy maker. Higher education is part of the national education system that has a strategic role in educating the nation's life and advancing science and technology by paying attention to pancasila. The tridharma of higher education carries 3 pillars, namely research, community service and learning. Universities and academicians have an important role in driving social change and progress in society. As agents of change, they have the potential to influence policy, champion social issues, and encourage innovation in various fields, including the economy. In recent years, the statistics on the growth and development of micro small businesses have achieved significant changes. Lecturers and students and other academicians are expected to synergize with each other to spread benefits in the community, the latest thoughts and the latest innovations for the sake of realizing a resilient and sustainable Indonesian economy.
Promoting Learners' Autonomy in Modern Era: A Textbook Analysis Under the Zone of Proximal Development Approach Ilham, Dodi; Pirol, Abdul; Baderiah, Baderiah; Iksan, Muhammad; Efendi, Erwatul; Zainuddin, Andi Husni A.; Alam, Samsu
International Journal of Asian Education Vol. 5 No. 2 (2024): IJAE Vol. 05, No. 2, June 2024
Publisher : Research and Education Development (READ) Institute collaborate with Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Palopo (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palopo)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46966/ijae.v5i2.370

Abstract

This research aims to explore the integration of Lev Vygotsky's Zone of Proximal Development (ZPD) theory in the context of Islamic Religious Education (IRE) and character-building, focusing particularly on fostering student autonomy. The study addresses the need for a more holistic educational approach in IRE and character-building, which emphasizes transmitting religious knowledge and values and cultivates essential life skills like independence. This literature study employs qualitative descriptive methods, analyzes learning materials in IRE and character-building textbooks, and evaluates how these materials support students in their ZPD. Results indicate that this education is crucial in instilling honest, responsible, and independent behavior involving physical, economic, intellectual, moral decision-making, and spiritual aspects. However, several sub-indicators of independence are not yet fully integrated into the curriculum, indicating room for further development. Applying ZPD in learning depicts a dynamic and interactive approach, with teachers acting as active facilitators. This research highlights the need for IRE and character-building teachers to utilize ZPD to enhance student understanding and independence, focusing on the practical application of Islamic values in daily life. This study opens new insights in Islamic education literature, emphasizing significant and applicable learning, and supports the development of independent individuals, both in action and belief. Consequently, this education reinforces the internalization of religious and moral values, shaping competent and independent individuals in modern society.
Co-Authors Abdul Pirol Afifa, Nur Ahmad Bagus Aditia Aidul Fitriciada Azhari Alam, Samsu Alfath Sartanto Alwi Alwi Amalia Yahya, Amalia Anastasya, Dita Nadya Andi Sadapotto Andria Luhur Prakoso Anwar, Lestari Aristya Windiana Pamuncak Baderiah Baderiah Bahari, Roni Batulante, Arbi Bayu Setiajit, Sahid Cahyo Kuntoro Desak Nyoman Darmayanti Dewi Yusmananda, Putri Diana Setiawati Dipayanti, Ashylla Zabrina Diyah Murti Hastuti Dodi Ilham Efendi, Erwatul Erma Suryani Fahlia, Fahlia Fahmi Fairuzzaman Fajar Syarif Febriani, Hanifah Furwana, Dewi Gilang Rahmat Allam Gunarto Nanang Prabowo Hananto, Avip Rusdi Hartanto Hasan Hasan Hilal Mahmud, Hilal husnaini, husnaini Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indra Permana, Indra Kuntoro, Cahyo Kuswardani Kuswardani Kuswardani Kuswardani Kuswardani Kuswardani Kuswardani, Kuswardani Madehang, Madehang Mahdalena Marisa Kunianingsih Marisa Kurnianingsih Moestofa, Yoesoef Muhammad Hanafi Mukh Nursikin, Mukh Natangsa Surbakti Nur ilmi putri febriyanti Nurlina Afifah Litti Nurul Fatimah Az Zahro Oki Suwandi Pambudi, Rizal Patra, Yusril Aulia Pebriana, Yeri Peggy Dian Septi Nur Angraini Puji Muniarty Resti Nurmala Dewi Riza Arif Pratama Rizal Pambudi Rizal Pambudi Rizka Romi Aprianto Romli Mukayatsyah Rosmita Rosmita, Rosmita Sahril Nur Salazar, Ramonita A Saputra, Cahya Handy Saputri, Irwinda Mutiara Sari, Winda Permata Sartanto, Alfath Shofiana Eka Aulia Shofiana Eka Aulia Sri Endah Wahyuningsih Sri Endah Wahyuningsih Sri Endah Wahyuningsih Subeno, Handoyo Sudaryono Sudaryono Sudaryono Sudaryono Suharli, Suharli Sukmawati Tono Palangngan, Sukmawati Tono Syaifuddin Zuhdi Tawaqqal, Akbar Teguh Prasetya Wardah Yuspin Wibisono, Fiqkri Akbar Winda Permata Sari Wiwin Wiwin, Wiwin Zainuddin, Andi Husni A. Zuhdi, Syaifudin