Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pelatihan Plyometric Squat Jump dan Knee Tuck Jump Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Pada Ekstrakurikuler Bola Voli SMP Negeri 1 Bebandem I Komang Budiarta; Tisna, Gede Doddy; Yoda, I Ketut
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 11 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Adiraga : Jurnal Penelitian Olahraga
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/8rnsf887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengaruh pelatihan plyometric squat jump dan knee tuck jump terhadap daya ledak otot tungkai pada ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 1 Bebandem. Penelitian ini merupakan penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Pretest Posttest Non-Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa peserta ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri 1 Bebandem sebanyak 40 orang. Data dianalisis menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 27.0 For Windows. Pada kelompok eksperimen 1 nilai pre-test diperoleh dengan rata-rata nilai 36,25, dan nilai post-test 47,60. Sedangkan pre-test eksperimen II diperoleh dengan rata-rata nilai 36,75, dan nilai posttest eksperimen Il diperoleh dengan nilai rata-rata 41,25. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa, pelatihan squat jump berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai dengan t hitung 28.434, pelatihan knee tuck jump berpengaruh terhadap power otot tungkai dengan t hitung 12,283 dan pelatihan squat jump lebih meningkat dibandingkan dengan pelatihan knee tuck jump. Disarankan untuk pelatih ekstrakurikuker bola voli agar dapat menerapkan pelatihan squat jump dan knee tuck jump untuk meningkatkan kemampuan daya ledak otot tungkai.
Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep Curl dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl) Terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan Denpasar I Made Tegar Oman Wijaya; Gede Doddy Tisna; I Ketut Iwan Swadesi
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 11 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Adiraga : Jurnal Penelitian Olahraga
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/nw89p171

Abstract

Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep curl dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl)terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitian (Sugiyono: 2014: 13) Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet Club Babuan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan pertimbangan tertentu untuk mengambil sampel. Berdasarkan data yang diperoleh dari 30 atlet sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan test awal (pre-test) dan test akhir (post-test). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pelatihan bicep curl dengan metode super set memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (2) pelatihan bicep curll dengan metode pelatihan piramid set berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan atlet panco club panco babuan, (3) pelatihan bicep curll dengan metode piramid set berpengaruh lebih baik dari pada metode pelatihan super set pada peningkatan otot lengan atlet panco club babuan.
Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep Curl Dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl) Terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan Denpasar I Made Tegar Oman Wijaya; Gede Doddy Tisna; I Ketut Iwan Swadesi
Jurnal Ilmiah Adiraga Vol 12 No 01 (2026): Jurnal Ilmiah Adiraga : Jurnal Penelitian Olahraga (ON PROCESS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Pedagogik dan Psikologi (FPeP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/gd09q950

