Claim Missing Document
Check
Articles

DESAIN DAN IMPLEMENTASI PRODUK IOT UNTUK EFISIENSI PERTANIAN HORTIKULTURA Cita, I Wayan Risko Surya; Karna, I Nyoman Bogi Aditya; Putra, Made Adi Paramartha
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan produk Internet Of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dalam pertanian hortikultura, dengan fokus utama pada pemantauan kelembapan tanah, melalui sebuah website monitoring. Metodologi yang digunakan meliputi penggunaan sensor Soil Moisture sensor YL-69 untuk mengukur kelembapan tanah. Data dari sensor-sensor ini dikirim ke database dan ditampilkan pada website monitoring, yang diuji untuk memastikan kelayakan dan kinerja sistem secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukan bahwa sensor-sensor berfungsi dengan baik, presisi, dan memiliki akurasi yang memuaskan, dengan data yang dihasilkan dan dikirim ke database serta ditampilkan pada website monitoring secara efektif. Produk IoT yang dirancang berhasil membantu petani hortikultura dalam efisisnesi penggunaan sumber daya air, meminimalisir biaya operasional, serta meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, juga diharapkan dapat mengurangi fluktuasi harga hortikultura yang disebabkan oleh faktor alam. Rekomendasi pengembangan lebih lanjut termasuk pembuatan aplikasi yang dilengkapi fitur notifikasi ketika kondisi lingkungan tanaman kurang baik. Kata Kunci—Efisiensi penggunaan sumber daya, Internet of Things, Pertanian hortikultura, Sensor kelembapan tanah, Website monitoring.
Design Perangkat Pemantauan Pada Alat Pemantauan dan Penyiraman Tanaman Kopi dan Nutrisi Tanah Otomatis Berdasarkan Suhu, Kelembaban, dan Keasaman Berbasis IOT Salihima, Sulhan Syahli; Hertiana, Sofia Naning; Karna, Nyoman Bogi Aditya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki kondisi geografis yang sangat cocok untuk budidaya kopi. Dengan keanekaragaman topografi, iklim tropis, ketinggian tempat yang bervariasi, dan tanah yang subur, kondisi ini mendukung pertumbuhan kopi. Beberapa tantangan yang muncul adalah kemarau panjang akibat perubahan iklim, lahan yang berada sekitar pegunungan dan jauh dari pemukiman, dan masih banyaknya petani konvensional yang kurang efektif. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem otomatisasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk monitoring dan pengelolaan penyiraman serta nutrisi tanah pada tanaman kopi di Desa Sukarame, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini meliputi deteksi kelembaban tanah untuk menentukan kebutuhan penyiraman, pemantauan suhu dan kelembaban udara, serta pengukuran pH tanah untuk memastikan nutrisi yang optimal bagi tanaman kopi. Sistem ini menggunakan berbagai sensor dan komponen utama, termasuk mikrokontroler ESP32, sensor kelembaban tanah soil moisture sensor, sensor suhu dan kelembaban udara DHT11, sensor pH tanah, serta sensor untuk mengukur kandungan nutrisi makro tanah seperti NPK yaitu sensor RS485. Sumber energi untuk sistem ini disuplai oleh panel surya, dan konektivitas internet difasilitasi oleh MiFi Orbit Star. Data yang dikumpulkan oleh sensor-sensor ini dikirimkan secara real-time ke server, di mana informasi tersebut diakses dan ditampilkan melalui antarmuka web, memungkinkan pemantauan jarak jauh yang efisien. Hasil penelitian menunjukan teknologi IoT dan sensor yang terintegrasi memberikan solusi inovatif yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional dalam budidaya tanaman kopi. Tingkat akurasi sensor yang didapat dari sensor NPK RS485 dibanding sensor analog adalah 99,91% untuk nilai Nitrogen, 99,70% untuk nilai Fosfor, dan 99,80% untuk nilai Kalium. Implementasi sistem ini diharapkan tidak hanya mengurangi kebutuhan intervensi manual tetapi juga mendukung praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dampak positif dari penggunaan sistem ini mencakup peningkatan kualitas hasil panen, efisiensi penggunaan sumber daya, dan pemantauan kondisi kebun yang lebih akurat. Kata kunci --- Budidaya kopi, ESP32, Internet of Things (IoT), NPK, Website.
