Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Modifikasi Model Inkuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Self Efficacy Mahasiswa Biologi Indah Kencanawati; Asni Johari; Revis Asra; Syaiful Syaiful
Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Vol 2 No 2 (2021): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, Desember 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.235 KB) | DOI: 10.32332/al-jahiz.v2i2.4178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi melalui tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri menggunakan prosedur sintesis Lee and Jang dengan pendekatan Theory-driven conceptual Instructional Design Models tipe F1-O1-S1-A1 dan dilanjutkan dengan tahapan eksperimen menggunakan uji-t. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri diawali dengan analisis studi literatur dan informasi terbaru yang berkaitan dengan pola ilmuwan bekerja serta melakukan proses validasi dengan teknik delphi tiga putaran. Sedangkan pada tahapan eksperimen meliputi uji pengaruh modifikasi model inkuiri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi. Pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri menghasilkan tujuh tahapan yaitu: 1) merumuskan masalah, 2) merumuskan hipotesis, 3) mengumpulkan data, 4) membandingkan komunikasi ilmiah antar kelompok, 5) membuat kesimpulan, 6) mengkomunikasikan hasil dan 7) mereview hasil melalui analisis kritis. Sedangkan pada tahapan eksperimen menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikansi 0,000, artinya bahwa mahasiswa yang mengimplementasikan modifikasi model inkuiri memiliki keterampilan berpikir kritis dan self efficacy lebih baik dibandingkan mahasiswa yang tidak mengimplementasikan modifikasi model inkuiri. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapatlah disimpulkan bahwasanya: tahapan modifikasi model inkuiri memberikan pengaruh untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi.
BLENDED LEARNING BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA MATAKULIAH MORFOLOGI TUMBUHAN PRODI BIOLOGI FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI Ade Adriadi; Revis Asra; Mahya Ihsan; Nanda Rayani
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v9i2.11502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada matakuliah Morfologi Tumbuhan dengan penerapan Blended Learning berbasis Project Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, subjek penelitian ini adalah mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah tersebut. Pembelajaran berlangsung secara Synchronous dan Asynchronus dengan menggunakan beberapa media seperti WhatApp, Zoom Meeting, Materi dan Video pembelajaran yang dapat diakses di LMS UNJA. Pembelajaran Synchronous dilakukan secara Virtual dan Live sementara Asynchronous dilakukan secara Collaborative dan Mandiri. Dari penelitian ini didapatkan data Kemampuan berpikir kritis mahasiswa meningkat dari siklus I yang hanya 64% menjadi 91% pada siklus II. Peningkatan yang terjadi sangat signifikan yakni sebanyak 28%. Sedangkan persentase siswa yang melakukan tiap aspek kegiatan pembelajaran pada pertemuan I siklus I awalnya hanya 66% meningkat menjadi 72% pada pertemuan II Siklus I. Kemudian dilakukan observasi lagi pada pertemuan I siklus II dan diperoleh persentase aktivitas mahasiswa dalam berpikir kritis sebesar 75% kemudian meningkat menjadi 87%. Peningkatan ini sudah mencapai kriteria karena minimum keterlaksanaan aktivitas pembelajaran yang baik adalah 85% dari jumlah seluruh siswa terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil pengukuran kemampuan berpikir kritis mahasiswa dan observasi aktivitas mahasiswa maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model blended learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada Mata Kuliah Morfologi Tumbuhan Kelas R001 Semester 2 Program Studi Biologi Universitas Jambi.
PENINGKATAN SUMBERDAYA LABORATORIUM TEKNIK KEBUMIAN UNIVERSITAS JAMBI MELALUI PEMBUATAN SAKAN (SLUICE BOX) Muhammad Ikrar Lagowa; Revis Asra; Yosa Megasukma; Luthfi Wahyudi; Wahyudi Zahar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 2 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v2i1.12224

