Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Machine Learning Pada Desain Sistem Monitoring Mobil Menggunakan On-board Diagnostic-ii Samudra Dzikri Gifari Prasetyo; Ahmad Tri Hanuranto; Nyoman Bogi Aditya Karna
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Banyak fitur dari mobil yang mencakup tentang keselamatan pengemudinya, namun masih banyak kecelakaan lalu-lintas terjadi dimana-mana. Salah satu faktor kecelakaan yang cukup umum yaitu malfungsi dari mobil itu sendiri. Salah satu penyebab malfungsi mesin pada mobil dapat terjadi karena kelalaian pengguna memonitor kondisi mobilnya. On-Board Diagnostic (OBD II) merupakan standar internasional berkaitan diagnosa kendaraan yang memungkinkan pengambilan data kendaraan yang didapat dari sensor di mobil melalui Engine Control Unit (ECU). Dengan perangkat interfaceOBDII yaitu ELM327 memungkinkan pengambilan data, pengolahan data dan diagnosa kendaaraan secara realtime. Data yang telah diambil, dikumpulan pada server kemudian diolah oleh machine learning dimana pada perancangan sistem ini digunakan Decision Tree dengan algoritma Classification and Regression Tree (CART) untuk memprediksi terjadinya perubahan kondisi mesin yang tidak baik. Keluaran dari machine learning tersebut akan diteruskan ke user interface untuk menampilkan informasi kendaraan dan prediksi kondisi kendaraan. Kata Kunci: OBD-II, Machine Learning, Internet of Things, Cloud Computing, Decision Tree Abstract Many manufacturer implement safety feature for car user, but traffic accident still occurred even with all of that kind of safety feature which often happened because of engine failure. User neglecting maintenance leaves car in a bad shape and can affect safety of driving. On-Board Diagnostic (OBD II) are international standard which refers to diagnostic for vehicle which allows us to collect raw data from sensor mounted on car connected to Engine Control Unit(ECU). With interface device of OBD-II which is ELM327, data acquisition, data stream processing, and real time vehicle diagnostic become possible. Collected data are sent to server so it can be processed by machine learning with Decision Tree algorithm with Classification and Regression method which will predict car condition. Car information and predicted condition will be informed to user via web based interface. Keywords: OBD-II, Machine Learning, Internet of Things, Cloud Computing, Decision Tree
Desain Dan Implementasi Smart Home Pada Indekos Aditya Erawan; Nyoman Bogi Aditya Karna; Danu Dwi Sanjoyo
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini teknologi telah berkembang dengan sangat cepat. Salah satu teknologi yang saat ini sedang berkembang adalah sistem smart home. Pada tugas akhir ini akan membahas mengenai pengaplikasian sistem smart home pada sebuah kamar indekos. Perancangan yang dilakukan adalah pembuatan prototype sistem smart home pada kamar indekos yang berfungsi untuk dapat mengontrol perangkat listrik seperti menyalakan dan mematikan lampu, serta menghidupkan dan mematikan perangkat listrik pada saklar melalui aplikasi di smartphone. Sistem yang dilakukan menggunakan mikrokoprosesor NodeMCU, relay yang berfungsi sebagai akuator, dan sensor PZEM 004t yang berfungsi untuk membaca penggunaan listrik pada kamar. Data yang dibaca oleh sensor dihubungkan ke firebase yang berfungsi sebagai server yang dapat menghubungkan mikroprosesor dan smartphone. