Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS

EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM PRODUKSI JAHE GAJAH Prabawa, Bagus Ade Tegar; Darmawan, Dwi Putra; Dewi, Ratna Komala
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 7 No 1 (2019): JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Publisher : Program Magister Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2019.v07.i01.p01

Abstract

Produksi yang maksimum dapat dicapai apabila penggunaan input secara optimum. Efisiensi produksi dipengaruhi oleh penggunaan input produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji; (1) pengaruh faktor-faktor produksi jahe gajah; (2) faktor inefisiensi dan efisiensi produksi jahe gajah; (3) pendapatan petani dalam usaha tani jahe gajah; dan (4) Kendala-kendala yang dihadapi dalam produksi jahe gajah. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 66 orang ditentukan dengan teknik Simple Random Samplin. Efisiensi produksi dianalisis menggunakan fungsi produksi Stochastic Frontier dengan program Frontier 4.1c dan pendapatan petani dianalisis menggunakan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) variabel luas lahan berpengaruh nyata terhadap produksi; (2) variabel pendidikan, pengalaman dan dummy penyuluhan berpengaruh nyata terhadap produksi, sedangkan usaha tani jahe gajah dinyatakan  efisien secara teknis dengan nilai rata-rata sebesar 0,910, namun belum efisien secara alokatif dengan nilai rata-rata sebesar 0,668 dan belum efisien secara ekonomis dengan nilai rata-rata sebesar 0,599; (3) usaha tani jahe gajah sudah mengalami keuntungan dengan nilai R/C ratio sebesar 1,7; (4) kendala yang dihadapi petani jahe gajah adalah belum adanya standar harga, sulitnya mendapat akses pasar, dan penyakit busuk rimpang.  
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI DALAM PRODUKSI JAHE GAJAH Bagus Ade Tegar Prabawa; Ratna Komala Dewi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 7 No 1 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.479 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2019.v07.i01.p1

Abstract

ABSTRACT The maximum production can be achieved if using optimum inputs. Production efficiency is influenced by the use of production inputs. The purpose of this research was to examin;: (1) the effect of production factors of jahe gajah; (2) inefficiency and efficiency factor of jahe gajah; (3) farmer's income in jahe gajah farming; and (4) constraints faced in Jahe Gajah production. The research method uses quantitative descriptive methods. The number of samples in this is researc were 66 people determined by the Simple Random Sampling technique. Production efficiency was analyzed using the Stochastic Frontier production function with the Frontier 4.1c program and farmer’s income was analyzed using R/C ratio. The results of the research indicate that; (1) land area variables affect production; (2) education, experience, counseling dummy variables influence production, while jahe gajah farm is stated to be technically efficient with an average value of 0.910, but not yet allocatively efficient with an average value of 0.668 and not economically efficient with average values of 0.599; (3) the jahe gajah farm has profit R/C ratio 1,7; (4) constraints faced by jahe gajah farmers there is no standards price, difficulty in obtaining market access, and rhizome rotten disease.
ANALISIS DAYA SAING DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR KOPI INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL Ni Made Astuti Wahyu Utami; Ratna Komala Dewi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 6 No 1 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.427 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2018.v06.i01.p02

