Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pemberdayaan Pemuda Desa Tapaluluo melalui Kegiatan Permainan Bola Voli Mile, Sarjan; Datau, Suriyadi; Ruslan, Ruslan; Parengkuan, Meyke; Isnanto, Juni; Amri, Muh. Faisal Lutfi; Pratama Diuli, Muhammad Reza; Nagi, Julkifli S.U
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36816

Abstract

This community service activity aims to empower rural youth through volleyball activities as a means of increasing sports participation, character development, and strengthening social cohesion. Volleyball was selected because it is easy to implement, widely favored by the community, and possesses educational as well as recreational value. The implementation methods include program socialization, training on basic volleyball techniques, mentoring of regular practice activities, and evaluation of the program outcomes. The results indicate an increase in rural youths’ enthusiasm for sports participation, improvement in basic volleyball skills, and the development of values such as teamwork, discipline, and sportsmanship. This activity is expected to serve as a sustainable model for rural youth empowerment through sports.
Edukasi Permainan Tradisional Siswa Sekolah Dasar di SDN 2 Telaga Jaya Ruslan, Ruslan; Datau, Suriyadi; Tumaloto, Ella H; Mile, Sarjan; Daipatimu, Moh Rifki; Laboro, Darmansyah; Tahir, Nanda
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36528

Abstract

The development of digital technology has caused a shift in lifestyle in elementary school-aged children, namely physical activity has begun to be replaced by the use of gadgets. This condition has an impact on the decline in students' literacy skills related to knowledge and gross motor skills. The purpose of this community service activity is to reintroduce and educate traditional games at SDN 2 Telaga Jaya. The method used in this service is participatory education which includes observation, socialization and evaluation. The focus of the games educated includes Kalari, Tenggedi Buawu (Stilts), Jump Rope, and Sack Run. The results of the activity showed a significant increase in aspects of knowledge, skills, and attitudes. Based on the post-test results, students were able to practice game techniques with a better level of balance and dexterity, in addition, this traditional game stimulates social interaction and sportsmanship of students during recess. Traditional game education has proven effective as a fun medium for learning character and physical health. It is recommended for schools to integrate these games into the school's routine agenda to ensure the sustainability of the preservation of local wisdom.
Pelestarian Permainan Tradisional Teba Di SDN Karya Bakti Dinda Hartina; Risna Podungge; Sarjan Mile; Agung Prasetio
Jambura Arena Sport Vol 1, No 2 (2024): July 2024. Pengembangan Keterampilan Olahraga Siswa
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i2.24098

Abstract

ABSTRAKTujuan Penelitian ini, yaitu untuk mengetaui; Pertama Permainan Tradisional Teba Suku Saluan. Kedua, untuk mengetahui aturan Permainan Tradisional Teba Suku Saluan. Ketiga, Untuk Mengetahui Cara Mengembangkan atau Melestarikan Kembali Permainan Tradisional Teba Suku Saluan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data lisan yang di peroleh dari informan-informan yang ada dilingkup sekolah dan masyarakat sekitar SDN Karyabakti, melalui wawancara hingga praktek yang di lakukan oleh penulis, teknik pegumpulan data dalam penelitian ini mengunakan teknik observasi wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Permainan tradisional Teba Suku Saluan banyak memberikan dampak positif bagi anak, terutama pada keterampilan sosial anak seperti kemampuan mengatur pikiran, emosi, dan perilaku untuk memulai dan memelihara hubungan atau interaksi dengan lingkungan sosial Secara efektif. Selain itu Permainan tradisional Teba juga meimiliki banyak manfaat bagi semua kalangan masyarakat.Semisal alasan ekonomi, permainan ini tidak mengeluarkan biaya yang mahal atau gratis bahan-bahanya mudah ditemukan. Permainan tradisional Teba menjadi satu wadah penghimpun lahirnya generasi inovatif dan kreatif, hal dikarenakan secara tidak sadar melalui permainan Teba ini terbentuk sebua edukasi tentang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan memupuk semangat kerjasama sehinga membentuk karakter anak, menjadikan masyarakat indonesia yang ramah dan terkenal tinggi akan kemauan dan kerja kerasnya untuk menggapai harapan dan cita cita.Kata kunci : Permainan Tradisional, Teba Suku Saluan
Pengaruh Latihan Kekuatan Otot Lengan terhadap Ketepatan Smash dalam Permainan Bola Voli SMAN 1 Wonosari Al Iman Bokingo; Sarjan Mile; Muhammad Faisal Lutfi Amri; Rosbin Pakaya
Jambura Arena Sport Vol 1, No 1 (2024): Maret 2024. Peningkatan Keterampilan Olahraga Siswa
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i1.23300