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, kualitas jaringan pada perangkat yang digunakan dalam kondisi LOS yaitu delay sebesar 1,955 detik dan throughput sebesar 6640.35054 bit/s. Sedangkan hasil dari pengujian kualitas jaringan dalam kondisi non-LOS yaitu memiliki rata – rata delay sebesar 3,577 detik, dan rata – rata throughput sebesar 4105.12318 bit/s. Kata kunci: smart home, NodeMCU, relay,sensor PZEM 004, firebase Abstract Today technology has developed very rapidly. One of the technologies that are currently developing is a smart home system. In this final project, we will discuss the system of applying smart homes to a boarding room. The design carried out was to make a prototype of the smart home system in the boarding room which functions to control electrical devices such as replacing and turning off lights, and turning on and off the electrical device when switching through the application on the smartphone. The system is carried out using a NodeMCU microprocessor, a relay that works as an actuator, and a PZEM 004t sensor that works to read electricity usage in the room. The data read by the sensor is transferred to the firebase that runs a server that can connect microprocessors and smartphones. Based on the results that have been done, the network quality of the devices used in the LOS condition is a delay of 1.955 seconds and the throughput is 6640.35054 bit/s. While the results of network quality testing in non-LOS conditions are having an average delay of 3.577 seconds, and an average throughput of 4105,12318 bit/s. Keywords: smart home, NodeMCU, relay,sensor PZEM 004, firebase
Desain Dan Implementasi Keamanan Akses Pada Asrama Putri Universitas Telkom Menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (ktm) Muhammad Furqan Ramadani; Nyoman Bogi Aditya Karna; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Asrama Universitas Telkom merupakan tempat tinggal para mahasiswa/i yang dijaga keamanannya, karena di dalamnya terdapat barang-barang berharga penting seperti laptop, buku, dan uang saku. Yang dipergunakan mahasiswa Universitas Telkom untuk menunjang kemampuan akademik maupun non akdemik. Oleh karena itu, dibutuhkan pengamanan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti dimasuki oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk mencegah hal tersebut, maka diperlukan pengamanan ekstra kepada penghuni kamar atau pengunjung ketika akan masuk ke dalam kamar asrama. Pengamanan tersebut dapat di implementasikan dengan membuat pintu masuk yang terintegrasi dengan RFID (Radio Frekuensi Identification) yang akan terhubung pada KTM mahasiswa/i. Dalam penelitian, penulis menggunakan Arduino untuk mengelola RFID Reader yang terhubung. Dengan memiliki parameter pengujian yang dapat menunjukkan performansinya. RFID Reader mampu membaca kartu tanda mahasiswa pemilik kamar asrama. Jarak rata – rata akses 3,5 cm Jika tanpa penghalang. Dan jika terdapat penghalang 2 cm. Untuk melakukan jarak antar taping ke tapping yang lain memiliki rata – rata delay 2.72 detik. Untuk waktu yang digunakan reader dalam pendeteksian < 1 detik. Untuk pengujian derajat kemiringan yang dapat terdeteksi yaitu sudut 10° dengan jarak maksimum 3.5 cm. Sudut 20° dengan jarak maksimum 3 cm. Sudut 30° dengan jarak maksimum 2.5 cm. Sudut 40° dengan jarak maksimum 2 cm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, alat pada penelitian ini dapat menjawab permasalahan yang terjadi. Kata Kunci : Radio Frequency Identification, Arduino UNO, Asrama Abstract Telkom University dorm is home to students who are kept safe, because there are important valuables such as laptops, books, and pocket money. It is used by Universitas Telkom students to support academic and non-akdemic skills. Therefore, it takes security to prevent something unwanted, such as being entered by an irresponsible party. To prevent this, extra security is required for the occupants of the room or visitors to enter the dormitory rooms. These safeguards can be implemented by creating an integrated entrance with RFID (Radio frequency Identification) that will be connected to the Student I.D. In research, authors use Arduino to manage the connected RFID Reader. By having a test parameter that can show its performance. RFID Reader is able to read student sign cards of dormitory room owners. Flat distance – Access average 3.5 cm if without barrier. And if there is a barrier 2 cm. To perform the distance between taping to the other tapping has an average delay of 2.72 seconds. For the time that the reader used in the detection of < 1 second detection. For testing the tilt degree that can be detected is a 10 ° angle with a maximum distance of 3.5 cm. angle 20 ° with a maximum distance of 3 cm. Angle 30 ° with a maximum distance of 2.5 cm. Angle of 40 ° with a maximum distance of 2 cm. So that it can be concluded that the appliance on This research can answer the problems that occur. Keywords : Radio Frequency Identification, Arduino UNO, Dormitory