Abstract

Studi ini berfokus pada analisis daya saing dan faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor kopi Indonesia di pasar internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kuantitatif. Data dianalisis menggunakan analisis terungkap keunggulan komparatif (RCA) dan ekspor produk dinamis (EPD) analisis untuk menganalisis daya saing dan regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi volume ekspor kopi Indonesia. Hasil dari analisis daya saing menggunakan RCA menunjukkan bahwa kopi Indonesia memiliki posisi daya saing yang kuat dengan nilai RCA> 1 dalam enam tujuan ekspor Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Malaysia, Italia dan Rusia. Hasil dari analisis EPD menunjukkan bahwa kopi Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Malaysia, Italia dan Rusia termasuk dalam posisi "Rising Star". Dalam analisis faktor-faktor yang mempengaruhi volume ekspor kopi Indonesia di pasar internasional menunjukkan bahwa PDB, kurs riil, dan harga ekspor secara signifikan mempengaruhi volume ekspor kopi Indonesia pada tingkat kepercayaan lima persen. Disarankan kepada pemerintah Indonesia untuk mendorong kopi Indonesia untuk bertahan hidup di posisi bintang yang meningkat dan untuk dapat mempertahankan posisi kompetitifnya.
PENGEMBANGAN AGROWISATA BERLANDASKAN KONSEP TRI HITA KARANA DI SUBAK UMA LAMBING, KECAMATAN ABIANSEMAL, KABUPATEN BADUNG Ni Luh Putu Erma Mertaningrum; Wayan - Windia; Ratna Komala Dewi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 7 No 1 (2019): MEI 2019
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.814 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2019.v07.i01.p7

Abstract

ABSTRACT In an effort to agro-tourism development at Subak Uma Lambing, it is necessary to analyze the potential, form of development, and suitability between the ideal situation and the actual situation of subak. Based on that, it is necessary to do analysis based on the concept of Tri Hita Karana. The purpose of this study is to analyze the potential, the form of agro-tourism development, and the suitability between the ideal situation and the actual situation at Subak Uma Lambing related to the agro-tourism development based on Tri Hita Karana concept. This research used pekaseh and tourism actors as a main informant, and the member of subak as respondent. Methods and techniques of data collection used are observation, in-depth interviews, questionaires, documentation, and triangulation. Data analysis methods and techniques used are qualitative descriptive analysis, and matrices analysis of relationships between technology sub-systems and cultural sub- systems. The results showed that Subak Uma Lambing has the potential of tourist attraction, transportation type, electricity flow and lighting. Roads, parking lots, health facilities, food and beverage kiosks, souvenir shops, lodging, and accessibility based on distance and ease with other tourist locations. Agro-tourism is developed using an mindset aspect, social aspect, and artifacts aspect with alternative forms of agro-tourism is tracking, jogging, cycling, metekap, nandur, manyi, feeding cows, feeding fish, fishing trips, fruits and vegetables picking tours, studying rindic instruments, watching ritual activities, enjoy typical Balinese food, mejejahitan, capil wraping, traditional games, entertainment Balinese Dance and stay at krama subak home. In general, the application of the concept of Tri Hita Karana approaching the ideal situation, but on the relationship of social sub-system with sub-organoware system has not reached the ideal. In this study, it is advisable to maintain the cleanliness of irrigation channels, as well as to improve and equip facilit ies and infrastructure. An agreement needs to be made on manners, local government and tourism bureaus, collaboration between subak institution and krama to realizing the artifact aspects.
KAJIAN INDEKS PERTANAMAN DAN POLA TANAM PADA SUBAK SADAP TIRIS DAN SUBAK BUKAN SADAP TIRIS DI DAERAH IRIGASI KEDEWATAN, BALI Ratna Komala Dewi; I Nyoman Parining
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 7 No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.722 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2019.v07.i02.p02

Abstract

This research was conducted to identify the cropping index as well as the cropping pattern in the subak sadap tiris and not sadap tiris in the Kedewatan Irrigation Area, Bali. The location of the study was selected purposively, namely Subak Mambal (subak not tadah tiris, namely subak which obtained irrigation water directly from the dam) and Subak Temaga (subak sadap tiris, is a subak that get irrigation water from their upstream subak). Data were collected through interviews using a structured questionnaire for 60 farmers, namely in each subak as many as 30 farmers were selected randomly and focus group discussions with pekaseh and heads were dropped during the period June to August 2018. To explore cropping indexes and cropping patterns were analyzed qualitatively descriptive. The results showed that cropping index in subak sadap tiris was 250 with rice-rice cropping pattern, while cropping index in subak not sadap tiris was 200-300 with more varied cropping patterns, namely 66.66% rice-rice cropping patterns; 16.67% cropping pattern of rice-rice-flowers/vegetable/corn; 16.67% cropping pattern (rice + flowers/vegetable/corn) - (rice + flowers/vegetable/corn).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN (Social forestry) Muhammad Ali Hasim Asyani; Ratna Komala Dewi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 6 No 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.027 KB) | DOI: 10.24843/JMA.2018.v06.i02.p06

