Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Widyaparwa

MELAYU JAWA DAN JAWA MELAYU: SEBUAH DINAMIKA SASTRA TANPA HENTI Sri Widati
Widyaparwa Vol 38, No 2 (2010)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1883.312 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v38i2.15

Abstract

Sastra dari luar, misalnya dari India, Persia, dan Cina telah lama masuk ke ranah sastra Indonesia, bahkan juga menjadi bagian dari sastra Jawa, misalnya Mahabarata, Ramayana, dan Baratayudha (dari India), Menak, Ambiya, Yusup dari Persia, serta Sam Pek Eng Tai dan Sin Jin Kui dari Cina. Kehadiran (naskah-naskah) sastra tersebut dilakukan melalui perpindahan penduduk ke luar daerah asalnya (migrasi) sambil membawa serpihan kekayaan budaya mereka. Di negeri singgahnya, biasanya, mereka beradaptasi dengan saling menunjukkan kebudayaan masing-masing, yang selanjutnya teradaptasi di negeri baru itu. Perjalanan budaya semacam itu dapat terjadi juga pada abad modern ini, misalnya kehadiran guritan karya Noriah Muhammed dan puisi karya Si Zainon Ismail (keduanya dari Malaysia). Perpindahan sastra Jawa (dan Indonesia) keluar negerinya juga melalui perpindahan penduduk atau migrasi, tetapi ada perbedaan pada latar belakang yang mendasarinya karena kondisi dan konsep bernegara masa kini lebih bersistem, yang tidak memungkinkan migrasi secara mudah, dan atau mengajarkan kebudayaan negeri asal secara bebas pula.Literature, such as fronr India, Persia nnd China hed entered to Indonesian literature for long time, even, had become parts of Javannese literature like in Mahabarata, Ramayana, and Baratayudha (from lndia), Menak, Ambiya, Yusuf from Persia and Sam Pek Eng Tai and Sin Jin Kui from Cina. The existence of literature (texts) occurred by the move of inhabitants out from their origins by bringing parts of their culture. In their movement, the inhabitants usually stopped over in countries and had adaptation to local culture. Theiir culture, then, were adapted in the countries they visited. Those cultural phenomena also occurred in literary works in this modern era, like guritan by Noriah Muhammed and poems by Si Zainon lsmail (from Malaysia). Migration of Javanese (and Indonesian) literature out of country occurred through people migration, but there was diffirence on its fundamental background for contemporary condition and governnnce concept that is more systematic. lt does not allow easy migration or not allow teaching tlrc origin culture freely.
Co-Authors Abdul Hamid Adinda Rahma Triyaniarta Ah. Yusuf Aldiella Ayu Prasetya Astuti Alfi Makrifatul Azizah Alma Feriyanti Amer Siddiq Amer Nordin Aprillia Nurhayati Artanti, Kurnia D Atik Choirul Hidajah Atik Qurrota A’Yunin Al-Isyrofi Azizah Zahrotul Adha Berliana Farah Yanisah Chatarina Umbul Wahyuni Cici Violita Dewi Cintya Dayu Marista Dessy Arumsari Diah Indriani Dominikus Raditya Atmaka Eka Yeyen Pertiwi Ella Novita Sari Eni Purwaningsih Erren Silvia Herdiyani Fanny Tri Cahyani FILDZA FADHILA Firdausi Ramadhani Fitria Giovanny Yan Mario Paridy Man Hario Megatsari Hendra Eka Alifiyanto Iidrie Iidrie Ilyu Ainun Najie Ira Nurmala Isha Sandya Isma Faridatus Sholihah Joko Prayitno Kiki Mellisa Andria Kurnia D Artanti Kurnia Dwi Artanti Kurnia Dwi Artanti Kusuma S Lestari Lestari, Kusuma S Luluk Lady Laily M. Bagus Qomaruddin M. Zainal Fattah Maharani Dyah Pertiwi Mayla Renata Sandi Mezaluna Prabasanti Misnawati Mochammad Bagus Qomaruddin Mohammad Fatah Muhammad Azis Rahman Muji sulistyowati Musadah Musadah Mutmainatul Ghofar Nafiatus Sintya Deviatin Neil Harris Nendy Putra Salsabila Nicola Wiseman Oedojo Soedirham Oedojo Sudirham Priyono Adi Nugroho Putri Intianti Utami Rachmat Hargono Rery Afianto Ria Nila Bawati Rima Mita Gutari Ririh Yudhastuti Riska Oktaviana Rizma Dwi Nastiti Santi Martini Shrimarti Rukmini Devy Sigit Ari Saputro Sindi Eka Putri Sri Hardianti Stefanus Supriyanto Suherdin Suherdin Tausyiah Rohmah Noviyanti Tesalonika Pambudi Tino Oktario Yosendha Tri Anjaswarni Welldellin Yufuria Windy Tri Yuana Yohana Nensy Lasamahu Yunila Yustinus Denny Ardyanto Zikri Fathur Rahman