Machmudah Machmudah
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

The Impact of Body Mass Index on Osteoarthritis Severity Levels Siti Juhro; Much Nurkharistna Al Jihad; Machmudah Machmudah; Dera Alfiyanti
Media Keperawatan Indonesia Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.7.4.2024.276-281

Abstract

Osteoarthritis (OA) is a degenerative joint disease characterized by cartilage damage, with pain being one of the most frequent complaints among patients. Globally, approximately 151.4 million people suffer from OA, including 27.4 million in Southeast Asia, making it a leading cause of disability among adults. Body Mass Index (BMI) is a significant risk factor influencing the development and severity of OA. This study aimed to analyze the relationship between BMI and osteoarthritis severity. A descriptive cross-sectional design was employed, with data collected from medical records of 106 osteoarthritis patients, selected through total sampling. Data were analyzed using the Kolmogorov-Smirnov test for normality, followed by the Pearson correlation test for normally distributed data. The analysis revealed a significant relationship between BMI and the degree of osteoarthritis (p = 0.001, r = 0.308), indicating a low-strength correlation. These findings suggest that higher BMI is associated with increased severity of osteoarthritis. Further research and targeted interventions are recommended to manage BMI as part of osteoarthritis prevention and treatment strategies.
Analysis of the Level of Knowledge about Pedophilia in School Children Reina Dhamanik; Nikmatul Khayati; Machmudah Machmudah
Media Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.9.1.2026.52-58

Abstract

Sexual misconduct has existed since long ago, and every year millions of children are exposed to various forms of abuse. Pedophilia among children in Demak has become a phenomenon that must be handled properly between perpetrators and victims. Pedophilia among children: Incidents of child pedophilia will disrupt the balance of children's thought processes in the future regarding the concept of sexuality. Pedophilia and child sexual abuse require in-depth scientific knowledge to improve prevention strategies in society. The purpose of this study is to analyze the level of knowledge about pedophilia among school children in the Demak region of Indonesia. The research method used descriptive analysis with the CKAQ questionnaire, including children's knowledge related to pedophilia and sexual deviance, with a sample of 196 children with an average age of 10-11 years. The results of the study show that there are still students who lack understanding about pedophilia in the low to moderate range. The conclusion of the study shows that the level of knowledge among schoolchildren regarding pedophilia still needs to be improved through regular education on the importance of knowing and maintaining reproductive health and understanding the correct concept of sexuality.
Penerapan teknik relaksasi otot progresif terhadap intensitas nyeri pada remaja putri dengan dismenore primer Dyah Ayu Kun Werdining Tyastuti; Pawestri Pawestri; Machmudah Machmudah; Reina Dhamanik
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i1.15670

Abstract

Dismenore adalah nyeri diperut, tepatnya di daerah hipogastrik atau daerah genitalia yang menjalar ke panggul atau pelvis. Penanganan dismenore salah satunya menggunakan teknik non farmakologi menggunakan terapi relaksasi otot progresif. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan skala nyeri. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif studi dengan pendekatan proses keperawatan yang menggambarkan pengelolaan kasus dalam mengaplikasikan pemberian terapi relaksasi otot progresif pada pasien dismenore yang berjumlah 3 orang subyek studi yang diperoleh dari pre-test yang sesuai dengan kriteria inklusi. Dismenore yang dirasakan diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil studi kasus pada ketiga subyek studi dengan dismenore setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif selama 1 hari dan lama waktu yang digunakan 30 menit terjadi penurunan skala nyeri dari sebelum dilakukan terapi hasil yang ditemukan adalah dismenore sedang dengan nilai rata-rata 4,3 dan setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif nyeri dapat menurun menjadi dismenore ringan dengan nilai rata-rata 2,3. Terapi relaksasi otot progresif ini menjadi salah satu terapi komplementer yang efektif untuk menurunkan dismenore pada remaja.
Efektivitas Aplikasi Mobile Berbasis Android Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Pada Ibu Menyusui : Systematic Review Asmi Asmi; Machmudah Machmudah; Sri Rejeki; Yunie Armiyati4 Armiyati; Aric Vranada
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55140

