Claim Missing Document
Check
Articles

Family Social Support and Behavior of Children with Caries in Doing Dental and Oral Care Nurfaida Indrianingsih; Yoyok Bekti Prasetyo; Anggraini Dwi Kurnia
Jurnal Keperawatan Vol. 9 No. 2 (2018): JULI
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.166 KB) | DOI: 10.22219/jk.v9i2.5480

Abstract

Social support is an interpersonal relation which one individual provides support to another individual. The aim of this study was to examine the correlation of family support and behavior of 4 - 6 years old in doing dental and oral care. The research method used correlation research with quantitative approach. The participants of this reseach were 62 families who have children aged 4 to 6. The data analysis used Spearman Rank (Rho) correlation test that is carried out to discover the correlation between family support and behavior of 4 - 6 years old in doing dental and oral care. The result  showed that P= 0,027. It can be concluded that there is a relationship between family support and the behavior of children aged 4-6 years in performing dental and oral health care.
Smoking Behavior, Social Support, and Cessation Motivation in Smoking Among Health Sciences’ Students Nur Melizza; Anggraini Dwi Kurnia; Nur Lailatul Masruroh; Indrasari Dwi Yulianti
Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 2 (2020): Juli
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.331 KB) | DOI: 10.22219/jk.v11i2.12654

Abstract

ABSTRACT Introduction: Many students have been accustomed to smoking, including those majoring at health sciences. Theoretically, they are supposed to be the ones who are actively aware of some possible health damages caused by smoking habit. Thus, people around them play an essential role in taking control of someone’s pattern through social support, especially over those who are highly motivated to quit smoking. Objective: This study aimed to identify smoking behavior, social support, and cessation motivation in smoking among health sciences’ students. Methods: This research was categorized as observational-descriptive one, with the use of accidental sampling technique to recruit as many as 63 students of faculty of health sciences who were defined as active smokers. The data, furthermore, were collected by means of a questionnaire. At last, a statistical-descriptive analysis was used to evaluate the data. Result: The result was most of the involved respondents were shown to have a moderate trend of smoking (65%). On the other hand, the majority of the respondents had been supported through some types of social support with relatively high percentage, to name appraisal support (indicating 71%), tangible support (indicating 87%), self-esteem support (indicating 97%), and belonging support (indicating 92%). Moreover, most of the respondents were equipped by the high level of quittance motivation from smoking, signifying 71%.  Discussion: This research had indicated that the level of smoking habit perceived by the respondents was moderate. In short, appraisal support was defined as high, tangible support low, self-esteem support high, and belonging support high. In addition, some of the respondents had demonstrated a high level of quittance motivation from smoking
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPTOMULYO Anggraini Dwi Kurnia; Nur Melizza; Nurul Hikmah; Nur Lailatul Masruroh; Cici Indah Setyowati; Yoyok Bekti Prasetyo
CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL Vol 4 No 2 (2020): CHMK NURSING SCIENTIFIC JOURNAL
Publisher : Cintra Bangsa University - Literacy and Publishing Center (CBU-LPC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/thenursing.v4i2.789

Abstract

Angka kejadian hipertensi diprovinsi Jawa Timur presentasinya mencapai 20,43% atau sekitar 1.828.669 orang. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya hipertensi salah satunya adalah kualitas tidur. Kualitas tidur merupakan proses ketika seseorang dalam menjalani tidur, yang dilakukan untuk mempertahankan keadaan tidur dan untuk mendapatkan tahapan Rapid Eye Movement (REM) dan Non Repid Eye Movement (NREM) yang sesuai. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ciptomulyo. Menggunakan metode korelasi observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional . Metode pengumpulan data kualitas tidur pasien menggunakan kuesioner PSQI, dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphymomanometer aneroid dan stetoskop. Sampel penelitian sebanyak 44 pasien hipertensi berusia 20-59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Ciptomulyo dengan teknik sampling non-probability pusposive sampling, dan menggunakan analisa data uji spearman rank. Berdasarkan uji spearman didapatkan hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tekanan darah sistolik (p 0,040 < alpha 0,05) dengan kekuatan hubungan lemah (0,310), namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tekanan darah diastolik (p 0,623 > alpha 0,05) dengan kekuatan hubungan yang sangat lemah (0,076). Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan tekanan darah sistolik pada pasein hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Ciptomulyo.
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA AKHIR Anggraini Dwi Kurnia; Nur Melizza; Nur Lailatul Masruroh; Yoyok Bekti Prasetyo
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v5i1.2015

