Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Kolaborasi Membangun Karakter Anak Berkebutuhan Khusus Sekolah dan Orang Tua di SLBN Sambirejo Suharni Suharni; Asroful Kadafi; Beny Dwi Pratama
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v2i1.1740

Abstract

Character is the result of good habituation that must be instilled in every child, this is no exception for every child. Every parent will not want their child to have limitations or special needs. The treatment of all children should certainly not be discriminated against, and it is strongly recommended not to discriminate. However, the real conditions in the field are still problematic. The development of students' potential is certainly not only based on academic ability. One of the no less important is to build the character of the child. The purpose of this community service activity is to provide understanding to people in their role to improve the character of discipline and responsibility, the role of teachers in educational units in building discipline and responsibility and how parental collaboration will be used as an idea to improve the characteristics of character potential that wants to be developed in each child or student through parental empowerment activities as a form of implementation  independent curriculum. Furthermore, this service activity hopes to have a significant impact on developing children's character through collaborative activities with parents and schools with various more creative and innovative activities in giving independence to children.
UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN EDUKASI PENTINGNYA ASI, MPASI DAN MAKANAN BERGIZI Asroful Kadafi; Beny Dwi Pratama; Ratih Christiana; Silvia Yula Wardani; Ardin Nurfaizin; Okta Setiawan; Ivan Afria Listiana Putra; Taupik Hidayat
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v4i1.315

Abstract

Stunting is one of the problems currently being the focus of the Indonesian government. The problem of failure to thrive in children caused by chronic malnutrition must receive special attention and intervention so that the number does not increase. Stunting prevention efforts can be started from the surrounding environment through education from related parties. This encourages the service team to help problems that exist in the community. The method of implementing community service begins with obtaining permits and initial identification of stunting problems in Bener Village, Saradan District, Madiun Regency, the second stage together with the village determines the parties involved in the activity, the third stage determines activity targets, the fourth stage conducts outreach about MPASI and nutritious food, and the fifth stage is evaluating activities. The results of the evaluation showed that after being given education, the target community gained knowledge about solids and nutritious food. It is hoped that this new knowledge will be able to be applied by the target community to provide the needs of solids and nutritious food for the baby
Career readiness and career adaptability as a moderator between implementation of merdeka belajar-kampus merdeka program and career engagement Tyas Martika Anggriana; Silvia Yula Wardani; Beny Dwi Pratama
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 10, No 4 (2022): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/172900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak implementasi MBKM terhadap career engagement dimoderasi oleh career readiness, career adaptability dan career survival skill di Universitas PGRI Madiun. Penelitian ini menggunakan desain explanatory method dengan total sampling di Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Madiun. Subjek penelitian adalah 49 mahasiswa, 12 dosen pembimbing dan 10 tenaga kependidikan. Pengambilan data menggunakan skala psikologis yang diadopsi dari Implementasi Proses Assessment Tool (IPAT), The Career Engagement Scale, The Work Readiness Scale (WRS), Career Adapt-Abilities Scale, dan skala survival skill dan disebar melalui google form.  Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil uji hipotesis diperoleh pengaruh implementasi MBKM terhadap career engagement diperoleh nilai sig 0,000 < 0,05, menunjukkan implementasi MBKM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap career engagement. Career readiness, career adaptability dan career survival skill memoderasi hubungan antara implementasi MBKM terhadap work engagement. Merujuk hasil penelitian diatas maka direkomendasikan kepada perguruan tinggi untuk melanjutkan implementasi program MBKM.
GERAKAN MASYARAKAT SADAR STUNTING Beny Dwi Pratama; Happy Cahyo Prakoso; Emilia Sintya Nurhaida; Duvadilan Pasadhan; Siti Fatimatul Zharoh; Wahyu Fitrotunnis; Bintang Astririana Anista Putri; Dhela Dwi Damayanti; Novita Resti Wulandari
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.3050

Abstract

Stunting adalah kondisi kronis akibat kurang gizi pada anak yang dapat berdampak buruk pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas di masa dewasa. Gerakan masyarakat sadar stunting merupakan sebuah inisiatif yang muncul dari kesadaran masyarakat terhadap masalah stunting yang menjadi ancaman serius bagi perkembangan anak-anak di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya masyarakat, tentang pentingnya pencegahan stunting, serta untuk mengambil tindakan nyata dalam upaya mengurangi prevalensi stunting di Indonesia. Gerakan masyarakat sadar stunting melibatkan berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, kampanye, dan aksi nyata seperti program pemberian makanan sehat untuk anak-anak yang berisiko stunting. Kegiatan mengenai gerakan masyarakat sadar stunting melibatkan serangkaian langkah metodologis yang komprehensif untuk memahami, menganalisis, dan mengevaluasi dampak serta efektivitas gerakan ini dalam mengatasi masalah stunting di Dusun Nampu Desa Sidorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Hasil dari evaluasi menunjukan setelah diberikan edukasi, sosialisasi dan aksi nyata masyarakat sasaran memperoleh pengetahuan tentang pentingnya masyarakat sadar stunting. Pengetahuan baru ini diharapkan mampu diterapkan oleh masyarakat sasaran untuk meningkatkan kesadaran dan masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasi stunting, serta bagaimana mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam perjuangan melawan masalah kesehatan anak yang memprihatinkan ini.
Cyber Counseling Berbasis Nilai Agama sebagai Upaya Mengembangkan Kesehatan Mental Remaja di Era Vuca Pratama, Beny Dwi; Kadafi, Asroful; Fakhriyani, Diana Vidya; Hariyani, Indaria Tri; Kholidah, Mayya
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v4i2.9760

