Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN BUDIDAYA IKAN KERAPU( Epinephelus sp.) UNTUK MASYARAKAT NELAYAN DESA HAKATUTOBU, KECAMATAN POMALAA, KABUPATEN KOLAKA Purbaningsih, Yuli; Kurnia, Agus; Pariakan, Arman; Salma, Wa Ode; Nurmaladewi, Nurmaladewi; Asni, Asni; Muis, Muis; Salsabila, Syefira; Rezal, Farit; Hamid, Abdul; Ruslaini, Ruslaini; Nuridah, Nuridah; Haya, Yasir
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2221

Abstract

Introduction. Grouper is an economically important marine fish commodity and it is one of the mainstays of Indonesian marine fish exports. Hakatutobu Village is one of the coastal villages in Pomalaa District, Kolaka Regency where the community has carried out grouper cultivation in floating net cages. The results of our preliminary review and interviews with fish farmers in the village found the problem of a lack of knowledge about best grouper cultivation which has a direct impact on fish culture production. Objective. This community service activity aims to increase the knowledge of the fishermen community about grouper cultivation technology which includes seed stocking techniques, feeding management, observing water quality, preventing and handling of fish diseases, monitoring of water quality and proper fish harvesting techniques. Implementation method. Methods for implementing the community service included of location surveys, coordination between the service team (Lecturers at Nineteen November University Kolaka and Halu Oleo University), Cultivating Fishermen and the Head of Hakatutobu Village, outreach activities and socialization and evaluation of activities. Activity Results. The results of this activity were the implementation of training activities and outreach on grouper cultivation, the number of training participants exceeding the number of participants invited, the level of understanding and satisfaction of the community regarding the implementation of the service was high. Conclusion. It is hoped that knowledge and understanding of good grouper cultivation techniques can increase grouper production and become a mainstay commodity for villages, thereby increasing the income and welfare of fish farmers in particular and the Hakatutobu Village community in general.
Penerapan Teknologi Aquaponik Sebagai Kontribusi Pemenuhan Pangan Keluarga Melalui PkM Pada Kelompok PKK Kelurahan Anaiwoi Kec. Tanggetada Kab. Kolaka Asni Asni; Yuli Purbaningsih; Qadaruddin Fajri Adi; Erfina Erfina; Riris Rismayanti; Nur Iban
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/yd59r529

Abstract

Kelompok Pemberdayaan Kesejehteraan Keluarga (PKK) merupakan kelompok non produktif secara ekonomi  jika memiliki pengetahuan, ketrampilan tentang Teknologi  Aquaponik dan manajemen untuk memanfaatkan lahan yang sempit, maka dapat berkontribusi pada pangan keluarga serta sebagai upaya tumbuhnya wirausaha. Tujuan pelaksanakan kegiatan pemberdayaan melalui pelatihan dan pendampingan diharapkan kegiatan pemanfaatan teknologi aquaponik yang memiliki Kontribusi pemenuhan pangan keluarga mencapai 50%. Metode pelaksanaan kegiatan melalui sosialisasi program, forum grup discussion (FGD), pelatihan penyampaian materi dan praktik teknologi aquaponik dan manajemen organisasi serta kewirausahaa. Hasil pelaksanaan kegiatan dilakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan pendampingan setelah melakukan pelatihan dan monitoring untuk melihat keberlanjutan dan keberhasilannya, bahwa,pemberdayaan perempuan ditunjukkan dengan telah adanya pemanfataan dan pengembangan teknologi aquaponik sebagai peluang usaha dengan model peningkatan kuantitas produksi, daya saing, model dan strategi bisnis dengan menerapkan teknologi aquaponik sebagai usaha baru yakni terbentuknya kemandirian kelompok yang berdampak swasembada pangan, minimalisasi rawan pangan. 
Pengembangan Usaha Emping Jagung dengan Pemanfaatan Teknologi Melalui PkM Di Kelompok Dasawisma Mawar Desa Sumber RejekiKec. Watubangga Kab. Kolaka Yuli Purbaningsih; Qadaruddin Fajri Adi; Asni Asni; Kartomo Kartomo; Siti Mariani Aprilia; Meilany Risky Wahdania
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/hrs0xv96

Abstract

Usaha Emping Jagung merupakan peluang usaha yang menjanjikan keuntungan dan layak untuk dikembangkan jika, dikelola dengan baik dan terus-menerus secara profesional serta didukung dengan teknologi pengolahan dan teknologi pemasarannya. Potensi ekonomi produktif di Desa Sumber Rejeki ditopang dengan potensi sumberdaya alam dan ketersediaan hasil pertanian yakni Jagung yang sangat melimpah. Tujuan pelaksanakan kegiatan pemberdayaan adalah kelompok berperan aktif mengikuti pelaksanaan program yakni pelatihan dan praktik upaya peningkatan ekonomi kelompok Dasawisma Mawar melalui Pemanfaatan Teknologi Produksi dan Pemasaran. Fokus kegiatan pengabdian adalah memberikan peningkatan pengetahuan aspek pemasaran dalam rangka peningkatan income generating, kemampuan dan keterampilan serta pendampingan pada kelompok dasawisma, pada aspek produksi kegiatannya dalam rangka pencapain kuantitas produk. Kemampuan mengembangkan usaha melalui pemanfaatan bahan hasil pertanian yakni jagung menjadi produk emping jagung. Sehingga Kelompok Dasawisma Mawar produktif secara ekonomi dapat menambah pendapatan dan meningkatkan ekonomi keluarga.