Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Era Disrupsi Di SMA Negeri 2 Mranggen Latri Hastuti; Fathur Rokhman; Cahyo Budi Utomo
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i1.6973

Abstract

Kepala sekolah sebagai pengelola satuan pendidikan, bertanggung jawab terhadap efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan. Apalagi di era disrupsi Pendidikan saat ini diperlukan proses transformasi yang memerlukan kreativitas dan inovasi-inovasi kekinian sesuai tuntutan perkembangan jaman. Untuk menghadapi tantangan era disrupsi, dibutuhkan sinergi dari semua sumber daya manausia yang ada dalam satuan Pendidikan, mulai dari kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Selain itu juga diperlukan gaya kepemimpinan kepala sekolah yang sesuai dengan era disrupsi agar berhasil dalam memimpin proses transformasi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi gaya kepemimpinan kepala sekolah era disrupsi di SMA Negeri 2 Mranggen, menganalisis peranan gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam menghadapi tantangan masa depan yang lebih kompleks di era disrupsi pada SMA Negeri 2 Mranggen, dan untuk menganalisis tantangan implementasi gaya kepemimpinan kepala sekolah era disrupsi di SMA Negeri 2 Mranggen. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil peneltian ini menjelaskan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah SMA Negeri 2 Mranggen dalam menghadapi era disrupsi identik dengan gaya kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan transformasional yaitu kemampuan untuk mendorong pengikut melakukan perubahan, dan meningkatkan kemampuan yang dipimpin. Kepemimpinan transformasional juga mendorong kelembagaan untuk selalu bertransformasi atau bergerak progresif (inovasi) sesuai dengan situasi dan kondisi eksternal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dalam menghadapi era disrupsi diperlukan gaya kepemimpinan yang tepat dan sesuai dengan kondisi zaman saat ini.
Dominasi Kekerasan dan Marginalisasi Perempuan dalam Sistem Adat pada Novel Karya Perempuan Maya Dewi Kurnia; Fathur Rokhman; Rustono Rustono; Hari Bakti Mardikantoro
Aksara Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i2.4911.496-506

Abstract

The purpose of this research is to identify forms of violence and marginalization against women constructed in literary narratives, and to represent how the patriarchal customary system influences the position and role of women in traditional Indonesian society. The novels Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam and Tarian Bumi were selected for this study based on considerations that they are works by female authors, deeply rooted in Indonesian traditions, and address women's issues. The research method employed is qualitative with Teun Van Dijk's critical discourse analysis approach. This analysis considers the dimensions of text fragments based on microstructure, superstructure, and macrostructure. The research data consist of discourse fragments that demonstrate representations of violence and marginalization against women. Subsequently, the data were analyzed using the distributional method. The results of this study reveal that in the novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam, significant discourse of violence was found, manifested in forms of physical, psychological, and symbolic violence. Meanwhile, in the novel Tarian Bumi, the more dominant element is the discourse of women's marginalization across various social, economic, and cultural aspects. AbstrakTujuan penelitian ini adalah menemukan bentuk kekerasan dan marginalisasi terhadap perempuan yang dikonstruksikan dalam narasi sastra, serta merepresentasikan bagaimana sistem adat patriarki mempengaruhi posisi dan peran perempuan dalam masyarakat tradisional Indonesia. Novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam dan Tarian Bumi dipilih untuk diteliti dengan mempertimbangkan karya perempuan, kental dengan tradisi Indonesia, dan mengangkat isu perempuan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis Teun Van Dijk.  Analisis ini mempertimbangkan dimensi penggalan teks berdasarkan struktur mikro, superstruktur, dan struktur makro. Data penelitian berupa penggalan wacana yang menunjukkan representasi kekerasan dan marginalisasi perempuan. Selanjutnya data dianalisis dengan metode agih. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada novel Perempuan Menangis Kepada Bulan Hitam ditemukan wacana kekerasan yang signifikan yang termanifestaikan dalam bentuk kekerasan fisik, psikologis, dan simbolik. Sementara itu, pada novel Tarian Bumi yang lebih dominan adalah wacana marginalisasi perempuan dalam berbagai aspek sosial, ekonomi, dan budaya.