Abstract

Permasalahan kesehatan mental menjadi hal yang esensial di era VUCA. Tuntutan perkembangan di era VUCA dapat membuat individu menjadi cemas dan tertekan sehingga dapat berdampak pada kesehatan mental mereka. Agar individu terhindar dari permasalahan kesehatan mental, maka perlu ada solusi untuk mencegahnya. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan konseling online (cyber counseling) berbasis nilai agama sebagai upaya mengembangkan kesehatan mental siswa. Metode yang diganakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode eksperimen, tepatnya quasi pre-post eksperiment design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling online (cyber counseling) berbasis nilai agama dapat megembangkan kesehatan mental pada individu. Cyber counseling dimaksudkan sebagai alternatif model konseling virtual dalam mengembangkan kesehatan mental individu dan tentunya kesehatan mental juga.
Analisis Perilaku Agresivitas Remaja: Studi Kasus Siswa SMKN 2 Jiwan Kabupaten Madiun Hafizhah, Aurellia Zerlina; Asri, Dahlia Novarianing; Pratama, Beny Dwi
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2024): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.823057

Abstract

Kemarahan dan kekecewaan mengarah pada perilaku agresivitas yaitu penggunaan kata atau fisik yang disengaja menyakiti fisik atau psikologis seseorang atau menghancurkan properti. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bentuk dan faktor penyebab perilaku agresivitas. Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Tiga orang siswa dan satu orang informan sebagai subjek penelitian. Wawancara dan observasi adalah teknik pengumpulan data. Metode analisis data meliputi reduksi, penyajian data, kesimpulan, dan verifikasi. Berdasarkan temuan penelitian, siswa melakukan empat perilaku agresivitas: agresi verbal, seperti mengejek nama teman, bertutur kasar, berdebat dengan guru, mengancam teman; agresi fisik, seperti memukul, menendang, mendorong; agresi marah seperti mudah marah; agresi permusuhan, seperti membenci orangtua atau teman. Penyebab perilaku agresivitas dipisahkan menjadi dua kategori: faktor eksternal, seperti faktor teman sebaya dan faktor keluarga; faktor internal, seperti faktor biologis/naluriah, pengendalian emosi, frustrasi, dan kebiasaan. 
PEMENUHAN GIZI SEIMBANG MELALUI PRAKTIK PEMBUATAN MPASI UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA BADUTA (BAYI DI BAWAH DUA TAHUN) Pratama, Beny Dwi; Felindasari, Prisma; Titania, Dhea Adira; Setyawan, Hanif Hilmi; Susilo, Joko; Wulandari, Putri; Putri, Meilani Arindha; Noerviana, Annisa Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19573