Abstract

Pendahuluan: Permasalah gizi pada masa remaja akhir diantaranya yakni gizi kurang, gizi lebih, dan obesitas. Berdasarkan data RISKESDAS 2018, di Indonesia Remaja kurus prevalensinya yakni 6,7% sedangkan, remaja gemuk prevalensinya sebesar 9,5%. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan social media dengan status gizi pada remaja akhir. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional study dengan tehnik purposive sampling. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 program studi keperawatan Angkatan 2018 dan 2019 sejumlah 179 mahasiwa. Analisa data menggunakan pearson product moment. Hasil: Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial responden yaitu sedang dengan hasil 66,11% (119 orang), lebih dari separuh memiliki status gizi yang normal (58,7%) sejumlah 105 mahasiswa. serta tidak ada hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan minat belajar mahasiswa S1 Keperawatan dengan nilai Sig. (2.tailed) = 0,425 sehingga nilai Sig. (2.tailed) > 0,005. Kesimpulan: Dikarenakan tidak ada hubungan antara penggunaan sosial media dan status gizi, untuk itu diperlukan identifikasi factor lainnya yang mempengaruhi status gizi pada mahasiswa.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG Anggraini Dwi Kurnia; Nikmatus Sholikhah
Jurnal Kesehatan Mesencephalon Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Mesencephalon - April 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kepanjen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.602 KB) | DOI: 10.36053/mesencephalon.v6i1.188

Abstract

Cardiovascular disease is important public health problem because of high morbidity and mortality rate. Reviewed from financial aspect, due to high of duration of treatment, the cost, and supporting investigation of disease. Not only those, but also depends on initial treatment of disease. One of the way to control risk factors of heart disease (cardiovascular) is performing regular physical activity. The purpose of this study is to know relationship between physical activity with and depression level in patients with heart disease. Cross sectional study design, the population is patient with heart disease who attended cardiovascular outpatient clinic, sample includes 20 respondents was taken with accidental sampling for 1 week. IPAQ-HDRS questionnaire used as research instrument. Statistical test used Spearman Rank P <0.05. The results showed correlation value of -0.522 and significance value of P 0.018.There was a correlation between physical activity and depression level as negative correlation strength, that higher physical activity level had lower depression level in patien with heart disease, and vice versa. There is a relationship be There is a relationship between physical activity and depression level in patient with heart disease in cardiovascular outpatient clinic. Keywords: Patients with Heart Disease, depression, physical activity Abstrak : Penyakit jantung (kardiovaskuler)merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting karena morbiditas dan mortalitasnya yang tinggi.Ditinjau dari segi pembiayaan, akibat waktu perawatan biaya pengobatan penyakit jantung, serta pemeriksaan penunjangnya tentu tidak sedikit.Belum lagi keberhasilan pengobatan sangat bergantung kepada kecepatan penanganan penyakit. Salah satu cara untuk mengendalikan faktor faktor resiko terjadinya penyakit jantung (kardiovaskuler) adalah melakukan aktifitas fisik secara rutin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat depresi pada penderita penyakit jantung.Desain penelitian cross sectional, populasi penderita penyakit jantung di poli jantung, besar sampel 20 responden diambil dengan accidental sampling selama 1 minggu. Instrument penelitian menggunakan kuesioner IPAQ-HDRS. Uji Statistik menggunakan Spearman Rank P<0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi -0,522 dan nilai signifikansi P 0,018. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat depresi dengan kekuatan korelasi negatif, artinya semakin tinggi aktivitas fisik maka semakin rendah tingkat depresi pada penderita penyakit jantung, dan sebaliknya.Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat depresi pada penderita penyakit jantung. Kata Kunci :Penderita Penyakit Jantung , depresi, aktivitas fisik.
Gambaran Pengetahuan Perawatan Organ Reproduksi pada Remaja di Panti Asuhan Eriana Try Anggraeni; Anggraini Dwi Kurnia; Ririn Harini
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia [JIKI] Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v2i1.888

Abstract

Latar belakang: Pengetahuan perawatan kesehatan organ reproduksi sangat penting untuk remaja terutama remaja putri, karena pada saat usia remaja terjadi perkembangan yang sangat dinamis baik secara biologi maupun psikologi. Fenomena yang terjadi saat ini tentang bagaimana merawat organ reproduksi pada remaja usia 12-20 tahun dengan benar masih sangatlah kurang, itu terbukti dari hasil survey terdapat 25% remaja di panti asuhan mengalami masalah kesehatan reproduksi karena kurangnya pengetahuan, dan perilaku remaja yang buruk.Tujuan Penelitian: untuk mengetahui bagaimana gambaran  pengetahuan perawatan organ reproduksi pada remaja.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini di lakukan pada bulan Juni 2018. Subyek dalam penelitian ini adalah 37 responden. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling.Hasil penelitian: di dapatkan hasil dari 37 responden dengan usia 12-15 tahun memiliki pengetahuan cukup sebanyak 16 orang (43,24%), sedangkan responden dengan usia 16-18 tahun memiliki pengetahuan baik sebanyak 7 orang (18,91%).Simpulan: Semakin baik pengetahuan yang dimiliki oleh remaja tentang perawatan organ reproduksi maka tindakan pencegahan penyakit juga akan semakin baik, sebaliknya jika remaja memiliki pengetahuan buruk tentang perawatan organ reproduksi maka tindakan pencegahan penyakit juga berlangsung buruk.
Factors Related to the Low Nutritional Status among Tuberculosis Patients Anggraini Dwi Kurnia; Nurlailatul Masruroh; Nur Melizza
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.994 KB) | DOI: 10.24198/jkp.v8i1.1294

