Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Lingkungan Pengendapan Formasi Tanjung di Lintasan Gunungbatu, Binuang, Kalimantan Selatan Muhammad Luthfi Faturrakhman; Jamal Jamal; Sigit Maryanto; Nela P. Rattyananda
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 22 No. 3 (2021): JURNAL GEOLOGI DAN SUMBERDAYA MINERAL
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v22i3.583

Abstract

Pengkajian aspek lingkungan pengendapan terhadap batuan sedimen klastika penyusun Formasi Tanjung di Gunungbatu menarik karena batuan tersingkap baik di lokasi ini. Batuan ini tersingkap di tebing dan selokan jalan, perlapisan batuan miring sedang hingga curam ke arah barat-baratlaut, tebal lapisan terukur mencapai 160 m. Batuan yang dijumpai di lintasan ini secara umum berupa batupasir yang berselingan dengan batulempung, dan sisipan batubara. Batuan pada awalnya merupakan hasil endapan sungai, khususnya wilayah limpasan. Lingkungan pengendapan berkembang menjadi wilayah limpah banjir, khususnya di cekungan banjir yang sering terganggu akibat banjir. Selanjutnya, lingkungan pengendapan batuan lebih menuju ke laut, meskipun masih berada di lingkungan fluvial hingga daerah rawa pada dataran delta, dengan pengaruh laut. Batuan sumber formasi ini terangkut dan terendapkan di cekungan pengendapan di bagian timur-tenggara.Katakunci: Formasi Tanjung, klastika, limpah banjir, rawa, sedimentologi.
Rancang Bangun Pengering Gabah Tabung Vertikal Dengan Bahan Bakar Tempurung Kelapa Jamal Jamal; Tri Agus Susanto; Dermawan Dermawan; Al Fajri Nur Rohman; Jusman Jusman; Muhammat Firdaus
Jurnal Sinergi Jurusan Teknik Mesin Vol 21, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/sinergi.v21i2.4627

Abstract

Drying grain using direct sunlight is still widely practiced in Indonesia. This method has an obstacle, namely that it is very dependent on solar conditions, apart from that, it also disrupts traffic flow because they often use the highway as a place to dry. In this research, a vertical tube dryer was developed using coconut shell fuel. Coconut shells are unused agricultural waste, this dryer can also use other fuels which become agricultural waste. The test results of the vertical tube dryer can speed up grain drying, from the manual method which takes 6-7 hours to 7-10 minutes with a grain weight of 5-10 kg. able to reduce water content from 27.3% to 13.6% (according to standard) in 7.9 minutes for a grain weight of 5.5 kg.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN PUPUK NPK 16:16:16 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium scalonicum L.) Andi Fausi; Jamal Jamal; Rifky Auliyah
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.3509

Abstract

Bawang merah merupakan satu-satunya produk hortikultura yang sering dikonsumsi sebagai campuran bumbu masak setelah cabai. Selain dijual sebagai campuran bumbu masakan, bawang merah juga dijual dalam berbagai bentuk olahan, seperti ekstrak bawang merah, bubuk, minyak atsiri, bawang goreng, dan mungkin sebagai suplemen penurun kolesterol dan gula. tingkat, menurungkan tingkat tekanan, dan meningkatkan laju aliran pembuluh darah. Penelitian ini dilaksanakan di desa Bung-bunga, kecamtan matakali, Kabupaten Polewali, provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung mulai bulan juli sampai dengan bulan November 2021, tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh dosis pupuk kandang kambing dan pupuk npk 16:16:16 terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah, Penelituan ini juga sebagai bahan informasi bahwa dengan menggunakan dosis pupuk kandang kambing dan pupuk npk 16:16:16 dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Pene;itian ini dilaksanakan dengan metode rancangan acaka kelompok (RAK), dengan pola faktoral yang terdiri dari dua faktor yaiyu faktor pertama adalah pupuk kandang kambing (k) yang terdiri dari 3 taraf sebagai berikut, K0, K1, K2 faktor kedua ada;ah pemberian pupuk NPK 16-16-16 (p) yang terdiri dari 3 taraf, P0, P1, P2.
Empowering Gen-Z: Pelatihan Digital Marketing Berbasis AI untuk Siswa SMK Nurul Jadid Paiton Probolinggo Sudriyanto Sudriyanto; Kamil Malik; Jamal Jamal
Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): ABHAKTE
Publisher : Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/abhakte.v3i2.4140

Abstract

The rapid development of digital technology requires the younger generation, especially vocational high school students, to have skills in digital-based marketing. However, many students still do not understand and master effective digital marketing strategies, especially those that utilize artificial intelligence (AI). Therefore, this community service activity aims to improve the understanding and skills of SMK Nurul Jadid Paiton Probolinggo students in AI-based digital marketing. The training was carried out through lecture methods, interactive discussions, and direct practice using various AI tools for digital marketing. Evaluation was carried out through pre-tests and post-tests to measure the effectiveness of the training. The results of the implementation showed a significant increase in student understanding and skills. The average pre-test score of 62.3 increased to 85.7 in the post-test, indicating the effectiveness of the practice-based learning approach. In addition, students were able to implement digital marketing strategies independently in business simulation projects. This activity not only provides short-term benefits but also contributes to students' readiness to face competition in the digital industry. As a follow-up, further mentoring and integration of materials into the school curriculum are recommended to ensure the sustainability of the benefits of this program.