Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search
Journal : KREASI

PERANCANGAN PLAYGROUP DAN TAMAN KANAK-KANAK KRISTEN ALETHEIA DI SURABAYA Rachel Vania Hadi; Astrid Kusumowidagdo; Dyah Kusuma Wardhani
KREASI Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v4i2.1068

Abstract

Anak-anak pada usia 3 hingga 5 tahun merupakan anak-anak yang mengalami pertumbuhan dan perkembangan dalam banyak aspek baik secara fisik, intelektual, sosial dan emosional. Namun, seiring berjalannya waktu pertumbuhan anak tidak lagi berkembang seharusnya dikarenakan orang tua tidak dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan anak karena tuntutan pekerjaan. Oleh karena kurangnya waktu orang tua untuk mendidik dan memperhatikan anaknya tak sedikit orang tua yang memberikan anak gadget sebagai pengganti kehadiran orang tua. Untuk itu Playgroup dan Taman Kanak-Kanak sebagai pendidikan formal dini berperan merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dengan membiarkan mereka belajar dan bermain. Proses pembelajaran dapat menghasilkan anak-anak berkarakter baik jika sekolah memiliki guru yang berkualitas, program yang baik, dan lingkungan fisik yang baik. Anak-anak dalam usia ‘golden age’ ini memiliki banyak sekali karakter yang sedang berkembang. Oleh karena itu, ruang kelas dan ruang fasilitas lainnya perlu dirancang senyaman mungkin untuk mendukung kebutuhan dan pertumbuhan anak dalam proses pembelajaran. Pemilihan warna, bentuk, furnitur dan tata ruang harus dilakukan dengan benar sesuai dengan ergonomi anak-anak, dan harus memperhatikan keselamatan bagi penggunanya. Desain interior Playgroup dan Taman Kanak-Kanak Kristen Aletheia dengan Bible Story Stream sebagai konsep desain yang membangun karakter Kristiani, melatih kemandirian anak, aman, mudah dalam pengawasan serta membuat anak bebas bereksplorasi sehingga memaksimalkan proses belajar melalui visual, audio dan kinestetik. Konsep berlaku dalam pemilihan warna untuk meningkatkan semangat kegiatan anak-anak, karakter dalam cerita alkitab sebagai focal point untuk pembelajaran dan aktivitas yang sesuai dengan tingkat kemampuan belajar anak-anak dan desain yang menyenangkan sebagai media pembelajaran anak-anak.
PERANCANGAN PROYEK ARSITEKTUR INTERIOR KANTOR PT. PUTRA TUNGGAL REJEKI OLEH CM INTERIOR ARCHITECTURE CONSULTANT Christian Werner Mailoa; Stephanus Evert Indrawan; Astrid Kusumowidagdo
KREASI Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v5i1.1223

Abstract

Perkembangan industri yang sedemikian pesatnya mempengaruhi dunia arsitektur interior untuk dapat bekerja dengan lebih maksimal dan efisien. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah pendekatan baru dalam dunia arsitektur untuk menjawab kondisi tersebut, terutama yang berhubungan dengan area arsitektur komersil, hospitality, residensial. Salah satu usaha dalam menjawab hal tersebut adalah dengan mendekatkan proses desain ke proses fabrikasi. Proses yang diusulkan adalah digital fabrikasi melalui pendekatan parametrik desain. Proses parametrik desain dapat memperpendek proses perancangan dan proses pembuatan prototipe. Oleh sebab itu proses ini dapat mengurangi penggunaan material. CM Interior Architecture merupakan konsultan yang bergerak di bidang arsitektur komersil. Metode parametrik yang digunakan diawali dengan proses pencarian atau pengolahan bentuk, yang disebut sebagai proses form finding dilanjutkan dengan proses mengurai bentukan menjadi potongan yang siap dirakit, proses ini sebagai proses fabrikasi digital. Penggunaan prinsip rumah panggung juga menjadi bagian dari konsep perancangan yang berfungsi menerapkan lahan yang lebih luas tanpa mengurangi luasan area hijau. Bukaan pada bangunan dapat memaksimalkan sirkulasi udara, memberikan area parkir tambahan dengan pelingkup yang cukup untuk karyawan beserta klien.Kata Kunci: Fabrikasi Digital, Komersil, Parametrik, Pencarian Bentuk
PERANCANGAN PROYEK PABRIK PT. SAKTI INTI PERKASA (ZENLATTE) OLEH INTERGAZE El Dora Widjaja; Astrid Kusumowidagdo; Stephanus Evert Indrawan
KREASI Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v5i1.1224

