Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Isi Buku Pelajaran Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII Kurikulum Merdeka Aulia Rachma Kusumawardani; Imam Suyitno; Gatut Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen isi dalam buku pelajaran Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII. Buku pelajaran Mahir Berbahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII merupakan salah satu buku berbasis Kurikulum Merdeka yang diterbitkan Erlangga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yakni menganalisis data secara deskriptif fakta yang sesuai dengan data yang diperoleh untuk menunjukkan komponen isi dalam buku tersebut. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil sebagai berikut, (1) kesesuain isi dengan kompetensi memuat enam kompetensi, yaitu menyimak, membaca, menulis, mempresentasikan, serta berbicara , (2) kebenaran substansi materi memuat dua teks dengan materi fiksi dan lima teks dengan materi fakta/ nonfiksi, (3) relevan dengan kurikulum memuat kesesuaian dengan capaian pembelajaran Kemdikbud, dan (4) memuat link berbagai sumber, keseluruhan teks memuat link video pembelajaran, audio pembelajaran, dan CBT soal remedial maupun pengayaan.
Tuturan Komunikasi Bisnis di Masyarakat Batak Toba Dyna Mai Rizca Lestari; Imam Suyitno; Gatut Susanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5161

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fungsi tindak tutur dalam komunikasi bisnis di masyarakat Batak Toba. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang berusaha memahami fenomena tuturan pada kegiatan jual-beli dalam proses bertutur di masyarakat tutur. Jenis penelitian yang digunakan adalah naturalistik yang berlandaskan pada sosiopragmatik. Sumber data penelitian praktik tuturan nonformal yang terjadi dalam interaksi jual-beli antara penutur dan mitra tutur menggunakan bahasa Batak Toba. Data penelitian berupa tuturan dalam interaksi jual beli di masyarakat Batak Toba menggunakan bahasa Batak Toba berdasarkan fungsi tindak tutur. Hasil penelitian ini ditemukan fungsi tindak tutur, yakni: asertif, direktif, komisif, deklaratif, ekspresif. Tindak tutur asertif dan ekspresif paling sering digunakan masyarakat Batak Toba dalam bertutur. Berdasarkan data yang sudah diklasifikasi dan di kodefikasi serta di data menggunakan bagan dan diagram, kelima fungsi tindak tutur terpenuhi dalam dialog interaksi jual beli masyarakat Batak Toba. Penelitian ini berkontribusi bagi para pembaca yang ingin tetap melestarikan tuturan bahasa Batak Toba asli dan bagi para pelajar sebagai bahan refrensi tugas.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Gameshow Quiz Wordwall dalam Pemahaman Teks Deskripsi Adinda Catur Rachmawati; Imam Suyitno; Nurhadi, Nurhadi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksploarasi terkait pemanfaatan media pembelajaran berupa wordwall dalam bentuk gameshow quiz sebagai bentuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi teks deskripsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain concurrent, yang mana dalam pengumpulan data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hal ini data yang diperoleh melalui siswa kelas VII SMPN 1 Waru berjumlah 64 siswa. teknik sampel yang digunakan menggunakan teknik cluster random dengan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dari dua kelas. Hasil penelitian terhadap pemanfaatan media pembelajaran interaktif berupa wordwall pada gameshow quiz ini mengalami perubahan signifikan pada pola interaksi peserta didik terhadap materi teks deskripsi. Oleh karena itu, hasil yang diperoleh pada penelitian yang dilakukan di SMPN 1 Waru pada kelas VII ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman teks deskripsi yang terdapat pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam penggunaan media Gameshow Wordwall. Hal ini memperoleh nilai rata-rata pretest kelompok eksperimen adalah 65,8, sedangkan nilai rata-rata posttest mencapai 84,2, menunjukkan peningkatan sebesar 28%. Sementara itu, kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional hanya mengalami peningkatan sebesar 12%, dari nilai rata-rata 66,2 menjadi 74,1. Berdasarkan hasil penelitian terhadap Pemanfaatan media pembelajaran Gameshow Quiz Wordwall dalam pemahaman teks deskripsi telah terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses dan hasil pembelajaran siswa. Melalui implementasi media interaktif ini, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi dan antusiasme selama proses pembelajaran berlangsung. Data hasil belajar mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep, struktur, dan kebahasaan teks deskripsi, yang terlihat dari kemampuan mereka dalam mengidentifikasi ciri-ciri teks deskripsi dengan lebih akurat dan menghasilkan teks deskriptif yang lebih berkualitas.
FAKTOR BERPENGARUH DALAM PERTIMBANGAN HAKIM MEMUTUS SENGKETA TATA USAHA NEGARA DI BIDANG KEPEGAWAIAN ( STUDI PADA PENGADILAN TATA USAHA NEGARA MAKASSAR) MUH. BUSTANIL S; IMAM SUYITNO
Jurnal Tomalebbi Volume III, Nomor 1, Maret 2016
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.684 KB) | DOI: 10.56680/jt.v0i1.1916

