Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA MELALUI INOVASI TEBA MODERN SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN Purwaningrat, Putu Atim; Oktarini, Luh Nik; Putra, I Putu Indrayana; Arnatayasa, I Made Abdi; Yasti, Ni Kadek Citra Dewi
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4615

Abstract

Waste management in Penatih Dangin Puri Village faces a serious challenge due to an unsustainable conventional system, leading to waste accumulation and negative environmental impacts. This program aims to present a solution through the TEBA (Tempat Ember Bakteri / Bacterial Bucket Site) Modern Innovation. The primary focus is on managing organic waste through the creation of Teba Modern units. This activity intends to increase public awareness regarding environmental cleanliness and provide practical examples of Teba Modern construction to mitigate the negative impact of poorly managed organic waste. The implementation method comprises two main steps. First, socialization with the community to provide understanding of the Teba Modern concept, its benefits, and how to process organic waste into compost. Second, the construction of a model Teba Modern unit to inspire the community to implement this concept in their respective homes. The results of this community service activity show an increase in public awareness of the importance of organic waste management, a heightened concern among residents for environmental cleanliness, and a deeper understanding of the processes involved in independent waste management and composting using Teba Modern.
MENINGKATKAN KAPASITAS PENGELOLAAN MANAJEMEN: MELALUI PELATIHAN PENGAJUAN PERIZINAN BERUSAHA BERBASIS OSS Purwaningrat, Putu Atim; Oktarini, Luh Nik; W, Rai Dwi Andayani; Purwaningtyas, Ni Wayan Mona; Saputri, Arista Dwi
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v6i1.2581

Abstract

Isu utama yang dihadapi oleh UMKM Nasi Penek Giri Blahbatuh adalah rendahnya pemahaman terhadap tata kelola manajemen usaha dan proses legalitas usaha melalui sistem perizinan berbasis Online Single Submission (OSS). Kondisi tersebut menyebabkan keterbatasan akses terhadap peluang pengembangan usaha dan dukungan pemerintah. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan manajemen terkait legalitas usaha melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengajuan perizinan berusaha berbasis OSS. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif, berupa sosialisasi, pelatihan langsung, dan pendampingan teknis dalam proses pendaftaran izin usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan dalam pemahaman peserta terhadap pentingnya legalitas usaha serta kemampuan mengoperasikan sistem OSS secara mandiri. Selain itu, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran pelaku usaha untuk mengelola bisnis secara lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini memiliki kontribusi untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian UMKM lokal di wilayah Blahbatuh.
PENGARUH SPIRITUAL QUOTIENT, FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL ATTITUDE TERHADAP PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM Oktarini, Luh Nik; Purwaningrat, Putu Atim; Adi Mekarsari, Ni Ketut
Widya Amerta Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/wa.v12i2.2601

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Spiritual Quotient,Financial Literacy dan Financial Attitude baik secara parsial maupun secarasimultan terhadap penyusunan laporan keuangan. Populasi dalam penelitian inisebanyak 52 UMKM yang berada di Desa Serangan, Seluruh populasi akandijadikan sampel, jadi jumlah sampel adalah 52 UMKM metode penentuan sampelyang digunakan adalah sampling jenuh yang termasuk dalam non probabilitysampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakananalisis deskriptif . Data kemudian dianalisis dengan menggunakan regresi linierberganda menggunakan bantuan Statistic Package for Sosial Science (SPSS) versi25. Berdasarkan hasil dan pembahasan diatas makan dapat disimpulkan bahwa 1)Spiritual Quotient tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan, 2)Financial Literacy tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan3)Financial Attitude tidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan, 4)Secara simultan Spiritual Quotient, Financial Literacy, dan Financial Attitudetidak berpengaruh terhadap penyusunan laporan keuangan UMKM bidang kulinerDesa Serangan. Saran memilih variabel lain yang dapat meningkatkan penyusunanlaporan keuangan bagi pelaku UMKM, misalnya tingkat pendidikan, pemahamanakuntansi, skala usaha.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Bedetan Perancak untuk Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan di Kabupaten Jembrana, Bali: Empowering the Bedetan Perancak Women Farmers Group to Enhance Fishermen’s Welfare in Jembrana Regency, Bali Astawa, Putu Putra; Purwaningrat, Putu Atim; Sanjaya, Kadek Oky Sanjaya
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4489

Abstract

Abstrak Pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah merupakan strategi penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Desa Perancak di Kabupaten Jembrana, Bali, memiliki potensi besar dalam pengolahan ikan lemuru menjadi Bedetan, sebuah kuliner lokal yang memiliki nilai ekonomi signifikan. Namun, proses produksi yang masih manual, keterbatasan pengelolaan usaha, dan pemasaran yang belum optimal menjadi tantangan utama bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Bedetan Perancak. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan teknologi Solar Dry Dum, penguatan sistem manajemen usaha berbasis digital, dan strategi pemasaran modern. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 30%, keterampilan manajemen usaha yang lebih profesional, dan perluasan jangkauan pemasaran produk ke luar daerah. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap pemberdayaan perempuan nelayan, peningkatan pendapatan keluarga, dan penguatan ekonomi lokal berbasis kearifan budaya. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, teknologi pengolahan ikan, manajemen digital, pemasaran, Bedetan Abstract Processing fishery products into value-added products is an important strategy in increasing the income of coastal communities. Perancak Village in Jembrana Regency, Bali, has great potential in processing lemuru fish into Bedetan, a local culinary that has significant economic value. However, the manual production process, limited business management, and marketing that is not optimal are the main challenges for the Bedetan Perancak Women Farmers Group (KWT). The Community Service Program (PKM) is designed to overcome these problems through the application of Solar Dry Dum technology, strengthening digital-based business management systems, and modern marketing strategies. The implementation method includes socialization, training, technology application, mentoring, and sustainability evaluation. The results of the implementation show an increase in production capacity of up to 30%, more professional business management skills, and an expansion of product marketing reach outside the region. This program makes a positive contribution to the empowerment of women fishermen, increasing family income, and strengthening the local economy based on cultural wisdom. Keywords: community empowerment, fish processing technology, digital management, marketing, Bedetan