Abstract

Program Studi Teknik Pertambangan di bawah naungan Jurusan Teknik Kebumian, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi, sejak 2013 sampai saat ini masih berusaha memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajarannya. Salah satu usaha yang dilakukan yaitu dengan menyediakan fasilitas laboratorium. Pengabdian ini bertujuan untuk melengkapi sumberdaya Laboratorium Teknik Kebumian melalui pembuatan alat sakan (sluice box) sebagai salah satu alat praktikum pemisahan mineral berdasarkan berat jenis (SG) pada mata kuliah Praktikum Pengolahan Bahan Galian. Kegiatan pengabdian ini melibatkan tim pengabdian Program Studi Teknik Pertambangan serta tim asisten laboratorium. Tahapan pelaksanaan pengabdian dimulai dari desain alat, persiapan alat dan bahan, pembuatan sakan, uji coba alat, demonstrasi kepada mahasiswa, dan evaluasi. Sakan dibuat menggunakan bahan kayu racuk, sedangkan umpan yang digunakan adalah pasir besi sebagai konsentrat dan pasir kuarsa sebagai pengotor. Uji coba dilakukan dua kali sampai didapatkan hasil pemisahan yang optimal. Dari hasil uji coba dan demonstrasi, para mahasiswa mendapatkan peningkatan pemahaman terhadap proses pemisahan mineral berdasarkan perbedaan berat jenis.
Sosialisasi Dan Kegiatan Mbkm Pembuatan Etilen Dari Limbah Pinang Betara Di Desa Laboratorium Terpadu, Kelurahan Mekar Jaya, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Revis Asra; Anis Tatik Maryani; Muazza; Sabrina Rahayu; Arikah Febrianti; Yogi Irawan Pandiangan; Sopnita Bestari; Febriyanti Munthe
Jurnal Pembangunan Berkelanjutan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpb.v6i1.28823

Abstract

Betara Areca nut (Areca catechu Var. Betara) is a superior variety of areca nut in West Tanjung Jabung District, Jambi Province, which is marketed in various local markets in the province and exported to various countries, such as India and Pakistan. Most people in this area own an areca nut farming business and it is the main source of income for farming households compared to activities in fields other than areca nut farming. However, in running this business, farmers experience obstacles, one of which is the lack of continuity in betel nut production. There are times when areca nut trees are less fruitful and even some areca nuts stop bearing fruit. This is due to farmers' lack of knowledge of the ethylene hormone. While the source for the production of ethylene hormone is in their own environment. Utilization of this natural ethylene hormone can stimulate and increase areca nut fruit. In addition, the fruit ripening process will be faster if using this natural ethylene hormone. The potential of areca nut waste such as fronds, leaves, and coir as a source of natural ethylene is not utilized by the community. This is due to the lack of knowledge possessed by the community. Community Service activities in the Integrated Laboratory Village have been carried out, with the stages of socialization of the use of ethylene hormones from areca nut waste. The activity was attended by the head of the RT, several residents and students involved in Merdeka Learning Campus Merdeka (MBKM). Socialization has been conducted using the lecture method and opening up opportunities for the community to ask questions
Pengembangan Komik Biologi Pada Materi Pteridophyta Untuk Siswa SMA: (Development of Biological Comics on Pteridophyta Material for High School Students) Karlena Karlena; Revis Asra; Bambang Hariyadi
BIODIK Vol. 7 No. 01 (2021): March 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i01.11267