Abstract

Penelitian ini di fokuskan pada pengungkapan secara deskriptif analisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan hakim dan kendala-kendala yang dihadapi dalam memutus sengketa tata usaha negara di bidang kepegawaian.Penelitian ini adalah penelitian sosiologis .Sumber data adalah Hakim pada Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar yang dianggap representatif  memberikan data yang di butuhkan (hakim yang berpengalaman  menangani sengketa tata usaha negara di bidang kepegawaian),Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data yang terkumpul di analisis secara deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pertimbangan hakim dalam memutus sengketa tata usaha negara di bidang kepegawaian meliputi : 1).Faktor Hakim (Faktor internal), berasal dari latar belakang hakim itu sendiri,yakni pendidikan,pemahaman hakim,sosio Kultural(budaya) dan pengalaman kerja, 2).Faktor alat bukti (Faktor eksternal) dan keyakinan hakim. Para pihak berperan dalam menghadirkan alat bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut dalam hal ini melalui pengacara atau lawyer. Dalam pengambilan keputusan terdapat kendala-kendala yang di hadapi oleh hakim dalam memutus sengketa tata usaha negara di bidang kepegawaian ,dari hakim dalam memutus sengketa tata usaha negara di bidang kepegawaian yaitu : Para pihak kurang kooperatif menghadirkan bukti-bukti yang di bebankan .Hal ini terjadi karena sistem dokumentasi yang kurang baik terkhusus pada pihak tergugat  (karena bukti biasanya di simpan oleh tergugat) lembaga eksekutif yang bersengketa sebagai lembaga yang mengeluarkan surat keputusan (SK) yang di persengketakan.KATA KUNCI : Pertimbangan Hakim, Tata Usaha Negara, Kepegawaian This study focused on the disclosure of descriptive analysis of the factors that influence the consideration of the judge and the constraints faced in deciding the dispute of the state administration in the field of sociological research kepegawaian.Penelitian are .Sumber the data is judge on the State Administrative Court Makassar is considered representative provide the data needed (judges experienced in handling disputes of state administration in the field of personnel), data was collected through observation, interviews, and documentation. Data collected in a qualitative descriptive analysis. Research shows that the factors that influence the consideration of the judge in deciding the dispute of the state administration in the field of personnel include: 1) .Faktor Judge (internal factors), derived from the judge's own background, education, understanding judge, socio Cultural ( culture) and work experience, 2) .Faktor evidence (external factors) and the judge's conviction. The parties play a role in presenting evidence related to the case in this case through a lawyer or a lawyer. In decision-making are the constraints faced by judges in deciding the dispute of the state administration in the field of personnel, from judges to decide disputes in state administration in the field of personnel that is: The less cooperative party presenting the evidence is in charge .This happened because of poor documentation system especially those of the defendant (because evidence is usually stored by the defendant) executive agency to the dispute as the agency that issued the decree (SK) which disputed.KEYWORDS: Consideration Justice, State Administration of Civil Service
PERAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DI SMA NEGERI 1 SOPPENG DINDA SAFITRI; . MUSTARI; IMAM SUYITNO
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 4, Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.126 KB) | DOI: 10.56680/jt.v0i4.6733