Design Perangkat Sistem Penyiraman Pada Pemantauan dan Penyiraman Tanaman Kopi dan Nutrisi Tanah Otomatis Berdasarkan Suhu, Kelembapan, dan Keasaman Berbasis IoT Ajisaka, Tito; Hertiana, Sofia Naning; Karna, Nyoman Bogi Aditya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has ideal geographical conditions for coffee cultivation. Topographical variations, tropical climate, altitudinal differences, and soil fertility are factors that favor coffee growth. However, challenges include long dry seasons due to climate change, remote mountainous locations, and many farmers still using traditional methods that are less efficient. This research introduces an automation solution that includes soil moisture detection to adjust watering needs, air temperature and humidity monitoring, and soil pH measurement to maintain optimal coffee plant nutrition. The system consists of various main sensors, such as the ESP32 microcontroller, soil moisture sensor, DHT11 temperature sensor, soil pH sensor, and RS485 sensor to measure soil macro nutrient content such as NPK. The system's energy is supplied by solar panels, with internet provided by MiFi Orbit Star. The data collected by the sensors is sent in real-time to the server, then displayed through a web interface, allowing for more efficient remote monitoring of land conditions. The results prove that the application of IoT technology and integrated sensors provides an innovative solution in improving the productivity and operational efficiency of coffee cultivation. The RS485 NPK sensor showed high accuracy with 99.91% for Nitrogen, 99.70% for Phosphorus, and 99.80% for Potassium compared to analog sensors. The implementation of this system not only reduces the need for manual intervention, but also supports sustainable and environmentally-friendly farming practices. The benefits of this system include improved crop quality, more efficient use of resources, as well as more accurate monitoring of farm conditions. Keywords- Coffee Cultivation, Farm Automation, Internet of Things, RS485 Sensor
Design User Interface dan Program Website Visual Studio pada Alat Pemantauan dan Penyiraman Tanaman Kopi dan Nutrisi Tanah Otomatis Berdasarkan Suhu, Kelembaban, dan Keasaman Berbasis IoT Taqwiim, Muhammad Ahsani; Hertiana, Sofia Naning; Karna, Nyoman Bogi Aditya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia’s geographical conditions are ideal for coffee cultivation, with its tropical climate, fertile soil, and varying elevations. However, challenges such as climate change, remote mountain locations, and less efficient conventional farming methods remain obstacles. This study proposes an Internet of Things (IoT)-based automation system to manage irrigation and soil nutrients for coffee plants in Sukarame Village, Bandung Regency. The solution involves sensors for soil moisture, air temperature, humidity, and soil pH to ensure optimal plant conditions. It utilizes an ESP32 microcontroller, NPK RS485 sensors, and is powered by solar energy with MiFi providing connectivity. Data is transmitted in real-time to a server, enabling remote monitoring. Results demonstrate high sensor accuracy, with 99.91% for Nitrogen, 99.70% for Phosphorus, and 99.80% for Potassium. Implementing this system improves productivity, resource efficiency, and crop quality while supporting sustainable farming practices. Keywords: Coffee Cultivation, ESP32, Internet of Things (IoT), NPK, Website
Desain Dan Implementasi Web Application Firewall dan Rate Limiting untuk Cyber Defense Dimas, I Gusti Ngurah Bagus; Karna, Nyoman Bogi Aditya; Dewanta, Favian
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi web sebagai salah satu media digital yang sering menjadi target serangan siber, mengalami sekitar 75% dari total serangan siber. Tahun 2023, sebanyak 30.000 situs web diretas setiap hari, menggarisbawahi kerentanan aplikasi web karena ketersediaannya yang harus konstan bagi pengguna. Salah satu jenis ancaman keamanan aplikasi web adalah adanya request berisi payload berbahaya seperti SQLi dan XSS ke aplikasi web. Jenis ancaman keamanan aplikasi web lainnya adalah DDoS. Berdasarkan hasil pengujian, WAF memperoleh skor security quality sebesar 99,6% dan detection quality sebesar 92,3%. Rata-rata throughput tanpa rate limiting adalah 13382.389916 kbits/s, sedangkan rata-rata throughput dengan rate limiting adalah 8004.082379 kbits/s. Rata-rata packet loss tanpa rate limiting adalah 0.191928%, sedangkan rata-rata packet loss dengan rate limiting adalah 0.011805%. Rata-rata delay tanpa rate limiting sebesar 0.000355 s, sedangkan rata-rata delay dengan rate limiting sebesar 0.000284 s. Rata-rata jitter tanpa rate limiting sebesar 0.000012 s, sedangkan rata-rata jitter dengan rate limiting sebesar 0.000020 s. Pada IDS, Snort berhasil mengirimkan pesan peringatan sesuai dengan jenis serangan yang terjadi seperti SQLi, XSS, dan DDoS. Kata kunci: Cyber defense, Intrusion Detection system, Rate limiting, Web application firewall.
