Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EVALUASI KINERJA SUCKER ROD PUMP (SRP) PADA SUMUR S-26 LAPANGAN A Syachbani, Bherickof Ralfh; Wibowo, Djunaedi Agus; Yasmaniar, Ghanima
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i1.22103

Abstract

Penelitian ini berfokus pada evaluasi kinerja Sucker Rod Pump (SRP) pada sumur S-26 di lapangan A. Tujuan utama penelitian adalah menganalisa efisiensi volumetris dan menganalisa kemungkinan dilakukan peningkatan produksi pada sumur pompa. Metodologi yang digunakan diantaranya analisa data lapangan, perhitungan tekanan statis dan tekanan alir dasar sumur, serta penggunaan metode IPR Composite untuk menentukan laju produksi maksimum. Menghitung efisiensi volumetris adalah langkah berikutnya. Sumur S-26 menggunakan Sucker Rod Pump (SRP) tipe konvensional dengan panjang stroke (S) 64 inci, kecepatan pemompaan (N) 5 SPM, kedalaman sumur 2132,65 kaki, dan efisiensi volumetris sebesar 91,83%. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sumur ini sudah efisien jika tingkat efisiensi pompa terpasang lebih dari 70%.
PENGARUH NILAI KECEPATAN POMPA TERHADAP EFISIENSI SUCKER ROD PUMP PADA SUMUR NF LAPANGAN QD Tirta Rahmara, Noval Firdaus; Fathaddin , M. Taufiq; Wibowo , Djunaedi Agus
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jek.v3i2.16074

Abstract

Abstrak Kebutuhan dunia akan minyak bumi semakin meningkat, maka dari itu produksitivitas minyak harus semakin ditingkatkan. Pada dasarnya sumur minyak dapat mengalirkan fluida ke permukaan secara natural flow pada saat tekanan reservoir fluida yang terdapat dalam formasi lebih besar dibandingkan dengan tekanan hidrostatik fluida yang mengalir di dalam tubing, sehingga fluida dapat terangkat dengan sendirinya ke atas permukaan. Sucker rod pump sendiri adalah salah satu jenis pompa dalam metode artificial lift untuk dapat membantu meningkatkan produksi minyak yang terdapat dalam sumur formasi yang banyak digunakan dalam dunia migas. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh dari nefisiensi penggunaan sucker rod pump terhadap peningkatan laju alir produksi yang berada pada sumur NF. Berdasarkan dari data yang telah ada, dan telah dilakukan perhitungan maka di dapatkan hasil yang diinginkan. Efisiensi sucker rod pump yang terdapat pada sumur NF sebesar 10.372% dengan kecepatan pompa sebesar 1.443 spm . Yang mana nilai standar yang diperlukan digunakannya bantuan metode artificial lift adalah sebesar 80% dari nilai laju alir maksimum yang terdapat pada sumur. Dari hasil perhitungan yang dilakukan penulis, laju alir maksimum dari sumur NF sebesar 337 BFPD. Setelah dilakukan perhitungan kecepatan pompa yang dipakai pada sumur tersebut sebesar 1.443 spm dinaikkan menjadi 12.471 spm   Kata Kunci : sucker rod pump, kecepatan pompa, efisiensi pompa   Abstract The world's need for petroleum is increasing, therefore oil production must be increased. oil wells can flow fluid to the surface in a natural flow when the fluid reservoir pressure contained in the formation is greater than the hydrostatic pressure of the fluid flowing in the tubing so that the fluid can be lifted above the surface by itself. The sucker rod pump itself is a type of pump in the artificial lift method to help increase oil production in formation wells which are widely used in the oil and gas world. This study discusses the effect of the inefficiency of using a suction rod pump on increasing production levels in the NF well. Based on existing data, and calculations that have been carried out, the desired results are obtained. The efficiency of the sucker rod pump found in the NF well is 10,372% with a pump speed of 1,443 spm. This is the standard value required to use the help of the artificial lift method which is 80% of the maximum flow value found in the well. From the results of calculations performed by the author, the maximum flow rate from the NF well is 337 BFPD. After calculating the pump speed used in the well of 1,443 spm, it was increased to 12,471 spm   Key Words : sucker rod pump, pump speed, pump efficiency
Analisis Karakterisasi Feedzone Berdasarkan Data Pengukuran PTS Sumur Y Azica, Muhammad Raihan; Fathaddin, Muhammad Taufiq; Wibowo, Djunaedi Agus
JUITECH: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Quality Vol 9, No 1 (2025): Vol 9 No 1 2025
Publisher : Universitas Quality

