Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Keterampilan Hand Massage Pada Pasien Dan Keluarga Yang Terdiagnosis Diabetes Melitus Tipe 2 Dalam Kontrol Gula Darah Di Desa Darek Wilayah Kerja Puskesmas Darek Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah: Emberdayaan Masyarakat Dan Keluarga Dalam Pencegahan Dan Penanganan Awal Ispa Pada Bayi Dan Balita Di Ampenan, Kota Mataram Marlina Riskawaty, Heny; Istiana, Dian; Arifin, Zaenal
Jurnal LENTERA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.68 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v1i1.87

Abstract

One of the complication in patients with diabetes mellitus makroangiopati are impaired to streamline. of peripheral blood vessels to the legsThis was due to a decrease in oxygen in the blood that cause failure penghantaran nutrients to tissue in the capillaries occurred because of the increased viscositas hiperglikemik, blood as a result one of the Arterial Periperal Desease ( PAD ) contributing cause ulcers feet in patients. diabetes mellitusThe preventive efforts that can be done is to the care of the feet, in the form of a gymnastic exercise has been shown to increase vaskularisasi. feetIntervention nursing that may be developed by combining the local culture of the hand massage Belian Sasak. research objectives is to improve knowledge about pasie family and hand massage blood sugar control and prevention of foot retinopathy patients diabetes mellitus type 2. The time taken from the preparation up to the one month .Time 1 weeks to preparation and 3 weeks to activities .All patients join the finish this up , and there is increasing the knowledge and lower blood sugar and improve vaskularisasi on foot patients .Is expected in the local community health can partnered with the belian to prevent the increased blood sugar and decline vaskularisasi in patients diabetes mellitus that can cause the foot retinopathy ulcer
PENINGKATAN PEMAHAMAN PERILAKU SEDENTARI (SEDENTARY BEHAVIOR) DAN RISIKO TERJADINYA SINDROM METABOLIK PADA SANTRIWATI DI MASA PANDEMI COVID 19 Purqoti, Dewi Nur; Zaenal arifin; istiana, Dian; Ilham; Baiq Rulli Fatmawati
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v4i1.77

Abstract

Kegiatan di masyarakat telah berubah disebabkan adanya Pandemi COVID-19 salah satu diantaranya adalah berkurangnya aktivitas baik pada tatanan pendidikan, dan dunia kerja serta pada kehidupan sehari-hari dimasyarakat akibat adanya pembatasan aktivitas masyarakat. Beberapa kondisi yang menyebabkan berkurangnya aktivitas fisik selama masa pandemi COVID-19 diantaranya adalah bekerja dari rumah (work from home), pembelajaran secara daring (online), pembatasan wakti operasional bidang usaha dan penutupan lokasi wisata, sehingga hal tersebut memicu masyarakat lebih banyak berada di rumah dan tentunya lebih banyak waktu untuk menggunakan gadget baik untuk keperluan pekerjaan, proses pembelajaran maupun pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan santriwati melalui kegiatan pendidikan kesehatan tentang faktor resiko sindrom metabolik dan perbaikan gaya hidup dengan menghindari kebiasaan sedentary lifestyle sebagai upaya pencegahan terjadinya sindrom metabolic. Metode: Metode pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pemberian pendidikan kesehatan tentang perilaku sedentari dan risiko terjadinya sindroma metabolic dengan cara Ceramah dan Tanya Jawab dilanjutkan dengan pengukuran Indeks Masa Tubuh (IMT). Simpulan: dari hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa responden dengan kategori Kelebihan berat Badan Tingkat Berat Sejumalah 2 orang (10%), dan responden dengan Kekurangan Berat Badan Tingkat Ringan yaitu 6 orang (30%), Kekurangan Berat Badan Tingkat berat sebanyak 4 orang (20%) sementara itu responden yang memiliki berat badan normal sebanyak 8 orang (40%).