Abstract

Manusia ialah makhluk intelijen yang tidak berhenti berevolusi. Populasi manusia yang semakin banyak di muka bumi ini menjadikan daya saing antar manusia semakin ketat. Manusia sebagai makhluk yang berkembang telah menjadikan uang sebagai tolak ukur dalam kehidupan. Bisnis merupakan faktor penunjang utama dalam kehidupan dan dinilai sebagai cara yang efektif untuk membuat perkembangan, baik itu untuk personel maupun sebuah negara. Selain sebagai sumber pendapatan bisnis juga dapat menjadi lapangan kerja bagi masyarakat. Di tengah keuntungan bisnis yang ada, persaingan antar bisnis sangat terpengaruhi oleh sisi visual dari bisnis tersebut. Visual merupakan poin awal yang menjadi penunjang konsumen untuk membeli suatu produk. Visual meliputi seni grafis, interior, maupun arsitektur usaha. Pengolahan sebuah usaha dengan pendekatan desain grafis, interior dan arsitektur akan memaksimalkan pendapatan dan meminimalkan resiko usaha. Penerapan ketiga elemen desain yang meliputi branding dari grafis, interior dan arsitektur akan diterapkan pada PT. Sakti Inti Perkasa yang pada bangunannya meliputi gudang, kafe, dan kantor. Ketiga pemetaan tersebut mewakili baik segmentasi komersil dan perusahaan yang menjadi segmentasi utama oleh perusahaan Intergaze. Penelitian ini bertujuan untuk membantu dan memberikan solusi pada pelaku bisnis baik dari segi pengelolaan identitas bisnis, pembangunan karakter (image) melalui penerapan pada bangunan, hingga strategi pemasaran dan periklanan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif yang meliputi wawancara, studi kasus, serta observasi.Kata Kunci: Kunci Sukses Bisnis, Identitas Bisnis, Penerapan Branding Interior, Proyek Komersil, Desain
PERANCANGAN PROYEK ARSITEKTUR INTERIOR KANTOR UD.INDAH WATCH OLEH PRECIA STUDIO INTERIOR CONSULTANT Pauline Agatha Jessica Tirtowahjono; Stephanus Evert Indrawan; Astrid Kusumowidagdo
KREASI Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v5i1.1229

Abstract

Peningkatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dari tahun ke tahun dimotivasi oleh meningkatnya jumlah orang yang menjadi wirausaha di berbagai bidang. Oleh karena itu, peran desainer interior arsitektur sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk membangun ruang menjadi lebih efektif dan efisien tetapi juga menata ruang terlihat lebih menarik dan unik secara estetika. Tujuan ini adalah untuk membantu pemilik bisnis menarik perhatian publik. Precia Studio Interior Consultant adalah konsultan desain arsitektur interior terutama di bidang desain ritel showroom dan kustomisasi karya seni. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan Tugas Akhir yang terkait dengan unit bisnis konsultan interior, maka kantor UD. Indah Watch di Surabaya ini menjadi studi kasus dalam kajian ini. Dimana tujuan perancangan utama adalah mewadahi kegiatan administrasi dan produksi dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan dan kinerja karyawan serta mendukung identitas perusahaan. Adapun lingkup kerja perancangan ini adalah olah ruang dalam dan fasad bangunan. Desain ini memiliki konsep “Modern Minimalist Workshop Office” yang merupakan perancangan kantor UD. Indah Watch yang menonjolkan nuansa minimalis pada bagian eksterior bangunan dengan menggunakan elemen geometri sebagai penunjang citra perusahaan, yang akan dimanfaatkan sebagai partisi untuk shading dan display sedangkan pada bagian interiornya menggunakan konsep modern untuk memberikan kesan luas dan bersih dalam ruangan. Sedangkan untuk mendukung kesan minimalis banyak digunakan warna monokrom (putih, abu-abu, dan hitam) agar produk jam terlihat menonjol.Kata Kunci: Perancangan, Kantor, Modern, Minimalist
PERANCANGAN INTERIOR PUSAT OLEH-OLEH DENGAN MENGADOPSI BUDAYA PAPUA OLEH CELINE INTERIOR DESIGN Celine Anastasia; Astrid Kusumowidagdo
KREASI Vol. 8 No. 1 (2022): KREASI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v8i1.4278