Abstract

Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variable terikat. Variabel bebas adalah Latihan kekuatan otot lengan ( Push up)  dan variabel terikat yaitu Ketepatan Smash. Instrumen penelitan mengunakan instrumen tes Ketepatan smash . Teknik pengumpulan data yaitu Pre-test, Treatment, Post test. Pre-test yaitu tes awal smash sebelum diberi perlakuan Latihan push up selama kurun waktu 2 bulan dengan frekuensi 3 kali seminggu. Post-test yaitu tes ketepatan smash setelah diberikan perlakuan ( treadment). Teknik analisa data adalah dengan menggunakan rumus Uji t pada taraf signifikan a=0,05 dalam analisa data pengujian hipotesa, diperoleh t tabel senilai 1.76 sesuai kriteria pengujian bahwa terima Ho jika t hitung sama atau lebih kecil dari ttabel. Sedangkan tolak Ho jika thitung lebih besar dari ttabel. Oleh karena itu thitung 17,64 lebih besar dari t tabel (1,76), maka analisis menunjukan tolak Ho yang berarti terima Ha atau terima hipotesis penelitian. Dengan demikian disimpulkan analisa adalah terdapat pengaruh latihan kekuatan otot lengan terhadap ketepatan smash dalam permainan bola voli di Sma N 1 Wonosari.
MENINGKATKAN TEKNIK DASAR PASSING BAWAH PADA PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS IV DI SDN 98 KOTA UTARA Lisnawati A.kude; Sarjan Mile; Ruslan Ruslan
Jambura Arena Sport Vol 2, No 2 (2025): July 2025. Physical Education Skills
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v2i2.25686

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana meningkatkan Teknik dasar passing bawah pada permainan bola voli melalui modifikasi media pembelajaran siswa kelas IV SDN 98 Kota Utara. Dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan siswa kelas IV SDN 98 Kota Utara dalam melakukan teknik passing bawah.Berdasarkan data yang telah diperoleh pada penelitian tindakan kelas ini dengan penerapan modifikasi media pembelajaran sebagai kunci utama dalam pembelajaran teknik passing bawah yang telah dilaksanakan  dengan dua siklus, tampak terlihat terjadi peningkatan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan pada observasi awal hasil belajar teknik dasar passing bawah oleh siswa kelas IV SDN 98 Kota Utara yakni 58,59. Meningkat setelah diberi tindakan siklus I menjadi 74.82 dan pada akhir siklus II menjadi 86.02. Dengan demikian ini membuktikan bahwa Memodifikasi Media Pembelajaran dalam pembelajran penjaskesrek mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar teknik dasar passing bawah.
The Talking Stick Learning Model for Introducing Relay Running to Fifth-Grade Elementary Students Moh Rollyanto Parada; Sarjan Mile; Sulasikin Sahdi Kadir
Jambura Arena Sport Vol 2, No 3 (2025): November 2025 Physical Education Innovation
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v2i3.36336

