Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN INFORMASI OBAT KEPADA PASIEN RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT SETIA MITRA JAKARTA SELATAN Febri Hidayat; Ekadipta Ekadipta; Dede Komarudin; Siti Anni Mahmudah
IONTech Journal Vol. 2 No. 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v2i2.40

Abstract

Perkembangan di bidang kefarmasian telah terjadi pergeseran orientasi pelayanan kefarmasian tidak saja sebagai pengelola obat, namun lebih luasnya mencakup pelaksanaan pemberian informasi untuk mendukung penggunaan obat. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kualitas pemberian informasi obat pada pelayanan resep terhadap pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Setia Mitra Jakarta Selatan. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik Non-Probability Sampling, dengan cara kuota sampling yaitu mencari sampel yang memenuhi kriteria inklusi sampai dipenuhi jumlah sampel yang diperlukan adalah sebanyak 157 respoden. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif untuk mendeskripsikan karakteristik setiap variable penelitian dengan menghitung distribusi frekuensi dan proporsinya. Sedangkan kualitas pemberian informasi obat dihitung menggunakan metode berdasarkan Permenpan nomor 14 tahun 2017. Berdasarkan karakteristik responden jenis kelamin terbanyak adalah wanita 61%, dengan usia terbanyak pada rentang usia 20-49 tahun (53%), dengan pendidikan responden terbanyak berasal dari perguruan tinggi (51%). Kualitas pelayanan informasi obat petugas instalasi farmasi rumah sakit setia mitra Jakarta Selatan adalah baik. Dimana kualitas pemberian informasi yang paling baik adalah konfirmasi identitas pasien dengan nilai sangat baik. Sedangkan kurang baik terjadi pada penyampaian nama obat kepada pasien.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN INFORMASI OBAT DALAM PEMBELIAN OBAT SECARA ONLINE PADA APOTEKMART ONLINE BERDASARKAN KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI Ekadipta Ekadipta; Febri Hidayat; Dede Komarudin; Della Ayuni
IONTech Journal Vol. 3 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v3i1.50

Abstract

Teknologi yang berkembang begitu pesat di zaman sekarang ini mengakibatkan perubahan ekonomi dan lingkungan pasar melahirkan suatu kompetisi yang begitu ketat khususnya dalam dunia perdagangan online atau berbasis e-commerce. Tujuan dari penelitian in adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien terhadap pelayanan informasi obat (PIO) dalam pembelian obat secara media online di Apotekmart online berdasarkan komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara survey. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive dan quota sampling yaitu digunakan untuk menentukan sampel dari 320 populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sehingga didapat 100 sampel. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah pasien dengan usia produktif menurut WHO (18-64 tahun), Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah pasien dengan usia produktif menurut WHO (18-64 tahun), Pasien Apotekmart online yang baru membeli obat secara online, dan Pasien yang baru petama kali membeli obat secara online akan tetapi tidak menentukan obat yang digunakan. Sikap yang ramah serta sopan petugas dalam memberikan informasi mengenai obat (93%) dan penggunaan bahasa yang baik (86%) mendapat respon terbaik dalam hal komunikasi PIO kepada pasien. Sedangkan pemberian informasi mengenai cara mengunakan obat (87%) memiliki tanggapan terbaik dalam kategori pemberian informasi. Pada edukasi cara penyimpanan obat 76% pasien dapat menjawab dengan benar. Masih banyak pasien masih memiliki pengetahuan yang rendah mengenai apa yang harus di lakukan bila pasien tersebut terlewat waktu minum obat, pada hasil penelitian 71% pasien akan meminum obat mereka sekaligus (ditambahkan dosis yang terlupa).
FORMULASI MASKER GEL PEEL-OFF DARI EKSTRAK BUNGA TURI (Sesbania grandiflora (L.) Pers) Febri Hidayat; Dede Komarudin; Ekadipta Ekadipta; Yustin Puji Lestari
IONTech Journal Vol. 3 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v3i2.65

Abstract

Tanaman bunga turi (Sesbania grandiflora (L.) Pers) dapat ditemui di Indonesia. Pemanfaatan tumbuhan ini belum banyak diketahui oleh masyarakat Indonesia. Tanaman ini memiliki senyawa aktif berupa vitamin A, vitamin C, flavonoid dan alkaloid. Tujuan penelitian ini memformulasi sediaan masker gel peel-off serta evaluasi sediaan masker gel peel-off yang dihasilkan. Masker gel peel-off adalah sediaan kosmetik yang bermanfaat dalam merilekskan otot-otot wajah, membersihkan, menyegarkan, melembabkan dan melembutkan kulit wajah. Sediaan masker gel peel-off dipilih dalam bentuk formulasi agar lebih praktis secara penggunaannya dan mudah mengering. Ekstrak bunga turi diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut 70%. Diuji sifat fisiknya meliputi: organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, waktu sediaan mengering dan stabilitas sediaan. Uji stabilitas masker gel peel-off dilakukan selama 3 bulan pada suhu ke 4oC, 24oC dan 40oC. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa formula III memiliki organoleptis yang paling baik, memiliki homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, waktu sediaan mengering dan uji stabilitas yang memenuhi persyaratan. Dari hasil pengujian ini didapatkan sediaan yang relatif stabil selama penyimpanan pada suhu 4oC.
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN LAMTORO(Leucaena leucephala) TERHADAP BAKTERI Shigella flexneri DAN Escherichia coli DENGAN METODE DIFUSI SUMURAN Yulis Adriana; Dede Komarudin; Bayu Barata Nusantara; Muhammad Sadikin
IONTech Journal Vol. 4 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62702/ion.v4i1.70