Abstract

Kehutanan sosial di desa Aik Bual adalah salah satu bentuk program pengelolaan hutan lestari yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan konservasi hutan. Program kehutanan sosial di desa ini telah dilaksanakan dengan mensinergikan fungsi ekologis, ekonomi dan sosial dengan tujuan memastikan pelestarian hutan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan hutan sosial (Studi Kasus di Komunitas Petani Hutan Bual di Desa Aik Bual, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah). Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan sampel yang diambil secara proporsional random sampling sebanyak 73 responden dan data dianalisis menggunakan teknik statistik kuantitatif analisis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak PLS pintar. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor teknis, sosial dan ekonomi yang mempengaruhi keberlanjutan kehutanan sosial di Desa Aik Bual. Hasil analisis menunjukkan faktor ekonomi memiliki pengaruh terbesar terhadap keberlanjutan hutan kemasyarakatan dengan nilai 0,474, faktor sosial memiliki dampak kedua dengan nilai 0,326 dan faktor teknis merupakan faktor yang paling tidak berpengaruh terhadap keberlanjutan kehutanan sosial.
Efisiensi dan Kelayakan Usahatani Jahe Gajah (Zingiber officinale Rosc.) di Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli Fitri Ayu Suryani; Ketut Suamba; Ratna Komala Dewi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i01.p10

Abstract

The purpose of this study was to identify the factors that affect the production of ginger, analyze the level of technical, allocative and economic efficiency of ginger farming, identify the sources of technical inefficiency and analyze the feasibility of ginger farming in Tiga Village, Susut District of Bangli Regency. Data analysis was performed by using efficiency production analysis through stochastic frontier approach and farming analysis. The result showed the factors that significantly affected production of ginger farming in Tiga Village are land, seeds, and dried bamboo leaves. Efficiency analysis result showed that technical efficiency already efficient with a value of 0,89, while allocative and economic efficiency are not enough efficient with a value of 0,41 and 0,36. Sources of technical inefficiency of ginger farming in Tiga Village do not come from sosio economic factors of farmer but from risk factors that cannot be controlled by farmers such as weather, pest and disease or natural disaster. Feasibility of ginger farming obtained an R/C ratio value of 1,56 based on total cost, so ginger farming in Tiga Vilage is feasible and profitable to develop. Suggestion that can be given in this study are, first, establish the formation of ginger farmer group in Tiga Village as the a forum for sharing the information, improve the bargaining position of ginger farmers. Second, conduct counseling and training about ginger cultivation and business opportunities of ginger farming. Keywords: Ginger Farming, Stochactic Frontier, Efficiency, Feasibility
Analisis Kepuasan Pemohon Izin Pemasukan/Pengeluaran Sektor Peternakan Di Provinsi Bali Nyoman Tri Lukpitasari Korri; I Made Sudarma; Ratna Komala Dewi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p02