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui bagaimana bentuk pengimplementasian pendidikasn antikorupsi yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 1 Soppeng, (2) Mengetahui hambatan apa yang dihadapi oleh duru dalam penyelenggaraan pendidikan antikorupsi di SMA Negeri 1 Soppeng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Focus penelitian yaitu peran guru secara intrakurikuler dan ekstrakurkuler dengan hambatan internal dan eksternal. Tahap kegiatan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap penulisan laporan penelitian, sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pedoman wawancara, prosedur pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data yaitu triangulasi dengan metode sedangkan analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Bentuk pengimplementasian pendidikan antikorupsi yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 1 Soppeng dibagi menjadi dua bentuk kegiatan yaitu program antikorupsi dalam kegiatan intrakurikuler yang berpatokan kepada RPP dan IPK (Indikator Pencapaian Komulatif). Bentuk kegiatan ekstrakurikuler yaitu pengadaan kantin kejujuran, pembacaan ikrar kejujuran pada saat upacara bendera, seminar antikorupsi serta pramuka wajib bagi siswa SMA Negeri 1 Soppeng. 2) Hambatan dalam pelaksanaan pendidikan antikorupsi dibagi menjadi dua yaitu hambatan internal yaitu kemampuan guru mengimplementasikan pendidikan antikorupsi kurang direncanakan dari segi RPP yang meliputi materi, strategi dan alokasi waktu yang digunakan. Hambatan eksternal yaitu kemampuan peserta didik yang belum memahami materi pembelajaran serta bentuk pengimplementasian pendidikan antikorupsi yang diberikan oleh guru belum terimplementasikan dengan baik oleh peserta didik. Kata Kunci : Implementasi, Pendidikan Anti Korupsi ABSTRACT: This study aims to: (1) Know how the implementation of anti-corruption educator conducted by teachers in SMA Negeri 1 Soppeng, (2) Knowing what obstacles faced by duru in the implementation of anticorruption education in SMA Negeri 1 Soppeng. This research uses qualitative method with qualitative descriptive research type. The research focuses on the role of teachers in intracurricular and extracurricular with internal and external barriers. Phase of activity is the stage of planning, implementation phase and stage of research report writing, data sources used are primary and secondary data. Instrument used in this research is interview guide sheet, data collection procedure that is observation, interview and documentation. Checking the validity of the data is triangulation by the method while data analysis used is data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that: 1) The form of implementation of anti-corruption education conducted by teachers in SMA Negeri 1 Soppeng is divided into two forms of activities, namely anticorruption program in intrakurikuler activities based on RPP and IPK (Indicator of Achievement of Cumulative). Extracurricular activities such as honesty canteens, honesty at the flag ceremony, anticorruption seminar and the obligatory scout for students of SMA Negeri 1 Soppeng. 2) Obstacles in the implementation of anti-corruption education is divided into two namely internal obstacles that is the ability of teachers to implement anticorruption education is less planned in terms of RPP which includes materials, strategies and time allocation used. External barriers are the ability of learners who do not understand the learning materials and the form of implementation of anti-corruption education provided by the teacher has not been implemented properly by the learners. Keywords: Implementation, Anti Corruption Education 
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA (STUDI DI DESA LEMBANG LOHE KECAMATAN KAJANG KABUPATEN BULUKUMBA) . HARTINA; IMAM SUYITNO; . MUSTARI
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 4, Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v0i4.6734

Abstract

ABSTRAK: Implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Di Desa Lembang Lohe Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba). Skripsi fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Imam Suyitno dan Mustari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa khususnya pada pasal 78 dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Lembang Lohe Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, (2) Faktor determinan yang berperan dalam melaksanakan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, (3) Upaya yang dilakukan Pemerintah Desa  untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh melalui Data Primer dan Data Sekunder. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Lembang Lohe telah berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan terbukti dari adanya upaya pemerintah yang melakukan pemenuhan kebutuhan masyarakat dari segi pemenuhan kebutuhan dasar, kebutuhan sarana dan prasarana, dan pemenuhan ekonomi lokal. 2) Faktor determinan yang berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Lembang Lohe yaitu Kepala Desa dan Pendamping Desa. 3) Upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Lembang Lohe dalam meningkatkan Kesejahteraan masyarakat yaitu dengan mengadakan Pembinaan Kader Posyandu, Pembinaan PKK Desa, dan peningkatan Ekonomi Lokal dengan membudidayakan sapi serta pembuatan pupuk organic dari kotoran sapi. Kata Kunci: Implementasi, Desa ABSTRACT: Implementation of Law Number 6 Year 2014 About Villages In Order To Improve Community Welfare (Study In Lembang Lohe Village Kajang Sub-District Bulukumba). Thesis faculty of Social Sciences Makassar State University. Guided by Imam Suyitno and Mustari. The purpose of this research is to know (1) Implementation of Law Number 6 Year 2014 concerning Villages, especially in article 78 in order to improve the welfare of the community in Lembang Lohe Village, Kajang Sub-district, Bulukumba District, (2) Determinant Factors that play a role in implementing efforts to improve the welfare of the community, (3) Efforts by the Village Government to improve the welfare of the community. This research is a qualitative descriptive study. Technique of collecting data obtained through observation, interview, and documentation. Source of data obtained through Primary Data and Secondary Data. Data obtained from the research with descriptive analysis. The results showed that: 1) Improvement of people's welfare in Lembang Lohe village has been going well and has been proven by government efforts to fulfill people needs in terms of fulfillment of basic needs, facilities and infrastructure needs, and the fulfillment of local economy. 2) Determinant factors that play a role in improving people's welfare in Lembang Lohe Village namely Village Head and Village Assistant. 3) Efforts made by the Lembang Lohe Village Government in improving the welfare of the community by holding the Coaching Posyandu Cadres, Village PKK Development, and improvement of Local Economy by cultivating cattle and making organic fertilizer from cow dung. Keywords: Implementation, Village
EKSISTENSI FORUM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI KABUPATEN TANA TORAJA NURMIATI .; IMAM SUYITNO
Jurnal Tomalebbi Volume IV, Nomor 1, Maret 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.835 KB) | DOI: 10.56680/jt.v0i1.3668

