Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Ramatekno

PREDICTIVE MAINTENANCE MECHANICAL LOOSENESS PADA POROS BERPUTAR BERBASIS LAB VIEW Tauvana, Ade; Rachmanu, Fatkur; Widodo; Nulhakim, Lukman; Mulyani, Yayu
JURNAL RAMATEKNO Vol 3 No 1 (2023): Ramatekno
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v3i1.66

Abstract

Vibration monitoring merupakan kegiatan memantau getaran pada sebuah mesin berputar dengan cara merekam dan menganalisis getaran. Getaran tinggi pada suatu mesin dapat disebabkan oleh kasus mechanical looseness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui putaran poros yang diijinkan pada getaran kondisi mechanical loosness. Pengukuran getaran dilakukan menggunakan sensor accelerometer ADXL 345 yang dapat membaca nilai akselerasi suatu getaran pada posisi vertikal dibagian rumah bearing. Pembacaan nilai akselerasi tersebut diolah kembali oleh kontroler arduino uno R3 dan diproses menjadi grafik FTT melalui software LabVIEW. Berdasarkan pengujian nilai akselerasi yang dihasilkan pada kondisi mechanical looseness kategori fondasi melengkung dengan 2 shim untuk putaran poros 1495 rpm adalah 949,587 mm/s2 , putaran poros 895 rpm menghasilkan nilai akselerasi 982,610 mm/s 2 , putaran poros 295 rpm menghasilkan nilai akselerasi 911,029 mm/s 2 . Pengujian kedua untuk fondasi melengkung dengan 3 shim pada putaran poros 1495 menghasilkan nilai akaselerasi 1018,86 mm/s 2 , putaran poros 895 rpm menghasilkan nilaiakselerasi1214,06 mm/s 2 , untuk putaran poros 295 rpm menghasilkan nilai akselerasi 1010,520 mm/s 2 . Pengujian ketiga dilakukan pada kondisi baut longgar dengan menghasilkan nilai akselerasi 826 mm/s 2 pada putaran poros 1495 rpm, menghasilkan nilai akselerasi 1180,477 mm/s 2pada putaran poros 895 rpm, dan menghasilkan nilai akselerasi 900,006 mm/s 2 pada putaran poros 295. Nilai putaran poros maksimal yang dijinkan pada getaran kondisi mechanical looseness yaitu 295 rpm. Getaran maksimal yang diijinkan yaitu pada putaran poros sebesar 295 rpm.
ANALISA KARAKTERISTIK LOGAM ST37 SETELAH PROSES HEAT TREATMENT Syafrizal, Syafrizal; Tauvana, Ade Irvan; Nulhakim, Lukman
JURNAL RAMATEKNO Vol 4 No 2 (2024): Ramatekno_vol_4_no_2
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v4i2.203

Abstract

Proses heat treatmen pada baja karbon adalah salah satu teknik untuk mengetahui perubahan sifat sifat fisik dan mekanik baja, dan berapa besar pengaruh yang ditimbulkan terhadap kemampuan suatu material khususnya baja karbon ST37. Baja ST37 adalah jenis baja yang cukup banyak dimanfaatkan sebagai bahan praktek bagi mahasiswa mesin di setiap kampus, karena harga yang relative murah dan tersedia banyak dipasaran, disamping itu jenis baja ini termasuk jenis baja yang mudah dibentuk, mudah dilas dan mudah dipotong. Baja ST37 tergolong baja karbon rendah. Setelah mengalami proses heat treatment dengan temperature yang cukup tinggi 900 oC, dengan pendingian cepat menggunakan air, hasil pengujian menunjukkan bahwa baja ST37, mampu meningkatkan kekuatan tarik 100 % dari kekuatan semula dan kekerasanya juga naik 30 % lebih tinggi, maka dalam hal ini wajib diwaspadai, jika salah dalam perlakuan heat treatment pada baja ST37, maka baja yang dianggap bagus bisa berubah manjadi baja ST37 yang dapat merusak mata pahat yang biasa digunakan pada proses permesinan.
ANALISIS KINEMATIKA LENGAN ROBOT 5 DOF PADA MODUL FINAL PACKING MENGGUNAKAN METODE DENAVIT- HARTENBERG Mokhamad Is Subekti; Rachmanu, Fatkur; Nulhakim, Lukman; Dwiputra, Aditya Yudhistira
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Ramatekno
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i1.221

Abstract

Teknologi robotika telah menjadi elemen penting dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinematika lengan robot 5 Degree of Freedom (DOF) pada modul Final Packing menggunakan metode Denavit-Hartenberg. Lengan robot ini dirancang untuk memindahkan barang secara otomatis dengan dukungan mikrokontroler Arduino Uno, Motor Servo MG966R dan driver motor servo PCA 9685. Penelitian mencakup perancangan, perakitan, pemrograman, pengujian sistem robotik, dan analisis kinematika lengan robot. Analisis kinematika lengan robot dilakukan pada tiga kondisi utama, yaitu posisi stand by dengan hasil sumbu X = 75,67 mm, sumbu Y = - 63,50 mm, dan sumbu Z = 155,00 mm; lalu kondisi mengambil barang dengan hasil sumbu X = 103,25 mm, sumbu Y = 123,04 mm, sumbu Z = 33,02 mm; dan kondisi menaruh barang dengan hasil sumbu X = 90,72 mm, sumbu Y = - 145,04 mm, sumbu Z = - 78,43 mm. Hasil perhitungan kinematika kemudian dibandingkan dengan data hasil pengukuran aktual posisi gripper dengan selisih rata-rata tidak melebihi 3% dan dibandingkan dengan data simulasi RoboAnalyzer dengan selisih rata-rata tidak melebihi 1%. Hasil perbandingan menunjukkan akurasi tinggi dalam pemindahan barang dengan perhitungan kinematika yang valid, memberikan kontribusi pada pengembangan sistem otomasi dan bahan pembelajaran robotika bagi mahasiswa.
RANCANG BANGUN KOMPOR ARANG DENGAN MODIFIKASI TERMOELEKTRIK GENERATOR Nulhakim, Lukman; Syafrizal; Irvan Tauvana, Ade; Fernandha, Endricko
JURNAL RAMATEKNO Vol 5 No 2 (2025): Jurnal_Ramatekno_vol_5_no_2_2025
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v5i2.266

Abstract

Termoelektrik generator merupakan sebuah teknologi yang digunakan untuk menghasilkan listrik dengan memanfaatkan efek Seebeck yang terjadi akibat perbedaan suhu panas dan dingin pada kedua sisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tegangan yang dihasilkan oleh termoelektrik generator dari proses pembakaran pada kompor dengan menggunakan arang tempurung kelapa sebagai bahan bakarnya. Pembangkit listrik ini memanfaatkan 7 termoelektrik generator tipe TEG1-241-1.4-1.2 yang disambungkan secara seri dan dipasang pada material logam sebagai penghantar panas pada kompor yang berukuran 270 x 270 x 250 mm serta dilengkapi dengan heatsink. Heatsink yang digunakan sebagai pendingin merupakan model extrude. Pengujian dilakukan selama 30 menit, dimana tegangan dan kuat arus maksimum yang dihasilkan mencapai 1,54 V dan 1,43 A dalam waktu 18 menit dengan perbedaan temperatur 13,5 oC, dimana sisi panas dan sisi dingin pada TEG memiliki temperatur sebesar 124,8 oC dan 111,3 oC. Semakin besar perbedaan temperatur panas dan dingin pada sisi TEG semakin besar pula tegangan yang dihasilkan.