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36764/ju.v9i1.1578

Abstract

Perilaku reservoir meliputi kedalaman, besarnya kontribusi tiap-tiap feedzone, respons tekanan, dan suhu reservoir. Perilaku ini dapat digunakan untuk menentukan kelayakan lapangan untuk dikembangkan serta untuk memperkirakan kemampuan produksi sumur. Oleh karena itu, perilaku reservoir harus diperhatikan. Ada beberapa survei yang dilakukan di sumur panas bumi untuk mengetahui kondisi di dalam sumur dan kondisi reservoir.Untuk mengidentifikasi karakterisasi dalam sumur, alat survei PTS dimasukkan ke dalam sumur terlebih dahulu agar kecepatan fluida yang dikumpulkan mencerminkan kondisi sebenarnya di dalam sumur. Kalibrasi ini dilakukan dengan menggunakan slope. Pada tahap berikutnya, kecepatan laju alir massa dan fluida dapat dihitung. Gambar 3 menunjukkan diagram alir pengolahan data. hasil menunjukkan bahwa sumur memiliki empat zona feedzone berdasarkan respon pembacaan temperatur dan spinner. Feedzone sumur berada di kedalaman 2887 m, 2591 m, 2401 m, dan 2114 m, kontribusi feedzone 1 adalah 35.0%, kontribusi feedzone 2 13%, kontribus feedzone 3 25%, dan kontribusi feedzone 4 27.5%uhu air dalam sumur panas bumi ini berkisar dari 234 hingga 306 derajat Celcius, dan pada kedalaman 810 meter, suhunya menyinggung temperatur saturasi, yang menunjukkan bahwa fluida air akan berubah menjadi uap zona 1 memiliki kedalaman 2887 m, zona 2 memiliki kedalaman 2591 m, zona 3 memiliki kedalaman 2401 m, dan zona 4 memiliki kedalaman 2114 m.Kontribusi feedzone yang terbesar pada kedalaman 2887 sebesar 35 %.Kondisi sumur dalam keadaan yang memproduksi banyak air dan tidak terjadi kebocoran.Suhu fluida, yang berubah dari fluida air menjadi fluida uap, mencapai suhu saturasi 306 pada kedalaman 2114.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence bagi Tenaga Pendidik Pondok Pesantren Madinatunnajah, Kota Tangerang Selatan, Banten Prima, Andry; Aryanto, Reza; Pramadika, Havidh; Kashah, Muhammad Refli; Satiyawira, Bayu; Samura, Lisa; Maulani, Mustamina; Rosyidan, Cahaya; Djumantara, Maman; Wibowo, Djunaedi Agus; Nugrahanti, Asri; Dahani, Wiwik; Yanti, Widia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JAMSI - September 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2083