Perancangan Dan Implementasi Sistem Keamanan Rumah Berbasis Raspberry Pi Dan Official Account Line Nadya Dwi Aulia; Nyoman Bogi Aditya Karna; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Monitoring sistem keamanan rumah berguna untuk mengamankan dan memonitoring rumah sehingga rumah tetap terjaga dengan baik dan mengurangi kekhawatiran masyarakat akan rumahnya saat ditinggal berpergian jauh. pada penelitian ini akan membuat sebuah sistem keamanan rumah berbasis Raspberry Pi dan Official Account Line. Menggunakan aplikasi Official Account Line atau biasa disebut dengan Line@ (Line at) merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya yang masih menggunakan SMS gateway sebagai outputannya. Sistem keamanan ini dibuat agar dapat diakses oleh lebih dari satu pengguna agar peringatan ancaman keamanan rumah dapat diketahui oleh anggota rumah yang lain. Aplikasi Line at dapat mengirimkan pesan siaran yang sangat menunjang untuk sistem keamanan yang akan dibuat. Pada aplikasi Line at ini terdapat pilihan atau opsi kepada penggunanya dalam bentuk bot untuk menampilkan foto atau video. Dari hasil pengujian sistem, nilai rata-rata keberhasilan deteksi gerakan dan pengambilan foto sebesar 100%. Jarak maksimum sensor PIR dapat mendeteksi gerakan adalah 6 meter. Nilai rata-rata keberhasilan kontrol kamera untuk mengambil foto atau video menggunakan bot adalah sebesar 100%. Kemudian, untuk pengujian QoS yaitu delay dan throughput didapatkan nilai rata-rata delay pada pengambilan foto dan video sebesar 2.1, 2.3 dan 2.2 detik dan delay pada video sebesar 2.2, 2.3 dan 2.2 detik di masing-masing waktunya. Sedangkan untuk pengujian throughput pada pengambilan foto dan video memiliki kecepatan masing-masing yaitu 546,7 KBytes/s dan 546,8 KBytes/s. untuk pengujian pengiriman data secara simultan dengan beberapa pegguna didapatkan rata-rata sebesar 96.6%. Kata Kunci: Sistem kemanan rumah, Raspberry Pi, Official Account Line, delay, throughput. Abstract Monitoring the home security system is useful for securing and monitoring the house so that the house is maintained properly and reduces the worries of the community about their homes when left far away. in this study will create a Raspberry Pi based home security system and Official Account Line. Using the Official Account Line application, or commonly referred to as Line @ (Line at), is the development of previous research that still uses SMS gateway as its output. This security system is made so that it can be accessed by more than one user so that the warnings of home security can be known by other members of the house. The line at application can send broadcast messages that are very supportive of the security system that will be created. In the Line at application, there are options or options for users in the form of bots to display photos or videos. From the results of testing the system, the average value of motion detection and photo capture is 100%. The maximum distance the PIR sensor can detect is 6 meters. The average value of the success of camera controls for taking photos or videos using a bot is 100%. Then, for QoS testing namely delay and throughput, the average value of delay in taking photos and videos is 2.1, 2.3 and 2.2 seconds and the delay in videos is 2.2, 2.3 and 2.2 seconds in each time. Whereas for throughput testing on photo and video retrieval has a speed of 546.7 KBytes / s and 546.8 KBytes / s, respectively. for testing simultaneous data transmission with several users, it was obtained an average of 96.6%. Keywords: Home security system, Raspberry Pi, Official Account Line, delay, throughput.
