Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PELATIHAN BERMAIN BULUTANGKIS OVERHEAD CLEAR DRILL TERHADAP KEKUATAN DAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN Surahman, Hendro Budi; Kanca, I Nyoman; Tisna, Gede Doddy
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v6i3.2650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan bermain bulutangkis overhead clear drill terhadap kekuatan dan daya tahan otot lengan pada anggota club junior menang kalah sehat Singaraja tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan “The non-randomized control group pretest posttest design”. Subjek penelitian ini adalah anggota club junior menang kalah sehat yang berjumlah 24 orang kemudian dibagi menjadi 2 kelompok. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini tes expanding dynamometer untuk kekuatan otot lengan dan tes push-up semampunya untuk daya tahan otot lengan. Berdasarkan hasil data penelitian dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi () 0,05 dengan bantuan program SPSS 16. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji-t independent untuk data kekuatan otot lengan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,001. Sedangkan untuk data daya tahan otot lengan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,032. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelatihan bermain bulutangkis overhead clear drill berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan dan daya tahan otot lengan pada anggota club junior menang kalah sehat singaraja tahun 2013. Dengan demikian hipotesis pelatihan bermain bulutangkis overhead clear drill terhadap peningkatan kekuatan dan daya tahan otot lengan dapat diterima.Kata Kunci : overhead clear drill, kekuatan, daya tahan, otot lengan. This study aims to determine the effect of training to play badminton overhead clear drill to strenght and muscular endurance in the arms of junior club members menang kalah sehat singaraja in 2013. Type of quasi-experimental this is research with design “the non-randomized control group pretest psottest design”. This is research subjects the junior club members menang kalah sehat with equally amount 24 then divided into 2 groups. The instrumens used in this research is expanding dynamometer test for muscle strenght and muscular endurance arm sleeve. Based on the results of research data analysis with the independent t-test a significance level () 0,05 with program SPSS 16. Based on data analysis of this research using the indepemdent t-test for arm muscle strenght data obtained by significance count value of is smaller than the value of α (Sig < 0,05) that is equal to 0,001. While for the data obtained by arm muscle endurance of significance count value of is smaller than value of α (Sig < 0,05) that is equals to 0.032. From the results of data analysis and discussion can was concluded that playing badminton training drills overhead clear effect on improving strenght and muscular endurance in the arms of junior club members menang kalah sehat singaraja 2013. The result hipotesis to play badminton overhead clear drill to strenght and muscular endurance in the arms accepted.. keyword : overhead clear drill, strenght, endurance, arm muscle
PENGARUH PELATIHAN SIDE HOP SPRINT DAN KNEE TUCK JUMP TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., I Wayan Patra; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.2832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pelatihan side hop sprint dan knee tuck jump terhadap daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan the non-randomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa peserta ektrakurikuler bola voli SMA Negeri 1 Payangan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 30 orang. Data yang di dapat dianalisis dengan bantuan program SPSS 16.0 yaitu uji F (one way anova) pada taraf signifikansi (α) = 0,05. Hasil analisis data menunjukan adanya perubahan nilai rata-rata pada variabel daya ledak otot tungkai. Pada kelompok perlakuan side hope sprint sebesar 60,20, pada kelompok perlakuan knee tuck jump sebesar 55,70. Hasil uji one way anova variabel daya ledak otot tungkai antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapat Fhitung sebesar 11,983 dan signifikasi 0,000. Hasil uji one way anova yang didapatkan perbedaan pada kedua kelompok pelatihan tersebut terhadap daya ledak otot tungkai. Dari hasil analisis data dan pembahasan disimpulkan bahwa; (1) pelatihan side hope sprint berpengaruh terhadap daya ledak otot tungkai. (2) terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan side hope sprint dan knee tuck jump terhadap daya ledak otot tungkai. (3) pelatihan side hope sprint lebih baik dari pada knee tuck jump terhadap daya ledak otot tungkai.Kata Kunci : Pelatihan, daya ledak otot tungkai. This study aimed to know the effect the hope side double leg bound to the of training explosive power of the leg muscles. This type of research is the design of the experiment with a non-randomized control group pretest-posttest design. The subjects participants of extracurricular student volleyball SMA Negeri 1 Payangan academic year 2013/2014, amounting to 30 people. The data analyzed with SPSS 16.0 is the F test (one way ANOVA) at significance level (α) = 0.05. The results of data analysis showed a change in the average value of the variable leg muscle explosive power. In the treatment group side hope sprint of 60.20, in the treatment group was 55.70 knee tuck jump. The results of one way ANOVA test explosive leg muscle power variables between the treatment and control groups obtained F value of 11.983 and significance of 0.000. One way ANOVA test results obtained difference in the two groups of the explosive power training leg muscles. From the analysis of data and discussion is concluded that: (1) training of side hope and a double leg bound effects leg muscle explosive power. (2) there is a difference between the side hope effect of training and a double leg bound to the explosive power of the leg muscles. (3) the side hope sprint training effect better than knee tuck jump to explosive power of the leg muscles.keyword : training, explosive power of the leg muscles.