Abstract

This research is the background of the problems that occur in school, namely, lack of interest in reading in students, students tend to choose subjects they like and student learning outcomes are still low seen from their KKM scores. The research objective was to develop comics on Pteridophyta material for class X SMA Negeri 2 Sungai Penuh. The research method uses development research with the ADDIE model. The stages include Analysis, Disgn, Development, Implementation and Evaluation. Products in the form of comics are needed to attract students' interest in reading. Products are validated by media experts and material experts. Validation by material experts was carried out 3 (three) times, with a final percentage of 80% meaning that the comic was in the valid category with a reasonable conclusion to be produced with revisions according to the suggestions. Meanwhile, the validation by media experts was carried out 2 (two) times by obtaining a percentage of 88%, meaning that the comic was in the very valid category with the conclusion that it was feasible to be produced with revisions according to the suggestions. The comic on Pteridophyta material for high school class X students obtained practical feasibility in the very good category. Practical feasibility was obtained from teachers and students in group trials. Eligibility of the teacher with a percentage of 88.24%, small group trials with a percentage of 85.33%, trials of two large groups with a percentage of 84.67% and 84.08% respectively. From the two large group trials, an agreement was obtained that strong and significant enough regarding the feasibility of comics on Pteridophyta material for class X high school students. Thus, the development carried out on products in the form of comics on Pteridophyta material can be produced and used in Biology learning in class X. Abstrak. Penelitian ini melatar belakangi masalah yang terjadi disekolah diantaranya yaitu, Kurangnya minat baca pada siswa, siswa cenderung memilih mata pelajaran yang disukai dan hasil belajaar siswa yang masih rendah dilihat dari nilai KKM-nya. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan komik pada materi Pteridophyta untuk siswa kelas X SMA Negeri 2 Sungai Penuh. Metode penelitian menggunakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Tahapan meliputi Analys, Disgn, Development, Implementation dan Evaluation. Produk berupa komik dibutuhkan untuk menarik minat baca siswa. Produk di validasi oleh ahli media dan ahli materi. Validasi  oleh  ahli  materi dilakukan  sebanyak  3  (tiga) kali,  dengan memperoleh  persentase akhir  80% artinya  komik  berada  dalam kategori valid dengan kesimpulan layak  untuk  diproduksi  dengan  revisi sesuai  saran. Sedangkan  validasi  oleh  ahli  media dilakukan  2  (dua)  kali dengan memperoleh  persentase 88%,  artinya  komik  berada dalam kategori sangat valid dengan kesimpulan layak untuk diproduksi dengan revisi sesuai saran. Komik pada  materi Pteridophyta  untuk  siswa  SMA  kelas X memperoleh kelayakan  secara  praktis dengan  kategori  sangat  baik. Kelayakan  praktis  diperoleh dari guru  dan siswa  pada  uji coba  kelompok. Kelayakan  dari guru dengan  persentase sebesar  88,24%, ujicoba  kelompok kecil dengan persentase 85,33%, uji coba dua kelompok besar dengan masing-masing  persentase 84,67%  dan  84,08%.Dari  uji coba  dua  kelompok  besar didapat kesepakatan  yang  cukup  kuat dan  signifikan  mengenai  kelayakan komik pada materi Pteridophyta untuk siswa SMA kelas X. Dengan demikian, pengembangan yang dilakukan pada produk berupa komik pada materi Pteridophyta dapat diproduksi dan digunakan dalam pembelajaran Biologi pada kelas  X.
Pengembangan Ensiklopedia Tumbuhan Obat Masyarakat Kerinci Sebagai Sumber Belajar Materi Keanekaragaman Hayati Untuk Siswa SMA: (Development of Encyclopedia of Medicinal Plants for the Kerinci Community as Learning Resources for Biodiversity Materials for High School Students) Reni Julianti; Revis Asra; Upik Yelianti
BIODIK Vol. 7 No. 01 (2021): March 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i01.11314