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, persepsi masyarakat akan keberadaan dari Forum Kerukunan Umat Beragama, Langkah-langkah yang ditempuh oleh Forum Kerukunan Umat Beragama dalam meningkatkan toleransi antar umat beragama serta faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Forum Kerukunan Umat Beragama dalam meningkatkan toleransi antar umat beragama. dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, dengan okasi penelitian bertempat pada Kantor Forum Kerukunan Umat Beragama di Kota Makale Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data adalah teknik analisis deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: persepsi masyarakat akan keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Tana Toraja adalah masyarakat sangat mendukung Forum kerukunan Umat Beragama dalam meningkatkan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Tana Toraja.  Langkah-langkah yang ditempuh oleh Forum Kerukunan Umat Beragama dalam meningkatkan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Tana Toraja adalah (1) Melakukan dialog antar pemuka-pemuka agama, (2) Melibatkan perwakilan setiap agama dalam struktur kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama, (3) Setiap pihak berusaha untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama, (4) Mensosialisasikan keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama sampai ke masyarakat tingkat bawah. Faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi Forum Kerukunan Umat Beragama dalam meningkatkan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Tana Toraja adalah (1) Faktor Pendukung, yaitu Faktor kearifan lokal Tana Toraja, Faktor program kerja dari Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Faktor dukungan pemerintah terhadap Forum Kerukunan Umat Beragama; (2) Faktor Penghambat, yaitu kurangnya dana dan sarana prasarana dari pemerintah.Kata Kunci: Forum Kerukunan Umat Beragama ABSTRACT: This study aims to determine the public perception of the existence of Forum Kerukunan Umat Beragama, the steps taken by Forum Kerukunan Umat Beragama in increasing tolerance among religious people and the factors that influence the existence of Forum Kerukunan Umat Beragama in improving tolerance among people religious. in this study researchers used a qualitative approach, with okasi research located at the Office of Religious Harmony Forum in Makale Town Tana Toraja District. The type of research is qualitative research and data source used is primary data source and secondary data source. Data collection techniques are interviews and documentation, data analysis techniques are qualitative descriptive analysis techniques. The results showed that: the public perception of the existence of Forum Kerukunan Umat Beragama in Tana Toraja Regency is the community strongly supports Forum of Religious harmony in increasing tolerance among religious people in Tana Toraja Regency. The steps taken by the Forum for Religious Harmony in promoting inter-religious tolerance in Tana Toraja District are (1) Conducting dialogue among religious leaders, (2) involving representation of every religion in the structure of the Forum for Religious Harmony Forum, (3) Each party seeks to create harmony among religious people, (4) socialize the existence of Forum Kerukunan Umat Beragama to lower level society. Factors influencing the existence of Forum Kerukunan Umat Beragama in increasing tolerance among religious people in Tana Toraja District are (1) Supporting Factors, that is Local Wisdom Factor of Tana Toraja, Working Program Factor of Forum Kerukunan Umat Beragama, and Government Support Factor to Forum Kerukunan Religious People; (2) Inhibiting factors, namely lack of funds and infrastructure facilities from the government. Keywords: Forum Kerukunan Umat Beragama