Abstract

Keterbatasan penguasaan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), masih menjadi tantangan bagi tenaga pengajar di Pondok Pesantren Madinatunnajah. Padahal, penguasaan teknologi tersebut semakin relevan dalam menunjang efektivitas pembelajaran di era transformasi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga pengajar pondok pesantren dalam memahami dan memanfaatkan AI secara praktis dalam kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan berbasis pemaparan materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung, yang kemudian dievaluasi menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei terhadap 19 peserta.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif yang nyata, tercermin dari peningkatan rata-rata kemampuan peserta dari skor 2,11 menjadi 2,89. Visualisasi boxplot menunjukkan peningkatan yang merata dan konsisten, sementara analisis heatmap dan radar chart memperlihatkan penilaian tinggi terhadap efektivitas metode pengajaran dan relevansi materi pelatihan. Dampak kegiatan ini dirasakan langsung oleh mitra, yakni tenaga pengajar di Madinatunnajah, yang kini memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam mengintegrasikan AI ke dalam proses pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbangunnya budaya literasi digital di lingkungan pesantren serta menjadi model awal integrasi teknologi dalam pendidikan berbasis keagamaan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan guru-guru pesantren yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
EVALUASI KINERJA SUCKER ROD PUMP DI SUMUR AV-04, LAPANGAN AV Albert Valentio; Djunaedi Agus Wibowo; Prayang Sunny Yulia
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian ini memliki fokus untuk mengevaluasi Sucker Rod Pump di AV sumur AV-04, lapangan AV sumur AV-04. Dalam paper ini, dilakukan analisis untuk mendapatkan nilai efisiensi volumetris dari Sucker Rod Pump yang terpasang. Metodologi penelitian yang digunakan adalah menganalisis data lapangan, membuat kurva IPR dengan metode IPR Composite, menghitung laju alir optimal dengan menggunakan kurva pressure traverse, kemudian dilanjutkan mengevaluasi Sucker Rod Pump hingga mendapatkan nilai efisiensi volumetris. Sumur AV-04 menggunakan pompa tipe konvensional dengan panjang stroke (S) 54 kecepatan pemompaan (N) 10 SPM, kedalaman sumur 2633.2 kaki. Setelah dilakukan evaluasi pompa ini memiliki efisiensi volumetris 41.3%, hasil efisiensi volumetris ini menunjukkan bahwa sumur ini belum berproduksi secara optimal, sehingga perlu dilakukan optimasi.   This research focuses on evaluating the Sucker Rod Pump in the AV-04 well, AV-04 field. In this paper, an analysis was conducted to determine the volumetric efficiency of the installed Sucker Rod Pump. The research methodology used is to analyze field data, create IPR curves using the IPR Composite method, calculate optimal flow rates using pressure traverse curves, and then evaluate the Sucker Rod Pump to obtain the volumetric efficiency value. Well AV-04 uses a conventional pump type with a stroke length (S) of 54, a pumping speed (N) of 10 SPM, and a well depth of 2633.2 feet. After evaluation, this pump has a volumetric efficiency of 41.3%. This result indicates that the well is not yet producing optimally, so production optimization is needed.
EVALUASI DAN OPTIMASI POMPA ELECTRICAL SUBMERSIBLE PUMP PADA SUMUR FT-08 LAPANGAN TF Muhammad Alfatah; Djunaedi Agus Wibowo; Harin Widiyatni
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penurunan tekanan reservoir secara alami menyebabka penurunan produksi fluida dari sumur minyak, sehingga penerapan metode pengangkatan buatan seperti Electric Submersible Pump (ESP) menjadi penting untuk mempertahankan dan meningkatkan laju produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimasikan kinerja pompa ESP pada sumur FT – 08 dilapangan TF yang mengalami penurunan efisiensi volumetric di bawah standar operasi optimal. Evaluasi dilakukakn dengan menghitung kurva Inflow Performance Relationship (IPR) menggunakan metode Vogel dan parameter produktivitas sumur, serta menganalisis efisiensi volumetric pompa dengan parameter desain dan operasional ESP seperti tekanan intake, total dynamic head (TDH), dan laju alir fluida actual. Hasil evaluasi menunjukan bahwa kurva IPR menghasilkan laju alir teoritis sebesar 619,37 BPD dengan tekanan dasar sumur (Pwf) 233,86 psia, sedangkan efisiensi volumetrik aktual pompa mencapai 84% yang meunjukkan adanya potensi optimasi. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan redesain atau penggantian pompa yang lebih sesuai dengan kondisi aktual sumur untuk meningkatkan efisiensi produksi jangka Panjang.   The natural decline in reservoir pressure leads to a significant reduction in fluid production from oil wells, making the application of artificial lift methods such as the Electric Submersible Pump (ESP) essential to sustain and enhance production rates. This study aims to evaluate and optimize the performance of the ESP installed in Well FT-08 of the TF Field, which has experienced a decline in volumetric efficiency below the operational optimum. The evaluation was conducted by constructing the Inflow Performance Relationship (IPR) curve using the Vogel method and analyzing the well's productivity index, along with performance metrics such as pump intake pressure, total dynamic head (TDH), and actual flow rate. The IPR analysis yielded a theoretical production rate of 619.37 BPD at a bottomhole flowing pressure (Pwf) of 233.86 psia, while the measured volumetric efficiency of the installed ESP reached 84%, indicating the potential for further optimization. Based on these results, the study recommends redesigning or replacing the pump with a configuration better suited to the current reservoir and well conditions to enhance long-term production efficiency