Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Empowering the PKK Cadres as a Waste Bank Agent in Waste Management Efforts to Keep Environmental Health Ni Putu Emy Darma Yanti; Kadek Cahya Utami; Indah Mei Rahajeng; Gusti Ayu Ary Antari
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 2 No 3 (2020): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2020
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v2i3.213

Abstract

Waste management that needs to be carried out comprehensively and integratedly from the downstream flow in order to provide economic benefits, be healthy for the community, safe for the environment and can change people's behavior. Tista Village already has a Garbage Bank which is headquartered at the Village Office, but it has not been utilized properly by the community. The purpose of this community service activity is knowledge and attitudes regarding PKK waste management as a waste bank agent and the implementation of the Waste Bank program in Tista Village. The community service activity carried out was to provide training on the implementation of the waste bank with the method of lectures, discussions, demonstration, and focus group discussions attended by 35 PKK cadres. Methods of using data using a questionnaire given before and after training. Data analysis used the Wilcoxon test with a confidence level of 95%. The results of the community service activities received an increase in the knowledge and attitude of PKK cadres as Garbage Bank agents about proper waste management after being given training.
GAMBARAN POST-ACUTE COVID-19 SYNDROME PADA PASIEN PASCA TERINFEKSI CORONAVIRUS DISEASE 2019 I Gusti Ayu Julia Arsita Devie; Ni Kadek Ayu Suarningsih; Indah Mei Rahajeng; Desak Made Widyanthari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.155 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i03.p13

Abstract

Post-acute COVID-19 syndrome merupakan gejala menetap dalam jangka waktu yang lebih lama pada pasien yang telah sembuh dari COVID-19. Gejala COVID-19 yang berkepanjangan berdampak pada kesehatan fisik hingga psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran post-acute COVID-19 syndrome pada pasien pasca terinfeksi corona virus disease 2019. Sampel penelitian berjumlah 30 orang pasien pasca perawatan dengan COVID-19 yang dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling dengan teknik quota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia dari responden pasien pasca terinfeksi COVID-19 adalah 29 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar menjalani perawatan COVID-19 melalui isolasi mandiri (56,7%) dengan rata - rata lama perawatan 12,8 hari. Gejala yang paling umum dilaporkan selama atau sebelum terinfeksi COVID-19 adalah kehilangan rasa dan bau, batuk, demam, kelelahan, dan sakit tenggorokan. Sedangkan, gejala yang menetap 1 - 2 minggu pasca dinyatakan sembuh dari infeksi COVID-19 yang umum dilaporkan adalah kelelahan, batuk, kehilangan rasa dan bau, sakit tenggorokan, serta sesak napas. Gejala batuk menetap dengan karakteristik batuk berlendir atau berdahak terjadi pada 26,7% pasien. Sesak napas yang dialami 1 - 2 minggu setelah terinfeksi COVID-19, 83,3% diantaranya mengalami sesak napas ketika melakukan aktivitas dengan kategori ringan. Selain itu, mayoritas yang mengalami gejala kelelahan setelah 1 - 2 minggu pasca terinfeksi COVID-19 berada pada kategori berat.
GAMBARAN TINGKAT DIGITAL HEALTH LITERACY PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS BULELENG I PADA MASA PANDEMI COVID-19 I Gusti Ayu Putu Anggitha Puja Laskmi Dewi; Indah Mei Rahajeng; Ni Kadek Ayu Suarningsih; Desak Made Widyanthari
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.829 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i05.p11

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan adanya keterbatasan penderita Diabetes Melitus (DM) dalam mengakses pelayanan kesehatan di Indonesia. Peningkatan angka kejadian DM pada masa pandemi COVID-19 terjadi di Kabupaten Buleleng khususnya Puskesmas Buleleng I. Pemerintah menganjurkan untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam manajemen mandiri penderita DM. Kemampuan akses teknologi dan informasi kesehatan dalam manajemen mandiri DM dapat ditinjau dari tingkat digital health literacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat digital health literacy pada penderita DM di Puskesmas Buleleng I pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan survei. Responden penelitian sebanyak 67 orang didapatkan melalui teknik consecutive sampling. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat digital health literacy rendah (50,7%). Digital health literacy rendah disertai dengan karakteristik responden meliputi usia rentang 57-66 tahun (32,8%), berjenis kelamin laki-laki (31,3%), lama menderita DM selama 1-5 tahun (41,4%), dan berpendapatan <UMK (47,8%).
HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI BALI Dewa Gede Ari Wisnawa; Indah Mei Rahajeng; Ni Putu Emy Darma Yanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 5 (2022): Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.381 KB) | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i05.p07