Abstract

The abundant population of plant species in Kerinci district is utilized by the community for daily needs, including using plants as medicine to cure various diseases. To help increase public knowledge, especially students, about medicinal plants, one of them is by integrating into Biology learning in Biodiversity material. This research is a development research. The development model in this study is the ADDIE model. The ADDIE model consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. The products of the Kerinci Community Medicinal Plant Encyclopedia were previously tested and validated by a team of experts, namely material experts and media experts to determine the feasibility of the products being made. The Kerinci Community Medicinal Plant Encyclopedia was validated by media experts with a very good score of 94.4% and material experts with a score of 95.46% in the very good category. Thus the encyclopedia product is said to be feasible. This product was then tested at SMAN 2 Kerinci, the trial was carried out on 2 biology subject teachers, a small group consisting of 9 students, in a large group consisting of 34 students. The test results on the teacher obtained a score of 99.2%. The test results in the small group obtained a score of 94.96% which was in the very good category. In the large group trial obtained a score of 96.44% including the very good category. Thus the product of the Kerinci Community Medicinal Plants encyclopedia is suitable for use as a learning resource. The effectiveness test of using the Kerinci Community Medicinal Plant encyclopedia is effective for improving student learning outcomes. Abstrak. Melimpahnya populasi jenis tumbuhan yang ada di kabupaten Kerinci dimanfaatkan masyarakat untuk keperluan sehari-hari, diantaranya memanfaatkan tumbuhan sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya para peserta didik terhadap tumbuhan obat salah satunya dengan mengintegrasikan kedalam pembelajaran Biologi pada materi Keanekaragaman Hayati. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Produk Ensiklopedia Tumbuhan Obat masyarakat Kerinci sebelumnya diujicobakan terlebih dahulu divalidasi oleh tim ahli yaitu ahli materi dan ahli media untuk mengetahui kelayakan dari produk yang dibuat. Ensiklopedia Tumbuhan Obat Masyarakat Kerinci divalidasi oleh ahli media dengan perolehan skor 94,4% kategori sangat baik dan ahli materi dengan skor 95,46% kategori sangat baik. Dengan demikian produk ensiklopedia dikatakan layak. Produk ini kemudian diujicobakan di SMAN 2 Kerinci, uji coba dilakukan pada 2 orang guru mata pelajaran biologi, kelompok kecil terdiri dari 9 orang siswa, pada kelompok besar terdiri dari 34 orang siswa. Hasil uji coba pada guru memperoleh skor 99,2% hasil uji coba pada kelompok kecil memperoleh skor 94,96% yang termasuk kategori sangat baik. Pada uji coba kelompok besar memperoleh skor 96,44% termasuk kategori sangat baik. Dengan demikian produk ensiklopedia Tumbuhan Obat Masyarakat Kerinci ini layak digunakan sebagai sumber belajar. Uji efektifitas penggunaan ensiklopedia Tumbuhan Obat Masyarakat Kerinci efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. 
Pengaruh Model Pembelajaran Predict Observe Explain dan Motivasi terhadap Higher Order Thinking Skills Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi SMPN 9 Merangin : (The Influence of Predict Observe Explaining Learning Models and Motivation Toward Students 'High Order Thinking Skills in Biology Lessons in Biology Subjects at SMPN 9 Merangin) Nurfadilah Nurfadilah; Revis Asra; Syaiful Syaiful
BIODIK Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i2.12064

Abstract

This study aims to determine the effect of using the Predict Observe Explain learning model, and motivation on students' HOTS in the biology subject matter of the human respiratory system. This research is a quantitative research. The design used in this study is a quasi-experimental design. There are two types of instruments used as a means of collecting data (learning motivation questionnaire and learning test). The instrument used has been validated first by the validator. The results showed that the results of the control class with the pretest average were 68.90, the posttest was 72.65, while the pretest experimental class was 71.40, while the posttest was 79.45. posttest scores can be interpreted as follows: HOTS ability of students who use conventional learning models and have low motivation with an average score (mean) = 70.00. HOTS ability of students who use conventional learning models and have high motivation with an average score (mean) = 74.08. The HOTS ability group of students who use the Poe learning model and have low motivation with an average score (mean) = 72.29. While the HOTS Ability Group of students who use the Poe learning model and have high motivation with an average score (mean) = 83.31. Key words: Predic observe explain, Motivation, Higher order thinking skill Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict Observe Explain, dan motivasi terhadap HOTS siswa pada mata pelajaran biologi materi sistem pernapasan manusia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design). Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpulan data ini ada dua jenis (angket motivasi belajar dan tes belajar). Instrumen yang digunakan terlebih dahulu telah divalidasi oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kelas control dengan rata-rata pretest yakni 68,90,posttest yakni 72,65, sedangkan kelas eksperimen pretest yakni 71,40, sedangkan posttest yakni 79,45. nilai postest dapat dintrepretasikan sebagai berikut: Kemampuan HOTS siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan memiliki Motivasi rendah dengan perolehan nilai rata-rata (mean) = 70.00. Kemampuan HOTS siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dan memiliki Motivasi tinggi dengan perolehan nilai rata-rata (mean) = 74.08. Kelompok Kemampuan HOTS siswa yang menggunakan model pembelajaran Poe dan memiliki Motivasi rendah dengan perolehan nilai rata-rata (mean) = 72.29. Sedangkan Kelompok Kemampuan HOTS siswa yang menggunakan model pembelajaran poe dan memiliki Motivasi tinggi dengan perolehan nilai rata-rata (mean) = 83.31. Kata kunci: Predic observe explain, Motivasi, Higher order thinking skill
Pengaruh Model Pembelajaran Predict Observe Explain dan Motivasi terhadap Higher Order Thinking Skills Siswa : (The Effect of Predict Observe Explain Learning Model and Motivation on Students' Higher Order Thinking Skills) Nurfadilah Nurfadilah; Revis Asra; Syaiful Syaiful
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.12065