Abstract

Sektor peternakan menjadi salah satu prioritas pembangunan pertanian dalam mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045. Bisnis di bidang peternakan memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi karakteristik usaha pemohon izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan (2) mengidentifikasi tingkat akuntabilitas, efektifitas dan transparansi pengajuan izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan (3) mengidentifikasi tingkat kepuasan pemohon izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan (4) mengidentifikasi pengaruh akuntabilitas, efektifitas dan transparansi terhadap kepuasan pemohon izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 80 perusahaan dengan rumus slovin. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dan structural equation model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk perusahaan pemohon izin didominasi oleh usaha dagang (UD) sebesar 36,25% yang sudah beroperasi sekitar 1-10 tahun dengan kepemilikan saham dan sumber pendanaan perusahaan berasal dari pendanaan pribadi. Mayoritas perusahaan memiliki omset kurang dari Rp 300.000.000 per tahun yang termasuk kategori usaha mikro. Adapun jenis izin yang sering diajukan oleh pemohon adalah izin pengeluaran sapi potong antar provinsi; (2) tingkat akuntabilitas, efektifitas dan transparansi pengajuan izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan tergolong dalam katagori baik. (3) tingkat kepuasan pemohon izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan tergolong dalam katagori sangat puas (4) efektifitas dan transparansi berpengaruh positif dan signifikan kepuasan pemohon izin namun akuntabilitas tidak berpengaruh terhadap kepuasan pemohon izin. Dengan demikian disarankan perlu dilakukan pengembangan secara konsisten pada e-perizinan dan prosedur, agar organisasi dapat meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi tuntutan masyarakat; serta penanganan pengaduan diharapkan dapat ditangani dengan cepat.
Analisis Kinerja Usahatani Cabai Merah Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Subak Iseh, Kabupaten Karangasem, Bali Ratna Komala Dewi; Ni Wayan Putu Artini
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 11 No 01 (2023): Jurnal Managemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2023.v11.i01.p20

Abstract

TPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis factor-faktor yang diduga mempengaruhi jumlah produksi cabai merah dan kinerja usahatani cabai merah dalam menghadapi risiko produksi dan risiko harga pada masa pandemic Covid-19. Alat analisis yang digunakan adalah sistem persamaan simultan yang memiliki persamaan structural dan persamaan identitas, serta analisis usahatani. Pendugaan parameter version dilakukan dengan menggunakan bantuan program komputer Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan jumlah produksi cabai merah dipengaruhi oleh penggunaan tenaga kerja dalam keluarga, biaya penggunaan pupuk, biaya penggunaan pestisida, dan jumlah pohon cabai yang menghasilkan secara bersama-sama. Penggunaan enter-input tersebut tidak elastis. Hanya penggunaan tenaga kerja dalam keluarga dan biaya penggunaan pestisida yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi. Kinerja usahatani relatif rendah yang ditunjukkan oleh ratio nilai penerimaan terhadap nilai biaya variabel yang dibayarkan. Untuk meningkatkan pendapatan petani maka petani perlu memperbaiki manajemen usahatani cabai merah dengan mengurangi penggunaan input khususnya penggunaan tenaga kerja dalam keluarga dan pestisida.
Risk Production Analysis of Rice in Subak Sadap Tiris Dewi, Ratna Komala; Parining, Nyoman
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2023.v11.i02.p04

