Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas Vii Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Tipe Higher Order Thinking Skills (Hots) Devi, Natalia Chyntia; Nurhidayah, Rani; Kurniasih, Nila
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/wcefnr71

Abstract

ABSTRACT: This study aims to examine the mathematical literacy skills of seventh-gradetudents in solving mathematics problems based on Higher Order Thinking Skills (HOTS). The research employed a descriptive qualitative method with data collected through tests and interviews. The subjects consisted of 20 students selected purposively from a public junior high school. The results showed that students’ mathematical literacy abilities varied across different types of HOTS-based problems. Most students experienced difficulties in reasoning, analyzing, and developing problem-solving strategies. These findings emphasize the importance of integrating literacy-oriented HOTS mathematics problems into daily learning   ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan literasi matematika siswa kelas VII dalamenyelesaikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui tes dan wawancara. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VII dari salah satu SMP Negeri yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa bervariasi pada tiap tipe soal HOTS. Kesulitan utama siswa terletak pada tahap penalaran, analisis, dan pengembangan strategi penyelesaian. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi soal HOTS berbasis literasi dalam pembelajaran matematika sehari-hari.
Analisis berpikir kritis pada siswa yang memiliki kemandirian nilai tinggi Teransa, Agrey Joda Vora; Wibowo, Teguh; Kurniasih, Nila
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v15i1.6224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal fungsi invers pada siswa yang memiliki kemandirian nilai tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi untuk mengungkap pengalaman subjektif siswa dalam mengambil keputusan, menghadapi keraguan, dan mempertahankan keyakinan selama proses pemecahan masalah matematika. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK di Purworejo tahun ajaran 2024/2025 yang memiliki kemandirian nilai tinggi. Enam siswa teridentifikasi melalui angket kemandirian nilai, kemudian dipilih dua siswa sebagai subjek utama untuk dianalisis secara mendalam. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian nilai berkontribusi pada kemampuan interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, dan regulasi diri siswa, terutama dalam menjaga konsistensi strategi dan kepercayaan terhadap hasil kerja sendiri. Namun, kemampuan eksplanasi masih lemah karena siswa cenderung menampilkan penyelesaian prosedural tanpa justifikasi matematis yang memadai. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan berpikir kritis perlu diarahkan tidak hanya pada ketepatan jawaban, tetapi juga pada kemampuan menjelaskan dan mempertanggungjawabkan keputusan matematis secara reflektif.
Ethnomathematical Exploration of Islamic Inheritance Law: A Content Analysis of the Faraidh Book by Shaykh Muhammad bin Salih Al-'Uthaymeen Kurniawan, Heru; Nurhadi, Rofiq; Budi Darmono, Prasetyo; Kurniasih, Nila
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 10, No. 1: May 2026
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/kontinu.10.1.%p

Abstract

This study aims to explore the ethnomathematical elements in Islamic inheritance law through a content analysis of the Kitab Faraidh (Book of Islamic Inheritance) by Shaykh Muhammad bin Salih Al-'Uthaymeen. This classical text presents a systematic exposition of faraidh law based on the Qur'an, Hadith, and scholarly consensus. Using qualitative content analysis, this research identifies and analyzes the mathematical concepts embedded in inheritance division systems as presented in the text. The findings reveal that faraidh constitutes a sophisticated mathematical system implementing fractions, least common multiples (LCM), ratios, and basic arithmetic operations through four main calculation patterns: fixed shares (ashabul furudh), proportional reduction ('aul), proportional addition (radd), and residual distribution ('asabah). The analysis demonstrates that the mathematical complexity in faraidh is equivalent to middle school mathematics curriculum content. This study recommends the integration of faraidh-based ethnomathematics into mathematics education to create contextual, culturally relevant learning. The results offer practical guidance for developing teaching materials and learning models that utilize Islamic intellectual heritage as a pedagogical resource. Keywords: Ethnomathematics, Islamic Inheritance, Contextual Mathematics Learning