Abstract

Diare merupakan kondisi buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair, biasanya faktor penyebab diare disebabkan oleh bakteri Eschericia coli. Disentri merupakan suatu infeksi yang menimbulkan luka dengan gejala khas tinja mengandung darah dan lendir. Biasanya penyebab terjadinya disentri disebakan oleh bakteri Shigella flexneri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun lamtoro (Leucaena leucephala) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli dan Shigella flexneri. Ekstrak daun lamtoro dibuat dengan metode maserasi etanol 70 % selama 5 hari, dan membuat media agar serta ditambahkan larutan bakteri Eschericia coli dan Shigella Flexneri dan didiamkan sampai media mengeras. Media agar yang sudah mengeras dilubangi sebanyak 6 lubang pada masing – masing cawan petri yang sudah diberi tanda dengan konsentrasi berbeda yaitu 75 %, 50 %, 25 %, 10 %, 5 %, 2,5 % , kemudian dimasukan masing – masing konsentrasi ekstak kedalam cawan petri yang sudah disiapkan sesuai konsentrasi nya, lalu inkubasi selama 48 jam. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya hambat bakteri Eschericia coli dengan ekstrak dengan kosentrasi 25 % memiliki daya hambat rata - rata sebesar 20,66 mm termasuk golongan kuat, konsentrasi 5 % memiliki daya hambat rata - rata sebesar sebesar 16,33 mm termasuk golongan sedang, dan konsentrasi 2,5 % memiliki daya hambat rata - rata sebesar sebesar 12,33 mm termasuk golongan lemah. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya hambat bakteri Shigella flexneri dengan ekstrak dengan kosentrasi 25 % memiliki daya hambat rata - rata sebesar 21,33 mm termasuk golongan kuat, konsentrasi 5 % memiliki daya hambat rata - rata sebesar sebesar 16,83 mm termasuk golongan sedang, dan konsentrasi 2,5 % memiliki daya hambat rata - rata sebesar sebesar 12,83 mm termasuk golongan lemah. Kata kunci: Diare, disentri, Escherichia coli, Leucaena leucephala, Shigella flexneri
IDENTIFIKASI DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PROGRAM RUJUK BALIK (PRB) DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT MEDIKA BSD TANGERANG SELATAN PERIODE JANUARI – MARET 2020 Boy Yunaidy; Silvia Anggraeni; Iyan Hardiana; Aulia Zahra; Dede Komarudin; Siva Fauziah
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 1 No. 1 (2024): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/t5r8s868

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik di atas batas normal >140mmHg dan diastolik >90mmHg. Di Eropa, 37% - 55% orang dewasa mengalami hipertensi. Di Indonesia 8,4% jumlah penduduknya menderita hipertensi dan prevalensi tertinggi yaitu Sulawesi Utara 13,2% Tujuan penelitian ini mengetahui presentase Drug Related Problems (DRPs) kategori ketidaktepatan dosis dan interaksi obat pada pasien Hipertensi PRB rawat jalan di Poli Jantung RS Medika BSD Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental deskriptif menggunakan data retrospektif untuk memperoleh gambaran obat antihipertensi yang digunakan pasien PRB rawat jalan di poli jantung Rumah Sakit Medika BSD Tangerang Selatan periode Januari-Maret 2020. Penelitian dilakukan di Instalasi Rekam Medik RS Medika BSD Tangerang Selatan selama 3 bulan mulai November 2020 - Januari 2021. Sampelnya pasien hipertensi program rujuk balik (PRB) yang berobat pada Januari - Maret 2020 ditentukan dengan metode purposive sampling. Kesimpulannya yaitu jumlah pasien PRB laki-laki 44 orang (88%) dan perempuan 12 orang (12%), kelompok umur terbanyak 50-59 tahun 40%. Obat hipertensi paling banyak digunakan Antagonis Reseptor Angiotensin II (Candesartan 16mg (33,33%)). Ketepatan dosis pada pasien 100% dengan jumlah pasien 50 orang. Interaksi Obat yang terjadi pada 48 pasien (96%) dan jumlah obat yang berinteraksi 222 obat (97,67%).
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL 70% DAUN PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L.) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Komarudin, Dede; Hardiyati, Iin; Hidayat, Febri; Dipta, Eka; Widiyanti, Nada; Fauziah, Siva; Hartono, Adityo
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 1 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.709 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v2i1.19

