Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Development of Numerical Literacy Question Instrument based on Computational Thinking for Mathematics Learning Zafrullah Zafrullah; Syukrul Hamdi; Astri Wahyuni; Rina Safitri; Resky Nuralisa Gunawan; Yoel Istiawanto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 4 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i4.5985

Abstract

This study is developmental research that aims to develop a numeracy literacy instrument based on computational thinking in mathematics learning, using the Plomp model to ensure the quality and relevance of the instrument. Selection of respondents using Cluster Random Sampling involving 220 grade 8 students at 5 State Junior High Schools in Bantul Yogyakarta, the instrument was tested for content validity using the Aiken method, resulting in an average validity score of 0.81, indicating that the instrument is valid. Confirmatory Factor Analysis (CFA) results showed that all latent variables had loading factor values above 0.5, these items more accurately represent numerical literacy abilities based on the computational thinking being measured.. Construct Reliability (CR) and Average Variance Extracted (AVE) analysis show that all dimensions meet the criteria, although the Problem Decomposition dimension requires more attention to its indicators because its AVE value is only slightly above the minimum limit. This study is limited to a relatively small number of respondents, so it is necessary to expand the sample coverage to increase the generalizability of the results. This research develops an effective instrument to improve mathematics learning and prepare students for final exams such as the Asesmen Standardisasi Pendidikan Daerah (ASPD) with better numeracy literacy skills.
PELATIHAN PENGGUNAAN GAMIFIKASI KEPADA GURU-GURU UNTUK MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DI SMPN 38 PEKANBARU Nurul Fauziah; Ibnu Hajar; Mellisa Mellisa; Fatia Kurniati; Astri Wahyuni
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Desember 2024 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i3.80

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan penggunaan gamifikasi kepada guru-guru untuk menunjang proses pembelajaran di SMPN 38 Pekanbaru. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan cara wawancara, sosialisasi, pelatihan, diskusi, dan tanya jawab. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa guru-guru di SMPN 38 Pekanbaru belum menggunakan secara maksimal berbagai platform gamifikasi yang bisa membantu menunjang proses pembelajaran, tapi setelah dilakukannya sosialisasasi dan pelatihan, guru-guru sudah memahami dan akan mencoba menggunakannya pada proses pembelajaran. Kesimpulannya adalah setelah dilakukannya pelatihan penggunaan gamifikasi guru-guru sudah memahami dan akan mencoba menggunakannya pada proses pembelajaran sebagai salah satu alat evaluasi untuk menunjang proses pembelajaran.
Pendampingan Pengembangan Potensi Guru SD dalam Merancang Media Pembelajaran berbantuan Artificial Intelegency (AI) : Pengabdian Sari Herlina; Astri Wahyuni; Diyah Ayu Rizqiani; Ahmad Zamsuri; Mefa Indriati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.3581

Abstract

Perkembangan teknologi digital begitu pesat sehingga menuntut guru-guru mempunyai kemampuan adaptif dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Namun, sebagian besar guru masih menghadapi kendala dalam mengintegrasikan AI dalam proses pembelajaran karena keterbatasaan pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman praktis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan potensi guru sekolah dasar dalam merancang serta mengembangkan medial pembelaajran berbasis Artificial Intelegency (AI). Metode pelaksanaannya melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, penerapan teknologi, refleksi, dan evaluasi. Media pemeblajaran dengan konsep AI menggunakan ChatGPT dan Quizzlet AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman guru dalam memanfaatkan Quizzlet AI dalam pembelajaran di kelas. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memberdayakan guru sekolah dasar menjadi digital educator yang berinovasi dan adaptif terhadap teknologi sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menumbuhkan budaya literasi digital di lingkungan sekolah dasar.
Integrating Computational Thinking and Islamic Values in Geometry Learning: Effects on Pre-Service Primary Teachers’ Conceptual Understanding Lilis Marina Angraini; Dianne Amor Kusuma; Reni Wahyuni; Muchamad Subali Noto; Astri Wahyuni; Putri Wahyuni
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 6, No 1 (2027): AJERT: VOLUME 6, ISSUE 1, March 2027
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the integration of computational thinking and Islamic values in geometry learning for Primary School Teacher Education (PSTE) students. Using a quantitative descriptive approach, the research involved 70 PSTE students at Universitas Islam Riau. Data were collected through tests, observations, and interviews, and analyzed using triangulation to ensure validity. This integration significantly improves students’ conceptual understanding, as reflected in the increase in post-test scores. The one-sample t-test yielded a significance value, confirming a meaningful difference between pre- and post-test results. In addition, students internalized Islamic values such as honesty, cooperation, and spiritual awareness during learning activities. This study responds to the need for educational models that balance cognitive skills and character development. The integration of technology and Islamic principles creates a holistic learning experience, contributing to the development of competent, ethical, and responsible future educators.
ANALISIS KESULITAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA: IMPLIKASI TERHADAP PENERAPAN LEARNING CYCLE 5E Ruth Novriyanti Sianturi; Astri Wahyuni; Lilis Marina Angraini; Putri Wahyuni
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/yjt4k923

