Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sidoluhur

PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DESA PENGKOK KABUPATEN SRAGEN MELALUI PEMAHAMAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL Ariy Khaerudin; Suharno
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat "SIDOLUHUR" Vol 1 No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat SIDOLUHUR
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.688 KB)

Abstract

Kekayaan Intelektual (KI) sebagai sesuatu hal yang asing meskipun sebenarnya sudah dirasakan dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kelompok Tani Mandiri Desa Pengkok Kabupaten Sragen sebenarnya juga mempunyai produk unggulan pertanian seperti beras sehat, pertanian organik dan lain-lain. Produk unggulan tersebut mempunyai potensi untuk mendapatkan KI, namun karena kurangnya pengetahuan apa dan bagaimana KI berikut pendaftarannya maka perlu untuk diberikan sharing pengetahuan berupa penyuluhan hukum. Selain untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman diharapkan dapat menginisiasi kepada kelompok Tani pada tahap selanjutnya dapat mengupayakan perlindungan untuk KI mereka baik dengan cara pendaftaran maupun dengan cara lain sesuai dengan Undang-undang.
PELESTARIAN WARISAN BUDAYA BATIK INDONESIA MELALUI WORKSHOP DAN SEMINAR PERTUKARAN BUDAYA DARI EMPAT NEGARA ASIA Nancy Oktyajati; Sri Mayasari; Ariy Khaerudin; Ida Aryati Dyah Purnomo W; Sri Purwati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sidoluhur Vol 3 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SIDOLUHUR
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahaankan dan melestarikan budaya batik karena batik merupakan warisan dunia asli Indonesia. Hal ini berlaku sejak UNESCO menetapkan batik sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity tahun 2009. Upaya melestarikan budaya batik dilakukan dengan kegiatan presentasi dan workshop tingkat internasional untuk pertukaran budaya batik. Teknik proses membatik telah berkembang seiring perkembangan teknologi, sehingga jika negara Indonesia tidak aktif terlibat maka akan tertinggal dari negara lain. Workshop dan presentasi diikuti oleh empat negara sebagai narasumber presentasi dan workshop. Tim Universitas Islam Batik menjadi delegasi dari Indonesia yang dipercaya untuk menyampaikan materi dalam presentasi dan workshop. Presentasi dan workshop dilaksanakan dalam acara “The 1st International Conference Batik Creative Workshop and Presentation “Culture Heritage : Batik Asean Mutual Cultural” di Phuket Thailand. Hasil kegiatan ini adalah: 1) semua negara sepakat bahwa budaya batik harus dilestarikan 2) Perlu adanya inovasi khususnya dalam proses membatik sehingga proses lebih efisien 3) Inovasi tetap harus menjaga nilai batik sebagai warisan budaya 4) Setiap negara memiliki ragam motif yang menjadi ciri khas 5) Terdapat perbedaan teknik, alat dan bahan untuk proses membatik dari empat negara.