Abstract

Laporan Tugas Akhir yang berjudul “Perancangan Proyek Interior Pusat Oleh-oleh Khas Papua dengan Mengadopsi Budaya Papua oleh Celine Interior Design” berisi tentang rancangan desain arsitektur dan interior sebuah toko oleh-oleh khas Papua dengan pendalaman sense of place yang berlokasi di Manokwari Barat tepatnya di Jl.Jendral Sudirman no.100, Padarni, Manokwari Barat, Kota Manokwari, Papua Barat. Perancangan interior pusat oleh-oleh Papua dengan pendekatan sense of place ini bertujuan untuk menghadirkan interior yang memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung dengan keunikan, nilai-nilai, dan karakteristik khas Papua serta menciptakan lingkungan yang dapat memberikan ikatan emosional terhadap pengunjung atau rasa keterhubungan dengan tempat tersebut. Ruang interior ini akan menjadi sebuah perwujudan dari budaya Papua dengan penerapan elemen-elemen desain termasuk penggunaan motif tradisional, serta penggunaan material alami seperti kayu dan jerami. Pusat oleh-oleh khas Papua ini sebelumnya merupakan toko roti abon gulung yang kemudian ingin melebarkan bisnisnya menjadi pusat oleh-oleh khas Papua pertama di Manokwari. Metode perancangan menggunakan pendekatan desain sense of place yang akan berdampak pada desain secara umum. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan pengamatan terhadap elemen fisik pada potensi site. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat mendeskripsikan sense of place Papua melalui penjabaran dalam unsur fisik dan sosial pada rancangan interior pusat oleh-oleh Papua, sehingga akan menciptakan harmoni antara budaya dan alamnya.
PERANCANGAN PROYEK PALEM CINDE BAKERY DENGAN PENDEKATAN SENSE OF PLACE Dela Alinda; Astrid Kusumowidagdo
KREASI Vol. 8 No. 1 (2022): KREASI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v8i1.4280

Abstract

Palem Cinde Bakery merupakan industri yang bergerak di bidang makanan dan minuman yang berada di Surabaya Timur. Agar bisa berkembang mengikuti jaman dan dapat bersaing dengan usaha yang lain, maka Palem Cinde Bakery harus selalu berinovasi dan melakukan strategi pengembangan. Sense of place diartikan sebagai ikatan antara tempat dengan manusia. Dimana sebuah tempat dapat memberikan kesan tersendiri seperti rasa nyaman, aman, dan lain-lain. Konsep perancangan Palem Cinde Bakery dengan pendekatan sense of place menjadi jawaban dari permasalahan dan peluang yang sudah ada. Dengan konsep sense of place juga diharapkan dapat menciptakan toko roti yang memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan dengan toko roti yang lain. Selain itu toko ini juga menerapkan konsep open kitchen sehingga dapat memberikan experience tersendiri kepada konsumen yang berkunjung karena dapat melihat langsung proses pembuatan roti dari awal hingga akhir. Palem Cinde Bakery memiliki dua aktivitas yang berbeda yaitu aktivitas produksi dan aktivitas penjualan. Dimana letak aktivitas produksi harus berdekatan dengan aktivitas penjualan. Kedua aktivitas tersebut tidak boleh saling terganggu dan bisa berjalan sesuai alurnya masing-masing. Konsep solusi yang digunakan yaitu menghadirkan sebuah bakery yang memiliki karakter tersendiri dengan memberikan experience dan place attachment kepada konsumen, serta menampilkan kesan natural modern karena produk yang dijual oleh Palem Cinde Bakery memiliki karakter yang sederhana dan colourful.
PERANCANGAN PROYEK INTERIOR SMART SCHOOL DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI BANGUNAN OLEH MOKTIKANANA INTERIOR ARCHITECTURE Nindita, Moktikanana Widya; Kusumowidagdo, Astrid
KREASI Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v8i2.4497