Abstract

Physical education classes at the elementary level frequently teach relay running through teacher-led demonstration alone, leaving students with limited opportunity to discuss and internalize the concepts of baton exchange, starting technique, and teamwork that the event requires. This classroom action research aimed to improve fifth-grade students' learning and knowledge of relay running at SDN 14 Kwandang by implementing the Talking Stick learning model. The subjects were 27 fifth-grade students (18 boys and 9 girls). Data were collected across a pre-cycle baseline observation, Cycle I, and Cycle II, covering three domains: cognitive, affective, and psychomotor. The mean student score was 52.49 (“Poor” category) at pre-cycle baseline, rose to 68.72 (“Fair” category) after Cycle I, and reached 83.33 (“Good” category) after Cycle II. Based on the two action cycles conducted, it is concluded that the Talking Stick learning model improves fifth-grade students' knowledge of relay running, with improvement occurring across all three domains: cognitive, affective, and psychomotor.
MENINGKATKAN MINAT PERMAINAN BOLA VOLI DALAM PEMBELAJARAN PJOK MELALUI METODE MODIFIKASI PADA SISWA PUTRI DI SDN 1 BONE PANTAI Melisa Nuraini; Hariadi Said; Sarjan Mile
Jambura Arena Sport Vol 2, No 2 (2025): July 2025. Physical Education Skills
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v2i2.25301

Abstract

Melisa Nuraini. NIM. 831418186. “Meningkatkan Minat Permainan Bola Voli Dalam Pembelajaran PJOK Melalui Metode Modifikasi”. 2024. Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Jurusan Pendidikan Keolahragaan, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Prof. Dr. H. Hariadi Said, M.S dan Pembimbing II Drs.  Sarjan Mile, M.S.Rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut “Meningkatkan Minat Permainan Bola Voli Dalam Pembelajaran PJOK Melalui Metode Modifikasi”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui Modifikasi Permainan Bola Voli Dalam Penjasorkes Dapat Meningkatkan MinatSiswa Putri SD N 1 Bone Pantai..Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat peningkatan minat siswa dengan modifikasi permainan bola voli dalan pembelajaran PJOK pada siswa SD Negeri 1 Bone Pantai. Peningkatan minat siswa diketahui dari tes prasiklus, Siklus I dan Siklus II. Dengn nilai Rata-rata pada Prasiklus 49,29% termasuk dalam kategori rendah, sedangkan Nilai rata-rata Siklus I Mencapai 60,69% termasuk dalam kategori sedang. Pada siklus II rata rata yang dicapai adalah 84,16% dalam kategori Tinggi. Hasil pada siklus II tersebut telah sesuai dengan kriteria keberhasilan tindakan yakni nilai untuk pelajaran penjasorkes minimal 80% dari jumlah siswa yang hadir sudah melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥70).
Meningkatkan Hasil Belajar Menendang Bola dengan Kaki Bagian Dalam pada Permainan Sepakbola Melalui Modifikasi Media Pembelajaran Siswa Kelas V SD Negeri 8 Batudaa Tristan Ali; Sarjan Mile; Ruslan Ruslan
Jambura Arena Sport Vol 1, No 3 (2024): November 2024. Peningkatan Hasil Belajar Olahraga
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jas.v1i3.25037

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Menendang Bola Dengan Kaki Bagian Dalam Pada Permainan Sepak Bola Melalui Modifikasi Media Pembelajaran Siswa Kelas V SD Negeri 8 Batudaa. Hipotesis pada penelitian ini: jika guru menggunakan metode Modifikasi Media Pembelajaran maka kemampuan siswa Dalam Menendang bola pada permainan sepak bola kelas V SD Negeri 8 Batudaaa akan meningkat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian, observasi awal atau pra siklus ketuntasan dalam Menendang bola pada permainan sepak bola siswa kelas V SD Negeri 8 Batudaa yang belum mencapai ketuntasan. Pada siklus I yang memiliki kategori tuntas 35% sebanyak 7 siswa, kategori tidak tuntas 65% sebanyak 13 siswa. Setelah adanya penerapan metode Modifikasi Media Pembelajaran terlihat peningkatan yang cukup baik pada siswa. Dalam pelaksanaan siklus I tidak lepas dari ketidak tuntasan hasil belajar, yang mana ketidak tuntasan tersebut menjadi rencana perbaikan pada pelaksanaan siklus II. Rencana perbaikan yang didapat dari siklus I yang di jadikan persiapan tindakan dan menghasilkan ketuntasan yang memuaskan. Dari hasil tes pada siklus II menunjukkan bahwa Menendang Bola dengan kaki bagian dalam pada permainan sepak bola yang dilakukan oleh siswa meningkat dari 0% pada observasi awal menjadi 62.80% Pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 80.77% pada akhir siklus II. Perolehan Nilai tersebut telah mencapai kriteria pada indikator kinerja yang di tetapkan yakni 80% dari keseluruhan siswa mencapai KKM.Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan akhirnya penelitian di nyatakan selesai dan berhasil karena telah mencapai indikator yang telah ditentukan. Dengan demikian hipotesis penelitian tindakan kelas ini yang ternyata bahwa: “jika metode Modifikasi media pembelajaran diterapkan, maka teknik menendang dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SD Negeri 8 Batudaa dapat ditingkatkan”.
Gerakan Remaja Bugar melalui Pelatihan Senam Penjas-UNG 22 di SMA Negeri 1 Telaga Ella H Tumaloto; Suriyadi Datau; Ruslan Ruslan; Sarjan Mile
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i3.40257

