Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Penggunaan Linkedin dan Persepsi Fleksibilitas Kerja Terhadap Minat Melamar Pekerjaan Generasi Z Di Kota Surakarta : Peran Mediasi Kemampuan Literasi Digital Febriana Puspitaningrum; Irmawati Irmawati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.9949

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh intensitas penggunaan LinkedIn dan persepsi fleksibilitas kerja terhadap minat melamar pekerjaan, dengan literasi digital sebagai variabel yang menjembatani hubungan tersebut. Data diperoleh melalui survei online menggunakan Google Form yang ditujukan kepada responden Generasi Z di Kota Surakarta, dengan teknik purposive sampling. Pengujian validitas dan reliabilitas dilakukan menggunakan analisis outer model pada SmartPLS, sedangkan pengujian hipotesis dianalisis melalui inner model. Hasil menunjukkan intensitas penggunaan LinkedIn dan perepsi fleksibilitas kerja berpengaruh positif signifikan terhadap minat melamar pekerjaan. Kemampuan literasi digital terbukti memediasi hubungan intensitas penggunaan LinkedIn terhadap minat melamar pekerjaan, sedangkan kemampuan literasi digital tidak memediasi secara signifikan perepsi fleksibilitas kerja terhadap minat melamar pekerjaan. Temuan ini menekankan bahwa peningkatan pemanfaatan LinkedIn dan penguatan literasi digital menjadi faktor yang penting dalam mendorong Generasi Z untuk mengambil keputusan melamar pekerjaan, sementara fleksibilitas kerja cenderung berpengaruh langsung tanpa peran mediasi literasi digital.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Green Human Resource Management Terhadap Komitmen Karyawan, Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus PT. Gft Indonesia Investment) Fadiya Hanani; Irmawati Irmawati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i5.9225

Abstract

Studi ini difoukuskan untuk menelaah pengaruh kepemimpinan transformasional dan green human resource management terhadap komitmen karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Di tengah kompetisi bisnis yang semakin ketat, manajemen sumber daya manusia yang optimal menjadi penopang utama keberlangsungan organisasi.. Kepemimpinan transformasional mendorong motivasi dan loyalitas, sedangkan green HRM menekankan efisiensi sekaligus kepedulian lingkungan. Komitmen karyawan dipercaya dapat ditingkatkan melalui kepuasan kerja yang berperan sebagai mediator dari kedua faktor tersebut. Studi ini menggunakan metode non probability sampling pada 70 karyawan tetap PT GFT Indonesia Invesment Ngawi dengan penentuan sampel menggunakan rumus slovin. Setelah dilakukan pengujian, studi ini berhasil membuktikan bahwasannya kepemimpinan transformasional dan green human resource management berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan serta kepuasan kerja. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional maupun green HRM terhadap komitmen karyawan. Dengan demikian, kepemimpinan yang inspiratif dan penerapan green HRM tidak hanya berdampak langsung pada komitmen, tetapi juga melalui peningkatan kepuasan kerja.
An Analysis Of The Influence Of Employer Branding And Digital Hiring On Social Media Platforms On Generation Z's Job Intention, Using Reputation As A Mediator Auliya Nailul Muna; Irmawati Irmawati
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9580

Abstract

This research investigates how employer branding and digital hiring influence Generation Z’s intention to apply for jobs in the Solo Raya region, with corporate reputation acting as a mediating factor. The swift progression of digital technology has prompted organizations to adjust their recruitment approaches by enhancing their image and credibility via social media platforms. Being digital natives, Generation Z individuals often assess a company’s trustworthiness and reputation before submitting job applications. This study utilized a quantitative design, collecting data through an online questionnaire administered to 199 Generation Z participants in the Solo Raya area, selected using purposive sampling. The data were examined using Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS), facilitated by SmartPLS software. The results reveal that both employer branding and digital hiring significantly and positively impact corporate reputation as well as Generation Z’s intention to apply for jobs. Nevertheless, corporate reputation does not mediate the effect of employer branding on job application intention. Conversely, it partially mediates the relationship between digital hiring and job application intention. These findings imply that cultivating a strong corporate reputation can amplify the impact of digital recruitment strategies in attracting young job seekers.
How Work Stress and Employee Well-Being Shape Turnover Intention: Evidence from the Mediating Role of Employee Engagement Evi Dwi Meilani; Irmawati Irmawati
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 6 No. 6 (2025): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v6i6.9910