Abstract

Keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif masih menjadi tantangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Rendahnya pengetahuan ibu, kurangnya dukungan laktasi, serta keterbatasan akses edukasi menjadi faktor utama kegagalan menyusui. Perkembangan teknologi kesehatan digital, khususnya aplikasi berbasis Android ASIApp, menawarkan solusi inovatif dalam meningkatkan edukasi dan pendampingan ibu menyusui. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengembangan aplikasi berbasis Android, khususnya ASIApp, terhadap keberhasilan pemberian ASI pada ibu menyusui. Metode penelitian menggunakan systematic review dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan ProQuest dengan rentang publikasi lima tahun terakhir (2020–2025). Kata kunci yang digunakan adalah “Breastfeeding Application ”AND“Mobile Health”AND“Android-Based Application” ,AND “Exclusive Breastfeeding”AND“Lactation Education”. Sebanyak 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam tinjauan ini. Hasil sintesis menunjukkan bahwa aplikasi berbasis Android memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu, sikap menyusui, keterampilan teknik menyusui, serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Aplikasi yang dilengkapi fitur edukasi, pengingat, monitoring menyusui, dan konsultasi terbukti lebih efektif dibandingkan edukasi konvensional. Disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi ASIApp berpotensi meningkatkan keberhasilan pemberian ASI dan layak dikembangkan sebagai intervensi promosi kesehatan ibu dan anak berbasis digital.
Praktik Budaya Dalam Menyusui: Tinjauan Literatur Naratif Berbasis Prisma Sri Adriani; Machmudah Machmudah; Sri Rejeki; Vivi Yosafianti Pohan; Rahayu Astuti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55451

Abstract

Praktik menyusui dipengaruhi oleh berbagai faktor budaya, sosial, dan keluarga, yang dapat memengaruhi keberlanjutan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Pemahaman terhadap praktik budaya menyusui penting untuk mendukung intervensi yang efektif dalam promosi ASI. Tujuan untuk menyajikan gambaran komprehensif dan sintesis konseptual terkait praktik budaya dalam menyusui berdasarkan literatur ilmiah terkini periode 2021–2025. Metode desain Literature Review naratif dengan pendekatan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan strategi kombinasi kata kunci yang mencakup “breastfeeding” OR “exclusive breastfeeding” AND “cultural practices” OR “sociocultural factors”. Proses seleksi studi mengikuti pendekatan PRISMA versi naratif. Kriteria inklusi meliputi artikel peer-reviewed, tahun publikasi 2021–2025, teks lengkap, bahasa Inggris atau Indonesia, serta fokus pada praktik menyusui dan pengaruh budaya. Dari 1.410 artikel awal, 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Mayoritas studi menggunakan pendekatan kualitatif dan mixed-method, dengan konteks penelitian di Indonesia (Sumba, Sumatera, Riau, Jawa, NTT, Nias) dan negara lain seperti Ghana. Kualitas metodologi dan risiko bias dinilai menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP), sedangkan data dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil sintesis tematik mengidentifikasi tiga kelompok tema utama: (1) praktik perawatan payudara dan penggunaan herbal tradisional, termasuk pijat payudara, konsumsi jamu, serta pantangan makanan; (2) norma dan kepercayaan sosial-budaya, seperti pemberian makanan prelakteal, persepsi tentang kolostrum, dan konstruksi sosial mengenai kesehatan bayi; serta (3) peran keluarga dan komunitas, khususnya pengaruh nenek, ibu mertua, tokoh agama, serta tenaga kesehatan dalam pengambilan keputusan menyusui. Faktor norma dan nilai budaya terbukti menjadi determinan penting praktik ASI eksklusif, baik sebagai pendukung maupun penghambat. Kesimpulan praktik budaya memainkan peran penting dalam keberlanjutan ASI eksklusif. Promosi ASI yang efektif perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya, keyakinan, dan dukungan sosial di komunitas.
Efektivitas Early Warning System dan Aplikasi Mobile Dalam Deteksi Dini Masalah Menyusui Pada Ibu Postpartum: Systematic Literature Review Dengan Pendekatan Prisma Ermayati Ermayati; Machmudah Machmudah; Sri Rejeki
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57541