Abstract

Pengaruh Pelatihan Metode Super Set (Bicep curl dan Hammer Curl) dan Pyramid Set (Bicep Curl)terhadap Kekuatan Otot Lengan Atlet Panco Club Babuan. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitian (Sugiyono: 2014: 13) Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet Club Babuan. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling dengan pertimbangan tertentu untuk mengambil sampel. Berdasarkan data yang diperoleh dari 30 atlet sebagai sampel. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan test awal (pre-test) dan test akhir (post-test). Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pelatihan bicep curl dengan metode super set memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan, (2) pelatihan bicep curll dengan metode pelatihan piramid set berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot lengan atlet panco club panco babuan, (3) pelatihan bicep curll dengan metode piramid set berpengaruh lebih baik dari pada metode pelatihan super set pada peningkatan otot lengan atlet panco club babuan.
PELATIHAN RUNNING INTERVAL MENINGKATKAN DAYA TAHAN KARDIOVASKULAR SISWA SMAS KATOLIK THOMAS AQUINO Arnoldus I Nyoman Ananta Yusadi Arsa; I Ketut Sudiana; Gede Doddy Tisna MS
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh latihan running interval terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskular siswa kelas X SMA Katolik Thomas Aquino. Daya tahan kardiovaskular merupakan komponen penting dalam kebugaran jasmani yang berperan dalam mendukung kesehatan serta performa belajar siswa, namun masih banyak siswa yang memiliki kapasitas aerobik rendah akibat kurangnya program latihan yang terstruktur. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 41 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Program latihan running interval dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali latihan per minggu (18 sesi). Daya tahan kardiovaskular diukur menggunakan Multistage Fitness Test (Beep Test) untuk mengestimasi VO2maks, yang dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 34,82 pada pretest menjadi 36,56 pada posttest, serta terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan (p < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa pelatihan running interval memberikan pengaruh yang bermakna secara statistik terhadap peningkatan daya tahan kardiovaskular siswa. Dengan demikian, metode latihan running interval terbukti efektif untuk diterapkan dalam program pendidikan jasmani di sekolah guna meningkatkan kebugaran aerobik siswa serta mendukung kualitas kesehatan dan aktivitas belajar.
HAND GRIP DAN PLYOMETRIC SQUAD JUMP PADA KEKUATAN CENGKERAMAN DAN KECEPATAN ATLET PANJAT TEBING I Gusti Agung Arista Catra Pangestu; I Ketut Sudiana; Gede Doddy Tisna MS
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6578

Abstract

Performa panjat tebing, khususnya pada nomor speed climbing, sangat dipengaruhi oleh kekuatan cengkeraman dan kecepatan gerak. Banyak atlet mengalami keterbatasan performa akibat lemahnya kekuatan genggaman tangan dan daya ledak otot tungkai, yang berdampak negatif terhadap efisiensi memanjat dan pencapaian waktu tempuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kombinasi latihan hand grip dan plyometric squat jump terhadap peningkatan kekuatan cengkeraman dan kecepatan atlet panjat tebing di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen one-group pretest–posttest dengan melibatkan 35 atlet panjat tebing Kabupaten Buleleng. Subjek penelitian mengikuti program latihan kombinasi hand grip dan plyometric squat jump selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali latihan per minggu. Kekuatan cengkeraman diukur menggunakan handgrip dynamometer, sedangkan kecepatan memanjat diukur melalui tes speed climbing standar, yang dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji statistik berpasangan dengan taraf signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kekuatan cengkeraman (p < 0,05) dan kecepatan atlet panjat tebing (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa program latihan kombinasi tersebut memberikan pengaruh yang bermakna secara statistik terhadap kekuatan anggota tubuh atas dan kecepatan gerak atlet. Kombinasi latihan hand grip dan plyometric squat jump terbukti efektif dalam meningkatkan kekuatan cengkeraman dan performa kecepatan atlet panjat tebing. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelatih dan institusi olahraga dalam merancang program latihan terintegrasi dan spesifik cabang olahraga untuk mengoptimalkan performa atlet pada nomor speed climbing. Kata kunci: latihan hand grip; plyometric squat jump; kekuatan cengkeraman; kecepatan memanjat; performa panjat tebing
Content validity of D-MESS: Articulate storyline 3-based learning media in sport massage courses Tisna MS, Gede Doddy; Kusuma, Ketut Chandra Adinata; Muliarta, I Wayan; Darmawan, Gede Eka Budi
Journal Sport Area Vol 8 No 1 (2023): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(1).11266

