Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN PRODUKSI BENIH PADI BERSERTIFIKAT PADA BBI PERTANIAN UPB UTAN KABUPATEN SUMBAWA Yadi Hartono; Siti Nurwahidah; Lukman Hakim; Syahdi Mastar; Annas Annas
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1681

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, proses dan pengawasan produksi benih padi bersertifikat pada BBI Pertanian UPB Utan. Tujuan penelitian dijawab dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sebagai salah satu fungsi manajemen telah dijalankan oleh BBI Pertanian UPB Utan dalam kegiatan produksi benih sertifikat. Hal ini ditandai dengan tersedianya dokumen perencanaan produksi yang dinamai Rencana kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). RKAB memuat hal-hal diantaranya: target produksi dan luas lahan tanam, jadwal semai dan tanam; jadwal pemeriksaan tanam; (c). jumlah/target produksi dan mekanisme penyaluran benih ke pasar/petani, dan lain-lain. BBI Pertanian UPB Utan juga telah menjalankan manajemen produksi yang mencakup penetapan rancangan sistem produksi serta pengoperasian dan pengendalian sistem produksi. Hal ini dilihat dari mekanisme pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi. Dalam hal produksi benih BBI Pertanian UPB Utan selalu mengacu pada SOP produksi benih bersertifikat dimulai dari: pengadaan benih sumber, penyiapan lahan lahan/areal penangkarang hingga pengemasan dan pemasangan label. Terakhir, BBI Pertanian Utan juga telah menjalankan ke 4 fungsi pengawasan, yaitu fungsi Routing, fungsi Loading dan Scheduling dan fungsi Dispatching dan fungsi Follow-up. Hal ini tercermin dari mekanisme pengawasan yang melibatkan pihak luar yakni BPSB dan pengawasan dilakukan secara sistematis mulai dari fase sebelum tanam sampai pelabelan benih. Pengawasan juga dilakukan pengaturan muatan pekerjaan baik pada pengawasan lapangan maupun pengawasan laboratorium.
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN AYAM GEPREK JUNIOR DI CABANG KEBAYAN KECAMATAN SUMBAWA Muhammd Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Yudha Zulti Saputra
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1683

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pengambilan keputusan terhadap pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa ayam geprek junior cabang kebayan adalah salah satu ayam geprek yang berlokasi sangat strategis sehingga banyak konsumen yang berminat dan cabang yang pertama kali berdiri di Kecamatan Sumbawa. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli ayam geprek junior di cabang kebayan, jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian Perilaku Konsumen Dalam Pembelian Ayam Geprek Junior di Cabang Kebayan Kecamatan Sumbawa diperoleh kesimpulan bahwa masing-masing tahap terdiri dari 3 indikator dimulai dari 1). Pengenalan Masalah dengan persentase tertinggi pada indikator pertama tempat yang nyaman dan bersih, indikator kedua tergantung keinginan dan indikator ketiga tergantung kemauan. 2).Pencarian Informasi dengan persentase tertinggi pada indikator pertama media sosial, indikator kedua lewat media sosial dan indikator ketiga Instagram. 3). Evaluasi Alternatif dengan persentase tertinggi pada indikator pertama jarak toko dan tempat tinggal, indikator kedua ayam geprek lain dan indikator ketiga cari tempat lain. 4). Keputusan Pembelian dengan persentase tertinggi pada indikator pertama diri sendiri, indikator kedua jarak dan indikator ketiga karena dekat. 5). Perilku Pasca Pembelian dengan persentase indikator pertama tidak menentu, indikator kedua rasa sambal yang enak dan indikator ketiga biasa saja. Hal ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian Ayam Geprek Junior Cabang Kebayan.
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA LESENG KECAMATAN MOYO HULU KABUPATEN SUMBAWA Siti Nurwahidah; Yadi Hartono; Alia Wartiningsih; Nila Wijayanti; Ratna Gumanti
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1684