IoT Prototype in Vertical Parking System for Optimizing Parking Space Management Aprillia, Rizky; Karna, Nyoman Bogi Aditya; Murti, Muhammad Ary
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As the number of vehicles in major cities like Jakarta increases each year, the availability of parking spaces decreases, causing various problems in economic, social, health, and safety aspects. This study explains the implementation of the Internet of Things (IoT) in a vertical parking model to help optimize parking space. IoT is used to monitor the status of parking slots, whether they are occupied or vacant, and the system can be operated by booking through a website to check available parking slots. Based on test results, the parking lift can lift a 60-gram load to the second floor in 16 seconds and lower the load from the second floor to the first floor in 15 seconds. IoT sensors can detect vehicles in parking slots with a low throughput value of 16.26 bytes/s and 0.00163 kbps. Finally, website testing showed only a delay of 395.8 milliseconds when making reservations. Keywords— Delay, IoT, Lift, Prototype, Parking Lot, Throughput, Website.
Sistem Pengelolaan Tanaman Bonsai Melalui Integrasi Blockchain dan Internet of Things (IoT) Faizal, Muhammad Nur; Irawan, Arif Indra; Karna, Nyoman Bogi Aditya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman bonsai merupakan salah satu tanaman hias yang diminati. Namun, perawatan bonsai memerlukan perhatian khusus terhadap faktor lingkungan seperti suhu dan kelembapan. Selain itu, terdapat masalah pada perdagangan tanaman hias seperti penipuan dan pemalsuan produk yang kerap terjadi sehingga at mengurangi kepercayaan konsumen. Penelitian ini menawarkan solusi melalui integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan blockchain dalam platform e-commerce. Sistem ini memungkinkan pemantauan kondisi bonsai secara real-time dengan sensor dan kamera, serta penyimpanan data yang aman dan transparan di blockchain. Teknologi ini memastikan data yang ditampilkan akurat, real-time, dan tidak dapat diubah sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dalam transaksi jual beli. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa sistem IoT yang dibangun mampu memonitor kondisi lingkungan bonsai dengan akurasi yang baik, serta mengirim data secara stabil dengan throughput antara 382,4 bit/s hingga 386,61 bit/s. Teknologi blockchain mampu diterapkan dalam pengelolaan transaksi dan pengamanan data, diperoleh 3.001.721 unit gas sebagai rata-rata penggunaan menunjukkan bahwa transaksi di jaringan blockchain tersebut adalah transaksi yang cukup terkendali, meskipun memerlukan optimasi lebih lanjut terkait penggunaan gas untuk tipe data tertentu. Kata kunci — Blockchain, Internet of Things, Platform E-commerce, Tanaman Bonsai
Perangkat IoT Untuk Pemanggilan dan Pengawasan Peternakan Burung Walet di Komunitas Tani Sari Karya: Perangkat IoT Untuk Pemanggilan dan Pengawasan Peternakan Burung Walet di Komunitas Tani Sari Karya Karna, Nyoman Bogi Aditya
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v8i2.9704

Abstract

Budidaya burung walet merupakan salah satu sektor peternakan bernilai ekonomi tinggi di Indonesia. Namun, banyak peternak menghadapi tantangan dalam menarik dan mempertahankan populasi burung walet agar bersarang di gedung yang disiapkan. Penelitian ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi Internet of Things (IoT) guna mendukung sistem pemanggilan dan pengawasan burung walet di Komunitas Tani Sari Karya, Jembrana, Bali. Intervensi dilakukan melalui pemasangan perangkat suara panggilan otomatis, sistem pengatur kelembapan udara, dan pemantauan berbasis CCTV. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi ini mampu menciptakan kondisi lingkungan yang lebih sesuai bagi burung walet, serta memberikan kemudahan dan efisiensi dalam proses pemantauan bagi peternak. Dampak positif terlihat pada peningkatan kenyamanan habitat, antusiasme peternak terhadap adopsi teknologi, serta potensi keberlanjutan program. Survei dilakukan terhadap seluruh anggota Kelompok Tani Sari Karya (N = 7 orang) setelah implementasi sistem IoT untuk pemanggilan dan pengawasan peternakan burung walet. Hasil survei menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat positif terhadap program, baik dari segi materi, pelaksanaan, hingga manfaat teknologi yang diberikan. Mayoritas mitra menganggap teknologi yang diberikan mudah digunakan dan sangat membantu dalam pemantauan peternakan. Terdapat semangat tinggi untuk keberlanjutan program di masa mendatang. Artikel ini membahas secara rinci pelaksanaan, hasil, dan refleksi dari kegiatan pengabdian masyarakat berbasis teknologi tersebut.
