Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Utilization of Google Classroom as an Effective Communication Medium to Increase Student Learning Motivation (Business Communication Lecture Study) Dailami; Aris Siregar; Hadi Suriono; Sri Rahmayanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.10173

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of Google Classroom (GCR) as a communication medium in enhancing student learning motivation within the Management Study Program at the Faculty of Economics, Asahan University. The integration of technology and information (IT) into the education sector, particularly in higher education, has become fundamental to the academic community's lifestyle. In this research, the authors employed descriptive qualitative research methods, utilizing data collection techniques that included text messages related to lecture assignments delivered via Google Classroom. The informants for this study comprised students enrolled in the Management Study Program at the Faculty of Economics, Asahan University, specifically those in their third semester of the 2023/2024 academic year, who participated in business communication courses facilitated by lecturers utilizing Google Classroom as part of the instructional process. The selected informants were drawn from parallel classes A and B through purposive sampling techniques, including ten individuals each from classes III-F, III-G, III-E, III-J, and III-L, resulting in a total sample size of 50 participants. The findings of this study indicate that the use of GCR as a communication medium is significantly beneficial for both lecturers and students, serving as an effective tool for enhancing student academic achievement in technological competencies.
MENGGERAKKAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI PROMOSI WISATA PANTAI PADAS DESA PADANG PULAU Dailami Dailami; Sri Rahmayanti; Cik Zulia; Lanna Reni Gustianty; Aldo Aldo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48832

Abstract

Pantai Padas termasuk potensi Desa Padang Pulau Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan. Pantai Padas merupakan objek wisata yang  merupakan bekas pertambangan batu padas. Bekas galian  padas  itu  membentuk  undakan  air  terjun  dan  jatuh  dari  ketinggian  sekitar  5  meter. Undakan air terjun bekas pecahan padas tersebut menjadi daya tarik lokasi wisata ini. Objek  wisata ini  dikelola oleh  Perorangan  dan    masyarakat  sekitar,  namun  pengelolaan  yang dilakukan masyarakat masih jauh dari profesional. Selain itu, pengelolaan wisatanya belum menerapkan konsep manajemen modern, sehingga objek wisata Pantai Padas ini belum banyak dikunjungi bahkan diketahui oleh masyarakat luas. Upaya yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kekurangan tersebut yaitu dengan menggerakkan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi wisata di daerahnya, meningkatkan kemampuan kesadaran warga dalam mengelola destinasi wisata sekitar, serta meningkatkan akses informasi data wisata di Desa Padang Pulau dengan pemanfaatan aplikasi modern saat ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi peninjauan dan pemetaan lokasi dengan cara Demonstrasi Lansung. Dalam demonstrai dijelaskan secara singkat tentang penyampaian informasi wisata dengan menggunakan teknologi informasi, seperti media online serta pemahaman tentang ilmu komunikasi bisnis dalam pengelolaan wisata. Kegiatan akan dilakukan di Pantai Padas Desa Padang Pulau dengan sasaran khususnya warga sekitar objek wisata, kemudian dari mereka akan disebarkan kepada masyarakat luar objek wisata dan pengunjung. Hasil akhir yang dari kegiatan PKM ini daerah objek wisata, minimnya pemberitahuan dalam bentuk media komunikasi langsung ataupun tidak langsung. Salah satu informasi yang minim yaitu pesan layanan masyarakat seperti papan informasi di lokasi ataupun daerah menuju lokasi wisata. Sehingga daerah wisata ini tidak begitu dikenal masyarakat luar desa.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENYULUHAN ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR Heni Subagiharti; Sri Rahmayanti; Wilda Astuti; Ulina Agustina Harahap; Nian Marpaung; Ratna Wulandari; Rizki Isnaini; Indriani Supari; Rahma Agustina Utami; Indah Rahma Dhini; Sri Liana; Derisma Ade Yosiana; Dahlia Damayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51578

