Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENDESAINAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM-BASED LEARNING BAGI GURU-GURU MATEMATIKA KOTA LUBUKLINGGAU Hapizah Hapizah; Indaryanti Indaryanti; Ely Susanti; Muhammad Yusup; Novita Sari; Jeri Araiku; Scristia Scristia; Weni Dwi Pratiwi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1512-1523

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru matematika SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau dalam mendesain perangkat pembelajaran matematika berbasis Problem Based Learning (PBL). Kegiatan PkM ini ditujukan kepada khalayak sebanyak 30 orang guru matematika SMP dan SMA di Kota Lubuklinggau. Lokasi dan tempat kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Sriwijaya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara hybrid, tatap muka maupun melalui aplikasi zoom meeting conference dan grup Whatsapp. Model pelaksanaan kegiatan adalah model pendampingan dengan metode demonstrasi, pendampingan secara mandiri dan kelompok kepada peserta. Kegiatan dilakukan dalam 4 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pendampingan, tahap follow up, dan tahap pelaporan. Hasil yang didapat melalui pendampingan ini yakni peserta dapat mendesain perangkat pembelajaran matematika berbasis Problem Based Learning yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Secara keseluruhan peserta memberikan respon yang sangat baik pada setiap pernyataan yang diberikan dengan rata-rata skor 3,77 dan persentase 84,38%.
ANALISIS BUKU PENILAIAN (BUPENA) MATEMATIKA WAJIB BERDASARKAN STANDARDS FOR MATHEMATICAL PRACTICE (SMP) Jeri Araiku; Somakim Somakim; Weni Dwi Pratiwi; Annisa Oktavia Lestari; Nadia Faradilla
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): May
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v2i1.11540

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian buku penilaian (BUPENA) dengan Standards for Mathematical Practice (SMP). Pada penelitian ini, indiator yang dinilai adalah memaknai masalah dan menyelesaikannya (MP1), menalar secara abstrak dan kuantitatif (MP2), membangun argument dan mengkritisi argument orang lain (MP3), memodelkan dengan matematika (MP4). Metode penelitian adalah desk evaluation dimana peneliti menganalisis BUPENA berdasarkan indikator yang telah ditetapkan, teori-teori, dan penelitian yang relevan. Hasil analysis menunjukkan bahwa kesesuaian BUPENA dengan MP1, MP2, dan MP3 adalah sebesar 100%, sedangkan MP4 sebesar 94,74%. Kesesuaian buku ajar dengan SMP sangat penting untuk membantu siswa dalam meningkatkan higher order thinking skills (HOTS), kemampuan metakognitif, hasil belajar, motivasi, dan memodelkan, sehingga penggunaan BUPENA matematika wajib SMA ini sangat disarankan. Dalam penggunaan buku, sebaikanya guru juga mengaplikasikan model dan metode pembelajaran yang sesuai, serta memanfaatkan alat-alat atau aplikasi pembelajaran yang sesuai sehingga hasil yang diperoleh dapat maksimal.
KEMAMPUAN BERPIKIR KUALITATIF SISWA SMA MELALUI PENDEKATAN RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING (RMT) PADA TOPIK ALJABAR Bernika Indrialis Ifana; Nyimas Aisyah; Weni Dwi Pratiwi; Elika Kurniadi; Jeri Araiku
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v3i2.15772