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan masalah serius yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Program Gerakan Nasional Stunting diluncurkan pada tahun 2017 dan telah berhasil untuk mengurangi prevalensi stunting di Indonesia secara signifikan. Sementara itu, Kabupaten Madiun mencatat prevalensi stunting yang relatif rendah dan telah mencapai target nasional pada tahun 2023 karena suksesnya program intervensi gizi dan pemantauan pertumbuhan di posyandu yang dilakukan pemerintah Kabupaten Madiun. Upaya pencegahan stunting ini dapat dimulai dari lingkungan sekitar melalui edukasi orangtua yang memiliki bayi dibawah 2 tahun (Baduta), praktik MPASI yang sehat, dan dukungan kepada keluarga Baduta untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan optimal. Program ini dilaksanakan selama 34 hari dengan metode pelaksanaan berupa ceramah, demonstrasi, konsultasi individu, dan diskusi kelompok. Jumlah partisipan dalam program ini adalah sebanyak 17 orangtua yang memiliki Baduta berisiko stunting serta orangtua lainnya yang memiliki Baduta di daerah Dusun Nampu, RT 24/RW7, Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Hasil dari evaluasi program ini adalah 90% masyarakat yang telah diberi Pendidikan mampu memperoleh tentang pemahaman dan pengetahuan mengenai gizi seimbang dan MPASI untuk mencegah stunting pada Baduta (bayi di bawah dua tahun) di wilayah target. Dengan mendemonstrasikan proses pembuatan MPASI seperti bubur sayur sawi ayam dan puding pisang telur, masayarakat juga bisa membuatnya sendiri yang berguna untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Baduta.Abstract: Stunting is a serious problem that is of concern to the Indonesian government. The National Stunting Movement Program was launched in 2017 and has succeeded in significantly reducing the prevalence of stunting in Indonesia. Meanwhile, Madiun Regency recorded a relatively low prevalence of stunting and has achieved the national target in 2023 due to the success of the nutrition intervention and growth monitoring program at posyandu carried out by the Madiun Regency government. Efforts to prevent stunting can start from the surrounding environment through education of parents who have babies under 2 years (Baduta), healthy MPASI practices, and support for Baduta families to ensure optimal growth and development. This program was implemented for 34 days with implementation methods in the form of lectures, demonstrations, individual consultations and group discussions. The number of participants in this program is 17 parents who have Baduta at risk of stunting as well as other parents who have Baduta in the Dusun Nampu area, RT 24/RW7, Sidorejo Village, Saradan District, Madiun Regency. The results of this program evaluation are that 90% of people who have been given education are able to gain understanding and knowledge about balanced nutrition and MPASI to prevent stunting in Baduta (babies under two years) in the target area. By demonstrating the process of making MPASI such as chicken mustard greens porridge and egg banana pudding, the community can also make their own which is useful for meeting Baduta's nutritional needs.
Kematangan Emosi Remaja Pada Keluarga Broken Home Dina Elyana Putri; Dahlia Novarianing Asri; Beny Dwi Pratama
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 1 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematangan emosi adalah keadaan mengalami atau merasakan tanggapan yang stabil terhadap masalah minat, mampu membuat keputusan dan tindakan yang bijaksana, dan tidak mudah beralih dari satu suasana hati ke suasana hati lainnya. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kematangan emosi remaja yang mengalami Broken home dalam membei dan menerima cinta, pengendalian emosi , toleransi terhadap frustasi dam mampu mengatasi ketegangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus subjek penelitian ini sejumlah 3 orang, teknik pengmpulan data yang diperoleh melalui wawancara. Hasil dari penelitian ini bahwa  memberi dan menerima cinta remaja broken home sudah cukup baik. Pengendalian emosi remaja mampu dan sudahcukup baik. Toleransi terhadap frustasi  yang dilakukan  remaja sudah cukup baik.  Mampu mengatasi keteganagn remaja broken home sudah cukup baik.
Pengaruh Adiksi Media Sosial Dan Perilaku Narsistik Terhadap Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan di Universitas PGRI Madiun Dinda Sagita; Beny Dwi Pratama; Noviyanti Kartika Dewi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fear of Missing Out, atau FoMO, ialah kekhawatiran yang muncul ketika seseorang merasa bahwa ia akan tertinggal atau ketinggalan dari orang lain. Ini bisa memengaruhi sejumlah aspek kehidupan, termasuk kesuksesan akademis. Tujuan dari penelitian ini ialah guna mengetahui bagaimana pengaruh kecanduan media sosial dan sifat narsistik terhadap FoMO pada mahasiswa yang terdaftar di program studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Madiun. Populasi dalam penelitian kuantitatif ini meliputi 200 mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Madiun angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan purposeful sampling, yaitu sampel dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Dari 125 responden, atau 62,5% dari total responden, wanita merupakan mayoritas dari survei ini. Sementara itu, 75 responden, atau 37,5%, adalah laki-laki. Uji t dan koefisien determinasi yang dijelaskan dalam variabel Kecanduan Media Sosial (X1) digunakan dalam pengujian hipotesis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung > ttabel, atau 12,976 > 1,984, dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, memperlihatkan kalau Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini mengindikasikan bahwasanya mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Madiun mengalami Fear Of Missing Out (FoMO) sebagian disebabkan karena adanya pengaruh yang positif dan substansial dari variabel Kecanduan Media Sosial (X1). Ho ditolak dan Ha diterima pada variabel Perilaku Narsistik (X2), dimana hasil temuan menunjukkan bahwa thitung > ttabel yaitu 10,866 > 1,984 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa di kalangan mahasiswa yang terdaftar di Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Madiun terdapat hubungan positif dan signifikan secara parsial variabel Perilaku Narsistik (X2) terhadap Fear of Missing Out (FoMO).
Prokrastinasi Santri dalam Menghafal Al-Qur'an: Perspektif Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Annas Syamsur Rosyidi; Tyas Martika Anggriana; Beny Dwi Pratama
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memahami suatu hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial teman sebaya, dan kecenderungan prokrastinasi santri dalam menghafalkan Al-qur’an di pesantren. Penelitian ini menggunakan studi literatur sebagai metode penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan meninjau berbagai penelitian pustaka yang diperlukan dan sesuai dengan indikator penelitian. Sampel yang diambil dalam penelitian ini santri yang sudah masuk kelas Tahfidz yang dimana pencapaian target hafalan mereka sangatlah minim dan sering kali masuk catatan santri yang kurang aktif dalam mengikuti kegiatan Tahfidz. Melalui analisis literatur yang komprehensif, ditemukan bahwa peningkatan efikasi diri dan dukungan sosial yang kuat dari teman sebaya dapat secara signifikan mengurangi tingkat prokrastinasi dan meningkatkan efektifitas hafalan Al-qur’an santri. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan sebuah wawasan baru dan rekomendasi yang praktis bagi para pendidik dan pengelola pesantren dalam upaya mengurangi prokrastinasi dan meningkatkan prestasi hafalan Al-qur’an santri.