Abstract

Dewasa ini, terjadi peningkatan anggota rumah tangga dengan skizofrenia di Indonesia. Peningkatan prevalensi gangguan jiwa di Indonesia khususnya Provinsi Bali berpotensi meningkatkan beban kerja bagi perawat jiwa. Peningkatan beban kerja dapat mempengaruhi produktivitas perawat dalam menjalankan tugas, salah satunya dalam pelaksanaan discharge planning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan pelaksanaan discharge planning di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi analitik korelasional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah 150 perawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami beban kerja berat (52%) dan sebagian besar responden melaksanakan discharge planning dengan baik (84%). Hasil uji Spearman Rank didapatkan p - value 0,000 (p < 0,05) dengan nilai korelasi (r) = 0,303, yang bermakna terdapat hubungan antara beban kerja perawat dengan pelaksanaan discharge planning dengan kekuatan hubungan yang lemah dan arah positif.
VIDEO EDUKASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KOMUNIKASI TERAPEUTIK DI RUMAH SAKIT Luh Yudita Intan Pratiwi; Ni Putu Emy Darma Yanti; Indah Mei Rahajeng
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 10 No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2022.v10.i06.p10

Abstract

Komunikasi terapeutik menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan perawat ketika memberikan pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas pelaksanaan komunikasi terapeutik, yaitu pengetahuan yang dimiliki perawat. Pengetahuan dapat diperoleh dari beberapa hal, salah satunya video edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian video edukasi terhadap tingkat pengetahuan perawat tentang komunikasi terapeutik di Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng. Jenis yang digunakan pada penelitian adalah analitik korelatif dengan desain penelitian one grup pre-test post-test design, dan teknik sampling proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 perawat. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner tingkat pengetahuan perawat tentang komunikasi terapeutik. Hasil yang didapat pada penelitian ini sebelum diberikan video responden memiliki pengetahuan cukup, sedangkan setelah diberikan video edukasi, responden memiliki pengetahuan baik. Hasil uji Wilcoxon mendapatkan nilai p = 0,000 (<0,05) yang artinya ada pengaruh pemberian video edukasi terhadap tingkat pengetahuan perawat tentang komunikasi terapeutik di Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng. Video edukasi menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif serta efisien dalam menyebarkan informasi.
Nurses’ Perceptions About Conflict Management Strategy of Head Nurse Rai Rosita Candra Dewi; Ni Putu Emy Darma Yanti; Indah Mei Rahajeng; Komang Menik Sri Krisnawati
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Vol. 2 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : KHD-Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/nhs.v2i3.133

Abstract

Conflict is one of the factors that affect the performance of nurses. Nurse’s conflict management is closely related to the role of leaders in creating a conducive and productive work environment. The purpose of this study was to describe the perception of implementing nurses on the management of ward head conflict in a hospital in Bali. This research is a quantitative descriptive study with a cross sectional approach. The respondents involved were 71 nurses using purposive sampling technique. Collecting data using a questionnaire about conflict management that has been valid and reliable. The results of the research on the perception of implementing nurse on the conflict management of head nurse from dominating strategy were the “Not Good” category (56.95%), the collaboration strategy was “Good” (85.75%), the avoidance strategy was “Not Good” (44%), the accommodate “Good” (82%), and the compromise strategy “Good” (87%). The majority of implementing nurses perceive that the head nurse uses a compromise strategy in managing conflict in their work area, and the least perceived is that the leader uses a conflict avoidance management strategy. The head nurse is expected to be able to use appropriate conflict management strategies to resolve conflicts in his scope of work, because in general all strategies have their respective advantages and disadvantages to overcome a problem.
Empowering the PKK Cadres as a Waste Bank Agent in Waste Management Efforts to Keep Environmental Health Ni Putu Emy Darma Yanti; Kadek Cahya Utami; Indah Mei Rahajeng; Gusti Ayu Ary Antari
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 2 No 3 (2020): Jurnal Peduli Masyarakat, September 2020
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v2i3.213

Abstract

Waste management that needs to be carried out comprehensively and integratedly from the downstream flow in order to provide economic benefits, be healthy for the community, safe for the environment and can change people's behavior. Tista Village already has a Garbage Bank which is headquartered at the Village Office, but it has not been utilized properly by the community. The purpose of this community service activity is knowledge and attitudes regarding PKK waste management as a waste bank agent and the implementation of the Waste Bank program in Tista Village. The community service activity carried out was to provide training on the implementation of the waste bank with the method of lectures, discussions, demonstration, and focus group discussions attended by 35 PKK cadres. Methods of using data using a questionnaire given before and after training. Data analysis used the Wilcoxon test with a confidence level of 95%. The results of the community service activities received an increase in the knowledge and attitude of PKK cadres as Garbage Bank agents about proper waste management after being given training.
EVALUASI KEPUASAN PEMBELAJARAN DARING SELAMA MASA PANDEMI PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UDAYANA Dimas Aji Saputra; Indah Mei Rahajeng; Ni Putu Emy Darma Yanti; Putu Ayu Asri Damayanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p14