Abstract

Aljabar merupakan salah satu topik pembelajaKemampuan Berpikir Kualitatif Siswa SMA Melalui Pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT) Pada Topik Aljabarran dalam matematika yang penting karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Namun, dalam mempelajari aljabar masih terdapat kesulitan terutama pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Kesulitan yang masih sering terjadi yaitu mengubah permasalahan kedalam bentuk matematika, belum memahami konsep SPLTV bahkan masih ada kekeliruan dalam perhitungan aljabar. oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemunculan indikator kemampuan berpikir kualitatif peserta didik melalui pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT) pada topik Aljabar materi SPLTV. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitiannya yaitu peserta didik kelas X MIPA Olimpiade SMA Muhammadiyah 1 Palembang sebanyak 26 peserta didik dengan fokus subjeknya 6 peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah dipilih secara purposive sampling. Penelitian dilaksanakan sebanyak tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap analisis data. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes tertulis dengan tujuan untuk mengukur kemampuan berpikir kualitatif siswa, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil data yang telah didapatkan akan dianalisis dengan tiga tahapan yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa indikator kemampuan berpikir kualitatif siswa melalui pendekatan RMT pada topik aljabar yang banyak dilakukan dengan baik yaitu pelabelan, pencarian secara sistematis untuk mengumpulkan dan melengkapi informasi, perbandingan, penggunaan lebih dari satu sumber, penyandaian dan pemecahan kode. Sedangkan, untuk indikator visualisasi peserta didik sudah memberikan bentuk visualnya tetapi masih belum tepat untuk penentuan panjang dari setiap sisi bangun tersebut.
Transisi Kemampuan Berpikir Aritmatika ke Kemampuan Berpikir Aljabar pada Pembelajaran Matematika Weni Dwi Pratiwi; Elika Kurniadi
Jurnal Gantang Vol 3 No 1 (2018): Pembelajaran dan Media Pembelajaran Matematika yang Inovatif
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.012 KB) | DOI: 10.31629/jg.v3i1.388

Abstract

Studi terdahulu menunjukkan bahwa peran aljabar pada pembelajaran saat ini terfokus pada banyak perspektif sehingga pembelajaran aljabar tradisional membutuhkan pembaharuan yang fundamental dan juga perubahan cara berpikir. Pembelajaran aljabar saat ini harus dapat difokuskan kepada penguasaan dan pengaplikasian aljabar di berbagai konteks dalam kehidupan sehari-hari. Studi dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang adanya transisi kemampuan berpikir dari aritmatika ke aljabar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator transisi kemampuan berpikir aritmatika ke kemampuan berpikir aljabar sudah dapat tercapai dengan baik, hanya saja siswa masih melakukan kekeliruan pada saat mengerjakan operasi bilangan negatif karena siswa sulit membedakan antara tanda bilangan dan juga tanda operasi yang terlibat dalam operasi tersebut. Hal ini harusnya dapat diantisipasi mengingat hal tersebut sangat diperlukan dalam pemahaman aljabar tingkat lanjut Kata kunci: kemampuan berpikir aritmatika, kemampuan berpikir aljabar
Pendampingan Penulisan Artikel pada Jurnal Nasional bagi Guru Matematika: dari Laporan PTK menuju Manuskrip Ely Susanti; Nyimas Aisyah; Cecil Hiltrimartin; Yusuf Hartono; Somakim Somakim; Meryansumayeka Meryansumayeka; Scristia Scristia; Jeri Araiku; Weni Dwi Pratiwi; Elika Kurniadi; Nety Wahyu Saputri
Jurnal Anugerah Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.313 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v2i2.2714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendapingi guru dalam menulis artikel ilmiah berdasarkan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mereka lakukan. Peserta yang mendaftar dalam kegiatan ini adalah sebanyak 68 guru matematika SMP dan SMA dari target 40 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring melalui tiga sesi synchronous dan dua kegiatan asynchronous. Pada sesi synchronous dilakukan pelatihan mengenai PTK, tata cara penulisan artikel ilmiah hasil PTK, dan demonstrasi dalam mengunggah artikel ilmiah pada jurnal nasional. Sesi asynchronous dilakukan sebagai wadah pendampingan peserta selama mereka mengerjakan tugas berupa penelitian dan menuliskan artikel ilmiah. Dari hasil pendampingan, diperoleh 7 artikel ilmiah yang dibuat oleh guru dan diuanggah ke salah satu jurnal nasional. Tanggapan peserta masuk ke dalam kategori sangat baik. Hasil refleksi menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap PTK mereka masih perlu ditingkatkan terutama dalam hal menganalisis hasil PTK dan inisiatif dalam melaksanakan PTK. Guru harus memakanai bahwa PTK harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam hal kepengurusan kenaikan pangkat.
Pelatihan Pengoperasian Canvas Instructure sebagai Learning Management System beserta Potensinya Ely Susanti; Weni Dwi Pratiwi; Scristia Scristia; Jeri Araiku
Jurnal Anugerah Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.313 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v4i1.3918

