Made Oka Ari kamayani, Made Oka Ari
Nursing Program, School Of Medicine, Udayana University

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Persepsi tentang Pictorial Health Warning pada Kemasan Rokok dengan Motivasi Berhenti Merokok Ariani, Ni Made Novi; Yanti, Ni Luh Putu Eva; Kamayani, Made Oka Ari
Jurnal Ners Widya Husada Vol 5, No 2 (2018): JULI
Publisher : Universitas Widya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.253 KB) | DOI: 10.33666/jners.v5i2.331

Abstract

Angka kematian akibat rokok semakin meningkat. Pemerintah menetapkan kebijakan dengan mencantumkan peringatan kesehatan bergambar pada kemasan rokok untuk mengurangi jumlah perokok. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan persepsi tentang Pictorial Health Warning pada kemasan rokok dengan motivasi berhenti merokok. Metode penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel penelitian 123 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data adalah kuesioner persepsi tentang Pictorial Health Warning pada kemasan rokok dan kuesioner Contemplation Ladder Teknik pengolahan data menggunakan teknik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan  persepsi baik (78,9%) dan motivasi dengan kategori sedang (52%). Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan persepsi tentang Pictorial Health Warning pada kemasan rokok dengan motivasi berhenti merokok dengan nilai p value 0,468 (p<0.05).Kata kunci: merokok, pictorial health warningRELATIONSHIP BETWEEN THE PERCEPTION OF PICTORIAL HEALTH WARNING IN CIGARETTING PACKAGING WITH SMOKING STOP MOTIVATIONABSTRACTThe number of deaths caused by cigarette increases. The government set a policy by stating image health warnings on cigarette packaging to reduce the number of smokers. This study is aimed to find out the relationship perception about Pictorial Health Warning on cigarette packaging with motivation to quit smoking. Quantitative research method with cross sectional approach was used in this study by using 123 respondents. Purposive sampling technique was used in this study. Instruments used in data collection were perception questionnaires about Pictorial Health Warning on cigarette packaging and Contemplation Ladder questionnaire. Spearman Rank technique was used as data processing technique. The results show that respondents have a good perception (78.9%) and have moderate motivation (52%). The result of analysis showed that there was no correlation Perception about Pictorial Health Warning on cigarette packaging with motivation to quit smoking with p value 0,468 (p <0.05).Keywords: pictorial health warning, smoking
KORELASI AKTIVITAS KEHIDUPAN SEHARI-HARI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA Purmanti, Ni Luh Made Dwi; Utami, Putu Ayu Sani; Kamayani, Made Oka Ari
IPTEKMA Volume 9, No. 1, Februari 2020
Publisher : Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KORELASI AKTIVITAS KEHIDUPAN SEHARI-HARI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia lebih dari 60 tahun yang akan mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Lansia yang tidak mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari cenderung mengekspresikan ketidakpuasan pada kehidupan yang akan berpengaruh pada kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan aktivitas kehidupan sehari-hari dengan kualitas hidup pada lansia. Desain penelitian yang digunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 124 lansia yang dipilih dengan cara Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner hasil modifikasi yaitu Aktivitas Sehari-hari Dasar dan Instrumental (ASDI) dan kuesioner WHOQOL-OLD. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki aktivitas sehari-hari mandiri (58,9%) dan memiliki kualitas hidup baik (53,2%). Uji statistik Spearman Rank (CI 95%, ? = 0,05), didapatkan hasil nilai p Value 0,000 dan nilai koefisien korelasi (r=+0,851), yang artinya terdapat hubungan positif kuat aktivitas sehari-hari dengan kualitas hidup pada lansia. Lansia diharapkan tetap melakukan aktivitas sehari-hari seperti mandi, berpakaian, BAB & BAK, berpindah, mobilisasi, berbelanja secara teratur untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
PELATIHAN PENCEGAHAN DAN PERTOLONGAN JATUH PADA LANSIA BAGI KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS II DENPASAR TIMUR P.A.S. Utami; M.O.A. Kamayani; L.M. Puspita; N.A.J. Raya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.927 KB)

Abstract

Penuaan pada sistem muskuloskletal mengakibatkan lansia mudah mengalami jatuh. Jatuh dapat mengakibatkan perlukaan fisik, gangguan berjalan maupun kecacatan. Pengetahuan tentang pencegahan risiko jatuh perlu dimiliki oleh keluarga untuk merawat lansia. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan keluarga dalam pencegahan dan pertolongan jatuh pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Timur. Peserta yang terlibat 45 orang keluarga yang memiliki lansia. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan dan demonstrasi mengenai cara pencegahan dan pertolongan jatuh pada lansia. Hasilnya ada kenaikan pengetahuan yang diperoleh oleh peserta pengabdian masyarakat sebesar 31.1% dimana 88.9% memiliki pengetahuan yang baik setelah memperoleh pelatihan. Hasil uji statistic dengan Uji Wilcoxon diperoleh nilai p=0.000<0.05 yang artinya ada pengaruh pemberian pelatihan kesehatan terhadap pengetahuan keluarga yang memiliki lansia tentang pencegahan dan pertolongan jatuh. Pencegahan dan pertolongan risiko jatuh pada lansia yang dilakukan dengan benar oleh keluarga dapat mencegah komplikasi akibat jatuh.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN ACADEMIC BURNOUT PADA SISWA SMA NEGERI 1 KUTA UTARA Warmayanti, Ni Ketut Ayu; Kamayani, Made Oka Ari; Astuti, Ika Widi; Manangkot, Meril Valentine
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i06.p05

Abstract

Academic Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional akibat tekanan akademik yang berkepanjangan, yang ditunjukkan melalui penurunan motivasi, rasa kompeten, dan keterlibatan dalam proses belajar. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa korelasi antara harga diri terhadap academic burnout pada pelajar SMA Negeri 1 Kuta Utara. Jenis penelitian ini ialah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini ialah 713 pelajar kelas X SMAN 1 Kuta Utara. Sampel penelitian sejumlah 257 pelajar dihimpun melalui teknik stratified random sampling. Data penelitian diperoleh melalui instrumen Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) untuk mengukur academic burnout dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur harga diri. Uji korelasi Spearman Rank digunakan dalam analisis data dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa 35,4% responden memiliki harga diri rendah dan 35,4% harga diri sedang, sementara 50,2% responden berada pada kategori academic burnout rendah. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai p = 0,000 dan r = -0,295, yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kekuatan korelasi lemah hingga sedang dan arah hubungan negatif. Semakin tinggi harga diri seorang pelajar, tentunya kian rendah pula potensi dalam mengalami academic burnout.