Abstract

Latar Belakang: Masalah menyusui pada ibu postpartum seperti puting lecet, bendungan ASI, mastitis, dan produksi ASI yang tidak adekuat masih menjadi faktor utama kegagalan pemberian ASI eksklusif. Banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini karena pemantauan yang masih bersifat pasif dan bergantung pada kunjungan tenaga kesehatan. Pendekatan Early Warning System (EWS) dan teknologi mobile health (mHealth) berpotensi membantu deteksi dini masalah laktasi secara lebih cepat dan sistematis. Tujuan: Menelaah secara sistematis bukti ilmiah mengenai efektivitas penggunaan Early Warning System dan aplikasi digital dalam mendeteksi masalah kesehatan ibu serta mendukung keberhasilan menyusui. Metode: Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian artikel dilakukan pada database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2020–2025. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil: Sintesis menunjukkan bahwa penggunaan Early Warning System mampu meningkatkan deteksi dini kondisi klinis pasien dan mempercepat respons tenaga kesehatan. Selain itu, implementasi aplikasi mobile health terbukti meningkatkan pengetahuan ibu, pemantauan kesehatan, serta keberhasilan program kesehatan maternal termasuk menyusui. Kesimpulan: Early Warning System dengan teknologi mobile health berpotensi menjadi strategi inovatif dalam deteksi dini masalah laktasi pada ibu postpartum.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester Iii : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58557

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan gangguan, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi saraf yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibandingkan intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Kata kunci: prana-beats, prenatal gentle yoga, binaural beats, nyeri punggung, kualitas tidur, trimester III.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58941

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi neurologis yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibanding intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59059

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi neurologis yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibanding intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III.
Edukasi “PERISAI” Pendidikan Perlindungan Anak dari Ancaman Kekerasan dan Predator Seksual Reina Dhamanik; Nikmatul Khayati; Machmudah Machmudah
SALUTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/sjpkm.v5i2.20508

Abstract

Perilaku menyimpang yang menargetkan anak-anak sebagai objek pelecehan dan kekerasan seksual disebut pedofilia. Fenomena pedofilia memerlukan perhatian segenap elemen masyarakat untuk memutus rantai kasus karena kerap ditemukan pelaku pedofilia merupakan korban tindakan pelecehan seksual di masa lalu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan  anak sekolah tentang pencegahan dari korban pedofilia dan pendeteksian pelaku pedofilia. Pengabdian ini dilakukan karena banyak munculnya kasus korban pedofilia pada anak sekolah yang masih membutuhkan edukasi terkait pencegahan perilaku menyimpang seksual pedofilia. Proses kegiatan pengabdian masyarakat diawali pengkajian, ceramah mengenai materi pentingnya menjaga system reproduksi anak dan upaya pencegahan dari pedofilia, serta berlatih cara mendeteksi pelaku pedofilia yang dihadiri oleh 25 anak di wilayah desa Pilangsari Demak. Hasil pengabddian masyarakat menyebutkan bahwa tingkat pengetahuan anak setelah diberikan edukasi meningkat dari kurang menjadi baik (92%). Rekomendari dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan pemberian Edukasi “PERISAI” dapat dilakukan berkelanjutan sehingga baik anak ataupun orangtua memahami konsep pedofilia dan berani untuk melaporkan apabila menemui kasus terkait perilaku penyimpangan seksual.