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Responden dalam penelitian ini berasal dari ketua, sekretaris, dan tiga orang anggota dari kelompok tani. Kelompok tani yang menjadi sampel penelitian yaitu 10 kelompok tani dengan 5 kelompok tani merupakan kelas lanjut dan 5 kelompok tani kelas pemula. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas, skala likert, dan uji korelasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam upaya pengembangan Kelompok Tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa tergolong tinggi dengan nilai 75,136%. Persentase peran penyuluh sebagai Fasilitator 74,88%, Inovator 74,40%, Motivator 74,24%, Dinamisator 75,36%, dan Edukator 74,08%. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu berperan dengan baik dan menghasilkan persentase dengan kategori Tinggi. Hasil uji korelasi Peran Penyuluh (X) dalam Pengembangan Kelompok Tani (Y) menghasilkan hubungan yang cukup, kuat, dan signifikan.
ANALISIS TATA NIAGA DAN STRUKTUR PASAR USAHA GARAM RAKYAT DI DESA LABUHAN BONTONG KECAMATAN TARANO Yadi Hartono; Nila Wijayanti; Syahdi Mastar; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Riski Andira
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1853

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis tata niaga, struktur pasar serta perilaku pasar dan efisiensi Usaha Garam Rakyat di Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja yaitu dengan pertimbangan bahwa Desa Labuhan Bontong merupakan daerah penghasil garam rakyat terbesar di Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dimana jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 18 petani garam 8 pengecer garam. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data dikumpulkan dengan observasi lapangan dan melalui wawncara. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif kualitatif dan analisis data deskriptif kuantitatif Berdasarkan penelusuran dilapangan memperlihatkan bahwa pada proses penyaluran garam terdapat 2 saluran yaitu sebagai berikut: 1) Petani - Pedagang Pengecer - Konsumen 2) Petani- Konsumen. Struktur pasar dan perilaku usaha garam rakyat di Desa Labuhan Bontong Kecamatan Tarano yaitu 1.) Struktur pasar pada komoditas garam cukup terkonsentrasi pada satu pengecer sehingga struktur pasar berbentuk monopolistik (CR4) karena >80%, 2) Perilaku pasar pada sistem penentuan harga ditetapkan oleh pengecer ataupun konsumen dan bersifat stabil di segala musim Selanjutnya efisiensi tataniaga garam terjadi pada saluran 2 dimana konsumen membeli secara langsung ke petani garam
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PRODUK MINUMAN UMKM YANG MEMILIKI SERTIFIKAT HALAL DI KABUPATEN SUMBAWA Siti Nurwahidah; Alia Wartiningsih; Yadi Hartono; Lukman Hakim; Artya Nanda
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1855

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan produk minuman umkm yang memiliki sertifikat halal di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive (sengaja) di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas dengan pertimbangan bahwa di dua Kecamatan tersebut banyak UMKM minuman yang memiliki sertifikat halal. Responden dalam penelitian ini adalah umkm minuman di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas dengan jumlah sampel sebanyak 40 umkm minuman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Analisis data dengan menggunakan tehnik analisis regresi linier berganda. Hasil perhitungan regresi yaitu nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0.962 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (jam kerja, volume penjualan, modal, dan promosi & delivery) terhadap variabel terikat (pendapatan) adalah sebesar 96,2% sedangkan sisanya 3,8%. Hasil pengujian secara parsial yang menunjukkan signifikan atau berpengaruh terhadap pedapatan UMKM minuman yaitu variabel jam kerja,  variabel volume penjualan , dan variabel modal Sedangkan yang tidak signifikan yaitu variabel variabel Promosi & Delivery. Berdasarkan hasil pengujian koefisien regresi pada Uji-F (serentak) variabel (jam kerja, volume penjualan, modal, dan promosi & delivery),  secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM minuman di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMBELI MINUMAN KEKINIAN (STUDI KASUS DI KEDAI “NGINUM” KECAMATAN UTAN KABUPATEN SUMBAWA) Lukman Hakim; Yadi Hartono; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Syahdi Mastar; M Irfan Adekantari
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1856