Abstract

Fokus pada penilitian ini adalah perancangan interior sekolah menggunakan pendekatan psikologi bangunan, dimana tujuannya selain mendesain ruangan yang memiliki nilai estetika dan kenyamanan juga dapat memberikan efek stimulus yang positif bagi pengguna dan objek penelitan ini. Perancangan interior smart school dengan pendekatan psikologi bangunan merupakan inovasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mengutamakan kesejahteraan psikologis dan perkembangan optimal bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan analisis, pengumpulan data dan studi literatur. Hasil yang didapatkan adalah sebuah konsep ruang dengan menggunakan tren masa kini yaitu 21st Century Learning Experience dimana tidak lagi terpaku pada sistem belajar mengajar “teacher-centered” karena perkembangan edukasi yang kompleks zaman sekarang. 21st Century Learning Experience merupakan tren sistem belajar mengajar yang menggunakan pembelajaran berbasis inkuiri, pengajaran dan pembelajaran kolaboratif, media sosial dan permainan untuk pembelajaran. 21st Century Learning Experience juga mencakup seputar sistem mengajar, sistem belajar dan ruang kelas yang terbagi menjadi enam poin utama yang dapat diaplikasikan ke ruang sekolah, yaitu diantaranya (1) collaborative spaces, (2) flexible furnishings, (3) natural lighting, (4) bright colors, (5) tech integration dan (6) hands-on learning. Keenam poin ini dapat menstimulus perilaku belajar yang aktif, kolaboratif dan perilaku positif lainnya seperti meminimalisir curang, stres bahkan kegiatan belajar mengajar yang lebih komunikatif. Selain itu diharapkan juga dapat membentuk rasa keterikatan penggunanya terhadap bangunan.
PERANCANGAN PROYEK BOUTIQUE HOTEL DENGAN PENDALAMAN SENSE OF PLACE OLEH KONSULTAN ARSITEKTUR INTERIOR JENEE STUDIO Jennifer Natalie; Astrid Kusumowidagdo
KREASI Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v9i1.4785

Abstract

The design process of interior architecture consultant Jenee Studio, which focuses on the approach to a sense of place as well as architectural and interior design plans for a boutique hotel on Gili Trawangan Island, Lombok, is contained in the final assignment report, “Project Design Boutique Hotel With Insight Sense of Place By Interior Architecture ConsultantJenee Studio.” Approach a sense of place is made to lift problems from socio-cultural trends related to demographics and tourism development in Indonesia. It’s intended that by employing the sense of place method, it will be possible to create pieces that stand out and offer users a fresh experience in addition to highlighting the conventional component of interior architecture. This project design was created to fulfill the final assignment for the Ciputra University Department of Interior Architecture and to be the first portfolio for Jenee Studio to handle real projects. This site was formerly an undeveloped property that was to be the site of a boutique hotel with effective circulation and traditional Lombok features in its interior design and ambiance. The design method uses an approaching sense of place which will impact the design in general. The research method used is qualitative by observing the physical elements of the potential site. It is hoped that the results of this research will be a descriptive sense of place through the elaboration of physical and social elements in the interior design of boutique hotels.
PERANCANGAN PROYEK PUSAT KULINER KOTA SOLO DENGAN PENDEKATAN SENSE OF PLACE OLEH KONSULTAN ARSITEKTUR INTERIOR NEO ATELIER Veronica Nathania Suseno; Astrid Kusumowidagdo
KREASI Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v9i1.4788

Abstract

The final Project Report titled “Solo City Culinary Center Project Design with Approach Sense of Place by Interior Architecture Consultant NEO Atelier” contains the design of the interior architecture project of a restaurant by Interior Architecture Consultant NEO Atelier located at Jl. Yosodipuro no.72, Punggawan, Banjarsari, Surakarta. In this design project, the strategy is used in the sense of place, which will turn into a unique quality and draw for tourists. Sense of place What is presented here is the architectural and cultural aspects of the city of Solo which will provide distinctive characteristics and become a special attraction for visitors. The design’s concept was chosen in response to the client’s requirements. The application of the “Hometown” concept with Kampung Kauman Solo as a reference can be seen in the implementation of shapes, materials, and ornaments applied to the exterior of the building and also the interior of the building. Natural-textured materials are the most commonly used materials in design. To enhance the approach sense of place and create a cozy ambiance reminiscent of my birthplace, A modern design concept served as the basis for choosing colors and materials. The research method used is a qualitative research method by observing the potential that exists around the location. It is so intended that this Final Project Report would aid in describing how a feeling of place is implemented in design projects.
PERANCANGAN PROYEK BEAUTY CENTRE DENGAN PENDEKATAN SENSE OF PLACE OLEH KONSULTAN DECO109 INTERIOR DESIGN Santoso, Julisiana; Kusumowidagdo, Astrid
KREASI Vol. 10 No. 1 (2024): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v10i1.5324