PENGARUH PELATIHAN LARI AMPLOP DAN LARI BOLAK BALIK TERHADAP KELINCAHAN ., Kadek Ari Sujana; ., I Gst Lanang Agung Parwata,S.Pd, M.Kes; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.2835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan lari amplop dan lari bolak balik terhadap kelincahan. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen dengan rancangan The modified non-randomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian sebanyak 30 orang yang ditentukan dengan teknik Simple Random Sampling. Kelincahan diukur dengan tes Zig Zag Run, selanjutnya data dianalisis dengan uji anova pada taraf signifikansi (α) 0,05 dengan bantuan program SPSS 19.0. Hasil analisis data pada kelompok perlakuan lari amplop terjadi peningkatan sebesar 1,18, pada kelompok perlakuan lari bolak balik terjadi peningkatan sebesar 2,23, pada kelompok kontrol terjadi penurunan sebesar 1,44. Hasil uji anova kelincahan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapat Fhitung sebesar 4,152 dan signifikasi 0,027. Berdasarkan hasil uji LSD kelompok pelatihan lari bolak balik (2,23) lebih baik dibandingkan dengan pelatihan lari amplop (1,18) terhadap peningkatan kelincahan. Disimpulkan bahwa; (1) pelatihan lari amplop berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pada siswa peserta ekstrakurikuler futsal SMP Negeri 3 Sawan Tahun Pelajaran 2013/2014. (2) pelatihan lari bolak balik berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pada siswa peserta ekstrakurikuler futsal SMP Negeri 3 Sawan Tahun Pelajaran 2013/2014. (3) terdapat perbedaan pengaruh pelatihan lari amplop dan lari bolak balik terhadap peningktan kelincahan pada siswa peserta ekstrakurikuler futsal SMP Negeri 3 Sawan tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Kata-kata kunci: pelatihan lari amplop, lari bolak balik, kelincahan This study aims to determine the effect of run training envelope and run back and forth to agility. This type of research is experimental research with a modified design of the non-randomized control group pretest-posttest design. Research subjects as many as 30 people were determined by simple random sampling technique. Agility Run Zig Zag measured by tests, then the data were analyzed by ANOVA test at a significance level (α) of 0.05 with SPSS 16.0. The results of the data analysis in the treatment group run envelopes in an increase of 1.18, run on alternating treatment group increased by 2.23, in the control group decreased by 1.44. The results of ANOVA test of agility between the treatment and control groups obtained F value of 4.152 and significance of 0.027. Based on the results of LSD test training group ran back and forth (2.23) is better than running training envelope (1.18) to increased agility. It was concluded that: (1) training run envelopes affect the increased agility in student extracurricular participants futsal SMP Negeri 3 Sawan Academic Year 2013/2014. (2) training run back and forth to affect the increased agility in extracurricular participants futsal students of SMP Negeri 3 Sawan Academic Year 2013/2014. (3) there are differences in the effect of run training envelope and run back and forth to peningktan agility on student extracurricular participants futsal SMP Negeri 3 Sawan school year 2013/2014.keyword : Key words: training to play badminton overhead clear drill, strenght, endurance, arm muscle
PENGARUH PELATIHAN ACCELERATION SPRINT TERHADAP KECEPATAN DAN DAYA LEDAK (POWER) OTOT TUNGKAI ., I Putu Waprakeswara Putra; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pelatihan acceleration sprint terhadap peningkatan kecepatan dan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quashi experiment) dengan rancangan penelitian the modified non-randomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler sepakbola di SMP N 1 Mendoyo Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 30 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan untuk tes kecepatan adalah sprint 50 meter dengan reliabilitas 0,94. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk tes daya ledak adalah vertical jump test dengan reliabilitas 0,93. Data dianalisi dengan uji t-independent pada taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan SPSS 16.0. Berdasarkan hasil uji t-independent variabel kecepatan diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,000 sedangkan daya ledak otot tungkai diperoleh nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (Sig < 0,05) yaitu sebesar 0,000 sehingga hipotesis penelitian “pelatihan acceleration sprint berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan dan daya ledak otot tungkai” diterima. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa; (1) pelatihan acceleration sprint berpengaruh terhadap peningkatan kecepatan pada peserta ekstrakurikuler sepakbola SMP N 1 Mendoyo Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014, (2) pelatihan acceleration sprint berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada peserta ekstrakurikuler sepakbola SMP N 1 Mendoyo Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : acceleration sprint, kecepatan, daya ledak (power) This research aims to prove the effect of sprint training on acceleration and speed increase explosive power leg muscle. This research is a quasi-experiment with the modified design of the study of non-randomized control group pretest-posttest design. The subjects were participants in extracurricular football SMP N 1 Mendoyo Jembrana academic year 2013/2014 as many as 30 students. The research instrument used to test speed is 50 meter sprint with a reliability of 0.94. While the instruments used to test explosive power is the vertical jump test with a reability 0.93. Data was analyzed with independent t-test at a significance level of 0.05 using SPSS 16.0. Based on the results of the independent t-test significance value variable speed count is smaller than the value of α (Sig
PENGARUH PELATIHAN PASSING ATAS DAN PASSING BAWAH SECARA INDIVIDU TERHADAP KEKUATAN OTOT LENGAN ., Ni Putu Putri Novianti; ., Prof. Dr. I Nyoman Kanca, MS; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan passing atas dan passing bawah secara individu terhadap kekuatan otot lengan. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan rancangan the non-randomized control group pretest posttest design, dengan subjek sebanyak 36 orang. Kekuatan otot lengan diukur dengan tes push up 60 detik, selanjutnya data dianalisis dengan bantuan program SPSS 16.0. Hasil analisis data pada kelompok perlakuan passing atas secara individu terjadi peningkatan sebesar 52,25, pada kelompok perlakuan passing bawah secara individu terjadi peningkatan sebesar 46,92, pada kelompok kontrol terjadi penurunan sebesar 42,67. Hasil uji ANOVA variabel ekuatan otot lengan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol diperoleh Fhitung 11.932. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : (1) pelatihan passing atas secara individu berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. (2) pelatihan passing bawah secara individu berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. (3) pelatihan passing atas dan passing bawah secara individu memiliki perbedaan pengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot lengan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. Pelatihan passing atas secara individu berpengaruh lebih baik terhadap penigkatan kekuatan otot lengan pada siswa putra peserta ekstrakurikuler bola voli SMP Negeri 3 Abiansemal tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pelatihan, bola voli, kekuatan, otot lengan The study aimed in determining the effect of passing up and passing down individual training on male students arm muscle power. The study was an experiment with the design of a non-randomized control group pretest-posttest design; the subject was 36 male students. Arm muscle power was measured by the push up test in 60 seconds, and then the data were analyzed by SPSS 16.0. The results of the data analysis in the passing up individual treatment group increase by 52.25, in the passing down individual treatment group increase by 46.92, in the control group decline by 42.67. ANOVA test result shows that variable of arm muscle power between the treatment and control groups obtained F arithmetic 11.932. From the results of the data analysis and discussion, it can be concluded that: (1) passing up individual training has an effect on the enhancement male students arm muscle power in volley ball extracurricular at SMP Negeri 3 Abiansemal in academic year 2013/2014. (2) passing down individual training has an effect on the enhancement male students arm muscle power in volley ball extracurricular at SMP Negeri 3 Abiansemal in academic year 2013/2014. (3) passing up and passing down individual training have different effect on the enhancement male students arm muscle power in volley ball extracurricular at SMP Negeri 3 Abiansemal in academic year 2013/2014. Passing up individual training has a better effect on the enhancement arm muscle power in volley ball extracurricular at SMP Negeri 3 Abiansemal in academic year 2013/2014.keyword : Training, volleyball , power, arm muscle