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahap pengambilan keputusan terhadap pembelian Minuman Kekinian di Kedai “Nginum” Kecamatan Utan. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa Minuman Kekinian di Kedai Nginum Cabang Kecamatan Utan adalah salah satu kedai minuman yang berlokasi sangat strategis sehingga banyak konsumen yang berminat dan cabang yang pertama kali berdiri di Kecamatan Utan. Responden dalam penelitian ini adalah konsumen yang membeli Minuman Kekinian di Kedai Nginum Cabang Kecamatan Utan, sebanyak 40 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa masing-masing tahap terdiri dari 3 indikator dimulai dari 1). Pengenalan Masalah dengan persentase tertinggi pada indikator pertama harga yang terjangkau, indikator kedua tergantung keinginan dan indikator ketiga tergantung kemauan. 2).Pencarian Informasi dengan persentase tertinggi pada indikator pertama teman, indikator kedua lewat media sosial dan indikator ketiga Facebook. 3). Evaluasi Alternatif dengan persentase tertinggi pada indikator pertama kualitas minuman, indikator kedua mini market dan indikator ketiga membeli minuman lain. 4). Keputusan Pembelian dengan persentase tertinggi pada indikator pertama diri sendiri, indikator kedua harga terjangkau dan indikator ketiga karena lebih enak dari yang lain. 5). Perilku Pasca Pembelian dengan persentase indikator pertama tidak menentu, indikator kedua banyak varian rasa dan indikator ketiga suka banget. Hal ini dapat mempengaruhi perilaku konsumen dalam membelian Minuman Kekinian di Kedai Nginum Cabang Kecamatan Utan.
ANALISIS RISIKO USAHA TERNAK AYAM PETELUR DI KECAMATAN BRANG ENE KABUPATEN SUMBAWA BARAT Syahdi Mastar; Yadi Hartono; Nila Wijayanti; Lukman Hakim; Amri Kusuma
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1857

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis Risiko usaha ternak ayam petelur di Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat. Lokasi ini dipilih atas pertimbangan bahwa di Kecamatan Brang Ene terdapat 6 lokasi usaha peternak ayam petelur, responden dalam penelitian ini adalah peternak ayam petelur dengan jumlah sampel sebanyak 6 peternak. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriftif kualitatif. Hasil dari analisis Risiko Budidaya dilihat dari Risiko kematian, Risiko Lingkungan dan Risiko Penyakit, . Risiko kematian disebabkan oleh cuaca dingin dan panas, cara mengatasi cuaca dingin yaitu memberi lampu di kandang agar suhu kandang bisa dalam keadaan normal dan memasang terpal atau waringagar suhu udara yang dingin tidak masuk, sedangkan cuaca panas dengan mensemprot ayam agar tetap lembab dan membuka waring atau terpal agar sirkulasi udara masuk. Risiko lingkungan disebabkan oleh bau tidak sedap dan pencurian, cara mengatasi bau tidak sedap yaitu menjaga kebersihan kandang supaya tidak bau, sedangkan pencurian dengan menjaga kandang lebih ketat lagi dan memberi gembok yang besar agar susah untuk dirusak. Risiko penyakit disebabkan oleh penyakit buta, ngorok dan Virus ND. Cara mengatasi penyakit buta adalah memperbaiki sanitasi kandang. Membersihkan kotoran dalam kandang secara rutin. Peternak bisa menggunakan Starbio sebanyak 0,25 kg yang dicampur ke dalam 100 kg pakan ayam. Ngorok cara mengatasi penyakit ngorok pada ayam peterlur yaitu dengan cara memberikan suplemen yang mengandung vitamin dan mineral esensial. Gunanya untuk meningkatkan kekebalan tubuh ayam. Virus ND Pemberian antibiotik akan lebih efektif jika dilakukan bersamaan dengan pemberian multivitamin agar stamina ayam cepat pulih dan meringankan infeksi yang terjadi. Risiko pasar disebabkan oleh harga yang tidak Stabil. Cara mengatasi harga yang tidak Stabil yaitu peternak dapat menjalin kontrak dengan pembeli telur, seperti pengecer atau perusahaan makanan. Hal ini dapat memberikan kestabilan harga dan permintaan yang lebih konsisten. Selain itu peternak mencari mitra pedagang di luar daerah.
ANALISIS EFEKTIFITAS PENYALURAN PUPUPK BERSUBSIDI (STUDI KASUS DI DESA NGERU KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA) Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Siti Nurwahidah; Galang Prakosa
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektifitas Penyaluran Pupuk bersubsidi (Studi Kasus di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2024. Penelitian ini menganalisis efektifitas menggunakan 6 indikator yaitu Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Jenis, Tepat Waktu, Tepat Harga dan Tepat Mutu yang kemudian dianalisis dengan metode Skala Likert, analisis efektifitas dan Regresi Linier Berganda . Dengan jumlah responden sebanyak 40 petani. Hasil penelitian diperoleh bahwa responden menyatakan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Cukup efektif dan dilihat dari masing-masing indikator yaitu tepat jenis (Efektif) , tepat harga (Cukup Efektif), tepat tempat (Cukup Efektif), tepat mutu (Cukup Efektif), tepat waktu (Cukup Efektif), dan tepat jumlah (Tidak Efektif).
PERANAN KELOMPOK TANI DALAM USAHATANI PADI SAWAH DI DESA GAPIT KECAMATAN EMPANG KABUPATEN SUMBAWA Yadi Hartono; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Lukman Hakim; Nila Wijayanti; Ilsa Oktafia
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1992

