Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kunjungan Antenatal Care dan Status Gizi Selama Kehamilan dengan Berat Lahir Bayi Marsyidah, Syifa; Siregar, Mukhlidah Hanun; Koerniawati, Ratu Diah
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v4i01.33

Abstract

Berat lahir bayi merupakan indikator penting untuk menilai risiko kesehatan bayi mengalami masalah kesehatan dalam jangka pendek maupun panjang. Berat lahir bayi dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kunjungan Antenatal Care (ANC) dan status gizi selama kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kunjungan ANC dan status gizi selama kehamilan dengan berat lahir bayi di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan desain studi kohort retrospektif, dilakukan di Puskesmas Serang Kota, Puskesmas Singandaru, dan Puskesmas Walantaka pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria inklusi didapatkan sebanyak 50 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8% responden melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, 4% responden melakukan kunjungan ANC tidak sesuai standar selama kehamilan (<6 kali), dan 26% responden dengan status gizi berisiko KEK saat kehamilan trimester III. Tidak ada pengaruh antara kunjungan ANC dengan berat lahir bayi (p=0,155; RR=8,000) dan terdapat pengaruh antara status gizi selama kehamilan dengan berat lahir bayi (p=0,049; RR=8,538). Berdasarkan penelitian ini, ibu hamil sebaiknya perlu meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang selama kehamilan serta melakukan kunjungan ANC secara teratur untuk mengurangi risiko bayi dengan BBLR.
Perbandingan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil menggunakan Metode Digital dengan Metode Cyanmethemoglobin Siregar, Mukhlidah Hanun; Koerniawati, Ratu Diah; Sijabat, Agnes Irma Yuliarta; Utami, Hanifa; Nurkhairani, Azzakiyatul
Faletehan Health Journal Vol 10 No 02 (2023): Faletehan Health Journal, July 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i02.603

Abstract

Low levels of hemoglobin in erythrocytes have an impact on reducing the ability of erythrocytes to carry oxygen throughout body's tissues; thus, the body becomes deprived of oxygen which may cause anemia. Anemia can be identified by carrying out blood tests to determine blood hemoglobin levels from capillary blood samples and venous blood samples. This study was conducted to analyze differences in hemoglobin levels from two methods, namely the digital method from capillary blood samples and the cyanmethemoglobin method from venous blood samples of third trimester pregnant women in Serang City. This study used a quantitative method with a cross-sectional research design. The locations were in three working area of Serang City Health Center, Banten and the sampling technique was purposive. The data were collected from March to May 2023 on 81 pregnant women. The results showed that the average hemoglobin level using the digital method was higher (13.2 g/dL) compared to the cyanmethemoglobin method (11.5 g/dL). In addition, the cyanmethemoglobin method reported more cases of anemia (34.6%) compared to the digital method (8.6%). Pregnant women were suggested to check hemoglobin using cyanmethemoglobin method which has been recommended by the International Committee for Standardization in Hematology.
Kondisi Fisik Atlet Arung Jeram Provinsi Banten untuk PON 2024 Rahayu, Ayu; Diah Koerniawati, Ratu; Nuryadin, Arief; Ali, Masnur; Jumrotul 'Aqobah, Qory
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik atlet arung jeram provinsi Banten. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Adapun kondisi fisik yang diukur antara lain: Flexibility, Power, Strength, Core Stability, dan Aerobic Capacity. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni 2024. Sampel yang digunakan merupakan sampel populasi, yakni sebanyak 6 atlet arung jeram Provinsi Banten yang lolos seleksi untuk mengikuti kejuaraan PON Aceh-Sumut 2024. Data hasil pengukuran kondisi fisik menunjukkan hasil yang bagus. Rerata persentase fleksibilitas panggul, kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot tangan berada pada kategori cukup. Rerata persentase power lengan chest MB berada pada kategori baik. Sedangkan rerata persentase core stability dan VO2Max berada pada kategori baik sekali.
The Influence of Nutritional Status of Pregnant Women and Pregnancy Hypertension on Birth Length of Babies in Serang City Fahrezi, Raihan; Siregar, Mukhlidah Hanun; Amaliah, Lili; Koerniawati, Ratu Diah
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/q094s681

Abstract

The birth length of a baby reflects linear growth during pregnancy, and growth disorders present at birth can hinder physical development in the future. In 2022, the prevalence of stunting in Serang City was 23,8%, as reported by the Indonesian Nutritional Status Study, highlighting the need for further research into factors affecting birth length, particularly maternal health. This study aimed to determine the impact of maternal nutritional status and hypertension during pregnancy on the birth length of babies. Using an analytical observational design with a retrospective cohort approach, the study involved 50 respondents from June to August 2024 in the working areas of the Singandaru Health Center, Serang City Health Center, and Walantaka Health Center. Data analysis included univariate analysis of frequency and percentage distributions and bivariate analysis using the Chi-Square test. Results revealed that 18% of respondents gave birth to babies with low birth length, 26% of mothers faced a risk of chronic energy deficiency during pregnancy, and 18% experienced gestational hypertension. The nutritional status of pregnant women (p = 0,679, RR = 1,423) and hypertension during pregnancy (p = 0,334, RR = 2,278) showed no significant influence on the birth length of the baby. Based on the results of this study, there was no significant effect of maternal nutritional status and pregnancy-induced hypertension on the baby's birth length. However, maintaining adequate nutritional status and stable blood pressure remains essential to support overall maternal and fetal health during pregnancy.
PELATIHAN EMO-DEMO (EMOTIONAL DEMONSTRATION) BAGI KADER POSYANDU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN Nuradhiani, Annisa; Setyani Sartika, Rakhmi; Diah Koerniawati, Ratu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.219-225

