Claim Missing Document
Check
Articles

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI AZOTOBACTER DARI RHIZOSFER TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI DESA SEI MENCIRIM KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Lidya Angraeni Masyitah; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7334

Abstract

Bakteri penambat nitrogen hidup bebas di tanah yaitu Azotobacter. Bakteri penambat nitrogen memiliki enzim nitrogenase yang berperan mereduksi gas N2 dari udara menjadi amoniak yang dapat dimanfaatkan oleh sel bakteri dan tumbuhan dalam metabolisme nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri penambat nitrogen Azotobacter sp. yang terdapat disekitar perakaran tanaman yang berasal dari rhizosfer tanaman jagung di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan pada penelitian ini dimulai dengan isolasi tanah dari sampel ke dalam media Lacto Glucose Infused (LGI) yang merupakan media untuk pertumbuhan Azotobacter dengan pengenceran serial. Berdasarkan hasil isolasi ditemukan 5 isolat Azotobacter memiliki ciri Gram negatif dengan bentuk coccus dan steptobasil Kelima Isolat memiliki warna yang berbeda yaitu ada yang berwarna putih dan putih keruh. Hasil uji biokimia pada uji katalase positif, bersifat motil, hasil uji indol bereaksi positif, uji hidrolisis pati bereaksi positif, hasil gelatin menunjukkan negatif, uji sitrat bereaksi positif. Berdasarkan hasil uji biokimia ditemukan spesies Azotobacter Chroococcum dan spesies Azotobacter Agilis.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI INDIGENOUS YANG BERPOTENSI SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA AIR LINDI (Leachate) Dede Nela Safitri; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8382

Abstract

Pengaruh open dumping dapat menyebabkan polusi udara permukaan, sehingga dapat menambah volume air lindi dengan kandungan logam berat tinggi, salah satu kontaminasi logam berat yang ada pada air lindi yaitu logam berat timbal (Pb). Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh dan mengidentifikasi secara morfologi bakteri asli dari air lindi (lindi) yang berpotensi sebagai agen bioremediasi logam berat timbal (Pb). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Sampel berasal dari air lindi pada 3 titik kolam yang berbeda. Isolasi bakteri menggunakan metode pengenceran dan metode scratch plate. Parameter yang diukur berupa karakteristik makroskopik dan mikroskopik bakteri, uji resistensi dengan konsentrasi 10,20,30 ppm, sedangkan uji reduksi dengan konsentrasi 30 ppm. Analisis kadar Pb menggunakan AAS ( Spektrofotometer Serapan Atom ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat yang tumbuh sebanyak 16 isolat dan terdapat 7 isolat murni bakteri yang resisten terhadap logam berat timbal (Pb) termasuk ke dalam genus Bacillus , Staphylococcus , Escherichia , dan Pseudomonas aeruginosa . Terdapat 4 isolat bakteri yang memiliki kemampuan menurunkan kandungan logam berat timbal (Pb) yaitu isolat S1T1C genus Staphylococcus dengan persentase penurunan 91,21%, isolat S1T1F genus Bacillus dengan persentase penurunan 92,17%, isolat S2T2B genus Escherichia dengan persentase penurunan 93,94 %, dan isolat S1T3 genus Pseudomonas aeruginosa dengan persentase penurunan 94,15%.
Isolasi Bakteri Penghasil Biosurfaktan Yang Berperan Sebagai Bioemulsifiers Pada Limbah Industri Minyak Kelapa Sawit Di Kecamatan Medan Labuhan Fachru Rozy Aswin; Rasyidah Rasyidah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri penghasil biosurfaktan sampel limbah cair minyak kelapa sawit. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengisolasi dan mengetahui kemampuan bakteri dalam memproduksi biosurfaktan berdasarkan uji emulsifikasi. Isolasi bakteri penghasil biosurfaktan dilakukan dengan menggunakan media BHA. Karakterisasi dilakukan dengan cara menumbuhkan isolat murni terpilih pada media BHA selanjutnya untuk menguji potensi emulsin (potensi emulsin ditandai dengan busa). Hasil isolasi bakteri diperoleh 10 isolat yang mampu tumbuh dan memanfaatkan Media BHA sebagai sumber karbon. Pada uji emulsifikasi isolat blcks 04 bakteri penghasil biosurfaktan dengan genus Bacillus sp memiliki nilai indeks emulsin tertinggi sebesar 60% dan terdapat genus Clostridium isolat blcks 08 dengan persentase 32%.
Isolasi dan karakterisasi Bakteri Pendegradasi Amonia di Sungai Batang Ayumi Padangsidimpuan Nisa Anggraini Basyaruddin; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7333