Desain & Implementasi Remote Outlet Switch Menggunakan Modulasi Radio Frequency Shift Keying (fsk) Berbasis Arduino Trisatya Krisnawan; Nyoman Bogi Aditya Karna; Ahmad Tri Hanuranto
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan yang sangat penting bagi manusia saat ini adalah listrik. Permasalahan yang sering terjadi bila berhubungan dengan listrik adalah biaya tagihan listrik. Para produsen di bidang teknologi dituntut agar membuat suatu produk yang dapat memberikan fasilitas untuk membantu permasalahan para konsumen diantaranya adalah biaya listrik. Saat ini sudah ada produsen yang memproduksi Remote Outlet Switch, namun dengan harga yang mahal dan selain itu produk yang digunakan menggunakan koneksi wi-fi. Namun tidak semua orang memiliki koneksi wifi di rumahnya, karena jauh dari perkotaan atau biaya tagihan wifi yang cukup mahal tiap bulannya. Tugas Akhir ini menyajikan solusi biaya rendah dan fleksibel untuk mengontrol peralatan rumah menggunakan perangkat Remote Outlet Switch. Remote Outlet Switch adalah Steker daya yang dapat diakses melalui frekuensi radio. Pengguna dapat menyambungkan perangkat ke Remote Outlet Switch untuk mengaktifkan / menonaktifkan daya, tanpa menggunakan koneksi wi-fi. Ada satu cara untuk mengakses Remote Outlet Switch ini, yaitu menghubungkannya pada frekuensi radio yang sama. Pengguna dapat menggunakan sebagai mengaktifkan atau mematikan beberapa switch dari jarak jauh. Remote Outlet Switch ini menumpangkan data kepada Radio Frequency Shift Keying (FSK). Pada perancangan alat ini di dapatkan hasil yaitu Remote Outlet Switch yang berfungsi sebagai pengontrol steker dan diperoleh dengan harga yang terjangkau dari segi biaya modal awal maupun operasional. Dengan hasil pengujian yang didapatkan, jangkauan perangkat ini mencapai 440 meter dengan keadaan LOS (Line of Sight) dan hingga 61 meter dengan keadaan non-LOS. Kata Kunci : Remote Outlet Switch, FSK, Radio Frekuensi, LOS Abstract A very important need for humans today is electricity. The problem that often occurs when it comes to electricity is the cost of electricity bills. Manufacturers in the field of technology are required to make a product that can provide facilities to help customers about electricity costs. At present there are manufacturers who produce Remote Outlet Switches, but at an expensive price and besides that the products used use a wi-fi connection. But not everyone has a WiFi connection at home, because far from home or the wi-fi rental costs are quite expensive every month. This Final Project provides a low cost and flexible solution for controlling home appliances using the Remote Outlet Switch device. Remote Outlet Switch is a radio that can be accessed via radio frequency. Users can connect the device to the Remote Outlet Switch to enable / enable power, without using a Wi-Fi connection. There is one way to access the Remote Outlet Switch, which is connecting it to the same radio frequency. Users can use it as a switch on or off some distance. Remote Outlet This switch places data on Radio Frequency Shift Keying (FSK). Remote Control Switch that functions as a controller and is obtained at an affordable price in terms of initial capital and operations. With the results of the tests obtained, this device ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 3644 update reaches 440 meters with LOS (Line of Sight) and up to 61 meters with non-LOS conditions. Keywords: Remote Outlet Switch, FSK, Radio Frequency, LOS