Abstract

The low thinking ability of students can be caused by the strategies and models applied by the teacher in learning that have not been oriented towards empowering high-level thinking, and only emphasize understanding concepts (Kawuwung, 2014). Therefore, to increase the HOTS of students, a good learning strategy is needed, starting from the selection of the learning model used in the classroom. The learning model that makes students active is the POE (Predict, Observe, Explain) The strength of this research POE provides an opportunity for students to generate their own conceptual knowledge through reconciliation and negotiation between prior knowledge and new knowledge. Weaknesses in this study Requires readiness and skills from teachers and students, Requires readiness and careful planning in addition to requiring quite a long time.learning model. This study aims to determine the effect of using the Predict Observe Explain learning model, and motivation on students' HOTS in the biology subject matter of the human respiratory system. This research is a quantitative research. The design used in this study is a quasi-experimental design. There are two types of instruments used as a means of collecting data (learning motivation questionnaire and learning test). The instrument used has been validated first by the validator. The results showed that the results of the control class with the pretest average were 68.90, the posttest was 72.65, while the pretest experimental class was 71.40, while the posttest was 79.45. The relationship between POE and HOTS is significant and positive at 13,892. Based on the results of calculations with the SPSS program, the value of sig <0.05 was obtained, namely 0.000 or 0.000 <0.05 so that Ho was rejected and Ha was accepted. Learning motivation also has a significant effect on the HOTS ability of class VIII students of SMPN 9 Merangin, with the acquisition of sig <0.05, namely 0.001 or 0.000 <0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted. Meanwhile, the relationship between the two is positive and significant at 12,527. So the use of the POE Model and learning motivation contributed to the improvement of the HOTS Ability of VIII students of SMPN 9 Merangin. Abstrak. Rendahnya kemampuan berpikir peserta didik dapat disebabkan karena strategi dan model yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran belum berorientasi pada pemberdayaan berpikir tingkat tinggi, dan hanya menekankan pada pemahaman konsep (Kawuwung, 2014). Oleh karena itu, untuk meningkatkan HOTS peserta didik diperlukan strategi pembelajaran yang baik, dimulai dari pemilihan model pembelajaran yang digunakan dalam kelas. Model pembelajaran yang membuat siswa aktif adalah model pembelajaran POE (Predict, Observe, Explain). Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Predict Observe Explain, dan motivasi terhadap HOTS siswa pada mata pelajaran biologi materi sistem pernapasan manusia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design). Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpulan data ini ada dua jenis (angket motivasi belajar dan tes belajar). Instrumen yang digunakan terlebih dahulu telah divalidasi oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kelas control dengan rata-rata pretest yakni 68,90,posttest yakni 72,65, sedangkan kelas eksperimen pretest yakni 71,40, sedangkan posttest yakni 79,45. Hubungan antara POE dan HOTS signifikan dan positif sebesar 13,892. Berdasarkan hasil perhitungan dengan program SPSS, diperoleh nilai sig < 0,05 yaitu 0,000 atau 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Motivasi belajar juga berpengaruh signifikan terhadap kemampuan HOTS siswa kelas VIII SMPN 9 Merangin, dengan perolehan nilai sig < 0,05 yaitu 0,001 atau 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Sedangkan hubungan antara keduanya adalah positif dan signifikan sebesar 12,527. Jadi Penggunaan Model POE dan motivasi belajar memberikan kontribusi terhadap peningkatan Kemampuan HOTS siswa VIII SMPN 9 Merangin.
Pengembangan LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Pokok Bahasan Invertebrata Untuk Siswa Kelas X SMA: (Development of Guided Inquiry-Based LKPD on Invertebrate Main Materials for Class X High School Students) Ahmad Syarief Ramadhani; Revis Asra; Evita Anggereini
BIODIK Vol. 7 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i4.13572