Perancangan dan Implementasi Game Edukasi Kesehatan Gigi “Tooth and Fairy” berbasis Android Menggunakan Unity Engine Sussi, Sussi; Astuti, Sri; Fitriyanti, Nurwulan; Aditya Karna, Nyoman Bogi; Awany, Nizar Rizky; Firdiansyah, Muhammad Fajar; Alfariji, Rafli Noveri; Herman, Dhea Dearly; Risfianda, Muhammad Risqi; Nurkhaliz, Muh
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 2: April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021864992

Abstract

Pendidikan mengenai kesehatan gigi perlu diajarkan sejak usia dini dikarenakan kebiasaan hidup sehat sejak kecil akan berpengaruh pada saat dewasa. Gigi yang tidak sehat dapat mempengaruhi kondisi ekonomi, hubungan sosial, dan kesehatan tubuh lainnya. Pengetahuan mengenai gigi yang sehat dapat diawali dengan memberikan informasi mengenai makanan perusak dan penunjang kesehatan gigi. Informasi mengenai makanan sehat dan tidak sehat untuk gigi sejauh ini diberikan secara konvensional seperti ceramah dan leaflet. Metode konvensional dirasakan kurang menarik, minim visualisasi dan kurang menantang sehingga anak mudah jenuh dalam memahami informasi yang diberikan. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu merancang dan membuat sebuah game single player berjudul “Tooth and Fairy” dimana menceritakan petualangan sebuah gigi untuk mengumpulkan skor dengan menghindari serta melawan makanan perusak gigi menggunakan alat pembersih gigi. Game “Tooth and Fairy” dimainkan diperangkat Android  terdiri dari tiga level dimana setiap level memiliki musuh dan tantangan yang semakin meningkat. Metode perancangan dalam pembuatan game menggunakan  System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall dan Game engine yang digunakan yaitu Unity Engine. Pengujian tingkat kelayakan game“Tooth and Fairy” yang dilakukan dalam penelitian terdiri dari pengujian aspek fungsionalitas, realibititas, kompatibilitas, playability dimana diperoleh nilai 98,8%. Hasil pengujian diubah keskala likert dalam arti sangat baik dimana game berjalan tanpa eror, data skor dapat disimpan dalam database, aturan permainan berjalan dengan sangat baik, fitur game serta tombol exit berfungsi dengan sangat baik. AbstractEducation about dental health needs to be taught from an early age because healthy living habits from childhood will affect adulthood. Parents can start knowledge about healthy teeth by providing information about spoilage foods and supporting dental health. Information about healthy and unhealthy food for teeth has been given conventionally, such as lectures and leaflets. Conventional methods are less attractive, have minimal visualization, and less challenging, so that children get bored easily in understanding the information provided. The research conducted by the researcher is to design a single-player game entitled "Tooth and Fairy" and implement it to an Android-based smartphone, at least an Android Jelly Bean device. The game "Tooth and Fairy" tells the adventure of a tooth to collect scores by avoiding and fighting tooth decaying food using a tooth cleaning tool. The game consists of three levels where each level has increasing enemies and challenges. The design method in making games uses the Waterfall System Development Life Cycle (SDLC), and the game engine used is Unity Engine. Testing the feasibility level of the game "Tooth and Fairy" carried out in the study consisted of testing aspects of functionality, reliability, compatibility, playability obtained a value of 98.8%. The test results are converted to a Likert scale which means very well where the game runs without errors. The database can store score data, game rules run very well, game features and exit buttons function very well.
Controlling And Monitoring Of Vegetables Growth With Smart Greenbox Automation System Using Machine Learning Wijaya, Nigo Wisnu; Karna, Nyoman Bogi Aditya; Irawan, Arif Indra
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, agricultural technology is one of thetechnologies that help many people to solve their daily problemsor activity. People on the city areas are farming in their houseand they usually can’t control their plants properly because oftheir busyness. However, the technology of Agricultural alwaysdeveloping in terms of creating ideal ways and condition for acrop. The presence of Internet of Things (IoT) technology hasbecome a major break through for societal issues. IoT canmakes people easier in controlling and monitoring their cropsanywhere and anytime with remote. Greenbox is a tool whichcan contain several plants that we can monitor and control theirgrowth. The data that will be displayed on the website is the datataken by the sensor on the greenbox device, which is stored inthe firebase database, then the user will carry out commandsaccording to the database. Sensors are used to determine thevalue of plant growth parameters. The expectation of thisresearch is that the output of the system built can be a solutionto problems that exist in the community so that the prototypesthat are built can be perfected and marketed to the public.Keyword— Greenbox, Internet of Things, Firebase
Co-Authors Achmad Mustofa Luthfi Aditya Erawan Aghnia Shahibah Fadhlillah Ahmad Tri Hanuranto Ahmad, Fazruli Aini Aldina Ajisaka, Tito Aldi Putra Pangestu Alfariji, Rafli Noveri Alifianti Mustika Alifianti Mustika Tri Widodo Almyra Rosedyana Andi Ainun Najib Aprillia, Rizky Arfianto Fahmi Arief Fadillah Arif Indra Irawan Asep Mulyana Awany, Nizar Rizky Banurea, Jonathan Maxwel Perolihen Barends, Julian Kevin Boy Fernando Cita, I Wayan Risko Surya Danu Dwi Sanjoyo Deriel Laska Lubna Dewa Ayu Putu Rahyuni Dharu Arseno Dimas Surya Putra Dimas, I Gusti Ngurah Bagus Dody Setiawan Donny Rizky Pratama Elga Nurlaela Faizal, Muhammad Nur Farhan Bayu Rianto Favian Dewanta Firdiansyah, Muhammad Fajar Gede Agung Ary Wisudiawan Hasnah Faradina Nur Ilham Herlantika, I Kadek Andika Herman, Dhea Dearly I Gede Adysurya I Gusti Ngurah Dwi Mulyartha I Kadek Andrean Pramana Putra I Putu Yowan Nugraha Suparta Ibnu Ali Nur Safa Ikram Andika Ukar Iping Supriana Irwanda Kurniawan Kris Sujatmoko Krisna Rangga Pradhana Kusuma, Fani Candra Leanna Vidya M Fahmi Fahreza Noer M, Fajri Ismail Mario Putra Millendra Shandy Pratama Mochammad Rachmandani Muhamad Ihsan S Muhammad Ary Murti Muhammad Furqan Ramadani Muhammad Rasyad Mustafa Muhammad Rizki Utomo Muhammad Rizky Ramzani Nabil Hamdi Assidiqie Nadya Dwi Aulia Ni Putu Nurwita Pratami Wijaya Nimas Fatihah Nindithia Putri Windryani Nur Iftita Nurain Silalahi Nurkhaliz, Muh Nurwulan Fitriyanti Pandu Wira Sukma Pinky Devi Dama Istianti Putra, I Nyoman Ganeshan Ananda Putra, Made Adi Paramartha R. Rumani M. R. Rumani M. Raditiana Patmasari Rahman, Muhammad Firza Anfasa Ratna Mayasari Ratna Sari Rendy Munadi Richie A.W., ayan Ridha Muldina Negara Rika Yuliant Risfianda, Muhammad Risqi Riyo Surya Putra Rizqy Ilmi Naufal Salihima, Sulhan Syahli Samoedra, Kyanda Fardhan Samudra Dzikri Gifari Prasetyo Shafitri Nurhanifa Sitepu, Rio Ananta Sofia Naning Hertiana Sofia Naning Hertina Soo Young Shin Sri Astuti Sussi Taqwiim, Muhammad Ahsani Tia Rahmawati* Tiara Tiara Trisatya Krisnawan Ulfa Maulidevi Wijaya, Nigo Wisnu Wildan Maulana Yabes Handi Nugroho