Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Meta Analysis in Public Relations Theory in the Era 1.0, 2.0, 3.0, 4.0, and Artificial Intelligence Darmastuti, Rini; Winarso, Sri; Christianto, Erwien; Klangrit, Suriya; Mayopu, Richard G.
Komunikator Vol. 16 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jkm.24396

Abstract

This research delves into the evolution of public relations theory from 1964 to 2024 using a meta-analysis approach and bibliometric techniques. By examining 12,186 articles from the Scopus database, we chart the development of PR theory across five distinct phases: 1.0 (1964-1980), 2.0 (1981-1990), 3.0 (1991-2000), 4.0 (2001-2010), and 5.0 (2011-2024). Our research demonstrates a transition from Traditional one-way communication methods to interactive, data-driven strategies that integrate artificial intelligence. Notable trends include the increasing significance of digital platforms, social media, and AI-driven analytics in public relations. This study offers valuable perspectives on the evolving nature of public relations theory and practice, emphasizing the industry's ability to embrace technological progress and meet changing societal demands. As a result of this analysis, we provide an overview of the main themes, emerging trends, and shifting patterns in PR theory over time, providing a basis for future research in the era of AI-driven Public Relations.
ANALISA QUALITY OF SERVICE (QOS) VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) PADA POWERLINE COMMUNICATION (PLC) DI ALIRAN LISTRIK 110 VOLT DAN 220 VOLT Farhandika, Muhammad Khrisna Robby; Christianto, Erwien
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v9i4.5606

Abstract

Perkembangan teknologi melahirkan inovasi dan terobosan yang membantu aktifitas kehidupan manusia dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan. TK Harapan Popongan merupakan sebuah pendidikan taman kanak yang masih berkomunikasi dengan cara bertatap muka, hal ini membuat efektifitas pembelajaran terganggu akibat hilangnya kontrol pengawasan terhadap siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka penerapan teknologi dibutuhkan untuk memudahkan para guru dalam berkomunikasi agar lebih efektif. Voice Over Internet Protocol (VOIP) sebuah inovasi teknologi yang berguna untuk membantu memudahkan aktifitas komunikasi antar individu tanpa harus bertatap mata secara langsung. Dalam penerapan Voice Over Internet Protocol (VOIP) menggunakan server Trixbox sebagai pengganti PBX server, dan softphones Zoiper sebagai sarana komunikasi. Jaringan internet yang ada belum bisa menjangkau seluruh ruangan yang ada, oleh karena itu Voice Over Internet Protocol (VOIP) memanfaatkan Powerline Communication (PLC) yang memanfaatkan aliran listrik sebagai jalur transmisinya. Tujuan penggunaan Powerline Communication (PLC) adalah untuk menyalurkan internet keseluruh ruangan tanpa harus membangun jaringan internet yang tentu membutuhkan biaya ekstra. Untuk mengetahui kualitas Voice Over Internet Protocol (VOIP) pada Powerline Communication (PLC) dilakukan analisa Quality of Service (QoS) dengan menggunakan parameter throughput, packet loss, delay, dan jitter di dua aliran listrik yaitu aliran listrik bertegangan 110 volt, dan 220 volt, kedua percobaan dilakukan di ruangan TKA dan TKB. Hasil menunjukkan bahwa performa Voice Over Internet Protocol sedikit lebih baik ketika dijalankan pada aliran listrik bertegangan 220 volt  di kedua ruangan yang berbeda dengan nilai throughput tertinggi pada TKA = 180k, packet loss keduanya = 0%, delay TKB = 9,5489, jitter TKB = 9,5484.
IMPLEMENTASI DAN ANALISA QOS UNTUK KINERJA VOIP DENGAN SIP BERBASIS DEBIAN DI SD NEGERI SEPAKUNG Priatmaja, Farkhan Anas; Christianto, Erwien
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v9i4.5562

Abstract

SD Negeri Sepakung merupakan sekolah gabungan dari SD 01 dan SD 03. Penempatan gedung sekolah yang berbeda memberikan kesulitan dalam proses komunikasi antara guru atau karyawan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan media komunikasi seperti teknologi komunikasi suara melalui internet yaitu Voice over Internet Protocol (VoIP) untuk meningkatkan efektifitas proses komunikasi. Dalam perancangannya diperlukan sebuah server pada Debian dan menggunakan protokol Session Initiation Protocol (SIP) yang dapat memberikan kontrol inisiasi panggilan, modifikasi panggilan, izin panggilan dan kehadiran sebuah sesi pada atau lebih partisipan, seperti konferensi video, telepon internet dan distribusi multimedia. Namun kualitas jaringan yang ada kurang memadai maka dari itu diperlukan adanya manajemen bandwidth dengan fungsi prioritas untuk memungkinkan klien mendapatkan bandwidth yang sesuai kebutuhan sehingga dapat meningkatkan kualitas panggilannya. Metode manajemen bandwidth yang digunakan adalah Hierarchical Token Bucket (HTB) pada teknik antrian pohon antrian. Manajemen bandwidth ini diterapkan pada routerboard mikrotik RB941-2nD yang sekaligus digunakan untuk menghubungkan antara client dan server dalam satu segmen. Untuk mengetahui kualitas yang dihasilkan dilakuakan analisis Quality of Service (QoS) yang dilakukan pada empat bandwidth yang berbeda untuk mengetahui masalah yang terjadi berdasarkan empat parameter. Nilai tertinggi yang diperoleh dari penelitian ini adalah pada bandwidth 512k yang memiliki rata-rata throughput = 579,732 kbps, packet loss = 0%, delay = 20,01692396 ms dan jitter = 19,99467112 ms.
The four W: participative communication strategy in Bugel urban village, Salatiga Rini Darmastuti; Dian Novita Kristiyani; Sri Winarso; Erwin Christianto; Birmanti Setya Utami
Jurnal Studi Komunikasi Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Communications Science, Dr. Soetomo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jsk.v8i2.8268