Abstract

Bullying merupakan masalah serius yang mengancam perkembangan psikologis dan akademik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program penyuluhan anti-bullying sebagai upaya preventif di SDN 014687 Desa Rawang Pasar IV, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 85 siswa kelas 4-6, 12 guru, dan 65 orang tua siswa. Program dilaksanakan selama 2 minggu melalui tiga tahap: penyuluhan siswa, pelatihan guru, dan sosialisasi orang tua. Evaluasi menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Implementasi program menunjukkan dampak signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan kesadaran tentang bullying di kalangan seluruh komponen sekolah. Pengetahuan siswa tentang bullying mengalami peningkatan dramatis menunjukkan efektivitas metode edukasi yang diterapkan. Kemampuan guru dalam mendeteksi kasus bullying meningkat secara substansial, mencerminkan peningkatan kompetensi dalam identifikasi dini dan penanganan kasus. Kesadaran orang tua tentang peran pencegahan bullying juga mengalami transformasi tinggi secara signifikan. Program ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Diperlukan keberlanjutan program dan integrasi dalam kurikulum sekolah untuk mempertahankan dampak positif.
The Learning Science with Digital Pop-Up Book Media Sri Rahmayanti; Topan Setiawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4339

Abstract

The era of society 5.0 requires the use of digital technology to be stronger. In this study, it will be seen how the implementation of the use of digital technology in the field of education. The purpose of this study is to determine the design form and efforts to develop Pop-Up Book learning media as learning media.  This research method uses the Research and Development (R&D) research type. Research and development (R&D) is a process or method used to validate and develop a product. The results of research on the development of Pop-Up Book Learning Media can improve students' critical thinking skills. Teachers have designed lesson plans, but when viewed from the perspective of learning media, a learning media is needed that is packaged in an interesting and comprehensible manner so as to increase interest in student participation in learning, and also to increase student criticality. Therefore, researchers will develop Pop-Up Book learning media to improve students' critical thinking skills. From the problems that have occurred and from previous research as support, an effort is needed to help solve the problems that occur by developing media that can attract interest and increase student understanding. The development of Pop-Up Book Learning Media to Improve Students' Critical Thinking Skills can be carried out by steps: preliminary studies, preparation of initial product drafts, determining basic competencies, designing Pop-Up Book learning media drafts, designing lesson plans, utilizing selected media, involving students in learning by using media and conducting evaluations and revisions.
DIGITALISASI PERPUSTAKAAN DESA SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN MINAT BACA DAN LITERASI INFORMASI MASYARAKAT Sri Rahmayanti; Dailami Dailami; Lanna Reni Gustianty; Heni Subagiharti; Dian Armanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61178

Abstract

Perpustakaan desa memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi masyarakat, namun sebagian besar masih berfungsi sebatas tempat penyimpanan buku dengan koleksi terbatas dan belum memanfaatkan teknologi informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan Perpustakaan Desa Ambalutu, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, menjadi pusat edukasi berbasis digitalisasi guna meningkatkan minat baca dan literasi informasi masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif yang terdiri atas lima tahapan, yaitu survei lokasi, sosialisasi kegiatan, pelatihan dan bimbingan teknis, penerapan teknologi digital, serta pendampingan, evaluasi, dan monitoring. Sasaran kegiatan meliputi perangkat desa, kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan masyarakat umum. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pada berbagai aspek layanan perpustakaan, antara lain perencanaan kerja berkelanjutan (skor 4,53), kepuasan pelatihan staf (4,45), pengelolaan koleksi (4,40), digitalisasi koleksi dan layanan (4,18), serta kepuasan pengguna (4,50). Digitalisasi perpustakaan berupa penerapan aplikasi katalog digital, penyediaan bahan bacaan elektronik, dan pengembangan sistem peminjaman daring terbukti meningkatkan partisipasi masyarakat dan minat baca, khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan ini juga berhasil membangun kemitraan multipihak antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan organisasi PKK yang mendukung keberlanjutan program. Model pengabdian ini berpotensi direplikasi di desa lain sebagai strategi penguatan literasi digital berbasis komunitas.
DAMPAK MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN UMKM DI KABUPATEN ASAHAN Dailami Dailami; Sri Rahmayanti; Leni Kurnia Optari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5236