Abstract

Tuberculosis and malnutrition are serious problems. Tuberculosis causes malnutrition that potentially lessen patients’ immunity and increase the risk for activating tuberculosis. The purpose of this study was to identify the factors related to the low nutritional status among tuberculosis patients in Malang City. This research applied a corelational study. The subjects involved were tuberculosis patients with BMI<18.5. Chi-square and Fisher Exact Test were used to analyse the identified factors. Moreover, binary logistic regression to identify factors related to the low nutritional status among tuberculosis patients in Malang City. This study found almost half of participants (46.8%) had poor family knowledge about dietary TB patients. More than half of the participant’s culture (62.5%) was abstinence. A more than half of participant (59.6%) had Moderate malnutritions. There was no significant correlation between low nutritional satus and variable of gender p=1.000, education p=0.404, family knowledge p=0.767, and culture p=0.310. The significant correlation was occupational status with p=0.043. The binary logistic regression showed that tuberculosis patient with unoccupied are 1.286 times more likely to have a low nutritional status. Occupational status was the one factor that significantly related to the low nutritional status among TB patients in Malang City.
Prevalensi Konsumsi Kopi dan Hubungannya Dengan Tekanan Darad Nur Melizza; Anggraini Dwi Kurnia; Nur Lailatul Masruroh; Yoyok Bekti Prasetyo; Faqih Ruhyanudin; Erma Wahyu Mashfufa; Fitria Kusumawati
Faletehan Health Journal Vol 8 No 01 (2021): Faletehan Health Journal, March 2021
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v8i01.140

Abstract

Hypertension is known as the silent killer or deadly disease in secret because it has no specific signs and symptoms. Coffee consumption has historically been considered to have a negative effect on the body and is often linked as a factor that can lead to high blood pressure. The purpose of this study was to determine the relationship between coffee consumption and blood pressure in hypertensive patients. The design in this study used a cross-sectional study. Respondents of this study were 36, taken using a sampling technique, namely purposive sampling with inclusion criteria: consuming coffee and being willing to be respondents; and exclusion: had a history of other chronic diseases such as endocrine disorders. Data collection using a questionnaire and Spearman correlation statistical test. The results showed that there was a relationship between coffee consumption and blood pressure, respondents consumed the most coffee in the mild and moderate category with the majority of blood pressure being stage 1 hypertension. The results of the Spearman correlation test concluded that there was a relationship between coffee consumption and blood pressure in hypertensive patients. The correlation coefficient (r) of this study shows positive results, namely 0.424, which means that there is a strong enough relationship between coffee consumption and blood pressure. The increasing frequency of coffee will further increase the increase in blood pressure in hypertensive patients.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Upaya Remaja untuk Menurunkan Nyeri Saat Menstruasi (Dismenore Primer) Yusuf Adi Saputra; Anggraini Dwi Kurnia; Nur Aini
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.55433

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan salah satu masalah menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri. Namun hal tersebut sering diabaikan bahkan dianggap biasa, padahal dismenore bisa menjadi hal yang serius apabila tidak segera ditangani. Pendidikan kesehatan merupakan upaya yang dilakukan untuk merubah perilaku dan peduli terhadap masalah kesehatan individu dan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan upaya yang dilakukan remaja saat nyeri haid sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang dismenore.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah experimental research dengan jenis praeskperimen one group pre-test post-tes design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability dengan jenis simple random sampling. Total responden adalah 30 orang. Penelitian dilakukan di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Analisa data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon test.Hasil Dan Pembahasan: Hasil pre-test dan post-test pada kelompok intervensi yaitu sebanyak 23 (77%) siswi dalam kategori kurang baik dan 7 (23%) siswi memiliki upaya baik, setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang dismenore 30 (100%) siswi memiliki upaya baik. Uji Wilcoxon test didapatkan nilai sig. (2-tailed) adalah 0,000, dimana jika dibandingkan dengan nilai α (0,05) maka akan didapatkan 0,000 < 0,05. Sehingga pendidikan kesehatan tentang dismenore berpengaruh terhadap upaya remaja untuk menurunkan nyeri menstruasi (dismenore primer).Kesimpulan: Pendidikan kesehatan tentang dismenore sangat penting diberikan pada remaja yang baru mengalami menstruasi karena bisa menjadi panduan bagi remaja untuk mengatasi dismenore oleh karena itu petugas kesehatan dan guru harus sering melakukan penyuluhan dan konseling tentang masalah menstruasi serta cara untuk mengatasi dismenore dengan tepat
PENDAMPINGAN KADER POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI DAN UMROH: Administration Of Integrated Development Post Office (POSBINDU) Guidance Group For Hajj And Umrah Worship Anggraini Dwi Kurnia; Nur Melizza; Nur Lailatul Masruroh; Cici Indah Setyowati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2020): JPM | September 2020
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v6i2.611