Abstract

Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) berperan penting untuk membantu mencapai derajat kesehatan masyarakat. Ujung tombak posyandu adalah kader, sehingga penting untuk seorang kader memiliki pengetahuan baik terkait kesehatan. Salah satu masalah kesehatan masyarakat Indonesia adalah stunting. Stunting dapat dicegah pada masa 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Berdasarkan data E-PPGM (Elektronik - Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) Puskesmas Taktakan tahun 2022, jumlah stunting pada baduta adalah 48 orang. Salah satu metode pemberian edukasi yang interaktif dan dapat membantu mencegah stunting adalah Emo-Demo (Emotional-Demonstration). Emo-Demo merupakan salah satu metode pendekatan untuk mengubah perilaku masyarakat yang berisi kegiatan partisipatif serta  bertujuan untuk menyampaikan pesan dengan cara menyenangkan atau menyentuh emosi, sehingga membuat lebih mudah diingat dan berdampak positif dibandingkan dengan metode perubahan perilaku lainnya. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan Emo-Demo ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap para kader dalam membantu menurunkan angka stunting di Puskesmas Taktakan. Metode yang digunakan adalah pengerjaan pre-test, penyuluhan dengan ceramah, pelaksanaan 3 modul Emo-Demo (ASI Saja Cukup, ATIKA Sumber Zat Besi, serta Porsi Makan Bayi dan Anak), dan pengerjaan post-test. Setelah mengikuti pelatihan, para kader lebih memahami tentang stunting dan diharapkan dapat melakukan Emo-Demo pada kegiatan posyandu. Hal ini dapat terlihat dari hasil post-test bahwa 33,3% pengetahuan para peserta pelatihan mengalami peningkatan dan hasil post-test bahwa 25% sikap para peserta pelatihan mengalami peningkatan menjadi sangat positif.
HUBUNGAN ANTARA PRAKTIK ANTENATAL CARE PADA KEHAMILAN REMAJA DENGAN ANEMIA DI BOGOR Koerniawati, Ratu Diah; Briawan, Dodik; Rimbawan, Rimbawan
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 11 No. 3 (2016)
Publisher : The Food and Nutrition Society of Indonesia in collaboration with the Department of Community Nutrition, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.189 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2016.11.3.%p

Abstract

The objective of this research was to study antenatal care (ANC) practices and its association to anaemia on adolescent pregnancies. A cross-sectional design was applied in Bogor City between January to March 2016. A number of 72 pregnant adolescents (aged 10-19 years) participated in the study. Hemoglobin was collected through venous blood and analyzed with cyanmethemoglobin method. Data analysis using Chi-square test. The result showed that 30.6% of pregnant adolescent came lately for their first visit of antenatal care (missed first trimester). Overall, the prevalence of anaemia (Hb <11 g/dl) was found to be 45.8%. There was no significant association between anaemia with consumption of iron supplementation, energy intake, iron intake, and vitamin C intake (p>0.05). However, there was a significant association between protein intake and anaemia (p<0.05). Antenatal care pratices on adolescencts pregnancy was low. Many of them had anaemia in their pregnancy. Protein intake should be increased to reduce the incidence of anemia in adolescents pregnancy.Keywords: anaemia, antenatal care, pregnant adolescent 
EDUKASI CEGAH STUNTING MELALUI MP-ASI OPTIMAL Nuradhiani, Annisa; Diah Koerniawati, Ratu; Amaliah, Lili
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1174-1179

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang tinggi di Indonesia adalah stunting. Stunting adalah gangguan perkembangan anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi, infeksi, atau stimulasi yang tidak memadai. Prevalensi stunting di Provinsi Banten sebesar 24,5% dan prevalensi stunting di Kota Serang sebesar 27,2%. Pondok Kahuru merupakan salah satu desa di Kecamatan Ciomas, Kota Serang yang mengalami peningkatan prevalensi stunting sebesar 7,66% selama tahun 2020 hingga 2021. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar tentang stunting dan cara pemberian MP-ASI (Makanan Pendamping ASI) yang tepat kepada anak dalam rangka menurunkan angka stunting di Desa Pondok Kahuru. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan pre-test dan post-test. Setelah diberikan edukasi, ibu lebih memahami tentang pentingnya mencegah stunting melalui pemberian MP-ASI yang optimal. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai post-test para peserta kegiatan.