Anak Agung Sagung Wiratni Darmadi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELAKSANAAN PENGATURAN KARYA CIPTA POTRET DALAM PRAKTIK DI KOTA DENPASAR Icha Sharawaty Putri; Anak Agung Sagung Wiratni Darmadi
Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum Vol. 05, No. 01, Januari 2017
Publisher : Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.689 KB)

Abstract

Judul dari penulisan jurnal ini adalah Pelaksanaan Pengaturan Karya Cipta Potret dalam Praktik di Kota Denpasar. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan tentang ketentuan hukum yang berkaitan dengan karya cipta potret dalam praktik di Kota Denpasar, dan untuk mengetahui sanksi hukum bagi pelanggar karya cipta potret yang menggunakan tanpa izin. Metode penulisan ini menggunakan metode hukum yuridis empiris. Pelaksanaan tentang ketentuan hukum yang berkaitan dengan karya cipta potret dalam praktik di Kota Denpasar, ternyata masih ada pelaksanaan yang kurang yaitu masih menggunakan karya cipta potret tanpa izin pencipta dan orang yang dipotret atau ahli warisnya. Kurang sadarnya masyarakat dalam pentingnya hak cipta dan peran potret. Adanya sanksi tindak pidana dan perdata berkaitan dengan pelaksanaan karya cipta potret dimaksudkan untuk memberikan efek jera kepada pelaku pelaku pelanggaran karya cipta potret di Kota Denpasar.
PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA PADA DESA PAKRAMAN PADANGSAMBIAN DENPASAR A A Raka Ika Paramitha; A A Sagung Wiratni Darmadi; Ida Ayu Sukihana
Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum Vol. 01, no. 01, Maret 2013
Publisher : Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.758 KB)

Abstract

Its business banking or other business entities are generally more emphasis on lending activities, as it can provide profit interest. Lending activities undertaken or banking institutions and other business entities are not purely lending capital to its customers, but it is complex include the sources of credit funds, allocation of funds, the organization and credit management, credit policy, loan documentation and administration, supervision credit, as well as the settlement of problem loans because of the bad faith of the customer (debtor), the denial of credit in the fulfillment of payment obligations (wanprestasi). Lending activities are conducted throughout the banking institutions, including other business entity called the Village Credit Institutions (hereinafter LPD) owned Pakraman village in Bali.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN BARANG ELEKTRONIK REKONDISI Komang Ayu Pradnyatiwi Mustika; Anak Agung Sagung Wiratni Darmadi
Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum Vol. 06, No. 01, Januari 2018
Publisher : Kertha Negara : Journal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.407 KB)

Abstract

Makalah ini berjudul “Perlindungan Hukum terhadap Konsumen Barang Elektronik Rekondisi”. Makalah ini dilatarbelakangi oleh adanya para pelaku usaha yang menjualkan produk elektronik yang bersifat rekondisi kepada konsumen. Permasalahan yang muncul adalah ketika barang yang diperjualkan belikan tersebut merupakan barang elektronik rekondisi, dimana resiko dari kerusakan barang elektronik itu sangat tinggi, akan tetapi di sisi lain pelaku usaha mendapatkan keuntungan atas penjualan barang elektronik rekondisi tersebut. Dalam melakukan analisa, penulis menggunakan metode penulisan secara normatif, mengingat penulisan ini tidak didukung dengan data. Dengan menganalisa peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Kosumen, maka dapat diketahui bahwa perlindungan hukum bagi konsumen barang elektronik rekondisi terdapat pada Pasal 8 ayat (2), yang mengatur bahwa pelaku usaha dilarang memperdagangkan barang yang, rusak, cacat atau bekas, dan tercemar tanpa memberikan informasi secara lengkap dan benar atas barang dimaksud.