Abstract

Amonia merupakan gas yang tidak berwarna dan memiliki bau yang sangat tajam, sehingga gas ini sangat mudah dikenali melalui baunya. Bakteri pendegradasi amonia dapat mengasimilasi nitrogen amonia sebagai sumber nitrogen untuk mendorong pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya bakteri pendegradasi amonia dan bagaimana karakteristiknya di Sungai Batang Ayumi Kota Padangsidimpuan yang berpotensi dalam mendegradasi zat amonia. Penelitian ini menggunakan analisis data secara deskriftif, kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan menguji biokimia, yang meliputi uji katalase, uji motilitas dan uji sitrat. Sedangkan penelitian kuantitatif dilakukan dengan uji potensi bakteri. Hasil isolasi menghasilkan 10 isolat bakteri  yaitu 5 isolat yang tumbuh pada media spesifik Nitrosomonas dan 5 isolat pada media Spesifik Nitrobacter, kemudian dilakukan uji potensi pada masing-masing isolat dan diperoleh 4 isolat bakteri  yang berpotensi dalam mengoksidasi amonia (NH4) yang menghasilkan 4 genus bakteri yaitu Nitrosomonas, Nitrocococcus, Nitrospina dan Nitrococcus  
Uji Efektivitas Antijamur Ekstrak Batang Muda Rotan Manau (Calamus manan) Terhadap Jamur Aspergillus flavus dan Candida albicans Moudy Maulina; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7094

Abstract

Calamus manan yang juga dikenal sebagai batang muda rotan manau mengandung senyawa metabolit sekunder seperti glikosida, flavonoid, tanin, dan saponin yang memiliki efek antijamur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak batang muda rotan manau (Calamus manan) dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan Aspergillus flavus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi identifikasi batang muda rotan manau (Calamus manan), ekstraksi ekstraknya, serta uji fitokimia dan uji antijamur dengan menggunakan metode difusi cakram. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat ulangan dan enam perlakuan. Kelompok kontrol positif menggunakan ketokenazol, kelompok kontrol negatif menggunakan DMSO dan kelompok konsentrasi menggunakan ekstrak dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80%. Analisis data dilakukan menggunakan one-way ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol positif memiliki zona hambat rata-rata dengan diameter 20,6 mm terhadap jamur Aspergillus flavus. Namun, pada ekstrak batang muda rotan (Calamus manan) dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80%, tidak ditemukan zona hambat yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh kelompok kontrol negatif DMSO yang tidak memiliki aktivitas antijamur. Pada jamur Candida albicans ekstrak batang muda rotan manau dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% menunjukkan zona hambat rata-rata dengan diameter 4,1 mm, 4,2 mm, 4,4 mm, dan 3,8 mm dibandingkan dengan kelompok kontrol positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak batang muda rotan manau (Calamus manan) tidak berhasil menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dan Aspergillus flavus.
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia cattapa L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans Reza Malina Putri; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7996

Abstract

 Penyakit infeksi merupakan salah satu permasalahan kesehatan di masyarakat yang sulit diatasi secara tuntas, salah satu penyebab terjadinya infeksi adalah bakteri.  Adapun bakteri yang menyebabkan infeksi adalah Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans. Daun ketapang (Terminalia catappa L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa antibakteri seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan triterpenoid/steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan efektivitas ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans serta mengetahui konsentrasi yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans. Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu identifikasi tumbuhan ketapang, pembuatan ekstrak daun ketapang, uji skrining fitokimia, pewarnaan gram serta uji efektivitas antibakteri dengan metode difusi cakram. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA (Analysis of Varians). Hasil penelitian didapatkan adanya zona hambat yang terbentuk. Pada bakteri Vibrio cholerae rata-rata diameter yang terbentuk yaitu konsentrasi 20% (10.55 mm), 40% (12.55 mm), 60% (13.42 mm), 80% (14.37 mm), dan 100% (15.67 mm) sedangkan pada bakteri Streptococcus viridans rata-rata diameter yang terbentuk yaitu 20% (11.32 mm), 40% (13.1 mm), 60% (14.12 mm), 80% (14.47 mm), dan 100% (16.8 mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa L.) efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae dan Streptococcus viridans
Analysis of Biological Textbooks at The High School Level on Cell Material in Second Grade (XI Class): In The Perspective of Figural Representation Aspect Azra Khairunnisa; Rasyidah Rasyidah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 10, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2024
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v10i3.6028