PENGARUH PELATIHAN SCISSOR JUMP DAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., I Wayan Ardika; ., dr. Made Budiawan, S.Ked.; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.3672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan scissor jump dan alternate leg bound terhadap daya ledak otot tungkai. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan penelitian the randomized control goup pre-test post test design. Subjek penelitian ini adalah siswa putra SMP PGRI Gianyar 3 Ubud tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 60 orang. Daya ledak otot tungkai di ukur dengan menggunakan vertical jump test, selanjutnya data dianalisis dengan uji Anava one way pada taraf signifikansi 0,05 dan dilanjutkan dengan uji lanjut (LSD) untuk memperoleh perbandingan. Data dianalisis dengan bantuan program SPSS 16,0. Berdasarkan hasil uji Anava one way variabel daya ledak otot tungkai untuk kelompok pelatihan scissor jump dengan signifikansi 0,000 dan kelompok pelatihan alternate leg bound dengan signifikansi 0,000, signifikansi lebih kecil dari pada α (Sig < 0,05), sehingga hipotesis penelitian “pelatihan scissor jump dan alternate leg bound berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai” diterima. Dari hasil uji anava one way yang didapatkan pada kedua kelompok pelatihan tersebut maka terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan pelatihan scissor jump dan alternate leg bound terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Berdasarkan hasil uji LSD kelompok pelatihan scissor jump (12,050) lebih baik dibandingkan pelatihan alternate leg bound (10,650) terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa; 1) pelatihan scissor jump berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada siswa putra SMP PGRI Gianyar 3 Ubud tahun pelajaran 2013/2014, 2) pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada siswa putra SMP PGRI Gianyar 3 Ubud tahun pelajaran 2013/2014, 3) terdapat perbedaan pengaruh antara pelatihan scissor jump dan alternate leg bound terhadap daya ledak otot tungkai, dimana pelatihan scissor jump lebih baik dari pada pelatihan alternate leg bound terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada siswa putra SMP PGRI Gianyar 3 Ubud tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pelatihan scissor jump, pelatihan alternate leg bound, daya ledak otot tungkai The aims of the study were determined the effect of training jump scissor and leg bound alternate of explosive leg muscle. Method of research was experimental method with randomized control goup pre-test post-test designed. The subjects of this study was the male students in SMP PGRI Gianyar 3 Ubud in academic year 2013/2014 number of 60 students. Explosive leg muscle power was measured by using a vertical jump test, then the data were analyzed by one-way ANOVA test at a significance level of 0.05 and was followed by a further test (LSD) for comparison. Data were analyzed with SPSS 16.0. Based on the results of the one-way ANOVA test variables explosive leg muscle power to scissor jump training group with a significance of 0.000 and group training alternate leg bound with a significance of 0.000, the significance is smaller than α (Sig
PENGARUH PELATIHAN LANGKAH BAYANGAN (SHADOW) MEMINDAHKAN BOLA BULUTANGKIS TERHADAP KELINCAHAN DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI Saputra, Gde Ryan; Budiawan, Made Budiawan; Tisna, Gede Doddy
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 6 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v6i3.3691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan langkah bayangan (shadow) memindahkan bola bulutangkis terhadap kelincahan dan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan the non randomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian sebanyak 20 orang. Kelincahan diukur dengan tes zig-zag run, dan untuk daya ledak otot tungkai menggunakan tes vertical jump, selanjutnya data dianalisis dengan bantuan komputer program SPSS 16.0. Hasil analisis data kelincahan pada kelompok perlakuan langkah bayangan terjadi peningkatan rata-rata gaint score sebesar 0,49 dan pada kelompok kontrol terjadi peningkatan rata-rata gaint score sebesar 0,25. Hasil analisis data daya ledak otot tungkai pada kelompok perlakuan langkah bayangan terjadi peningkatan rata-rata gaint score sebesar 9,1 dan pada kelompok kontrol terjadi peningkatan rata-rata gaint score sebesar 5,0. Hasil uji t-independent variabel kelincahan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapat Thitung sebesar 5,082 dengan signifikansi 0,000 dan untuk variabel daya ledak otot tungkai antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapat Thitung sebesar 6,403 dengan signifikansi 0,000. Dari hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa; (1) pelatihan langkah bayangan (shadow) memindahkan bola bulutangkis berpengaruh terhadap peningkatan kelincahan pada siswa putra ekstrakurikuler bulutangkis SMP Negeri 1 Ubud. (2) pelatihan langkah bayangan (shadow) memindahkan bola bulutangkis berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai pada siswa putra ekstrakurikuler bulutangkis SMP Negeri 1 Ubud.Kata Kunci : Langkah Bayangan (shadow), kelincahan, daya ledak otot tungkai The aims of this study was to determined the effect of training shadow step moving a shuttlecock to the agility and leg muscle power. Type of research was quasi experiment with the non randomized pre-test-post-test control group design. This research as many as 20 subjacts. Agility measured with a zig-zag run test and Leg muscle power measured with a vertical jump tests, then the data were analyzed with the aid of a computer program SPSS 16.0. The results of the analysis of agility on a shadow step treatment group, the mean of gaint score increased of 0,49, in the control group there was an increase of 0,25. The result of the analysis of leg muscle power on a shadow step treatment group, the mean of gaint score increased of 9,1, in the control group there was an increase of 5,0. The results of t-Independent agility variables between the treatment and control groups obtained Taccount of 5,082 with significance 0,000, leg muscle power variables between the treatment and control groups obtained Taccount of 6,403 with significance 0,000. From the results of the data analysis and discussion, it can be concluded that; (1) shadow step training effect on the increase in agility men's badminton extracurricular of SMPN 1 Ubud. (2) shadow step training effect on the increase in leg muscle power men's badminton extracurricular of SMPN 1 Ubud.keyword : shadow step, agility, leg muscle power
PENGARUH PELATIHAN KNEE TUCK JUMP DAN DOUBLE LEG BOUND TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., I Wayan Just Andika; ., dr. Ni Luh Kadek Alit Arsani, S.Ked.; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v2i1.4096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan knee tuck jump dan double leg bound terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan therandomized pretest posttest control groups design. Sampel penelitian sebanyak 45 orang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Daya ledak otot tungkai diukur dengan vertical jumptest dan data dianalisis dengan uji-t independent, uji anava satu jalurdan uji least significant difference (LSD) pada taraf signifikansi (α) 0,05 dengan bantuan SPSS 16,0.Hasil analisis data menggunakan uji-t independent menunjukkan bahwa pelatihan knee tuck jump dan double leg bound berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan 0,043(Sig < 0,05).Berdasarkan uji anava satu jalur dan uji least significant difference (LSD) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan dan pelatihan knee tuck jump mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan double leg bound dengan mean difference sebesar 5,267.Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan knee tuck jump dan double leg bound berpengaruh terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dan terdapat perbedaan pengaruh antara kedua pelatihan serta pelatihan knee tuck jump mempunyai pengaruh yang lebih baik dari pelatihan double leg bound. Kata Kunci : pelatihan knee tuck jump, pelatihan double leg bound dan daya ledak otot tungkai. This research aimed to determine the effect of double leg speed hops and knee tuck jump training in improving power of leg muscle. This research was a true experiment by the randomized pretest posttest control groups design. Samples taken by simple random sampling with a total samples were 45 students. Power of leg muscle was measured by vertical jump test and data were analyzed by independent t-test, one way anova and least significant difference (LSD) with significance level (α) 0,05 using SPSS 16.0. The results of using independent t-test showed that double leg speed hop and knee tuck jump training effective to improve the power of leg muscle with a significance value of 0,000 and 0,043 (Sig < 0,05). Based on one way anova and least significant difference (LSD) showed that there was a different effect between the two types of training in which knee tuck jump training have a better effect than double leg bound training with mean difference of 5,267. From the results, it could be concluded that knee tuck jump and double leg bound training were effective to improve power of leg muscle and there was a different effect between the two types of training and knee tuck jump training have a better effect than double leg bound training.keyword : knee tuck jump training, double leg bound training and power of leg muscle.