Abstract

The development of innovative learning media is one of the solutions for educators in the learning process in higher education in the current era of digital and technological disruption. Interactive learning media are relevant to be applied in hybrid or blended learning methods. The purpose of this study was to find out the results of validating D-MESS content as an interactive learning medium in sports massage courses. The data used in this study are quantitative data obtained from questionnaires filled out by learning experts, media experts, and programming experts. The data analysis technique used is quantitative descriptive, which is oriented towards the Content Validity Index (CVI) approach. The results of the validation test on D-MESS show that, from the educational aspect, a value of 0.89 is obtained, on the aspect of program display, a value of 0.91, and on the aspect of technical quality, a value of 0.83. Referring to these results, the interactive learning media for the sports massage course, which is named D-MESS, has a high level of validation, both from the educational aspect, program appearance, and technical quality. So that the relevance of all components of the three aspects, such as curriculum suitability, content of learning materials, interaction, feedback, coloring, graphics, sound, animation, display between screens, ease of use, and program security, is very good, even though there are minor revisions. Furthermore, with this very high D-MESS validation value, it is suggested for future research.
Recovery methods to reduce fatigue among athletes: A systematic review and future directions Yoda, I Ketut; Tisna MS, Gede Doddy; Suwiwa, I Gede; Kusuma, Ketut Chandra Adinata; Junior, Nelson Kautzner Marques
Journal Sport Area Vol 9 No 2 (2024): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2024.vol9(2).16928

Abstract

Background Problems: The recovery process plays an important role in maintaining athletic performance and preventing fatigue among players. Research Objectives: This systematic review aims to provide a comprehensive overview of the current research on athlete fatigue recovery, including the various methods used to enhance recovery, the limitations of existing studies, and potential areas for future research. Methods: This study was reported according to the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). We designed the study using the PICOS strategy. We sourced the literature from established research sources in the Scopus databases. The final data used for this study consisted of 24 articles. Findings and Results: The main findings confirmed that aquatic therapies, such as hot-and-cold-water immersion (HWI) and cold-water immersion (CWI), along with a number of other alternative methods, provide a strong foundation for improving athletes' recovery and performance. In addition, various novel therapies such as curcumin supplements, electrostimulation, and high-intensity interval training (HIT) also offer great potential for accelerating athletes’ recovery. Conclusion: The findings from this study highlight various recovery methods that can help reduce athletes’ fatigue after competition or training. This study also noted limitations and provided suggestions for future research, guiding researchers to further understand and improve athlete recovery holistically.
Increasing cognitive learning and sports massage skills through a project-based blended learning model Tisna MS, Gede Doddy; Suwiwa, I Gede; Yoda, I Ketut; Kusuma, Ketut Chandra Adinata
Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education Vol. 5 No. 2 (2024): Edu Sportivo: Indonesian Journal of Physical Education
Publisher : UIR Press Bekerjasama dengan International Association of Physical Education and Sports

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/esijope.2024.vol5(2).16411

Abstract

Background: Low achievement and poor learning skills among current students. Research Objectives: This research analysed the project-based blended learning model on cognitive learning achievement and sports massage skills. Methods: This research is a quasi-experiment. The population was 9 classes (180 students) in the Department of Physical Education. There were 4 classes (80 students) of the samples in this study. A random sampling technique was utilised in this study. A post-test-only control group design was used. Learning achievement was measured by multiple-choice tests, and the skills were measured by a massage skills test. The data were analysed using MANCOVA with SPSS at a 5% significance level. Finding/Results: The research finding showed that (1) there was a difference in massage learning achievement and massage skills between students who studied with project-based blended learning assisted by interactive multimedia and those with direct instruction with a significance number of 0.001 which is smaller than 0.05, (2) there was a difference in massage learning achievement between students who studied with project-based blended learning assisted by interactive multimedia and those with direct instruction, with a value of F = 8.400 and (3) there was a difference in massage skills between students who studied with project-based blended learning assisted with interactive multimedia and those with direct instruction, with a value of F = 13.817. Conclusion: It can be summarised that the project-based blended learning model could improve learning achievement and massage skills. The level of digital literacy has not been considered in this research; it is recommended that future research pay attention to this variable.
Development of angel-based gate in practice model for woodball Gede Doddy Tisna MS; I Ketut Budaya Astra; I Gede Suwiwa; I Ketut Yoda
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2023): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v12i1.157

