Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Ornamen Mandailing Sebagai Sumber Ide Penciptaan Karya Kolase Bahan Pasir Hapifah Hanum; Nelson Tarigan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni ornamen Mandailing merupakan warisan budaya visual yang sarat akan nilai estetika, filosofi, dan makna simbolis yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan kepercayaan spiritual. Namun, seiring pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi, eksistensi seni tradisional ini mulai tergeser oleh budaya populer, serta diperparah oleh kurangnya regenerasi pengrajin dan dokumentasi yang memadai. Penelitian penciptaan ini bertujuan untuk mengangkat kembali nilai estetik ornamen Mandailing melalui inovasi media dan teknik, yakni menggunakan kolase berbahan dasar pasir. Metode penciptaan karya melibatkan proses kontemplasi, distorsi, stilasi, dan repetisi bentuk-bentuk alami menjadi motif ornamen yang diterapkan dengan teknik kolase. Penggunaan pasir sebagai media utama dipilih karena keunikannya dalam menghasilkan tekstur kasar dan efek visual timbul yang memperkuat kesan artistik serta dimensi karya. Pendekatan ini mentransformasi ornamen tradisional menjadi karya seni yang lebih kontemporer tanpa menghilangkan esensi budaya aslinya. Hasil dari penciptaan ini menunjukkan bahwa kolase pasir mampu menjadi media alternatif yang adaptif dan menarik bagi generasi muda. Selain berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya dan edukasi, karya ini memiliki potensi ekonomi tinggi dalam sektor industri kreatif dan pariwisata, baik sebagai elemen dekorasi interior maupun cenderamata khas daerah. Melalui inovasi ini, diharapkan identitas budaya Mandailing dapat terus lestari, relevan dengan perkembangan zaman, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.
Semut sebagai Ide Dasar Penciptaan Drawing dengan Teknik Cross Contour dan Pointilis Joseph Saleh Hidayat Gulo; Nelson Tarigan
Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain Vol. 3 No. 2 (2026): April: Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/realisasi.v2i3.782

Abstract

This work was created based on the author's interest in ants, starting from their lifestyle, how they find food, size, and most importantly their shape. The author likes the shape of an ant's body which, when observed closely, turns out to have its own uniqueness in each type that is often forgotten due to its small size. The author is interested in raising the object of ants as a work of creation because the author wants to reveal the shape of ants that other people rarely realize. The work that the author created was made using the cross contour and pointillist techniques. The author uses a combination of these two techniques because these two techniques are very flexible for the author to use in drawing the shape of an ant's body, without the effects of color, only pure black and white shapes. The author created 15 works of art that display realistic shapes of 15 types of exotic ants in the world.