Abstract

Abstract: The growth of social media usage in Indonesia has reached more than 170 million active users in 2023, making it a relevant platform for the MSME sector, particularly in the culinary field. This study aims to analyze the impact of social media usage as a marketing tool on MSME sales in Asahan Regency. The research method uses a quantitative approach with survey techniques through questionnaires distributed to more than 50 MSME respondents. Data were analyzed using simple linear regression with a Likert scale of 1-5. The results show that 82% of respondents use social media for marketing, with Facebook (45%) and WhatsApp (35%) as the most popular platforms. Regression analysis shows a coefficient of determination R² = 0.65, meaning that 65% of sales variation can be explained by social media usage. As many as 65% of respondents stated that marketing activities through social media increased sales with an average score of 4.4. This study concludes that the use of social media has a positive and significant effect on increasing MSME sales in Asahan Regency. It is recommended for MSME actors to improve their ability to create creative content and for local governments to provide MSME digitalization training support. Keywords: Social media, digital marketing, MSMEs, sales, Asahan Regency. Abstrak: Pertumbuhan penggunaan media sosial di Indonesia telah mencapai lebih dari 170 juta pengguna aktif pada tahun 2023, menjadikannya platform relevan bagi sektor UMKM, khususnya di bidang kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran terhadap penjualan UMKM di Kabupaten Asahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada lebih dari 50 responden UMKM. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan skala Likert 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% responden menggunakan media sosial untuk pemasaran, dengan Facebook (45%) dan WhatsApp (35%) sebagai platform terpopuler. Analisis regresi menunjukkan koefisien determinasi R² = 0,65, yang berarti 65% variasi penjualan dapat dijelaskan oleh penggunaan media sosial. Sebanyak 65% responden menyatakan bahwa aktivitas pemasaran melalui media sosial meningkatkan penjualan dengan skor rata-rata 4,4. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan UMKM di Kabupaten Asahan. Disarankan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan dalam membuat konten kreatif dan bagi pemerintah daerah untuk memberikan dukungan pelatihan digitalisasi UMKM. Kata kunci: Media sosial, pemasaran digital, UMKM, penjualan, Kabupaten Asahan. 
INTEGRITAS AKADEMIK DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE CLASSROOM PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ASAHAN Dailami Dailami; Sri Rahmayanti; Dian Armanto; Lanna Reni Gustianty
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6748