Abstract

This research aims to determine the relationship between image representation and the content of the material as well as the relationship between image representation and the reality of the image contained in the cell material. This research uses a method, namely: content analysis. Content analysis focuses on the characteristics of the material. This means that research methods are applied to written or visual material to identify certain parts of that material. The material analyzed can be textbooks, newspapers, web pages, speeches, television programs, advertisements, musical compositions, or documentation (Ary, 2010). Based on the results and discussions carried out, it can be concluded that the image representation in book A is superior compared to book B because the presentation of the images in book A is more balanced between the images, namely around discussion of cells in the material accompanied by images
The Impact of Problem Based Learning Model Base on Practicum Activities on The Critical Thinking Ability of High School Student on Respiration System Material Tiara Kesha; Rasyidah Rasyidah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i1.6880

Abstract

Observations carried out at Senior High School of SMA Ar Rahman found that students' critical thinking abilities were still low, especially in the respiratory system material. The aim of this research is to determine the effect of the problem based learning model on students' critical thinking abilities through practicum on respiratory system material. The samples used were second grade class (XI-MIPA 1) as the experimental-class and XI-MIPA 2 as the control-class. The quasi-experimental research uses a posttest only control design. The variable measured is students' critical thinking abilities obtained from the pretest-posttest scores tested by the t-test. Student practicum activities, student responses, and teacher responses were analyzed using percentage qualitative descriptive analysis. The results showed the average critical thinking ability score for the experimental class was 76.93 while the control was 65.67. The results of the t-test show that there is a significant influence between biology learning using the Problem Based Learning model on students' critical thinking abilities at SMA Ar Rahman High School. The implication is that implementing the PBL model in respiratory system material can serve as an effective pedagogical alternative for educators on SMA Ar Rahman high school to foster higher-order thinking skills in students, which are essential in addressing 21st-century learning challenges. This study provides empirical evidence for the development of a biology learning model based on Problem-Based Learning (PBL) integrated with practicum activities
The Effect of Project-Based Learning Model on Higher Order Thinking Skills of Senior High School (SMA/MA) Students for Biotechnology Material Rika Muliana Tanjung; Rasyidah Rasyidah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 10, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2024
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v10i2.5788

Abstract

The ability to think critically at the levels of analysis (C4), evaluation (C5), and concentration (C6) is known as Higher Order Thinking Skills (HOTS). The ability to discern high school students is really low, according to the researchers. The ability to monitor students at a higher level is weakened because students need a learning style or model that suits their needs in order to achieve their learning goals. With the ability to enhance students' HOTS, Project-Based Learning (PjBL) is a teaching methodology that may be applied to the biological sciences. Because of this, the research in this study used quantitative methods, namely the normality, Levene, and hypothesis tests that used t-tests (independent samples). They were derived from the results of the hypothesis test. The results of this study show that the PjBL learning model significantly affects high-level students' understanding of biotechnology material, with a p-value of 0.000 and a p-value of less than 0.05 (refer to equation 2)
Potensi Penggunaan Eco Enzyme dan Bacillus cereus dalam Bioremediasi Limbah Air Lindi Devi Khairani; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.433

Abstract

Limbah lindi (leachate) adalah cairan yang dihasilkan oleh perkolasi air hujan dan kelembaban melalui lapisan limbah di tempat pembuangan sampah. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mendegradasi limbah adalah dengan bioremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dari Eco Enzyme dan Bacillus cereus sebagai agen bioremediasi pada limbah air lindi dan untuk mengetahui perubahan dari suhu, pH, COD dan BOD setelah remediasi menggunakan Eco Enzyme dan Bacillus cereus pada limbah air lindi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2023. Sampel limbah lindi diambil dari TPA Terjun Medan Marelan. Metode penelitian ini diperoleh dan dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil pengukuran didapatkan perubahan suhu berkisar 23,2-23,4°C dan pH berkisar 6,46-7,93 setelah proses remediasi sehingga masih dalam ambang batas baku mutu. Agen bioremediasi yang paling berpotensi dalam remediasi COD dan BOD pada limbah air lindi adalah perlakuan dengan menggunakan bakteri Bacillus cereus 60 ml dengan penurunan COD hingga 723 mg/l pada hari ke-7 dari kontrol awal (tanpa perlakuan) 2.161 mg/l dan BOD hingga 47.70 mg/l dari kontrol awal (tanpa perlakuan) 55.80 mg/l. Penggunaan Eco Enzyme 60 ml pada remediasi COD dan BOD limbah lindi mengalami kenaikan pada hari ke-0 dan pada hari ke-7.