PENGARUH PELATIHAN ALTERNATE LEG BOUND TERHADAP KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN WAKTU REAKSI Indasari, Lulur Nur; YodaYoda, I Ketut; Tisna, Gede Doddy
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v4i2.7894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan alternate leg bound terhadap kekuatan otot tungkai dan waktu reaksi. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan the non-randomized control group posttest design. Subjek penelitian adalah siswa peserta ekstrakurikuler taekwondo SMP Negeri 2 Banjar berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan untuk penelitian tes kekuatan otot tungkai adalah back and leg dynamometer, sedangkan instrumen untuk tes waktu reaksi adalah whole body reaction. Selanjutnya data dianalisis dengan uji t-independent pada taraf signifikansi lebih kecil (α) 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil uji t-independent didapatkan hasil: (1) variabel kekuatan otot tungkai dengan nilai signifikansi 0,001. (2) variabel waktu reaksi dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (0,05), dengan demikian hipotesis penelitian “pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap kekuatan otot tungkai” diterima dan “pelatihan alternate leg bound berpengaruh terhadap waktu reaksi” diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelatihan alternate leg bound berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kekuatan otot tungkai dan waktu reaksi pada siswa peserta ekstrakurikuler taekwondo SMP Negeri 2 Banjar tahun 2016. Bagi para guru olahraga, pelatih, pembina serta atlet disarankan untuk menggunakan pelatihan alternate leg bound sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kekuatan otot tungkai dan waktu reaksi.Kata Kunci : alternate leg bound, kekuatan, waktu reaksi. This study aims to determine the effect of alternate training bound leg to leg muscle strength and reaction time. The research is a quasi-experimental design with the non-randomized control group posttest design. Subjects were students in extracurricular participants taekwondo SMP Negeri 2 Banjar numbered 30 people. The instrument used for research testing leg muscle strength is back and leg dynamometer, while the instrument to test the reaction time is a whole body reaction. Furthermore, the data were analyzed by independent t-test at a significance level of less (α) of 0.05 with SPSS 16.0. Based on the results of independent t-test showed: (1) variable leg muscle strength with significant value 0.001. (2) variable reaction time with a significance value of 0.000. The significance value calculated is less than the value of α (0.05), so the hypothesis research "alternate training leg bound effect on leg muscle strength" accepted and "alternate training leg bound effect on reaction time" be accepted. It can be concluded that the training alternate leg bound significant effect on the increase in leg muscle strength and reaction time on extracurricular participants taekwondo student SMP Negeri 2 Banjar 2016. For sports teachers, trainers, coaches and athletes are advised to use alternate training as one leg bound alternative way to increase leg muscle strength and reaction time. keyword : alternate leg bound, strength, reaction time.
PENGARUH PELATIHAN DOUBLE LEG SPEED HOP TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ., Ni Wayan Puspita Yanti; ., I Ketut Sudiana, S.Pd. M Kes; ., Gede Doddy Tisna, M.S., S.Or.
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v4i2.7895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan double leg speed hop terhadap kecepatan dan daya ledak otot tungkai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan the non-rendomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 3 Mendoyo tahun pelajaran 2015/2017 berjumlah 30 orang. Kecepatan diukur dengan tes lari sprint 50 meter dan daya ledak otot tungkai diukur dengan tes vertical jump, selanjutnya data dianalisis dengan uji-t independent pada taraf signifikansi 95% lebih kecil (α) 0,05 dengan bantuan program SPSS 16.0. Berdasarkan hasil uji-t independent didapatkan hasil: (1) variabel kecepatan lari dengan nilai signifikansi 0,001. (2) variabel daya ledak otot dengan nilai signifikansi 0,001. Nilai signifikansi hitung lebih kecil dari nilai α (0,05), dengan demikian hipotesis penelitian “pelatihan double leg speed hop berpengaruh terhadap kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai” diterima. Dapat disimpulkan bahwa; (1) pelatihan double leg speed hop berpengaruh terhadap kecepatan lari siswa peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 3 Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016. (2) pelatihan double leg speed hop berpengaruh terhadap daya daya ledak otot tungkai siswa peserta ekstrakurikuler bola basket SMP Negeri 3 Mendoyo tahun pelajaran 2015/2016.. Disarankan bagi pelaku olahraga (pembina, pelatih, guru olahraga dan atlet) untuk menggunakan pelatihan double leg speed hop sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan kecepatan lari dan daya ledak otot tungkai.Kata Kunci : pelatihan double leg speed hop, kecepatan lari, daya ledak otot tungkai This study aims to determine the effect of training double leg hop speed to the speed and explosive power leg muscle. The research is a quasi-experimental design with the non-rendomized control group pretest posttest design. Subjects were students in extracurricular basketball participant SMP Negeri 3 Mendoyo 2015/2016 school year numbered 30 people. Speed is measured by a test run sprint 50 meters and leg muscle explosive power is measured by vertical jump test, then the data were analyzed by independent t-test at 95% significance level smaller (α) of 0.05 with SPSS 16.0. Based on the independent t-test results showed: (1) variable speed with significant value 0.001. (2) variable muscle explosive power with a significance value of 0.001. The significance value calculated is less than the value of α (0.05), so the hypothesis research "training double leg hop speed affect the speed and explosive power leg muscle" acceptable. Can be concluded that; (1) training double leg hop speed affects the speed of student participants extracurricular basketball SMP Negeri 3 Mendoyo the school year 2015/2016. (2) training speed double leg hops effect on leg muscle explosive power extracurricular basketball student participants SMP Negeri 3 Mendoyo the school year 2015/2016. Suggested for sports people (coaches, trainers, teachers, sports and athletes) to use the training speed double leg hop as an alternative to increasing running speed and explosive power leg muscle.keyword : training double leg hop speed, running speed, explosive power leg muscle