Abstract

The purpose of this research was to develop in corner-based gate-in exercise model for woodball. This development research aims to develop in corner-based gate-in exercise model in woodball. The development uses the Luther model which includes six stages, namely: concept stage, design, material collection, manufacture, testing, and distribution. The validation step of the angle-based gate-in exercise model in woodball sports adopts the Dick, Carey, and Carey formative evaluation model which includes four stages: expert or expert evaluation, individual trials, small group trials, and field trials. The trial subjects for the development of the angle-based gate-in exercise model were the experts, athletes at FOK Undiksha Singaraja, and the Singaraja Woodball Association. The field trial phase with pretest and posttest was to determine the effectiveness of the developed model. The t-test is used to determine the effectiveness of the model. The t-test resulted in a comparison of the average pretest and post-test scores. The results of this research, namely first, is development research that aims to develop a corner-based gate-in exercise model in woodball sports using the Luther model covering six stages, namely: concept stage, design, material collection, manufacture, testing, and implementation. distribution. The content expert stated that the gate-in training model based on the shooting angle on woodball on the criteria was very good with a percentage gain of 96%. The responses to individual trials, small group trials, and large group trials were very good with percentage gains of 96%, 94.1%, and 93.6%, respectively. This means that the clarity of the material, attractiveness, and ease of use are appropriate for athletes to use.
Co-Authors ., I Kadek Darmadi ., I Made Sastra ., I Putu Waprakeswara Putra ., I Wayan Just Andika ., Ni Made Arnitayani ., Ni Putu Putri Novianti ., Ni Wayan Puspita Yanti ., Silvi Nur Rodliyah Abdul Rachman Syam Tuasikal Arnoldus I Nyoman Ananta Yusadi Arsa Atmaja, I Putu Agus Surya Buwana, I Putu Wira Tresna Catur Supriyanto Diatmika, I Putu Widi Dwinata Nandaka, Pandu Gede Eka Budi Darmawan Gede Eka Budi Dharmawan Gede Mardana Gede Suwiwa Harianto, Reza Agus I Gede Suwiwa I Gst Lanang Agung Parwata I Gusti Agung Arista Catra Pangestu I Gusti Ngurah Sastra Wiadnyana . I Gusti Ngurah Sastra Wiadnyana ., I Gusti Ngurah Sastra Wiadnyana I Kadek Wikanjaya I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Yoda I Komang Budiarta I Made Gede Arta Mahardika I Made Kusuma Wijaya I Made Sastra . I Made Satyawan I Made Tegar Oman Wijaya I Nyoman Kanca I Nyoman Sudarmada I Putu Widi Diatmika I Wayan Ardika I Wayan Lenu Jumata . I Wayan Muliarta I Wayan Muliarta I Wayan Patra . Indasari, Lulur Nur Jaya, Made Soma Jian Bang Deng Julfikar, Ari Junior, Nelson Kautzner Marques Kadek Ari Sujana . Ketut Chandra Adinata Kusuma Kusuma, Ketut Chandra Adinata Lin, wei Jhe M.Or S.Pd I Ketut Budaya Astra . M.Or. S.Pd. Gede Eka Budi Darmawan . Made Budiawan Muchamad Arif Al Ardha Mustika, I Komang Suardana Nababan, Eksaudi Suka Ni Luh Kadek Alit Arsani Ni Nyoman Mestri Agustini Nining Widyah Kusnanik Nurhasan Nurhasan, Nurhasan peby Gunarto Putra, I Komang Triyana Rahman, Alfani Aulia Rizki, Ainun Zulfikar S.Ked. dr. Made Budiawan . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Saputra, Gde Ryan Suardipa, Komang Ardi Leo Sunarba, I Gede Supriyadinata, Gusti Putu Eddy Suputra, I Putu Adi Surahman, Hendro Budi Surbakti, Neni Inta Prima Wikanjaya, I Kadek Yang, Chung Bing YUSUF FUAD