Abstract

This study aims to obtain the final product in the form of LKPD based on Guided Inquiry for Invertebrates. The development model used in this research is the Plomp development model which consists of three stages of development. The LKPD that has been produced is then validated by design experts and material experts to determine the suitability of the products developed. The LKPD that has been revised and declared feasible by the expert (validator) is then tested in class X high school students and biology teachers. Based on the assessment of design experts, it was found that the LKPD design was very feasible, with a score of 56 or 87.5%. Meanwhile, from the results of the material expert assessment, it was found that the material on the LKPD was very feasible, with a score of 104 or 81.25%. The results of individual trials and small group trials showed that the LKPD had a very practical level of practicality, with a practicality score of 38.33 and 39.5, respectively. Likewise, the results of the practicality assessment by the teacher showed that the LKPD has a very practical level of practicality, with a practicality score of 36. Thus, it can be concluded that the LKPD based on Guided Inquiry on Invertebrate Subject Matter is very feasible and practical to be used in learning activities students in class X of Senior High School. Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendapatkan produk akhir berupa LKPD berbasis Inkuiri Terbimbing Materi Pokok Bahasan Invertebrata. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga tahapan pengembangan. LKPD yang telah dihasilkan kemudian divalidasi oleh ahli desain dan ahli materi untuk mengetahui kesesuaian dari produk yang dikembangkan. LKPD yang telah direvisi dan dinyatakan layak oleh ahli (validator) kemudian diujicobakan kepada siswa kelas X SMA dan guru mata pelajaran biologi. Berdasarkan penilaian ahli desain, didapatkan bahwa desain LKPD berada sudah sangat layak, dengan perolehan skor sebesar 56 atau 87,5%. Sementara dari hasil penilaian ahli materi, didapatkan bahwa materi pada LKPD sudah sangat layak, dengan perolehan skor sebesar104 atau 81,25%. Hasil ujicoba perorangan dan ujicoba kelompok kecil didapatkan bahwa LKPD memiliki tingkat kepraktisan sangat praktis, dengan perolehan skor praktikalitas masing-masing sebesar 38,33 dan 39,5. Begitupula hasil penilaian praktikalitas oleh guru didapatkan bahwa LKPD memiliki tingkat kepraktisan sangat praktis, dengan perolehan skor praktikalitas sebesar 36. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis Inkuiri Terbimbing Materi Pokok Bahasan Invertebrata sudah sangat layak dan praktis untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran pada siswa kelas X SMA.  
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing dan Pemahaman Konsep Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah siswa SMP Negeri 6 Kerinci: (The Influence of Guided Inquiry Learning Model and Concept Understanding on Problem Solving Ability of SMP Negeri 6 Kerinci) Meri Mustika; Revis Asra; Evita Anggereini
BIODIK Vol. 7 No. 4 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i4.14206

Abstract

This study aims to determine (1) the effect of the Guided Inquiry learning model on students' problem-solving abilities; (2) the effect of Concept Understanding level on students' Problem Solving Ability; (3) the interaction between the Guided Inquiry learning model and the level of Concept Understanding on students' Problem Solving Ability. This study uses a Quasi Experimental Design with a pretest-posttest Control Group Design model. The population in this study was class VII SMP Negeri 6 Kerinci. The sample uses probability sampling which includes random sampling. To collect the data used is a test of problem solving skills, tests of understanding the concept and documentation. Data analysis used Two-Way Anova.     ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh model pembelajaran Inquiri Terbimbing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah siswa; (2) pengaruh tingkat Pemahaman Konsep terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah siswa; (3) interaksi antara model pembelajaran Inquiri Terbimbing dengan tingkat Pemahaman Konsep terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah siswa. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental Design dengan model pretest-posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 6 Kerinci. Sampelnya menggunakan probability Sampling yang meliputi Random Sampling. Untuk mengumpulkan data yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah, tes pemahaman konsep serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan Anava Dua Arah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Model pembelajaran Inquiri terbimbing berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII SMP Negeri 6 Kerinci; 2) Pemahaman konsep tidak berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. kelas VII SMP Negeri 6 Kerinci; serta 3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran Inquiri terbimbing dengan pemahaman konsep terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII SMP Negeri 6 Kerinci.       Â