Abstract

Subak sadap tiris merupakan subak yang sumber air irigasinya tidak langsung dari bendungan melainkan dari curah hujan dan subak hulu, sehingga ketersediaan air irigasi berfluktuasi. Penelitian ini untuk menganalisis tingkat resiko dan persepsi petani terhadap penyebab resiko produksi padi di subak sadap tiris yaitu Subak Temaga di Daerah Irigasi Kedewatan Bali. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner kepada 30 petani yang dipilih secara acak dan FGD pada periode Juni hingga Agustus 2018. Risiko produksi dalam penelitian ini adalah hasil yang diharapkan tidak tercapai dan menyebabkan kerugian. Risiko produksi diukur berdasarkan koefisien variasi dan persepsi petani terhadap penyebab risiko dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko produksi beras relatif rendah yaitu 16%. Persepsi petani terhadap penyebab resiko produksi padi termasuk dalam kategori sangat baik. Oleh karena itu, disarankan bagi petani untuk memitigasi risiko produksi padi antara lain dengan meningkatkan kualitas saluran irigasi, mencegah serangan organisme pengganggu tanaman bekerja sama dengan instansi terkait.
Co-Authors A. A. A. ISTRI PRIYATNA WULANDARI A. A. A. WULANDIRA SAWITRI DJELANTIK A.A. GEDE RAI MEDIARTANA A.A.A. WULANDIRA SDJ AGUSTINI CITRA DEWI ANJELINA PUTRI ARIEZONA, PAMULA CARAKA NEGARA Bagus Ade Tegar Prabawa CATHERINE ANASTASIA SINAGA CHAIRUL BAHTIAR ROBYANTO CHRISTIAN, LOUIS DJELANTIK, A.A. AYU WULANDIRA SAWITRI DWI PUTRA DARMAWAN EFRIYANTI, NOVI FARIHA AMSA FEBRY SIHOMBING Fitri Ayu Suryani Fitri Puji Lestari GABRIELLA BRENDA CHRISTIE GEDE WAHYU DHIYANA MAHARDIKA GIMTA EIKEL DOANTA Gunawan, Gufran Rizaldy Danang Heri Firmansyah I Dewa Ayu Sri Yudhari I DEWA GEDE AGUNG I Dewa Gede Raka Sarjana I Dewa Putu Oka Suardi I GUSTI AGUNG AYU AMBARAWATI I GUSTI AYU AGUNG LIES ANGGRENI I Gusti Ayu Oka Suryawardani I Ketut Rantau I Ketut Suamba I Ketut Surya Diarta I KOMANG YOGA PRAMANA PUTRA I Made Antara I Made Sarjana I MADE SUDARMA I Nyoman Bagus Wirawan I Nyoman Gede Ustriyana I Putu Agi Pratama I Putu Wahyu Wicaksana I Wayan Agung Hardita I WAYAN BUDIASA I WAYAN WIDIYANTARA I WAYAN WIDYANTARA I WAYAN WINDIA Ida Ayu Listia Dewi IDA AYU PREMAYANTI IDA BAGUS MANIK BRAHMANDHIKA IDA BAGUS SAHADEWA IQBAL FAIRUZ HSB IRENE MICHIKO ERIKA IZZAN HADIATMA RAMADHANA KADEK AGUS DWISAPUTRA Kamila Anindita KETUT BUDI SUSRUSA KETUT RANTAU KOMANG TRIYULIANTI LUBIS, EYEN MERIAH M. TH. HANDAYANI M.Th. Handayani Made Antara MADE ANTARA MADE RISKI DWI SAPUTRA MADE SUDARMA MBARAANTI, ANGGRANI MARTAN MEGA DUTHA CEMPAKA MELITA ISTI SEPTIASARI MILALA, SELLY PRASANTA BR MUFIDA, ILMI Muhammad ali Hasim Asyari MUZAYYANAH MUZAYYANAH NGAKAN NYOMAN GERI WIRA PRANANDA NI LUH ERNA WATI NI LUH PRIMA KEMALA DEWI NI LUH PUTU ERMA MERTANINGRUM Ni Made Astuti Wahyu Utami NI MADE SRI KESARI DHARMA PADMI NI MADE VONAMM DELON SUPANTA PANDE NI NENGAH SURIATI Ni Nyoman Alit Purnami Ni Putu Artini NI WAYAN ADIYANI WIJAYANTI NI WAYAN ARTINI NI WAYAN PUTU ARTINI Nyoman Parining NYOMAN TONY ANGGA WIJAYA Nyoman Tri Lukpitasari Korri Opattriani Sinaga PALGUNA, I MADE ANGGI PANGESTU, DEVILENIA SRIWAHYUNINGRAT Pebrianita Ivana Karo Sekali Prabawa, Bagus Ade Tegar PUTU HERU PUTRA SUIRKA PUTU OKA WARDIKA PUTU RAKA MAHENDRA PUTU SRI ADNYASARI RAJA DOLI SINAGA RIAMBARA ABDILLAH HAZAZI SENA, NI MADE ESTER WIDYANTI SITI KHOLIFAH SUDIARTINI - TARIGAN, RAHEL BR Ulil Azmie VITRIA WULANDARI Widyaningrum Indrasari