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini adalah untuk melatih guru matematika dalam pengoperasian Canvas Instructure sebagai alternatif Learning Management System (LMS) dalam pembelajaran di kelas, mengetahui respon guru peserta terhadap pelatihan, dan menjelaskan potensi yang dimiliki oleh Canvas Instructure selain dalam pengelolaan kelas. Model pelaksanaan kegiatan PPM ini adalah model pendampingan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar melalui pendekatan hybrid (synchronous dan asynchronous) yang dibagi dalam 4 tahap, yaitu sesi pelatihan, tahap pendampingan pembuatan LMS, review hasil kerja peserta dan tahap evaluasi hasil kegiatan. Dari 72 peserta pelatihan, diperoleh 23 produk berupa LMS berbasis Canvas Instructure. Berdasarkan respon peserta, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat baik. Canvas Instructure juga dinilai memiliki potensi untuk menjadi platform kegiatan lomba daring dan alat bantu analisis hasil penelitian melalui fitur Quizzes. Kendala sinyal dan ketidakbiasaan guru dalam memanfaatkan LMS ini dapat menjadi perhatian untuk dilakukan pendampingan secara berkelanjutan, terutama dalam mengeksplorasi fitur lain.
QUALITATIVE THINKING LEVEL FOR GEOMETRY LEARNING BASED ON RIGOROUS MATHEMATICAL THINKING (RMT) APPROACH Weni Dwi Pratiwi; Nabilah Hauda; Elika Kurniadi; Jeri Araiku; Puji Astuti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.922 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5332

Abstract

 Penelitian ini merupakan penelitian design research tipe validation study yang bertujuan untuk mengembangkan learning trajectory pada pembelajaran geometri topik geometri tiga dimensi untuk menunjang kemampuan berpikir kualitatif siswa dengan pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT). Hypothetical Learning Trajectory (HLT) akan disempurnakan sepanjang pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas. Kegiatan dibuat dan dirancang dalam bentuk lembar kerja siswa (LKPD) untuk menunjang proses pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Palembang, sedangkan kelompok fokus penelitian ini adalah 6 siswa dengan kemampuan yang bervariasi yaitu tinggi, sedang, dan rendah yang dipilih berdasarkan hasil prestasi yang didokumentasikan oleh guru dalam semester sebelumnya serta rekomendasi guru mata pelajaran matematika. Ada tiga tahapan dalam melakukan penelitian ini, yaitu: (1) preparing the experiment; (2) design experiment dibagi menjadi preliminary experiment dan teaching experiment; (3) retrospective analysis. Data penelitian dikumpulkan dan akan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lintasan belajar yang dibuat menggunakan tingkat berpikir kualitatif dengan indikator yang sering terlihat pada siswa kelas XII MIPA 7 SMA Negeri 1 Palembang adalah indikator visualisasi dan pelabelan. Lintasan belajar yang diperoleh dari penelitian ini didasarkan pada LKPD yang telah dilakukan oleh siswa dimana masalah berkontribusi untuk membangun micro teaching dalam pembelajaran dimensi ketiga. (10pt)This research is a research design type validation study that aims to develop a learning trajectory on the study of geometry topics of three-dimensional geometry to support students' qualitative thinking skills with a Rigorous Mathematical Thinking (RMT) approach. Hypothetical Learning Trajectory (HLT) will be refined throughout the lesson carried out in the classroom. The activities were created and designed using student worksheets (LKPD) to support the learning process. The subjects of the study were students of SMA Negeri 1 Palembang class XII, meanwhile, the focus group of this study was 6 students with varied abilities, namely high, medium, and low who were selected based on the achievement result documented by the teacher in the previous semester as well as the recommendations of teachers of mathematics subjects. There are three stages in conducting this research, namely: (1) Preparation Phase; (2) Design experiments divided into pilot experiments and teaching experiments; (3) retrospective analysis. Research data is collected and will be analyzed qualitatively. The results showed that the learning trajectory made using qualitative thinking levels with indicators often seen in students of SMA Negeri 1 Palembang class XII MIPA 7 is an indicator of visualization and labeling. The learning trajectory obtained from this study is based on LKPD that has been done by students where the problem contributes to building micro-teaching in third-dimensional learning.  
COLLABORATIVE LEARNING DALAM PENINGKATAN KAPASITAS GURU MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN NUMERASI DI SMP KOTA PALEMBANG Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi; Elika Kurniadi; Weni Dwi Pratiwi; Rini Herlina; Laela Sagita; Hasbi Ramadhan; Allen Marga Retta; Anggria Septiani Mulbasari; Viona Adelia; Nabila Putri Isamer; Atikarani Noer Saleha
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jbm.v4i3.4522

