Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Lontar Physics Today

Analisis Korelasi Kesadaran Metakognisi Dengan Hasil Belajar Siswa SMA Sinta Ayu Pupuh Nurchikmah; Joko Siswanto; Sigit Ristanto
Lontar Physics Today Vol 1, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v1i3.13130

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kesadaran metakognisi dengan hasil belajar siswa dalam pembelajaran di tingkat SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi yang dilakukan di SMA Negeri 1 Randudongkal. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Randudongkal sebanyak 176  siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 70 siswa yang ditentukan dengan menggunakan teknik sampling purposive. Instrumen terdiri dari tes dan angket. Tes digunakan untuk mengukur hasil belajar fisika. Angket digunakan untuk mengukur kesadaran metakognisi. Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa kesadaran metakognisi siswa berada pada kategori tinggi  dan hasil belajar fisika berada pada kategori sedang. Hasil analisis korelasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara kesadaran metakognisi siswa dengan hasil belajar fisika degan taraf signifikasi 5% atau . Nilai korelasi product moment yang diperoleh adalah nilai    0,656 dan nilai = 0,235. Karena nilai  , maka  ditolak dan  diterima (terdapat hubungan). Artinya terdapat korelasi positif dan signifikan antara kesadaran metakognisi dengan hasil belajar fisika siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Randudongkal.Kata kunci: Kesadaran metakognisi, Hasil belajarAbstract. This study aims to determine the correlation between metacognitive awareness and student learning outcomes in learning at the high school level. The method used in this research is descriptive quantitative research with the type of correlation research conducted at SMA Negeri 1 Randudongkal. The population in this study were students of class XI MIPA SMA Negeri 1 Randudongkal as many as 176 students. The sample used in the study was 70 students who were determined using purposive sampling technique. The instrument consists of a test and a questionnaire. The test is used to measure the results of learning physics. Questionnaire was used to measure metacognitive awareness.The results of the descriptive analysis show that students' metacognitive awareness is in the high category and physics learning outcomes are in the medium category. The results of the correlation analysis in this study indicate that there is a positive correlation between students' metacognitive awareness and physics learning outcomes with a significance level of 5% or = 0.05. The product moment correlation value obtained is the value of  0.656 and the value of  = 0.235. Because the value of  (0.656) ≥  (0.235), then  is rejected and  is accepted (there is a relationship). This means that there is a positive and significant correlation between metacognitive awareness and physics learning outcomes of class XI MIPA SMA Negeri 1 Randudongkal. Keywords: Metacognitive awareness , Physics Learning outcome
Pengembangan Bahan Ajar Fisika Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk SMA Kelas X Semester Ganjil Feti Ardiyanti; Sigit Ristanto; Harto Nuroso
Lontar Physics Today Vol 1, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v1i3.13015

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan produk bahan ajar fisika berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk SMA kelas X semester ganjil. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahap meliputi analysis, design, development, implementation, and evaluation. Instrumen yang digunakan berupa angket valiadasi uji ahli dan praktisi. Jenis data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Analisis data kuantitatif diolah dari hasil perolehan skor angket validasi uji ahli dan praktisi. Sedangkan, analisis data kualitatif berdasarkan saran dan komentar dari validator. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan bahan ajar fisika berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk kelas X semester gajil. Bahan ajar fisika berbasis STEM ini telah divalidasi oleh validator ahli dengan rata-rata skor dari uji ahli sebesar 84,13% dengan kategori layak. Selanjutnya, hasil validator oleh praktisi sebesar 92,04% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar fisika berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk kelas X semester ganjil ini dalam kategori sangat layak untuk digunakan sebagai sumber belajar.
Kajian Literatur : Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Materi Fisika Terhadap Hasil Belajar Siswa Zulva, Nur Roikhana; Ristanto, Sigit; Khoiri, Nur
Lontar Physics Today Vol 3, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v3i2.21839

Abstract

Pembelajaran fisika sering kali dianggap sulit oleh siswa karena sifatnya yang abstrak dan penuh dengan konsep matematis. Untuk mengatasi tantangan ini, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) menjadi alternatif inovatif yang menarik perhatian dalam dunia pendidikan. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model PBL dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi fisika. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis artikel penelitian yang relevan dari database Google Scholar.Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, khususnya dalam pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, model PBL juga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Namun, keberhasilan implementasi PBL sangat bergantung pada kesiapan guru, perencanaan yang matang, dan fasilitas pendukung. Kesimpulan dari kajian ini adalah bahwa model pembelajaran PBL merupakan pendekatan yang efektif untuk diterapkan pada pembelajaran fisika, dengan catatan pentingnya dukungan yang memadai untuk mengatasi tantangan implementasi. Kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan peneliti dalam merancang strategi pembelajaran fisika yang lebih efektif.
Analisis Gerak Pesawat Atwood Menggunakan Sensor IR-LED Dan Pengolahan Citra Zaroni, Ahmad; Ristanto, Sigit; Nuroso, Harto
Lontar Physics Today Vol 3, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v3i1.19212

Abstract

Abstrak. Praktikum Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) yang umum digunakan yaitu dengan menggunakan set alat pesawat Atwood. Pengoperasian alat ini biasanya masih dilakukan secara tradisional menggunakan stopwatch. Seringkali praktikum yang dilakukan dengan alat tradisional menghasilkan data yang kurang akurat, sehingga perlu dikembangkan set alat yang beroperasi secara otomatis. Set alat otomatis yang dapat dikombinasikan dengan pesawat Atwood  diantaranya yaitu sensor IR-LED dan software pengolahan citra TRACKER. Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu perbedaan keakuratan antara sensor IR-LED dan software TRACKER dalam analisis GLB dan GLBB menggunakan pesawat Atwood. Penelitian ini dilakukan sebanyak 10 kali pada setiap alatnya. Didapati hasil, rata-rata kecepatan 46,89 cm/s untuk analisis menggunakan sensor IR-LED dan 48,35 cm/s untuk rata-rata kecepatan analisis menggunakan software TRACKER. Sedangkan rata-rata percepatan yang terukur adalah 59,42 cm/s² untuk analisis menggunakan sensor IR-LED dan 54,85 cm/s² untuk analisis menggunakan software TRACKER. Perbedaan hasil pengukuran dari kedua percobaan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keakuratan antara sensor IR-LED dan software TRACKER yang digunakan untuk menganalisis GLB dan GLBB pada pesawat Atwood. Kata kunci: Pesawat Atwood, IR-LED, pengolahan citra, TRACKER.Abstract. Practicum of Uniform Motion (GLB) and Uniformly Changing Motion (GLBB) which are commonly used are using the Atwood plane tool set. The operation of this tool is usually still done traditionally using a stopwatch. Often practicums carried out with traditional tools produce less accurate data, so it is necessary to develop a set of tools that operate automatically. Sets of automatic tools that can be combined with Atwood aircraft include IR-LED sensors and TRACKER image processing software. This research was conducted to find out the difference in accuracy between the IR-LED sensor and the TRACKER software in the analysis of GLB and GLBB using the Atwood aircraft. This research was carried out 10 times on each tool. The results showed that the average speed was 46.89 cm/s for analysis using the IR-LED sensor and 48.35 cm/s for the average speed of analysis using TRACKER software. While the average acceleration measured is 59.42 cm/s² for analysis using IR-LED sensors and 54.85 cm/s² for analysis using TRACKER software. The difference in the measurement results of the two tools, concluded that there was a difference in accuracy between the IR-LED sensor and the TRACKER software used to analyze GLB and GLBB on Atwood aircraft.Keywords: Atwood aircraft, IR-LED, image processing, TRACKER