Perancangan dan Implementasi Produk S-LUCY (Smart Light Ultimate Control By Website) Untuk Smart Switch Menggunakan Sensor PIR dan Sensor LDR Alifianti Mustika Tri Widodo; Nyoman Bogi; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Teknologi yang efisien diharapkan mampu menjadi sistem kendali dan keamanan yang dapat meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada rumah pribadi maka muncul ide untuk menggunakan alat S-LUCY Smart Switch yang merupakan alat yang berguna untuk mempermudah user untuk mengatur nyala atau matinya lampu secara otomatis dan manual. Penambahan sensor PIR dan sensor LDR yang ada bertujuan untuk mendeteksi keadaan lingkungan agar lampu bisa menyala otomatis sesuai dengan masukan dari sensor. Alat SLUCY smart switch ini mempunyai konsep Internet of Things (IoT), Dengan system ini, penggunaan lampu lebih efisien karena lampu akan menyala pada saat yang ditentukan. Dari hasil pengukuran, didapat bahwa smart switch bekerja secara efisien dengan pengujian fungsionalitas didapatkan bahwa lampu dapat menyala dalam beberapa kondisi, pengujian power supply didapatkan tegangan output cukup stabil dengan error 1,00% tanpa beban dan 0,20% dengan beban, pengujian sensor dilakukan pada sensor PIR yang menyatakan sensor dapat mendeteksi gerakan manusia dengan jarak kurang lebih sama dengan spesifikasi sensor yaitu 0-5 meter dan sensor LDR dengan perbandingan menggunakan lux meter menghasilkan error sebesar 2,10%, pengujian sistem manual dan otomatis yang sesuai dengan keadaan lingkungan, dan pengujian subjektif didapatkan rata-rata penggunaan smart switch sudah efisien. Dengan hasil pengujian yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa S-LUCY smart switch merupakan teknologi yang cukup efisien saat penggunaannya karena bekerja secara tepat dan meminimalisir penggunaan listrik berlebih. Kata kunci—efisiensi, internet of things, smart switch
Kale Growth Model Analysis Based On Smart Farm Iot Using Machine Learning M Fahmi Fahreza Noer; Nyoman Bogi Aditya Karna; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— Kale is one of Indonesia's most popular vegetables. Kale is often found across agricultural area in Indonesia, not just in restaurants. Kale farming is one of the prospective agricultural business opportunities and is considered simple. However, Kale plantation presents unique obstacles due to the kale's vulnerability and impacted to the harvest instability. Therefore, the agricultural system of smart farming for growing Kale must be revitalized. Previously, a global system schema using Internet of Things (IoT) for Kale’s farming was proposed. That research technique then upgraded with the current research technique, which employs a Machine Learning System to support Kale cultivation through smart farming. Machine learning system strategies can be a solution for accurately and intelligently growing kale. This strategy can be combined with the acquisition of fresh kale growth data, prediction models in the planting phase, and the production of an ideal growth model. The method employed is to create a systematic design for predictive model datasets, beginning with data collecting in IoT, data storage in MySQL databases, Firebase, and data modeling using machine learning methods utilizing supervised learning. The results of monitoring room temperature, humidity, and light intensity in the greenhouse are impacted by irregular weather conditions, but they have no effect on the plants because they are in the greenhouse. QoS testing obtained an average delay of 2.472 seconds and a throughput of 6851 bits per second. Accuracy and precision metrics yield a perfect score of 100%. Based on the test results, it can be explained that the value of the Quality of Service measure and machine learning performance reaches the best value for the optimal dataset and prediction model outputs, specifically developing an ideal kale growth model for the farmer's environment. Keywords — IoT, kale, QoS, MySQL, firebase, machine learning