Abstract

Teacher innovation in designing interesting learning requires continuous improvement of abilities. The learning assessment paradigm that revolves around the Asasemen Kopetnsi Minimum (AKM) where one of them is numeracy or also called numeracy literacy and mathematical literacy. A problem was found in teachers at the Palembang City MGMP in Difficulty in compiling learning tools that strengthen students' numeracy skills. Through training and mentoring in the learning community or collaborative learning, selecting KD for numeracy strengthening, determining numeracy demands for the KD, determining numeracy activities that can be embedded in learning, and determining mathematical tools and mathematical terms (terminology) used in activities. The results show that the teacher is able to use contexts that are close to the daily lives of students in learning. keyword: Collaborative Learning, Learning Tools, Numeracy
ERROR ANALYSIS OF PROSPECTIVE MATHEMATICS TEACHER IN SOLVING ADDITIONAL AND MULTIPLICATION RULES PROBLEM IN COMBINATORICS BASED ON ADVERSITY QUOTIENT Friska Mahatri; jeri araiku; Weni Dwi Pratiwi; Muhammad Yusup
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.813 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.6464

Abstract

The background of this research is that there are still many prospective teacher students who still experience difficulties in solving addition and multiplication rules in combinatorics. This research is a qualitative descriptive research that aims to find out the mistakes of prospective teacher students in solving addition and multiplication rules in combinatorics based on adversity quitient. The research subjects were student teacher candidates in the 3rd semester of Mathematics Education, Faculty of Teaching and Education, Sriwijaya University. There are stages for this research including 1) preparation stage, 2) implementation stage, 3) final stage. Data collection was in the form of questionnaires and written tests. The results of the study were that student teacher candidates who had a Quitter type adversity quotient had 0 student teacher candidates with a percentage of 0%, Camper type adversity quotient had 58 student teacher candidates with a percentage of 82.86%, Climber type adversity quotient had 12 student teacher candidates with a percentage of 17 .14%. As well as prospective teacher students in the Adversity quotient category of the Climber type, they made 4 mistakes according to Newman's procedure, namely Comprehension Error, Transformation Error, Process Skill Error and Encoding Error. Student teacher candidates in the adversity quotient category of Camperr type made 5 mistakes according to Newman's procedure, namely Reading Errors, Comprehension Errors, Transformation Errors, Process Skill Errors and Encoding Errors.
Students Mathematical Representation Ability in Solving Numeracy Problem through Problem Based Learning Karenina Rizka Alifa; Jeri Araiku; Muhammad Yusup; Weni Dwi Pratiwi
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 6 No 1 (2022): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.514 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v6i1.1936

Abstract

This research is a descriptive study that aims to explain students' mathematical representation abilities in solving AKM numeracy questions after problem based learning is implemented, to explain the implementation of the problem based learning learning process and to explain students' responses to the problem based learning process. This research was conducted at SMP Negeri 45 Palembang. The subjects of this study were class VIII students in the odd semester of the 2021/2022 academic year. Data collection techniques used are tests, interviews, observations and questionnaires. Then the data were analyzed to get conclusions about the students' mathematical representation ability in solving the AKM numeracy questions after problem based learning was implemented, the implementation of the learning process and students' responses to the learning process with problem based learning. From the results obtained, it can be said that the mathematical representation ability of class VIII.2 students in solving AKM numeracy questions through problem based learning is good with all indicators of mathematical representation abilities appearing such as indicators of verbal representation, symbolic representation and visual representation. Keywords: Mathematical Representation Ability, Numeracy, Problem based learning.