Abstract

Daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.) merupakan jenis tanaman yang termasuk dalam keluarga Euphorbiales. Daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.) memiliki banyak kegunaan sebagai obat-obatan diantaranya sebagai antiinflamasi, peluruh air seni, dan menghilangkan rasa gatal. Untuk menilai keamanan daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.) dalam pemanfaatannya diperlukan pengujian terlebih dahulu yang dirancang untuk mengetahui tingkat keamanan dalam penggunaanya. Uji toksisitas akut oral dilakukan untuk menentukan dosis atau konsentrasi yang diberikan dengan sekali penggunaan (tunggal) atau beberapa kali dalam 24 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai LD50 dan kategori toksisitas ekstrak etanol 70% daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.) pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental yaitu dengan penampilan data-data ekstraksi serta pengujian toksisitas terhadap tikus untuk mendapatkan nilai LD50. Berdasarkan metode Thomson dan weil nilai LD50 ekstrak etanol 70% daun patikan kebo (Euphorbia hirta L.) sebesar 1,45 g/KgBB dengan nilai kiasaran LD50 ekstrak etanol daun patikan kebo sebesar 0,62 g/KgBB–3,37 g/KgBB Sehingga dapat dikategorikan memiliki tingkat toksik. Kata kunci: Daun patikan kebo, ekstrak etanol, toksisitas, LD50
INTERAKSI OBAT ANTIPLATELET PADA PERESEPAN PASIEN RAWAT JALAN DI POLI JANTUNG RSU XYZ TANGERANG Aisyah, Rizka; Putra, Ari Permana; Sholikhah, Wahyu Aji Maratus; Komarudin, Dede; Tasmin, Taufani
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 1 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.69 KB) | DOI: 10.59969/jfk.v2i1.23

Abstract

Antiplatelet merupakan salah satu obat untuk pengobatan penyakit jantung dan pembuluh darah. Penggunaan antiplatelet di rumah sakit biasanya dikombinasikan dengan obat lain sehingga beresiko menimbulkan interaksi obat. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui interaksi obat antiplatelet pada peresepan pasien rawat jalan di Poli Jantung Rumah Sakit XYZ Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimental deskriptif. Data diambil dari seluruh lembar resep yang mengandung antiplatelet di Poli Jantung Rumah Sakit Umum XYZ periode Januari–Maret 2017. Data discreening menggunakan Software Lexicomp. Dari penelitian ini diperoleh hasil ada 224 lembar resep yang mengandung antiplatelet dan antiplatelet yang paling banyak diresepkan adalah ascardia, yaitu sebanyak 74 lembar resep (33,03%). Dari 224 lembar resep terdapat 148 lembar resep (66,07%) yang mengalami interaksi obat antiplatelet dan 76 lembar resep (33,93%) yang tidak berinteraksi. Mekanisme interaksi yang terjadi adalah farmakodinamik (65,00%), farmakokinetik (30,00%), dan tidak diketahui mekanismenya (5,00%). Antiplatelet yang paling banyak berinteraksi berdasarkan zat aktif adalah aspirin, yaitu sebanyak 19 insiden.
AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum) SEBAGAI ANTIDIARE PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) Komarudin, Dede; Mohamad Iqbal
Jurnal Farmasi Kryonaut Vol 2 No 2 (2023): JFK
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59969/jfk.v2i2.47

Abstract

Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) diketahui mengandung alkaloid, saponin, tanin, fenolik, flavonoid, triterpenoid dan glikosida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antidiare ekstrak etanol Syzygium aromaticum pada mencit putih jantan. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental. Hewan uji yang digunakan adalah mencit putih jantan (Mus musculus) galur DDY dengan umur 2–3 bulan dengan berat badan 20–30 g sebanyak 25 ekor pengelompokan secara acak dan metode induksi dengan oleum ricini. Pembuatan ekstrak dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Dosis ekstrak yang digunakan adalah 5,25 mg/21 gBB, 21 mg/21gBB dan 42 mg/21gBB dan loperamid sebagai kontrol positif. Pengujian aktivitas antidiare ekstak etanol Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) menggunakan metode defekasi dengan pengamatan parameter seperti awal terjadi diare, frekuensi diare, berat fases dan lama terjadi diare setiap 30 menit selama 4 jam. Aktivitas antidiare dengan metode defekasi diketahui bahwa ekstrak etanol Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) dosis 5,25 mg/21 gBB dan 21 mg/21 gBB tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif sedangkan Pemberian Na CMC 1% dan dosis 5,25 mg/21 gBB berbeda signifikan dengan kontrol positif. Ekstrak etanol Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) yang mempunyai aktivitas antidiare pada mencit jantan (Mus musculus) dengan metode defekasi yang diinduksi dengan oleum ricini adalah dosis 21 mg/21 gBB dan 42 mg/21 gBB. Data hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) mempunya aktivitas sebagai antidiare pada mecit putih jantan adalah dosis 42 mg/21 gBB karena pada dosis tersebut menunjukan parameter frekuensi diare, bobot fases, waktu awal terjadinya diare dan durasi diare yang berbeda secara signifikan.