Abstract

Kesehatan pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh juga menjadi perhatian bagi keperawatan komunitas. Kondisi Kesehatan akan sangat menunjang dalam memperlancar proses ibadah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarkat ini adalah untuk meningkatan kesehatan jemaah melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posbindu agar dapat melakukan pengontrolan kesehtan berkala melalui kegiatan posbindu. Pelatihan masyarakat dikemas dalam bentuk pelatihan kader posbindu dengan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi. Metode ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya, dapat membuat pengajaran menjadi lebih jelas dan konkret, sehingga menghindari verbalisme (pemahaman secara kata-kata atau kalimat), peserta lebih mudah memahami apa yang dipelajari, proses pengajaran lebih menarik, dan peserta dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara teori dengan kenyataan dan mencoba melaukannya sendiri. Peserta yang telibat merupakan beberapa jama’ah dan pengurus sejumlah 12 orang yang terdiri dari 6 perempuan dan 6 laki-laki. Usia peserta antara 41-60 tahun, setelah diberikan ceramah dan demonstrasi tingkat pengetahuan peserta 100% dalam kategori baik. Hasil ini didapatkan melalui evaluasi tes yang dilaksanakan setelah rangkaian kegiatan pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta sebagai kader posbindu yaitu dengan memahami pengetahuan terkait penyakit umum, persiapan sebagai calon jemaah haji dan tindakan pemeriksaan dasar dalam kegiatan posbindu.
Co-Authors Ade Nopy Ruthmitasai Adelia Handoko Adit Krisnanda Adzani, Nicky Novita Agustyaningsih, Titik Anchaleeporn Amatayakul Ayu Trisna, Indah Azlina, Qory Cahyanti, Aslamiyah Chairul Huda Al Husna Cici Indah Setyowati Cici Indah Setyowati Dzilfiyah Dzilfiyah Eriana Try Anggraeni Erma Wahyu Mashfufa Faqih Ruhyanudin Fikri, M.Kep, Zahid Fitria Kusumawati Gita Sekar Prihanti Hardianti Henik Tri Rahayu Ika Lestari Ningtias Indrasari Dwi Yulianti Indrianingsih, Nurfaida Ingga Nursanti Isna Hidayatun Ni’mah Izzul Fiqri Kartika, Rika Yuni Kholis, Moh. Agung Nur Kumboyono . Kumboyono ., Kumboyono Kusuma Wijaya Ridi Putra Kuswantoro Tri Rusca Lailatul Masruroh Larasati, Retno Yunita Latif, Rusnani AB LILIS SETYOWATI Mega Rahmawati, Mega Miskiyah, Zakiyatul Mu'jizah, Khikmatul Muhammad Ari Arfianto Muhammad Hafis Muhammad Ridwan Muhammad Rosyidul Ibad Nikmatus Sholikhah Ni’mah, Isna Hidayatun Nora Idiawati Nugroho, Muhammad Adin Nur Aini Nur Alifah Nur Lailatul Masruroh Nur Melizza Nur Melliza Nurfaida Indrianingsih Nurilla Kholidah NURUL HIKMAH Nurwijayanti Orizativa Jami Rahmad Rosadi Rahmad Rosadi, Rahmad Retno Yunita Larasati Rosalina, Casumi Saputra, Yusuf Adi Seta, Anang Bayu Sheilla Ayu Aqillah Solly Aryza Sri Hariyati Sunardi Sunardi Syamsul Arifin Thontowi Djauhari Titik Agustiyaningsih Titik Agustiyaningsih Toonsiri, Chanandchidadussadee Ubaidillah, Zaqqi Viera Wardhani Wilyani, Dwi Wismananda, Ari Viandri Wisnu Bayu Samudra Samudra Yoyok Bekti Prasetyo Yulianti, Indrasari Dwi Yulianti, Indrasari Dwi Yusrina Syirly Salsabil Azzahra Yusuf Adi Saputra Zahid Fikri