Abstract

Abstract: This study examines the level of academic integrity among students of the Faculty of Economics, Universitas Asahan, in Google Classroom (GCR)-based learning, with a focus on educational communication analysis. Using a cluster-based questionnaire administered to 55 students from the Management and Digital Business study programs, four clusters were measured: (1) perceived supervision and verification of GCR-based assignments, (2) academic dishonesty behavior and tendencies, (3) social and academic pressure in assignment submission, and (4) perceptions of sanctions and enforcement. The overall mean score of 3.18 falls in the moderate category. Cluster 4 (sanctions and enforcement, mean = 3.89) scored highest, followed by Cluster 1 (supervision and verification, mean = 3.64), Cluster 2 (dishonesty behavior, mean = 2.61), and Cluster 3 (social pressure, mean = 2.57). The findings indicate that external control mechanisms play a more dominant role in shaping student compliance with academic integrity norms than internal resistance to peer pressure, and that self-report measures of dishonesty are likely affected by social desirability bias. These results imply that strengthening academic integrity in GCR-based learning requires not only technical supervision and consistent sanction enforcement, but also deliberate cultivation of an honest academic culture at the classroom level. Keywords: Academic Integrity; Google Classroom; Educational Communication; Academic Dishonesty; Higher Education   Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat integritas akademik mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Asahan dalam pembelajaran berbasis Google Classroom (GCR), dengan fokus pada isu analisis komunikasi pendidikan. Menggunakan kuesioner berbasis klaster yang melibatkan 55 mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Bisnis Digital, penelitian ini mengukur empat klaster: (1) persepsi pengawasan dan verifikasi tugas berbasis GCR, (2) perilaku dan kecenderungan ketidakjujuran akademik, (3) tekanan sosial dan akademik dalam pengumpulan tugas, dan (4) persepsi terhadap sanksi dan penegakan aturan. Skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,18 berada pada kategori sedang. Klaster 4 (sanksi dan penegakan aturan, mean = 3,89) memperoleh skor tertinggi, diikuti Klaster 1 (pengawasan dan verifikasi, mean = 3,64), Klaster 2 (perilaku ketidakjujuran, mean = 2,61), dan Klaster 3 (tekanan sosial, mean = 2,57). Temuan menunjukkan bahwa mekanisme kontrol eksternal berperan lebih dominan dalam membentuk kepatuhan mahasiswa terhadap norma integritas akademik dibandingkan ketahanan internal terhadap tekanan sebaya, dan bahwa pengukuran ketidakjujuran melalui self-report kemungkinan dipengaruhi oleh social desirability bias. Hasil ini mengimplikasikan bahwa penguatan integritas akademik pada pembelajaran berbasis GCR memerlukan tidak hanya pengawasan teknis dan penegakan sanksi yang konsisten, tetapi juga pembentukan budaya akademik jujur secara sengaja di tingkat kelas. Kata kunci: Integritas Akademik; Google Classroom; Komunikasi Pendidikan; Ketidakjujuran Akademik; Pendidikan Tinggi
EFEKTIVITAS MODEL MISSOURI MATHEMATICS PROJECT BERBASIS APLIKASI GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Tari Antika; Sri Rahmayanti
Diskrit: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of the study is to describe the effectiveness of students in solving critical thinking ability test questions on trigonometric function material at XIth class students of SMA Al Ma'shum in 2024/2025 Academic Year. This research belongs to descriptive qualitative. The subjects of this study are  XI-1 students of SMA Al Ma'shum consist of 30 students. The sample determination is carried out using a purposive sampling technique. The research instrument used is in the form of 5 descriptive questions containing indicators of critical thinking ability. Based on the results of data processing, it is obtained that 8 students its around 27% are in "very good" category for they are able to complete the four indicators of mathematical critical thinking skills very well, 16 students it is around 53%  are in the "good" category for they are able to complete the four indicators of mathematical critical thinking skills well expect in their writing in complete and 6 students it is around 20% belong to  "quite good" category for  they are not able to meet the indicators of critical thinking skills. Thus, the effectiveness of the Missouri Mathematics Project learning model based on the Geogebra application is obtained on critical thinking skills in the trigonometric function material.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL BERBANTUAN APLIKASI ANIMAKER TERHADAPKEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Izni Windari; Sri Rahmayanti
Diskrit: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to determine the development of audio-visual learning media assisted by the Animaker application. This type of research is a development research with a 4D model. The population are  XIth class Ismail students of Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah Petatal. The results of the study, Is concluded that audio-visual learning media assisted by the Animaker application can be stated as a valid, practical, and effective media for further use as a mathematics learning medium. Due to the product has got a validity score of 92.66% with a very valid category by 3 validators. The practicality of the product got a practicality score of 92.50 with a very practical category seen from the results of teacher responses and 91.44 with a very practical category seen from the results of the responses of 34 students to the use of mathematics learning media assisted by the Animaker application on the material of arithmetic sequences and series. While the effectiveness of the media got a very effective category because the completeness of students had reached 91.18%, seen from the results of the tests given to students in the trial. Based on the research, it is proven that audio-visual learning media assisted by the Animaker application is valid indeed, practical, and very effective indeed to use in learning. Audio-visual learning media assisted by the Animaker application is produced and can be used in mathematics learning with the aim of helping students understand the material.