Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peningkatkan Kemampuan Menulis Ilmiah Guru Pondok Pesantren Muhammadiyah Jombang Husamah, H.; Rahardjanto, Abdulkadir; Hadi, Samsun; Lestari, Nurdiyah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.12931

Abstract

Background: Penelitian dan publikasi merupakan salah satu tuntutan profesi guru, sehingga perlu dilakukan pembinaan agar kemampuan tersebut terus meningkat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan membina kemampuan karya tulis ilmiah guru Sekolah Menengah Pertama-Muhammadiyah Borading School (SMP MBS) Jombang. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan pelatihan dan pendampingan yang diikuti oleh 25 guru SMP MBS Jombang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil: Guru telah menghasilkan delapan karya ilmiah yang akan dipresentasikan pada Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMM dan dipublikasi pada prosiding. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada mitra sasaran berupa guru-guru SMP MBS Jombang telah tercapai dengan sangat baik.
The urgency of developing and validation of sustainability competence instruments for prospective teachers in Indonesia Abdulkadir Rahardjanto; H. Husamah; Tutut Indria Permana; Nurdiyah Lestari
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 11 No. 2 (2025): JULY
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpbi.v11i2.40825

Abstract

The urgency of developing and validating sustainability competence instruments for prospective teachers in Indonesia stems from the pivotal role teachers play in embedding sustainable development principles into education. This study aims to analyze this urgency, synthesize key themes, and visualize conceptual relationships using data collected via Scopus AI. Employing a systematic review methodology with advanced keyword searches and thematic qualitative analysis, the study identifies major themes such as assessment tools, teacher education, and education for sustainable development. Findings reveal significant gaps in culturally relevant, validated instruments tailored for Indonesian prospective teachers, alongside challenges including limited technological infrastructure and the need for ongoing professional development. The study concludes that developing robust competence instruments is vital to strengthen teacher training programs in alignment with Sustainable Development Goals (SDGs). The implications highlight the necessity of integrating digital skills, experiential learning, and community engagement to better prepare future educators for sustainability education. This review lays a foundation for future empirical research and policy initiatives aimed at enhancing sustainability competence assessment within Indonesia’s teacher education system.
The relationship between environmental literacy, ecological literacy, and science for sustainability: A systematic literature review H. Husamah; Abdulkadir Rahardjanto; Tutut Indria Permana; Nurdiyah Lestari
Research and Development in Education (RaDEn) Vol. 5 No. 1 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/raden.v5i1.39957

Abstract

Global environmental changes driven by human behavior challenge sustainability, requiring environmental literacy (EL), ecological literacy (EcL), and science for sustainability (SfS) to foster awareness and evidence-based decisions, though their interconnections remain poorly understood. This study aimed to identify global research trends on EL, EcL, and SfS and explore their relationships in terms of subject areas, keyword distribution, thematic evolution, research instruments, sample populations, and materials. A systematic literature review (SLR) approach was applied, analyzing 11 articles retrieved from Scopus. Data visualization and analysis were conducted using VOSviewer, Rstudio/Biblioshiny, and the Scopus system. The findings highlight the dominance of social sciences, emphasizing the importance of social dimensions in sustainability research, followed by environmental sciences, which focus on ecological aspects. Contributions from agriculture, humanities, business, and engineering reinforce the need for a multidisciplinary approach. EL and sustainability emerge as central nodes, with key terms such as environmental education, learning, and ecology strengthening their link to education. Ecology education, domestic waste, critical theory, and action research indicate broader applications beyond formal education. Research in this domain is evolving, integrating education, technology, and behavioral sciences to develop innovative sustainability solutions.
SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA LILI KELURAHAN CAMPLONG KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG Metriana Makleat; Ernawati; Isda I Raodati; Yosef F Kelvindus; Maria Dina Corella; Adjie S Yoga; Asmiati; Nurdiyah Lestari
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Flobamorata Mengabdi
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v1i1.1062

Abstract

Masyarakat belum melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah organik dan anorganik, adanya sosialisasi dan pendampingan mengenai pengelolaan sampah rumah tangga diharapkan adanya pemahaman dari masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah, memberikan keterampilan kepada masyarakat di Lingkungan RT II desa Lili kelurahan Camplong I kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang dalam memanfaatkan sampah organik dan anorganik menjadi produk yang bernilai. Kegiatan pengabdian berupa pemaparan materi dan praktek pembuatan biowash, anyaman piring dan bunga plastik dan diakhiri dengan evaluasi dan foto Bersama.
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Peningkatan Kesehatan Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Kupang Asmiati Asmiati; Ihwan Ihwan; Mahfud Mahfud; Ernawati Ernawati; Nurjannah Nurjannah; St. Muthmainnah Yusuf; Nurdiyah Lestari; Uslan Uslan; Julaiha Djahamouw; Jamila Amir Masneno
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v3i2.2645

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan sebagai solusi alternatif dalam menjaga kesehatan masyarakat secara mandiri yang mudah diolah dan aman dikonsumsi. Di wilayah pedesaan seperti di Kabupaten Kupang, banyak tanaman obat yang tumbuh secara alami namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Tesbatan 1 Kabupaten Kupang. Metode meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 Mei 2017 dan diikuti oleh 52 orang peserta. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, dengan peningkatan pemahaman sebesar 49,6% dan ketertarikan untuk memanfaatkan TOGA secara mandiri. Selain itu, warga juga terdorong untuk menanam tanaman obat di pekarangan rumah sebagai langkah awal menuju kemandirian dalam menjaga kesehatan keluarga, menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pengobatan tradisional berbasis kearifan lokal dan menjadi dasar bagi pengembangan TOGA secara berkelanjutan di masa depan. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan berbasis kearifan lokal.
Learning Media for Environmental Education, What Can the Scopus Database Tell Us? A Review H. Husamah; Abdulkadir Rahardjanto; Tutut Indria Permana; Nurdiyah Lestari
Al Jahiz Vol 6 No 1 (2025): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, January-June 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v6i1.10401

Abstract

Environmental education plays a pivotal role in fostering sustainability awareness and behavioral change, especially when supported by effective pedagogical tools. In recent years, the integration of digital technologies—including mobile applications, augmented reality, videos, and interactive platforms—has increasingly reshaped traditional teaching strategies to enhance cognitive development and environmental literacy. However, persistent challenges such as limited resources, technological infrastructure, and teacher preparedness continue to hinder widespread adoption. This study contributes by mapping how digital learning media have evolved within environmental education research, highlighting conceptual shifts and emerging interdisciplinary intersections. Unlike prior reviews, this article offers a combined bibliometric and qualitative analysis of 17 Scopus-indexed articles published 2018-2023, using Scopus AI and VOSviewer tools. Results show that digital media—such as gamification and social platforms—appear to be more promising than conventional methods in promoting environmental understanding and engagement. The most prominent research themes include environmental education, sustainable development, and learning media, with increasing attention to mobile learning, augmented reality, and interdisciplinary strategies. Five key conceptual clusters emerged: (1) sustainability integration in higher education, (2) innovative pedagogies, (3) links between environmental literacy and behavior, (4) cross-disciplinary approaches (e.g., through language learning), and (5) utilization of digital media. These findings underscore the transformative potential of technology while advocating for adaptive and inclusive learning designs. Nevertheless, the results should be interpreted in light of limitations related to database scope and publication context. Future research should investigate long-term behavioral outcomes, culturally adaptive media design, applications of AI, and strategies to bridge equity gaps across diverse educational settings.