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah tatanan kehidupan termasuk bidang pendidikan. Proses pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi berganti metode menjadi dalam jaringan atau disingkat sebagai daring demi mencegah penyebaran COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana evaluasi kepuasan pembelajaran daring selama masa pandemi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang dilakukan pada mahasiswa keperawatan Universitas Udayana pada bulan Juni 2022 dengan 170 mahasiswa sebagai responden yang dipilih dengan metode stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukan responden berusia 18-22 tahun dengan mayoritas responden merupakan perempuan 149 orang (87,6%), dan jumlah responden angkatan terbanyak adalah angkatan 2021 (tahun ke-2) dengan 49 orang (28,8%). Hasil evaluasi pembelajaran daring selama masa pandemi pada mahasiswa keperawatan Universitas Udayana didapatkan sebagian besar dengan kepuasan dalam kategori tinggi yaitu 109 orang (63,8%). Karakteristik responden yang merespon dengan kepuasan yang tinggi sebagian besar berjenis jenis kelamin perempuan yaitu 89 orang (52,4%) dan pada tahun kedua atau angkatan 2021 yaitu 40 orang (23,5%). Hasil penelitian disimpulkan responden didominasi perempuan, angkatan 2021 (tahun ke-2) dengan rentang usia antara 18 hingga 22 tahun. Berdasarkan gambaran evaluasi kepuasan pembelajaran daring selama masa pandemi pada mahasiswa keperawatan Universitas Udayana sebagian besar masuk kedalam kategori tinggi.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PENGGUNA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN Ni Kadek Ita Rosiana; Indah Mei Rahajeng; Made Oka Ari Kamayani
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p15

Abstract

Kualitas pelayanan rumah sakit menjadi tolok ukur dalam menilai keberhasilan suatu program pemerintah. Kualitas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit akan mempengaruhi kepuasan pasien. Pasien pengguna BPJS kesehatan sering merasa tidak puas dengan pelayanan yang diterima. Pengukuran kepuasan pasien harus dilakukan oleh rumah sakit sebagai bahan evaluasi kualitas pelayanan yang telah diberikan, sehingga nantinya akan berdampak kepada loyalitas pasien dan profitabilitas rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien pengguna BPJS kesehatan di BRSU Tabanan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden yang dipilih dengan teknik quota sampling. Kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner kualitas pelayanan dan kuesioner HCAHPS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mencapai nilai rata-rata sebesar 109,80 dan nilai rata-rata kepuasan pasien pengguna BPJS kesehatan sebesar 41,13. Hasil analisis hubungan menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan sedang dengan p-value 0,001; arah hubungan positif, dan nilai koefisien determinan sebesar 34,2%. Arah hubungan positif memiliki makna semakin baik kualitas pelayanan semakin tinggi kepuasan pasien pengguna BPJS kesehatan, begitu pula sebaliknya.
GAMBARAN PERSEPSI PENGGUNAAN PERLENGKAPAN KESELAMATAN KERJA PADA PETUGAS BALAWISTA Nurdiyanti Nurdiyanti; Indah Mei Rahajeng; Putu Ayu Asri Damayanti
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 11 No 2 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2023.v11.i02.p12

Abstract

Balawista memiliki tugas sebagai pengawas para wisatawan yang melakukan kegiatan wisata bahari. Keberadaan Balawista sangat penting untuk memberikan pertolongan pada wisatawan yang mengalami kecelakaan ketika berkegiatan di pantai. Kompetensi penyelamatan yang dirasakan mumpuni membuat petugas Balawista berasumsi bahwa tidak perlu menggunakan perlengkapan keselamatan kerja, namun penggunaan perlengkapan merupakan upaya perlindungan diri penyelamatan untuk mencegah kecelakaan pada Balawista. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi penggunaan perlengkapan keselamatan kerja pada petugas Balawista. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengumpulan data secara daring menggunakan kuesioner persepsi penggunaan keselamatan kerja dengan uji validitas dan reliabilitasnya menggunakan uji terpakai pada responden yang sama dengan responden penelitian. Sebanyak 122 petugas Balawista dilibatkan pada penelitian ini yang dipilih dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai persepsi penggunaan perlengkapan keselamatan pada petugas Balawista adalah 50,89. Berdasarkan pengkategorian, mayoritas petugas Balawista memiliki persepsi penggunaan keselamatan pada kategori baik (69,7%) dan sebagian kecil berada pada kategori cukup (30,3%). Simpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar petugas Balawista memiliki persepsi yang baik tentang penggunaan perlengkapan keselamatan kerja.