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peranan kelompok tani dan untuk mengetahui pengaruh fungsi kelas belajar, wahana kerja sama dan unit produksi dalam usahatani padi sawah di Desa Gapit Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa. Untuk menjawab tujuan penelitian ini, menggunakan analisis deskriptif Skala Likert dan Regresi Linier Berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi berperan sangat baik dengan masing-masing skor secara berturut-turut sebagai berikut: 1.267 (84.4%), 1.270 (84.67%) dan 1.262 (84.13%). (2) Berdasarkan hasil Uji T (parsial) variabel kelas belajar dan unit produksi berpengaruh signifikan terhadap peran kelompok tani, sedangkan variabel wahana kerjasama berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap peran kelompok tani. Uji F (simultan) variabel kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi berpengaruh signifikan terhadap peran kelompok tani. Nilai Koefisien Determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0.890 (89%) menunjukkan bahwa 89%, dipengaruhi oleh variabel kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. Sementara 11% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA BAWANG MERAH PADA PETANI DI DESA BRANG KOLONG KECAMATAN PLAMPANG Lukman Hakim; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Yadi Hartono; Lita Elsa Elya Risma
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1995

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rumusan strategi dalam pengembangan usaha budidaya bawang merah pada  Petani di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Juni 2024 di Desa Brang Kolong Kecamatan Plampang. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskripstif kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 25 orang, yang mana petani bawang sebanyak 20 orang dan untuk para ahli dari Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Kantor Desa Brang Kolong, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Manager Upland Kabupaten Sumbawa dan Dosen Universitas Samawa masing-masing 1 orang, yang diambil secara accidental dan menggunakan purposive sampling untuk strategi pengembangan. Adapun data analisis data yang digunakan dalam penelitian ini  adalah analisis lingkungan dan matriks SWOT. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti tentang pengembangan usaha budidaya bawang merah pada petani di desa brang kolong kecamatan plampang maka di peroleh faktor internal terdiri dari: kekuatan yaitu: ketersediaan lahan, pengetahuan dan keahlian, pengembangan lahan dan insfrastruktur irigasi. Kelemahan yaitu: dukungan pemerintah desa, pestisida yang berlebihan dan akses kepada layanan keuangan. Sedangkan, faktor eksternal terdiri dari : peluang yaitu: meningkatnya permintaan pasar, kebijakan pemerintah, peningkatan taraf hidup petani, pangsa pasar luas dan terbuka. Ancaman yaitu: persaingan, perubahan iklim, hama dan penyakit, fluktuasi harga.