Abstract

The low level of physical activity among secondary school adolescents has become one of the contributing factors to declining physical fitness, increasing sedentary behavior, and limited awareness of the importance of a healthy lifestyle. Preliminary observations indicate that school gymnastics activities remain monotonous, lack innovative instructional models, and are not implemented consistently. These conditions have reduced students' motivation to participate in regular physical activity. Therefore, a community service program was designed through the Penjas-UNG 22 Gymnastics training as an innovative, easy-to-learn, engaging, and age-appropriate exercise model for secondary school students. This community service initiative aims to enhance students' knowledge, practical skills, and active participation, while strengthening the competencies of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers in implementing Penjas-UNG 22 Gymnastics as a sustainable school-based healthy lifestyle program. The implementation methods included partner needs assessment, program socialization, theoretical and practical training on Penjas-UNG 22 Gymnastics, implementation mentoring, monitoring, and evaluation. Program effectiveness was evaluated through pre- and post-tests of participants' knowledge, observation of movement skills, and assessment of participation levels throughout the activities. The expected outcomes include improved competencies of teachers and students in performing Penjas-UNG 22 Gymnastics, the development of a school gymnastics implementation guide, the establishment of a routine gymnastics program as part of a healthy school culture, publication of scientific articles in community service journals, dissemination through mass media, production of activity documentation videos, and strengthened collaboration between the Gorontalo State University and partner schools. The program is expected to contribute to improving adolescents' physical fitness, fostering discipline, teamwork, and responsibility, while promoting a sustainable culture of active and healthy living within the school environment.
Sosialisasi Model Pembelajaran Pola Gerak Dominan pada Materi Senam Ketangkasan bagi Guru PJOK di Kecamatan Kwandang Kab. Gorontalo Utara Zulkifli Lamusu; Muhamad Reza Pratama Diuli; Sarjan Mile
Jambura Arena Pengabdian Vol 4 No 1, Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jardian.v4i1.39200

Abstract

Gymnastics learning in elementary schools often encounters several challenges, particularly students’ lack of confidence in performing gymnastic movements and teachers’ limited ability to implement innovative instructional models. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) teachers in applying the Dominant Movement Pattern (DMP) learning model to gymnastics instruction. The program involved 25 elementary school PJOK teachers in Kwandang District, North Gorontalo Regency, and was conducted using a participatory approach through lectures, discussions, simulations, and hands-on practice. Program evaluation was carried out using satisfaction questionnaires and pre- and post-activity assessments. The results indicated a high level of participant engagement, with a 92% satisfaction rate categorized as excellent. Evaluation findings further revealed that 88% of participants demonstrated a good understanding of the concepts and application of dominant movement patterns in gymnastics instruction, increasing from 64% before the program to 88% after participation, representing a 24% improvement in understanding. In addition, participants gained practical experience in designing safe, enjoyable, and developmentally appropriate learning activities for elementary school students. The program positively contributed to improving teachers’ pedagogical competence and creativity in developing gymnastics learning based on dominant movement patterns. Therefore, this socialization program proved effective in enhancing teachers’ understanding and readiness to implement more innovative and student-centered physical education instruction.