Abstract

Community development has shifted from short-term, top-down programs to community empowerment programs that are deeply rooted in the community, as a result, the communication strategies used have also changed. The purpose of this paper is to describe the participative communication model for community empowerment in Bugel Urban Village, Salatiga. This paper is based on the results of research conducted using Bugel Urban Village, Salatigawere collected through in-depth interviews, observation, and focus group discussions. Data analysis was conducted using qualitative analysis. The results of this study are first, Bugel Urban Village has health facilities, education, culture, arts, MSMEs, and tourist attractions that have potential for regional development. Second, the communication strategy that can be used to empower the Bugel community is a communication strategy with an informal approach that emphasises community participation. Third, the communication model for community empowerment in Bugel Urban Village is a participative communication model with a 4W approach (wangun, waras, wareg and wasis). It is urgent to apply these findings, because the 4W approach focuses on structure, health, satisfaction, and wisdom can be used as a reference for participative communication models for communities in Bugel Urban Village, Salatiga.
Understanding the Meaning of Self-Identity Construction of Salatiga Community Darmastuti, Rini; Edi, Sri Winarso Martyas; Christianto, Erwien; Prabawa, Titi Susilowati
Jurnal The Messenger Vol. 11 No. 2 (2019): July-December
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v11i2.1273

Abstract

The Salatiga community is unique than other communities. It lies in the identity they have. Salatiga community had always interacted with the migrants, since the Dutch colonial era. Logically, interactions with migrants will influence the identity of the Salatiga community. In fact, the identity of the Salatiga community still present to this day. Interaction with migrants actually create tolerance. Using a constructivist approach, this paper attempts to construct the identity of Salatiga community. This article using qualitative method with an ethnographic approach to communication. Based on the analysis conducted, as the first place, the construction of Salatiga community identity is the manifestation of Raden Mas Said s doctrine which emphasizes on togetherness, and accepting others. Secondly, the doctrine of Raden Mas Said become a basic for the emergence of multiculturalism understanding in the lives of the Salatiga community. Thirdly, the identity of the Salatiga community is a symbol of tolerance.
PENGENALAN GAME EDUKASI BAGI SISWA TK KRISTEN 1 SATYA WACANA SALATIGA USIA 5-6 TAHUN Anton Hermawan; Nataliani, Yessica; Hindriyanto Dwi Purnomo; Christianto, Erwien; Atik Setyanti, Angela; Yulia, Hanita; Krismiyati; Juliastomo Gundo, Adriyanto; Wellem, Theophilus; Hendry
Jurnal DIMASTIK Vol. 3 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v3i2.12302

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi menuntut adanya adaptasi dalam dunia pendidikan, termasuk pada jenjang pendidikan anak usia dini. Pengenalan teknologi sejak dini menjadi langkah strategis dalam membentuk kesiapan anak menghadapi era digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi, khususnya komputer, kepada siswa Taman Kanak-kanak (TK) melalui game edukasi berbasis online. Kegiatan dilaksanakan secara luring di TK Kristen 1 Satya Wacana, Salatiga, dengan melibatkan siswa berusia 5–6 tahun. Metode pelatihan dilakukan dalam beberapa sesi, mencakup pengenalan bagian-bagian komputer, penggunaan mouse, serta pelatihan melalui game edukasi seperti pengenalan huruf, angka, bentuk geometri, dan jenis-jenis kendaraan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan, serta mulai mengenal komputer sebagai media pembelajaran alternatif selain perangkat yang biasa digunakan di rumah seperti handphone dan tablet. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan belajar sambil bermain dengan teknologi dapat meningkatkan minat belajar dan keterampilan dasar siswa dalam menggunakan komputer.
Pengaruh Ping of Death pada Perangkat dengan Sistem Keamanan Jaringan NIDS dan HIPS Faisal Hakim Indrayana; Erwien Christianto
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 1 (2025): JANUARI-MARET 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i1.3183

Abstract

The security system on the network was created virtually via OpenvSwitch using the NIDS and HIDS methods designed using SNORT. The results of the Ping of Death attack cause the CPU performance to be very high, so that the computer works optimally due to the large number of packets going to the Server computer.