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi esensial yang perlu dikuasai oleh siswa. Meskipun demikian, sebagian siswa yang masih sulit untuk menyelesaikan masalah matematis secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi hambatan yang dialami siswa pada materi statistika serta mengkaji implikasi hasil analisis tersebut terhadap penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 28 siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Pekanbaru pada tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui tes yang dirancang berdasarkan tahapan pemecahan masalah, sedangkan analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang mengacu pada setiap tahap pemecahan masalah. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa pada setiap tahapan pemecahan masalah, siswa masih mengalami berbagai kendala. Persentase keberhasilan pada tahap memahami masalah mencapai 63,39%, tahap melaksanakan rencana sekitar 49,11%, tahap merencanakan penyelesaian sebesar 17,86%, serta tahap memeriksa kembali sebesar 14,58%. Hambatan terbesar dialami siswa pada tahap merencanakan penyelesaian dan memeriksa kembali jawaban. Atas dasar temuan tersebut, model pembelajaran Learning Cycle 5E yang mencakup tahapan Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, dan Evaluation dipandang layak dijadikan alternatif solusi upaya mengatasi kesulitan pemecahan masalah matematis siswa.
Analisis Persepsi Mahasiswa Calon Guru Matematika terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis dalam Mengajar Alya Lhutfiani; Astri Wahyuni
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 7 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Juli 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i7.2673

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menggambarkan bagaimana mahasiswa calon guru matematika memandang kemampuan komunikasi matematis yang mereka miliki dalam mengajar, yang mencakup kecakapan menyampaikan materi, memaparkan konsep matematika, menggunakan bahasa serta simbol matematika, dan kepercayaan diri selama proses pembelajaran. Pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif melalui metode survei deskriptif, dengan subjek penelitian berupa mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Riau yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket berskala Likert yang dirancang berdasarkan indikator-indikator kemampuan komunikasi matematis dan telah diuji tingkat validitas maupun reliabilitasnya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif melalui penghitungan rata-rata dan persentase pada masing-masing indikator. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa persepsi mahasiswa calon guru matematika atas kemampuan komunikasi matematis dalam mengajar tergolong kategori baik, dan kondisi serupa juga berlaku pada keempat indikatornya, dengan penggunaan bahasa dan simbol matematika menjadi aspek paling unggul, sementara kemampuan menjelaskan konsep matematika menjadi aspek dengan capaian paling rendah. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa memandang positif kemampuan komunikasi matematis yang mereka miliki dalam mengajar, meskipun aspek penjelasan konsep masih membutuhkan penguatan lebih lanjut lewat kegiatan pembelajaran yang lebih aktif, seperti presentasi, diskusi, dan microteaching.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA MATERI STATISTIKA Kurnia Eka Putri Hadrianti; Astri Wahyuni
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 3 (2026): Juli
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/zs2nq443

Abstract

Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa untuk menyelesaikan permasalahan matematika, namun pada materi statistika masih ditemukan berbagai kesalahan yang menunjukkan belum optimalnya penguasaan konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pemahaman konsep matematis pada materi statistika serta mengetahui kategori kesalahan yang paling dominan berdasarkan tingkat kesulitan soal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas VIII MTs Bengkalis. Instrumen penelitian berupa tiga soal uraian dengan tingkat kesulitan mudah, sedang, dan sulit yang disusun berdasarkan indikator pemahaman konsep matematis. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif melalui perhitungan persentase berdasarkan kriteria Arikunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pencapaian siswa sebesar 82,6% dengan kategori sangat tinggi. Seluruh siswa memperoleh pencapaian 100% pada soal mudah, sedangkan soal sedang memperoleh persentase terendah sebesar 70,5% dan soal sulit sebesar 87,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa kesalahan siswa lebih dipengaruhi oleh indikator pemahaman konsep yang diujikan daripada tingkat kesulitan soal.
Analisis Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Pythagoras  Rahmanpematuir Hidayat; Astri Wahyuni
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i3.455