Abstract

Deco109 merupakan sebuah biro konsultan interior yang fokus pada bangunan komersial dengan menerapkan sense of place pada setiap bangunan yang akan di rancang. Pendekatan ini mengedepankan pemahaman terhadap identitas tempat yang dihasilkan dari interaksi antara ruang, pengguna, dan konteks lingkungan sekitar. Pendekatan sense of place untuk menciptakan ruang yang tidak hanya estetis, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi penggunanya. Penerapan sense of place bertujuan untuk memberikan suasana baru bagi setiap orang yang berada didalam sebuah ruang komersial. Sense of Place merupakan salah satu aspek yang penting pada suatu ruang karena dapat mempererat hubungan antara tempat dan manusia yang dapat menimbulkan perasaan aman dan nyaman. Metode penelitian yang digunakan pada proyek perancangan interior beauty center pada Shinjuku Hair Make Salon ini adalah metode kualitatif. Pada proyek perancangan beauty center salon yang berada di Surabaya bagian timur ini menerapkan sense of place Jepang yaitu Shinjuku Hair Make Salon Graha Klampis. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan suasana baru bagi pemilik, karyawan, maupun pengunjung Shinjuku Hair Make Salon Graha Klampis, sehingga dapat meningkatkan mood seseorang yang berada di dalamnya. Penerapan sense of place Jepang ini juga dioptimalkan melalui pemilihan material-material yang telah disesuaikan dengan konsep bangunan yang berada di Jepang. Selain itu diperkuat dengan menggunakan menggunakan ornamen-ornamen dan aksesoris yang dapat memberikan sense Jepang pada ruang salon Shinjuku.
Co-Authors Acep Iwan Saidi Agus Sachari Agus Sachari Alvina Leonardo Amanda Christabel Andarina, Deansha Ghaisani Andi, Pricilia Yunita Ariani Wijaya Aubrey Michelle Caroline, Senny Celine Anastasia Christian Werner Mailoa Cicilia Larasati Rembulan Cindy Oktavia Cynthia Valencia Dela Alinda Dewi Lanny Manua Dewi Puspitasari Djajadi, Nadine Dyah Kusuma Wardhani Dyah Kusuma Wardhani Dyah Kusumawardhani, Dyah El Dora Widjaja Ervina Hodinata Fayola, Karen Febriani, Ayu Valentina Felicia Yuanita Santoso Gabriella Yoan Sucipto Harsono, Yovita Aryani Hendryan Saputro Sie Indrawan, Stephanus Evert Irwanto, Billy Jovian Janet Rine Teowarang Jennifer Natalie Jessica Lorenzo Sebastian Jessica Yuwana Jessica, Bella Eunike Jesslyn Jane Junaidi Wirawan Lauren, Stefani Laurensia Kartika Liem, Claudia Melani Limantara, Alfin Wibowo Lusi Zafriana Mahendra, Rico Maya Sylvia Rajasa Melania Rahadiyanti Memed Sena Setiawan Michelle, Aubrey Minerva, Isaura Mohammad Ivansyah Ismail Kelvin Dumais Morina Morina Ni Putu Aryani Nindita, Moktikanana Widya Pauline Agatha Jessica Tirtowahjono Pribadi Widodo Pribadi Widodo Putri Refinda Yuan Ochtisha Rachel Vania Hadi Rahaju Saraswati Rani Prihatmanti Salim, Victor Christian Sanjaya, Sharen Santoso, Julisiana Sebastian, Immanuel Septian Wijaya Soeharso, Denny Soewitno, Vanessa Eileen Stevanus Christian Anggrianto Susan Sutikno, Keisha Amabel Saputra Swari, Ida Ayu Indira Tan Aprillia Susanti Thomas Stefanus Kaihatu Tri Noviyanto Puji Utomo Trianggoro Wiradinata Valentina, Ivana Veronica Nathania Suseno Wahyuadi, Hendra Widodo, Stephanie Kaori Yauwerissa, Elizabeth Christy