Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

HUBUNGAN MOBILISASI DINI DAN KADAR HEMOGLOBIN TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA OPERASI SECTIO CAESAREA DI SEMARANG Sumartinah -; Eni Kusyati; Dwi Kustriyanti; Hermeksi Rahayu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.541 KB)

Abstract

Latar belakang: Sectio caesaria adalah suatu tindakan mengeluarkan bayi dengan melakukan insisi atau pemotongan pada kulit, otot perut, serta rahim ibu dan memerlukan pengawasan intensif untuk mengurangi komplikasi akibat pembedahan. Mobilisasi dini bertujuan untuk mempercepat  proses penyembuhan luka, dan mempercepat involusi alatkandungan. Luka post sectio caesarea merupakan hilangnya kontinuitas jaringan dimana kesembuhan luka sectio caesarea sangat dipengaruhi oleh suplai oksigen dan nutrisi kedalam jaringan yang dapat dilihat melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mobilisasi dini dan kadar hemoglobin terhadap penyembuhan luka sectio caesarea di RS.Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang. Metodologi Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan tindakan sectio cesare yang memenuhi kriteria inklusi, besar sampel dengan rumus Solvin 36 responden tempat penelitian di Ruang Helsa RS. Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang. Hasil Penelitian menunjukkan ibu post SC di RS Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang sebagian besar melaksanakan mobilisasi dini post SC  sebanyak 17 responden (77,3 %),  mempunyai kadar Hb normal sebanyak 21 responden (95,5 %), dan  sebagian besar mengalami penyembuhan luka post SC dengan cepat sebanyak 21 responden (58,3%). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara hubungan mobilisasi dini dan kadar Hb ibu post SC terhadap penyembuhan luka post sectio caesarea di RS.Panti Wilasa “Dr. Cipto” Semarang Tahun 2013 dengan p value 0,004.
PENGETAHUAN DAN UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA WANITA PEKERJA SEKSUAL (WPS) DI LOKALISASI SUNAN KUNING SEMARANG I Gusti Ngurah Bagus Suadnyana Dwi Putra; Witri Hastuti; Dwi Kustriyanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.39 KB)

Abstract

Pekerja seks komersial menjadi kelompok yang paling beresiko terhadap tertularnya penyakit HIV/AIDS. Provinsi Jawa Tengah menempati peringkat ke tujuh di Indonesia dan di Semarang ditemukan 267 kasus AIDS tahun 2012.Pekerja seks komersial yang bekerja di lokalisasi sangat membutuhkan dukungan dari pihak manajemen untuk dapat terhindar dari penularan HIV/AIDS.Tujuan penelitian ini adalah mengekplorasi pengetahuan dan upaya pencegahan HIV/AIDS pada Wanita Pekerja Seksual di Sunan Kuning Kota Semarang. Rancangan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Partisipan dalam penelitianini adalah wanita pekerja seksual di lokalisasi Sunan Kuning Kota Semarang yang berjumlah 3 orang. Hasil: Semua partisipan telah memahami tentang penyakit HIV/AIDS dan bahayanya. Partisipan berupaya untuk mencegah tertular penyakit HIV/AIDS dengan cara pemakaian kondom 100%. Proses negosiasai terus dilakukan dengan merayu pelanggan agar menggunakan kondom. Diskusi:Petugas kesehatan memberikan dukungan kepada partisipan dalam upaya pencegahan penularan HIV/AIDS dengan cara memberikan penyuluhan secara berkala dan melakukan pemeriksaan rutin. Pengelola memberikan dukungan dengan cara menyediakan kondom bagi tamu selama berhubungan seksual.Dinas Kesehatan atau pihak terkait perlu melakukan pemberdayaan kepada PSK agar mereka memiliki pengetahuan dan sikap yang positif sehingga mempunyai kemampuan tawar dalam penggunaan kondom kepada pelanggannya untuk mengantisipasi penularan HIV/AIDS.Kata Kunci : Pengetahuan, Upaya Pencegahan, HIV/AIDS.