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model in improving students' creative thinking skills in learning the Pythagorean theorem. The research employed a qualitative literature review approach. Data were collected through documentation studies of relevant scientific articles obtained from Google Scholar and SINTA-indexed journals published within the last five years. Three main articles were selected and analyzed based on the learning model, mathematical approach, learning materials, and research findings. The results indicate that the implementation of Problem Based Learning has a positive effect on students' creative thinking skills through problem-solving activities, discussions, and idea exploration. Scientific approaches help students understand mathematical concepts and develop logical thinking skills. However, analytical and synthetic approaches were found to be the most suitable for Pythagorean learning because they encourage students to analyze problems, develop multiple solution strategies, and enhance creativity in mathematical thinking. Therefore, the Problem Based Learning model supported by analytical and synthetic approaches can serve as an effective alternative for improving students' creative thinking skills in learning the Pythagorean theorem.
Trends and Evolution Research on Digital-based Assessment: A Bibliometric Analysis using Scopus Database Zafrullah Zafrullah; Alfian Ma'arif; Astri Wahyuni; Aditya Gusti Mandala Putra
Control Systems and Optimization Letters Vol 4, No 2 (2026)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/csol.v4i2.317

Abstract

This study aims to map global research trends and the evolution of digital based assessment systems through a bibliometric analysis. Using the PRISMA protocol on the Scopus database, publications from 1977 to 2026 were identified, resulting in 3,725 initial documents, which were filtered based on document type (articles), subject area (computer science), and relevance criteria to obtain a final dataset of 312 studies. Data were analyzed using Bibliometrix (R) and VOSviewer to examine publication trends, collaboration patterns, and keyword evolution. The findings indicate that digital based assessment research has evolved from basic computer based testing toward more adaptive and intelligent systems, with a steady annual growth rate of 2.87%. The results also reveal increasing cross regional collaboration, particularly between European and Asian institutions, along with the dominance of high impact journals such as Computers and Education and Computers in Human Behavior. Furthermore, five main research dimensions were identified: system infrastructure, digital pedagogy, advanced psychometric analytics, virtual learning governance, and user psychological behavior. Recent trends highlight the integration of adaptive testing, machine learning, and deep learning to enhance assessment accuracy and academic integrity; however, challenges related to inclusivity, ethical considerations, and student well being remain significant. Therefore, future research should focus on developing intelligent, ethical, and inclusive assessment systems that balance technological advancement with human centered considerations.
Efektivitas Penggunaan Media Canva dan Wayground terhadap Minat Belajar Matematika Peserta Didik pada Materi Statistika di SMA Adelia Septina Prameslani; Suripah; Astri Wahyuni; Endang Istikomah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.17979

Abstract

Learning interest is one of the affective factors that plays an important role in the success of mathematics learning. The low learning interest of students is often influenced by the use of less varied learning media so that media innovation is needed that can create more interesting and interactive learning. This study aims to analyze the effectiveness of using Canva media assisted by Wayground on students' interest in learning mathematics in statistics material in high school. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a Non-Equivalent Control Group Design. The research sample consisted of class X.7 as the experimental class and class X.9 as the control class selected using cluster random sampling techniques. Data were collected through a learning interest questionnaire, then analyzed using descriptive statistics and the Mann–Whitney U test with the help of IBM SPSS Statistics version 23. The results of the descriptive analysis showed that students' learning interest in the experimental class increased after learning using Canva media assisted by Wayground, while changes in the control class were relatively small. The results of the hypothesis test showed an Asymp. Sig. value. (2-tailed) of 0.022 (<0.05), which indicates a significant difference between the learning interests of students in the experimental class and the control class. Thus, it can be concluded that the use of Canva media assisted by Wayground is effective in increasing students' interest in learning mathematics in statistics material in high school.