Desain Dan Implementasi Radio Am Untuk Komunikasi Di Dalam Laut Krisna Rangga Pradhana; Nyoman Bogi Aditya Karna; Arfianto Fahmi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi radio AM adalah komunikasi radio yang menggunakan modulasi AM. Modulasi yang perancangan dan pembuatanya mudah tetapi ketahanan terhadap noise-nya rendah. Dan dengan semakin berkembangnya teknologi, pengiriman data tidak hanya dilakukan di udara saja tapi juga didalam air laut.Pada pengiriman data di air laut, masih sering dijumpai menggunakan SONAR(Sound,Navigation and Ranging) yang memancarkan gelombang suara yang nanti akan dipantulkan kembali jika mendeteksi benda tertentu. Pada penelitian ini penulis membuat alat yang berupa transmitter dan receiver radio AM untuk komunikasi radio AM. Dengan rangkaian transmitter dan receiver yang dibuat dilakukan pengukuran redaman di udara dengan mengukur nilai Vpp, persentase redaman dan nilai FSL yang dilakukan pada jarak transmitter dan receiver sejauh 0,1 m sampai dengan 12 m. Dari hasil pengujian dan pengukuran diketahui nilai persentase redaman dari alat yang telah dibuat dengan menggunakan frekuensi carrier 490KHz didapatkan persentase redaman dari jarak 0,1 m sampai 12 m sebesar (-416%) - 48%. Lalu dengan menggunakan frekuensi carrier 544KHz pada jarak yang sama diperoleh nilai redaman sebesar (-31%) – 77%. Sedangkan untuk redaman propagasi menggunakan frekuensi 490KHz didapatkan redaman dari jarak 0,1 m sampai 12 m sebesar - 4,80 dB – -6,30 dB. Lalu dengan menggunakan frekuensi 544KHz pada jarak yang sama diperoleh nilai redaman sebesar -5,78 dB – -14,52 dB. Disini bisa dikatakan bahwa memang semakin jauh jarak antara transmitter dan receiver maka nilai redaman akan semakin besar. Kata kunci: komunikasi radio AM, modulasi AM, persentase redaman
Air Quality Measurement Device Using Programmable Quadcopter Drone Towards Swarm-iot (internet Of Things) Deriel Laska Lubna; Nyoman Bogi Aditya; Soo Young Shin
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Air pollution is a condition in which air quality is damaged and contaminated either by harmful or harmless substances to living things. The main problem with the air quality measurement system in the field is the inaccuracy. This is due to the system installation is installed in an area where there is a lot of traffic pollution. This thesis created an alternative method to measure air quality using overground measurements. This thesis invented an Air Quality Measurement Device Using Programmable Quadcopter Drone Towards Swarm-IoT (Internet of Things). With this alternative,Swarm-IoT drone can measure air quality above ground level. This thesis measured air quality using the MQ-135 sensor with a value range of 10 - 10000 ppm. Measurement of temperature and humidity using the DHT22 sensor. The range temperature is -40°C + 80°C, and the humidity range is from 0-100%. The temperature has an accuracy of 0.5° C, and the humidity, 2%. NodeMCU as a microcontroller. Data obtained from the sensor processed in NodeMCU and the database’s data over a Wi-Fi network displayed on Android. With these components, drones can measure air quality at an altitude of 0 m, 3 m and 5 m. The results denoted that the quadcopter can automatically detect air quality. Measurements of the data were viewed directly via a smartphone in real-time. Air quality testing was carried out in two places, namely GSG and Ciganitri field. The tests were done to determine the value of good air quality. The findings showed that good air quality was below the range of 720, and the worst was above 780. The average air quality results at the GSG at an altitude of 0m was 396, at an altitude of 3m was 389, and at an altitude of 5m was 387. While in the Ciganitri field, the average of air quality at an altitude of 0m was 695, at an altitude of 3m was 696, and at an altitude of 5m was 694. The deviation value of temperature measurement using a thermometer as a reference to obtain a value of 1.8 indicated that the measurement results using a sensor test device were close to accurate results. Keywords: IoT, Sensors, Drone, Air Quality.
