Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Kebijakan Pengembangan dan Dampak Ekonomi Usaha Keramba Jaring Apung Ikan Air Tawar di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Perdana, M Rizky Irma; Susilo, Heru; Nikhlani, Andi; Jailani, Jailani; Asikin, Andi Noor; Juilani,  Juilani
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i10.16456

Abstract

Usaha pembudidayaan ikan di kolam dan Keramba Jaring Apung jaring apung di Kecamatan Loa Kulu didominasi oleh budidaya ikan nila dan ikan mas, dan banyak dilakukan di sepanjang Sungai Mahakam yang mengalir melewati Kota Tenggarong dan Kota Samarinda. Tujuan penelitian untuk mengkaji strategi kebijakan pengembangan usaha keramba jaring apung ikan air tawar di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT yang didasarkan pada penelitian terhadap lingkungan internal dan eksternal, dengan menyusun matriks IFAS (Faktor Strategi Internal) dann Matriks Faktor Strategi Eksternal (EFAS). Metode penentuan responden digunakan purposive sampling yakni dengan cana mengambil sampel didasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan strategi kebijakan pengembangan usaha Keramba Jaring Apung di Kecamatan Loa Kulu sebesar Rp.900.150.000,- nilai dampak ekonomi tidak langsung sebesar Rp.367.440.000,- Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan usaha budidaya ikan di Kecamatan Loa Kulu berada dalam kuadran agresif, yang berarti pengambil kebijakan berada pada posisi yang kuat untuk memanfaatkan kekuatan internal dan peluang eksternal, serta mampu mengatasi kelemahan dan ancaman yang ada. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup ekspansi, inovasi teknologi, peningkatan keterampilan, dan pemasaran yang efektif.
Tingkat Pertumbuhan dan Pemanfaatan Pakan Ikan Jelawat (Leptobarbus hoevenii) Dengan Penambahan Pektin Dari Kulit Jeruk Mandarin (Citrus reticulata) Patandianan, Greace; Nikhlani, Andi; Agustina, Agustina
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v11i1.268

Abstract

This research was conducted to analyze and determine the best dose of pectin addition from mandarin orange peel in feed on absolute weight growth (AWG), total length growth (TLG), specific growth rate (SGR), feed intake (FI), and feed utilization efficiency (FE). This study used an experimental method with a complete randomized design consisting of 4 treatments and 3 replicates. Each treatment was given a pectin dose of 0 (P0), 5 (P1), 10 (P2), and 15 g/kg feed (P3). Jelawat fish weighing 9-10 g were kept as many as 10 fish per container and fed at satiation with a frequency of 2 times a day for 30 days. The results showed that the addition of pectin from mandarin peel showed a significant effect on AWG, TLG, SGR, FI, and FE (P
Substitusi Tepung Ikan Dengan Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Retensi Protein, dan Retensi Lemak, Pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) Nurhidayati, Melsa; Nikhlani, Andi; Pagoray, Henny
Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/akuakultur.v11i1.305

Abstract

This study aims to analyze protein retention and fat retention in common carp (Cyprinus carpio) fed formulated feed with substitutions of fishmeal and earthworm meal (L. rubellus), as well as to determine the best substitution ratio between fishmeal and earthworm meal (L. rubellus) in formulated feed for protein retention and fat retention in common carp (Cyprinus carpio). The study used a completely randomized design (CRD) consisting of four treatments and three replications. The treatments in this study were differences in the doses of fishmeal and earthworm meal given to the carp at different doses, namely PA (100% fishmeal and 0% earthworm meal), PB (75% fishmeal and 25% earthworm meal), PC (50% fishmeal and 50% earthworm meal), and PD (25% fishmeal and 75% earthworm meal). The main parameters observed included protein retention, fat retention, and absolute biomass weight growth, while supporting parameters such as water quality were measured periodically. The results showed that substituting fishmeal with earthworm meal had a significant effect (P
Analisis Pengaruh Penambahan Pektin Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Pertumbuhan dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan pada Ikan Jelawat (Leptobarbus hoevenii) Sari Susanti; Agustina; Andi Nikhlani
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 17 No 1 (2026): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v17i1.7750

Abstract

Pectin is a dietary fiber that encourages the growth of lactic acid bacteria to increase the growth and digestibility of fish feed. Pectin from fruit skin has the potential as a feed additive for fish in an effort to increase production. The purpose of this study was to analyze the effect of adding pectin from dragon fruit skin on the growth and feed utilization of eelfish. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments and three replications. Treatments with feeding and adding pectin at doses of 0; 5; 10 and 15 g/kg of feed. Eelfish measuring 9-10 cm as many as 15 fish/tub were kept in a container with a water volume of 40 L for 30 days and fed according to the treatment twice a day ad satiation. The results showed that pectin from dragon fruit skin with different doses in the feed given to eelfish showed a significant effect on absolute weight growth and protein efficiency ratio. The results of this study also showed that pectin with a dose of 5 g/kg feed produced the best value for absolute weight growth with an average of 2.80 g, specific growth rate with an average of 0.97%, feed conversion ratio with a value of 1.01, and protein efficiency ratio with a value of 2.48.
Pelatihan Teknologi Wadah Modern untuk Meningkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Air Tawar Putri Anugerah; Sumoharjo Sumoharjo; Andi Nikhlani; Isriansyah Isriansyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8977

Abstract

Kegiatan budidaya ikan air tawar di Desa Sangkuliman, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, namun penerapan teknologi budidaya modern masih terkendala oleh keterbatasan pengetahuan teknis, manajemen kualitas air, dan efisiensi penggunaan wadah budidaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pembudidaya melalui pelatihan teknologi wadah modern yang aplikatif dan sesuai dengan kondisi lokal. Metode kegiatan meliputi koordinasi awal, identifikasi kebutuhan, ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi instalasi wadah, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 30 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 52 menjadi 73 atau meningkat 40,38%. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai prinsip desain wadah, aerasi, pemantauan kualitas air, efisiensi pakan, dan kesehatan ikan. Pembahasan menunjukkan bahwa teknologi wadah modern, termasuk kolam terpal, sistem aerasi, bioflok sederhana, dan prinsip resirkulasi, dapat menjadi teknologi tepat guna untuk optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas budidaya skala masyarakat. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan teknis, pembiasaan pencatatan kualitas air, dan dukungan sarana dasar agar adopsi teknologi dapat berlangsung secara konsisten.