Abstract

This investigation interrogates the ramifications of occupational strain and employee flourishing on the proclivity toward workforce attrition, concurrently examining the intercessory function of workforce engagement. Employing a sample of 103 participants, data were interrogated via SmartPLS analytics. Empirical evidence evinces that both occupational strain and employee flourishing exert substantive impacts on workforce engagement. Notably, employee flourishing demonstrably attenuates attrition proclivity, whereas occupational strain exacerbates it. Contrarily, workforce engagement does not manifest a statistically meaningful influence on attrition tendencies. Mediation analyses further corroborate that engagement fails to function as a conduit between either occupational strain or employee flourishing and attrition inclination. These insights insinuate that engagement alone is not a determinative mechanism in mitigating attrition, whereas employee flourishing constitutes a more potent determinant of employees’ intent to remain embedded within organizational structures.
Pengaruh Literasi Digital Dan Penguasaan Teknologi Terhadap Kesiapan Kerja Generasi Z Dengan Soft Skill Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Generasi Z Di Wilayah Solo Raya) Dzaky Ardha Wicaksono; Irmawati Irmawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i6.9898

Abstract

Riset ini dilakukan guna menelusuri sejauh mana kemampuan literasi digital dan penguasaan teknologi memengaruhi kesiapan kerja generasi Z di Solo Raya. Dalam mekanisme analisis, soft skill bertindak sebagai mediator. Peneliti memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 100 partisipan yang berasal dari generasi Z. Peneliti mengaplikasikan teknik Partial Least Square (PLS) melalui software SmartPLS 4 guna menganalisis data. Temuan riset mengindikasikan bahwasannya literasi digital memberikan dampak positif dan signifikan terhadap pengembangan soft skill maupun kesiapan kerja generasi Z. Kemahiran teknologi memberi kontribusi nyata dalam meningkatkan kemampuan diri dan kesiapan kerja di kalangan generasi Z. Di sisi lain, soft skill memiliki posisi yang penting karena menjadi jembatan antara kecakapan digital dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Dari temuan ini terlihat bahwa penguasaan teknologi dan literasi digital berjalan beriringan dalam menumbuhkan kesiapan profesional generasi muda. Soft skill menunjukkan peran krusial dalam menjembatani relasi antara literasi digital dan penguasaan teknologi dengan kesiapan kerja. Kondisi ini menandakan bahwasannya literasi digital dan teknologi memiliki keterkaitan ganda, baik secara langsung maupun melalui pengembangan keterampilan interpersonal yang mendukung kesiapan Kerja.
Pengaruh Emotional Intelligence (EI) Dan Soft Skill Terhadap Kesiapan Kerja Yang Dimediasi Oleh Employability Skill : Studi Kuantitatif Pada Mahasiswa Akhir Di Perguruan Tinggi Surakarta Arzesy Alena Ayu Yuvikaria; Irmawati Irmawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Emotional Intelligence (EI) dan soft skill terhadap kesiapan kerja mahasiswa dengan employability skill sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi mahasiswa tingkat akhir perguruan tinggi di wilayah Surakarta. Sampel penelitian berjumlah 110 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin yang mengukur variabel EI, soft skill, employability skill, dan kesiapan kerja. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS melalui evaluasi outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Emotional Intelligence dan soft skill berpengaruh positif dan signifikan terhadap employability skill dan kesiapan kerja. Selain itu, employability skill terbukti memediasi secara signifikan pengaruh EI dan soft skill terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan EI dan soft skill mahasiswa dapat memperkuat employability skill yang pada akhirnya meningkatkan kesiapan kerja dalam menghadapi tuntutan dunia kerja. Seluruh hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan terdukung.
Analysis of the Influence of Workload and Organizational Support on Work-Life Balance with Burnot as a Mediating Variable on Gen Z Employees in E-Commerce Companies Safrina Nur Arbi'ah; Irmawati Irmawati
Jurnal Ekonomi Vol. 15 No. 01 (2026): Jurnal Ekonomi
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study was to examine how workload and organizational support affect work-life balance, with burnout acting as a mediator. The participants included 201 Generation Z employees working in the e-commerce industry, who were selected through an online survey distributed via Google Forms. Purposive sampling was used to choose the participants. The data was analyzed using the SmartPLS method. The findings indicated that both workload and organizational support had a positive impact on work-life balance. Additionally, burnout partially influenced the relationship between workload, organizational support, and work-life balance.
Impact of Product Quality and Brand Perception on Consumer Purchase Choices With Consumer Satisfaction Serving as a Mediating Variable in Thrift Merchandise Okta Dwi Atmaja; Irmawati Irmawati
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 1
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i1.10935

Abstract

The increased attention of the thrift products indicates that investigating purchase behavior of consumers on product quality, brand reputation and customer satisfaction is substantial. This research attempts to investigate the influences of product quality and brand image to purchasing behavior, as well as mediating variable of customer satisfaction. A statistician method with SEM-PLS approach is used involving 176 respondents to have bought thrift items in Klaten Regency. The findings demonstrate that product quality and brand image have a significantly positive effect on customer satisfaction and purchase behavior. Also, customer satisfaction is found to moderate the relationship between product quality and brand perception towards purchase decision. This suggests that thrift shoppers weigh both a product’s functional features as well as the symbolic meaning and emotional connection linked to brand in the purchasing decision. Practical implications The findings of this study have significant practical implications suggesting that enhancing product quality, brand perception and customer experience may stimulate repurchase intention which lead to long term loyalty.