Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Development of Numerical Literacy Question Instrument based on Computational Thinking for Mathematics Learning Zafrullah Zafrullah; Syukrul Hamdi; Astri Wahyuni; Rina Safitri; Resky Nuralisa Gunawan; Yoel Istiawanto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 4 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i4.5985

Abstract

This study is developmental research that aims to develop a numeracy literacy instrument based on computational thinking in mathematics learning, using the Plomp model to ensure the quality and relevance of the instrument. Selection of respondents using Cluster Random Sampling involving 220 grade 8 students at 5 State Junior High Schools in Bantul Yogyakarta, the instrument was tested for content validity using the Aiken method, resulting in an average validity score of 0.81, indicating that the instrument is valid. Confirmatory Factor Analysis (CFA) results showed that all latent variables had loading factor values above 0.5, these items more accurately represent numerical literacy abilities based on the computational thinking being measured.. Construct Reliability (CR) and Average Variance Extracted (AVE) analysis show that all dimensions meet the criteria, although the Problem Decomposition dimension requires more attention to its indicators because its AVE value is only slightly above the minimum limit. This study is limited to a relatively small number of respondents, so it is necessary to expand the sample coverage to increase the generalizability of the results. This research develops an effective instrument to improve mathematics learning and prepare students for final exams such as the Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) with better numeracy literacy skills.
PELATIHAN PENGGUNAAN GAMIFIKASI KEPADA GURU-GURU UNTUK MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DI SMPN 38 PEKANBARU Nurul Fauziah; Ibnu Hajar; Mellisa Mellisa; Fatia Kurniati; Astri Wahyuni
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Desember 2024 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i3.80

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penggunaan gamifikasi kepada guru-guru untuk menunjang proses pembelajaran di SMPN 38 Pekanbaru. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan cara wawancara, sosialisasi, pelatihan, diskusi, dan tanya jawab. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa guru-guru di SMPN 38 Pekanbaru belum menggunakan secara maksimal berbagai platform gamifikasi yang bisa membantu menunjang proses pembelajaran, tapi setelah dilakukannya sosialisasasi dan pelatihan, guru-guru sudah memahami dan akan mencoba menggunakannya pada proses pembelajaran. Kesimpulannya adalah setelah dilakukannya pelatihan penggunaan gamifikasi guru-guru sudah memahami dan akan mencoba menggunakannya pada proses pembelajaran sebagai salah satu alat evaluasi untuk menunjang proses pembelajaran.
Pendampingan Pengembangan Potensi Guru SD dalam Merancang Media Pembelajaran berbantuan Artificial Intelegency (AI) : Pengabdian Sari Herlina; Astri Wahyuni; Diyah Ayu Rizqiani; Ahmad Zamsuri; Mefa Indriati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3581

Abstract

Perkembangan teknologi digital begitu pesat sehingga menuntut guru-guru mempunyai kemampuan adaptif dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Namun, sebagian besar guru masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan AI dalam proses pembelajaran karena keterbatasaan pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman praktis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan potensi guru sekolah dasar dalam merancang serta mengembangkan medial pembelaajran berbasis Artificial Intelegency (AI). Metode pelaksanaannya melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, refleksi, dan evaluasi. Media pemeblajaran dengan konsep AI menggunakan ChatGPT dan Quizzlet AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman guru dalam memanfaatkan Quizzlet AI dalam pembelajaran di kelas. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memberdayakan guru sekolah dasar menjadi digital educator yang berinovasi dan adaptif terhadap teknologi sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menumbuhkan budaya literasi digital di lingkungan sekolah dasar.
Integrating Computational Thinking and Islamic Values in Geometry Learning: Effects on Pre-Service Primary Teachers’ Conceptual Understanding Lilis Marina Angraini; Dianne Amor Kusuma; Reni Wahyuni; Muchamad Subali Noto; Astri Wahyuni; Putri Wahyuni
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 6, No 1 (2027): AJERT: VOLUME 6, ISSUE 1, March 2027
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the integration of computational thinking and Islamic values in geometry learning for Primary School Teacher Education (PSTE) students. Using a quantitative descriptive approach, the research involved 70 PSTE students at Universitas Islam Riau. Data were collected through tests, observations, and interviews, and analyzed using triangulation to ensure validity. This integration significantly improves students’ conceptual understanding, as reflected in the increase in post-test scores. The one-sample t-test yielded a significance value, confirming a meaningful difference between pre- and post-test results. In addition, students internalized Islamic values such as honesty, cooperation, and spiritual awareness during learning activities. This study responds to the need for educational models that balance cognitive skills and character development. The integration of technology and Islamic principles creates a holistic learning experience, contributing to the development of competent, ethical, and responsible future educators.