Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Minat Belajar Siswa SD Pada Pembelajaran IPA Menggunakan Media Lagu Anak Salma Azkiya Ainurruhama; Arsyi Rizqia Amalia; Irna Khaleda Nurmeta
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.2050

Abstract

Abstract: This study aims to analyze students' interest in learning in the Natural Sciences learning process using children's songs in elementary schools. The research method used is qualitative descriptive, with data collection techniques through reviewing the Natural Sciences class IV teaching module (documentation), observing the Natural Sciences learning process using children's songs, and interviewing class teachers and students in grade IV. The study's results indicate that children's songs can increase students' interest in learning science, according to the indicators the author has observed. Students become more enthusiastic, active, and interested and show attention during the learning process; children's songs also help students to understand the material being taught more efficiently, and students also participate during the learning process by singing the songs provided. This study concludes that using children's songs in science learning in elementary schools positively impacts students' interest in learning.Keywords: children’s song media; interest to learn; learning process; natural science. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa pada proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menggunakan media lagu anak di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriftif, dengan teknik pengumpulan data melalui telaah modul ajar IPAS kelas IV (dokumentasi), observasi proses pembelajaran IPA menggunakan media lagu anak, dan wawancara kepada guru kelas dan siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media lagu anak dapat meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran IPA sesuai dengan indikator yang telah penulis amati. Siswa menjadi lebih semangat, aktif, tertarik serta menunjukkan perhatian pada saat proses pembelajaran berlangsung, media lagu anak juga membantu peserta didik untuk lebih mudah memahami materi yang diajarkan, para peserta didik juga ikut berpartisipasi pada saat proses pembelajaran berlangsung dengan menyanyikan lagu yang disediakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media lagu anak pada pembelajaran IPA di sekolah dasar memiliki dampak yang positif terhadap minat belajar siswa.Kata kunci: Ilmu Pengetahuan Alam; media lagu; anak minat belajar; proses pembelajaran.
Pembelajaran seni tari di Rumah Budaya Sukuraga Kota Sukabumi: Etnografi praktik pendidikan seni non-formal Dewi Rachmawati; Trianti Nugraheni; Nanang Ganda Prawira; Irna Khaleda Nurmeta
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 8, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v8i1.84568

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran tari Kudu Leumpang di RBS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Partisipan penelitian yakni pelatih, para peserta pelatihan di RBS serta masyarakat dan budayawan sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RBS sebagai tempat eduwisata dan media pendidikan karakter yang disampaikan oleh para tokoh Wayang Sukuraga. Untuk pembelajaran tari, RBS memiliki beberapa komponen, yang pertama adalah seniman tradisi yang sudah diakui profesionalitasnya di lingkungan Sukabumi dan Jawa Barat, materi fokus pada tari Sunda kreasi khususnya tari Kudu Leumpang, peserta didik berasal dari usia sekolah dasar hingga mahasiswa yang merupakan penggiat seni di RBS. Selain itu, beberapa komponen lain di RBS masih belum terpenuhi di antaranya belum ada tingkatan kelas sesuai dengan materi yang dipelajari, materi tari masih fokus pada pengembangan tari Kudu Leumpang, kurangnya keterlibatan peserta mengikuti lomba-lomba tari, serta sarana-prasarana yang perlu dilengkapi untuk menunjang proses pembelajaran. Dance learning at Rumah Budaya Sukuraga, Sukabumi City: An ethnography of non-formal art education practices Abstract: This research aims to describe the learning process of Kudu Leumpang Dance at RBS. This research used a qualitative approach with the ethnographic method. Data collection techniques were observation, interview, literature study, and documentation. The research participants were trainers, trainees at RBS, and the surrounding community and cultural experts.  The results showed that RBS is a place for education and a medium for character education delivered by Wayang Sukuraga figures. For dance learning, RBS has several components, the first is traditional artists who have been recognized for their professionalism in Sukabumi and West Java, the material focuses on Sundanese dance creations, especially Kudu Leumpang Dance, students come from elementary school age to university students who are art activists at RBS. In addition, several other components at RBS are still not fulfilled, including no grade level according to the material studied, dance material still focuses on the development of Kudu Leumpang Dance, lack of participant involvement in dance competitions, and infrastructure that needs to be equipped to support the learning process.