Eksperimen Frekuensi Menggunakan Implementasi Modulasi Digital Pada Sistem Komunikasi Di Bawah Laut Boy Fernando; Nyoman Bogi Aditya Karna; Arfianto Fahmi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Penelitian ini dibuat alat sederhana untuk komunikasi di bawah laut dengan spesifikasi yang dapat mengatasi faktor hambatan dalam berkomunikasi di bawah laut. Alat ini juga didesain agar dapat mengatasi error pada informasi yang dikirimkan. Langkah yang dilakukan pada penilitian ini adalah dengan membuat suatu transmitter yang berperan sebagai pemancar dan dihubungkan dengan sebuah XR2206 Function Generator sebagai sumber sinyal input, kemudian dibuat sebuah receiver yang berperan sebagai penerima sinyal yang dikirimkan oleh transmitter. Lalu transmitter dan receiver akan diuji dengan beberapa parameter, diantaranya jarak, kedalaman, dan frekuensi (frekuensi resonansi 400 kHz & frekuensi input 100 kHz). Alat ini dibuat berdasarkan implementasi modulasi digital, yaitu Modulasi FSK. Hasil yang diperoleh dari pengujian (pada jarak 10 cm – 50 cm dengan kedalaman 15 cm, 20 cm, 25 cm) ini yaitu dengan hasil frekuensi termodulasi 200 kHz terjadi presentase redaman sebesar 59.23% - 63.84%, 68.44%-71.58%, dan 68.42%-70.98%. Kata kunci: Modulasi FSK, Redaman, Frekuensi, XR2206 Function Generator, Transmitter, Receiver
Co-Authors Achmad Mustofa Luthfi Aditya Erawan Aghnia Shahibah Fadhlillah Ahmad Tri Hanuranto Ahmad, Fazruli Aini Aldina Ajisaka, Tito Aldi Putra Pangestu Alfariji, Rafli Noveri Alifianti Mustika Alifianti Mustika Tri Widodo Almyra Rosedyana Andi Ainun Najib Aprillia, Rizky Arfianto Fahmi Arief Fadillah Arif Indra Irawan Asep Mulyana Awany, Nizar Rizky Banurea, Jonathan Maxwel Perolihen Barends, Julian Kevin Boy Fernando Cita, I Wayan Risko Surya Danu Dwi Sanjoyo Deriel Laska Lubna Dewa Ayu Putu Rahyuni Dharu Arseno Dimas Surya Putra Dimas, I Gusti Ngurah Bagus Dody Setiawan Donny Rizky Pratama Elga Nurlaela Faizal, Muhammad Nur Farhan Bayu Rianto Favian Dewanta Firdiansyah, Muhammad Fajar Gede Agung Ary Wisudiawan Hasnah Faradina Nur Ilham Herlantika, I Kadek Andika Herman, Dhea Dearly I Gede Adysurya I Gusti Ngurah Dwi Mulyartha I Kadek Andrean Pramana Putra I Putu Yowan Nugraha Suparta Ibnu Ali Nur Safa Ikram Andika Ukar Iping Supriana Irwanda Kurniawan Kris Sujatmoko Krisna Rangga Pradhana Kusuma, Fani Candra Leanna Vidya M Fahmi Fahreza Noer M, Fajri Ismail Mario Putra Millendra Shandy Pratama Mochammad Rachmandani Muhamad Ihsan S Muhammad Ary Murti Muhammad Furqan Ramadani Muhammad Rasyad Mustafa Muhammad Rizki Utomo Muhammad Rizky Ramzani Nabil Hamdi Assidiqie Nadya Dwi Aulia Ni Putu Nurwita Pratami Wijaya Nimas Fatihah Nindithia Putri Windryani Nur Iftita Nurain Silalahi Nurkhaliz, Muh Nurwulan Fitriyanti Pandu Wira Sukma Pinky Devi Dama Istianti Putra, I Nyoman Ganeshan Ananda Putra, Made Adi Paramartha R. Rumani M. R. Rumani M. Raditiana Patmasari Rahman, Muhammad Firza Anfasa Ratna Mayasari Ratna Sari Rendy Munadi Richie A.W., ayan Ridha Muldina Negara Rika Yuliant Risfianda, Muhammad Risqi Riyo Surya Putra Rizqy Ilmi Naufal Salihima, Sulhan Syahli Samoedra, Kyanda Fardhan Samudra Dzikri Gifari Prasetyo Shafitri Nurhanifa Sitepu, Rio Ananta Sofia Naning Hertiana Sofia Naning Hertina Soo Young Shin Sri Astuti Sussi Taqwiim, Muhammad Ahsani Tia Rahmawati* Tiara Tiara Trisatya Krisnawan Ulfa Maulidevi Wijaya, Nigo Wisnu Wildan Maulana Yabes Handi Nugroho