Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KREASI MOTIF LIMPAPEH PADA OUTER WANITA ferina, nadia; Widdiyanti, Widdiyanti; yulimarni, yulimarni; Kurniawan, Ramadhani
Relief : Journal of Craft Vol 4, No 2 (2025): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v4i1.5451

Abstract

Limpapeh merupakan sejenis binatang yang selalu mendiami rumah atau bangunan yang besar. Limpapeh adalah sebutan untuk kaum perempuan atau anak gadis yang mendiami sebuah rumah gadang. Limpapeh memberi pengertian bahwa apabila dalam sebuah rumah tersebut ada seorang wanita, maka rumah tersebut terlihat semarak. Bentuk motif limpapeh menginspirasi pengkarya untuk dijadikan motif hias outer wanita dengan menggunakan komposisi pola berulang. Metode penciptaan karya seni melalui tiga tahap. Tahap eksplorasi dengan mencari referensi melalui studi pustaka. Tahapan perancangan dengan membuat gambar rancangan melalui gambar sketsa alternatif dan desain gambar kerja. Tahapan perwujudan menggunakan teknik batik tulis dan jahit. Penciptaan menggunakan teori bentuk, fungsi, kreasi, warna dan komposisi. Bentk karya yang diciptakan adalah outer wanita dengan jenis outer panjang dan vest menggunakan teknik batik tulis. Fungsi outer ini sebagai pakaian wanita remaja hingga dewasa yang bisa digunakan pada saat santai dan formal, pemakaiannya harus disesuaikan dengan kegiatan yang kita lakukan. Alasan pengkarya menciptakan karya ini yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa banyak motif-motif yang terdapat di Sumatera Barat, salah satunya motif limpapeh, sesuai dengan maknanya kita sebagai perempuan haruslah pandai menjaga diri. Jumlah karya yang dibuat sebanyak tujuh karya dengan judul yaitu : “Ketegasan”, “Sang Bijaksana”, “Kemurahan”, “Keadilan”. “Keijaksanaan”. “Kebijaksanaan 2”, “Kehormatan”. 
Edukasi dan Pelatihan Keterampilan Membatik Bagi Remaja Putri Nagari Padang Bintungan Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman Widdiyanti, Widdiyanti; Yulimarni, Yulimarni; Yuliarni, Yuliarni; Ditto, Anin; Sundari, Sri; Kurniawan, Ramadhani
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i2.1134

Abstract

Pelatihan keterampilan membatik dalam kegiatan pengabdian ini ditujukan kepada remaja putri yang ada di nagari Padang Bintungan Kecamatan Nan Sabaris. Kegiatan bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan membatik dalam rangka menggali kreativitas masyarakat khususnya remaja putri, untuk meninjau tingkat kreativitas remaja putri di bidang membatik serta sebagai salah satu bentuk usaha untuk mengembangkan dan melestarikan warisan budaya. Metode yang digunakan meliputi metode ceramah, demonstrasi dan praktek langsung. Hasil dari program ini menunjukan bahwa peserta sangat antusias mengikuti dari awal sampai akhir kegiatan, hal tersebut dibuktikan dengan hasil karya yang mereka buat berupa kain panjang dengan motif dan warna yang menarik.
Pelatihan Anyaman Bambu di Kantor Wali Nagari Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung Kurniawan, Ramadhani; Hamzah, Hamzah; Jufrinaldi, Jufrinaldi; Malik, Kendall; Fernando, Ferry; Yandri, Yandri; Murni, Novia; Fajrina, Rahma Melisha
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i2.1138

Abstract

Kegiatan pengabdian yang menarik dan menyentuh kepada masyarakat yakni kreativitas unik dan mempunyai nilai estetika dan bermanfaat yaitu pelatihan anyaman bambu, ini merupakan kegiatan Wali Nagari Sumpur Kudus dengan memanfaatkan sumber daya alam seperti bambu menjadi ranah kerajinan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat pariwisata daerah. Pengabdian ini dalam rangka memberikan motivasi dan spirit lokalitas daerah Sumpur Kudus dalam menciptakan produk anyaman bambu yang bernilai ekonomi dan memberikan edukasi baik perangkat daerah maupun Nagari. Dimulai dari menyediakan bahan utama bambu serta alat seperti parang, gergaji, pisau, lem korea dan benang jagung, kemudian secara metode kerja yakni memotong bambu, membuat iratan dan menganyam sesuai pola anyam yang sudah dibuat dengan sederhana. Menggunakan metode diskusi, ceramah dan eksperimen praktik, dengan tim pengabdian adalah Dosen/Pengajar di Jurusan Seni Murni dan Kriya Seni FSRD ISI Padangpanjang, mempunyai tanggung jawab mengisi ruang ilmu seni rupa dan kerajinan sekaligus beban akademis dalam mengemban Tridarma Perguruan Tinggi
Penguatan Karakter Siswa MAN 1 Kota Padangpanjang Melalui Pelatihan Membatik Berbasis Kearifan Lokal Kurniawan, Ramadhani; Hanafi, Hanafi; Ningrum, Heru; Malik, Kendall; Fajri, Emzia
Batoboh Vol 10, No 2 (2025): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v10i2.6082

Abstract

MAN 1 Kota Padangpanjang merupakan lembaga pendidikan menengah yang tidak hanya menekankan pembelajaran akademik dan keagamaan, tetapi juga penguatan karakter peserta didik. Namun, keterbatasan sumber daya guru di bidang seni rupa menyebabkan kegiatan ekstrakurikuler seni, khususnya membatik, jarang dilaksanakan, meskipun sebagian siswa memiliki minat dan bakat di bidang tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa melalui pelatihan membatik berbasis kearifan lokal Minangkabau. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan demonstrasi dan praktik langsung yang melibatkan siswa secara aktif pada setiap tahapan proses membatik, mulai dari perancangan motif, pencantingan, pewarnaan, hingga penyelesaian produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan membatik mampu meningkatkan sikap ketekunan, kedisiplinan, kesabaran, serta kreativitas siswa dalam berkarya. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan apresiasi terhadap budaya lokal serta pemahaman terhadap nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam motif batik. Pelatihan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan keterampilan seni rupa, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter dan pelestarian budaya yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah